• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI KINERJA MESIN EXTRUDER PADA PENGOLAHAN JAGUNG DI BALAI

N/A
N/A
Doni Rizqi Setiawan

Academic year: 2023

Membagikan "STUDI KINERJA MESIN EXTRUDER PADA PENGOLAHAN JAGUNG DI BALAI"

Copied!
52
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Produktivitas jagung di Indonesia mencapai 12,2 juta ton pada Januari–April 2022 (Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, 2022). Dari faktor-faktor tersebut produktivitas yang dihasilkan jagung mempunyai mutu yang rendah sehingga mempunyai nilai jual yang rendah, hal ini ditandai dengan ukuran tongkol jagung yang kecil sehingga mempunyai bobot yang rendah. Jagung kualitas rendah masih mengandung gizi dan serat yang baik, sehingga masih dapat dikembangkan dan diolah.

Hasil produktivitas jagung masa lalu telah dikembangkan dalam pengolahan makanan menuju makanan ringan dan produk setengah jadi (sirup fruktosa tinggi/HFS, pati, dll). Melalui proses ekstrusi ini, jagung kualitas rendah diolah menjadi produk makanan instan yang bernilai jual tinggi. Kegagalan melakukan langkah pengolahan ini dengan hati-hati akan mengakibatkan rendahnya kualitas pangan olahan jagung.

Pemilihan lokasi didasarkan pada bidang keilmuan mata kuliah Teknik Pertanian dan Biosistem yaitu Teknologi Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian.

Tujuan

  • Tujuan Umum
  • Tujuan Khusus

Produktivitas jagung dipengaruhi oleh jenis tanah, varietas benih, pengendalian hama, ketersediaan air, cara tanam, penggunaan pupuk, dan dampak perubahan iklim. Praktek Lapangan (PKL) merupakan kegiatan mahasiswa yang tujuannya mempelajari secara langsung suatu keterampilan atau bidang ilmu yang dimilikinya. Sehubungan dengan itu, pada periode Januari-Februari 2023 telah dilaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Balai Besar Penerapan Standardisasi Alat Pertanian Jawa Timur (BPSIP).

Balai Pelaksana Standardisasi Alat Pertanian Jawa Timur merupakan satuan kerja Badan Standardisasi Alat Pertanian Kementerian Pertanian yang membawahi pengkajian teknologi pertanian baik prapanen, panen, dan pascapanen. Mempelajari dan memahami pengolahan jagung kualitas rendah di Balai Besar Penerapan Standardisasi Alat Pertanian Jawa Timur. Mempelajari dan memahami proses pengolahan jagung dengan mesin ekstruder di Balai Besar Penerapan Standardisasi Alat Pertanian Jawa Timur.

Mempelajari dan mengetahui efisiensi kinerja mesin ekstruder pengolah jagung pada Balai Besar Penerapan Standardisasi Alat Pertanian Jawa Timur.

TINJAUAN PUSTAKA

  • Jagung
  • Pengolahan Jagung
  • Mesin Extruder
  • Proses Ekstrusi

Prinsip kerja mesin extruder adalah memasukkan bahan mentah yang akan diolah ke dalam mesin kemudian mendorongnya keluar melalui cetakan atau lubang, sehingga menghasilkan bentuk keluaran yang berbeda dengan bentuk bahan bakunya. Pada mesin ekstruder hidrolik digunakan untuk mendorong adonan melalui lubang pembentuk yang terletak di bagian bawah mesin. Pada mesin ekstruder tipe roda, bahan mentah didorong keluar melalui aksi dua roda yang saling berbalas.

Pada mesin ekstruder tipe ulir, terdapat ulir berputar yang memompa bahan mentah keluar melalui cetakan. Pada proses ekstrusi, tekanan diberikan pada material sehingga menghasilkan bentuk keluaran yang berbeda dari bentuk aslinya. Pada proses ekstrusi yang menghasilkan produk renyah, diperlukan suhu optimum 170ºC dengan tekanan 438 kPa (70 psi) hingga 5516 Kpa (800 psi).

Bahan baku yang diproses pada proses ekstrusi merupakan bahan baku dengan butiran 1-3 mm.

Gambar 2.2 Olahan Jagung  (Dokumentasi pribadi)  2.3  Mesin Extruder
Gambar 2.2 Olahan Jagung (Dokumentasi pribadi) 2.3 Mesin Extruder

METODE PELAKSANAAN

Tempat dan Waktu Pelaksanaan

Metode Pelaksanaan

Jadwal Kegiatan

Tenaga kerja dan sumber daya manusia BPSIP Jawa Timur disajikan seperti pada Gambar 4.1.7 (Staf BPSIP Jawa Timur). Kekurangan dari proses ekstrusi adalah menimbulkan kebisingan dan mesin ekstruder sering mengalami gangguan. Pada setiap tahapan proses ekstrusi, material sebanyak 9 kg dimasukkan ke dalam wadah limbah mesin ekstruder dan didiamkan selama 10 menit.

Pada olahan jagung yang dihasilkan terdapat perbedaan panjang akibat pemotongan yang tidak merata oleh pisau pemotong pada ekstruder. Mesin ekstrusi yang digunakan pada pengolahan jagung BPSIP Jawa Timur ini diproduksi di Kediri Jawa Timur pada tahun 2007. Sekrup merupakan bagian integral dari mesin ekstrusi yang berfungsi sebagai pendorong, pemotong dan pencampur bahan baku pada proses ekstrusi.

Proses ekstrusi meliputi penyiapan bahan baku, pemanasan ekstruder, dan proses ekstrusi pada ekstruder. Pada tahap ekstrusi kedua, jagung olahan didispersikan karena wadah plastik terpisah dari tali pengait di bawah nosel ekstruder. Endapan olahan jagung yang tidak dibersihkan menyebabkan gangguan pada saat proses ekstrusi, seperti terhentinya ekstruder pada saat ekstruder berjalan dan terhambatnya jagung olahan keluar dari cetakan.

Berdasarkan spesifikasi awal, mesin ekstruder mampu menghasilkan olahan jagung sebanyak 27 kg/30 menit dengan daya sebesar 7 HP. Salah satu ilmu terapan yang ada di BPSIP Jawa Timur adalah bidang pengolahan pasca panen jagung dengan menggunakan mesin ekstruder. Pengolahan jagung mutu rendah di BPSIP Jawa Timur dilakukan dengan menggunakan mesin ekstruder sehingga menghasilkan proses ekstrusi.

Tabel 3.3 Rencana Kegiatan Praktik Kerja Lapang
Tabel 3.3 Rencana Kegiatan Praktik Kerja Lapang

HASIL DAN PEMBAHASAN

Profil BPSIP Jawa Timur

  • Sejarah BPSIP Jawa Timur
  • Visi, Misi, dan Fungsi BPSIP Jawa Timur
    • Visi
    • Misi
  • Tugas BPSIP Jawa Timur
  • Fungsi BPSIP Jawa Timur
  • Struktur Organisasi
  • Ketenagakerjaan dan SDM
  • Aset dan Sarana Prasarana

Pembentukan Balai Pelaksana Standardisasi Alat Pertanian (BPSIP) Jawa Timur merupakan gabungan dari berbagai satuan kerja di jajaran Badan Standardisasi Alat Pertanian (BSIP) Jawa Timur yang berjumlah 16 satuan kerja. BPSIP Jawa Timur dipimpin oleh seorang Manajer Eselon III Pusat dan didukung oleh 142 staf pada jabatan fungsional umum dan fungsional khusus. BPSIP Jawa Timur bertugas mengkaji dan menyusun teknologi tepat guna produksi pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan yang merupakan teknologi bermanfaat.

Balai Pelaksana Standardisasi Alat Pertanian (BPSIP) Jawa Timur merupakan gabungan dari berbagai satuan kerja yang berjumlah 16 satuan kerja di Jawa Timur. 210/6/2001 tanggal 14 Juni 2001, sehingga BPSIP Jawa Timur membawahi 2 satuan kerja yaitu Laboratorium Diseminasi Wonocolo dan Kebun Percobaan Mojosari. Terdapat transformasi nama Balai Pelaksana Standardisasi Alat Pertanian (BSPIP) Jawa Timur yang disajikan sebagai berikut.

Visi BPSIP Jawa Timur adalah “Menjadi produsen terkemuka berstandar internasional dan pengembang inovasi yang relevan”. BPSIP Jatim mendukung 126 ASN dan 51 PPNPM yang terdiri dari jabatan fungsional dan jabatan fungsional umum. Penyuluh di BPSIP Jawa Timur terdiri dari 6 orang ahli pertama atau 38%, 1 orang ahli kepala atau 6%, 4 orang ahli menengah atau 25% dan 5 orang ahli junior atau 31%.

Instalasi BPSIP Jatim terbagi menjadi Kebun Percobaan Mojosari, Kebun Percobaan Karangploso dan Laboratorium Propagasi Wonocolo. Aset yang dimiliki BPSIP Jawa Timur terdiri dari peralatan dan mesin sebanyak 3.078 unit dengan nilai bangunan Rp. Dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya, BPSIP Jawa Timur mempunyai fasilitas yang antara lain dapat digunakan oleh masyarakat.

Fasilitas lain yang dimiliki BPSIP Jawa Timur adalah fasilitas listrik, fasilitas mobilitas dan lain-lain. Sarana mobilitas yang dimiliki BPSIP Jawa Timur terdiri dari kendaraan roda empat dan roda dua.

Gambar 4.1.6 Struktur Organisasi BPSIP Jawa Timur  Sumber : Kepegawaian BPSIP Jawa Timur
Gambar 4.1.6 Struktur Organisasi BPSIP Jawa Timur Sumber : Kepegawaian BPSIP Jawa Timur

PENGOLAHAN JAGUNG

  • Alat
  • Bahan
  • Diagram Alir
    • Sortasi
    • Pencucian
    • Pencampuran
    • Ekstrusi
    • Pemberian Rasa
    • Pengovenan
    • Pengemasan

Bentuk olahan bahan pangan yang keluar dari penutup akan mengembang akibat adanya perubahan suhu pada mesin extruder dan suhu lingkungan (Budi et.al., 2017). Perbedaan bentuk tersebut disebabkan oleh perbedaan tekanan dan temperatur di dalam dan di luar mesin extruder. Hasil yang diperoleh adalah jagung olahan sebanyak 27,02 kg, dengan rincian 0,91 kg jagung olahan tertahan di mesin ekstruder dan 0,37 kg jagung olahan tersebar.

Penggunaan mesin ekstruder pada pengolahan jagung menggunakan prinsip tekanan dan temperatur tinggi dengan daya 7 HP selama 30 menit.

Tabel 4.2.2 Bahan Pengolahan Jagung
Tabel 4.2.2 Bahan Pengolahan Jagung

KINERJA MESIN EXTRUDER

Mesin Extruder

  • Prinsip Kerja
  • Spesifikasi
  • Bagian-bagian Mesin

Ukuran material pada mesin adalah 0,5 cm yang keluar dari mesin extruder melalui saluran die dan dipotong dengan pisau pemotong sehingga menghasilkan ukuran 1 cm. Bentuk material yang dapat diubah dengan mesin extruder antara lain mengubah bentuk dari padat menjadi cair, padat menjadi padat dengan tingkat elastisitas yang berbeda-beda. Pada proses ekstrusi, material dipanaskan hingga mencapai titik leleh dan meleleh akibat panas gesekan pada mesin.

Menurut Nurirmala (2014), proses ekstrusi bahan pangan dapat dilakukan pada bahan pangan yang mempunyai kandungan pati tinggi seperti jagung. Proses ekstrusi merupakan proses pembentukan dengan menggunakan tekanan tinggi dengan menggunakan peralatan dengan desain khusus. Hal ini dikarenakan produk yang mengalami proses ekstrusi mengembang dari bentuk aslinya berupa butiran.

Menurut Rudini dan Fitriyono (2013), bahan yang diproses dengan proses ekstrusi umumnya mempunyai kandungan amilosa yang tinggi. Spesifikasi mesin Extruder meliputi dimensi, daya, kecepatan putaran, penggerak, jumlah kabel, jenis kawat dan diameter die. Pada proses ekstrusi bentuk olahan sulit mendapatkan dimensi yang akurat karena kecepatan putaran sekrup serta tingginya tekanan dan temperatur yang digunakan, sehingga sering menghasilkan produk cacat dengan dimensi berbeda (Suryana, 2019).

Laras adalah ruang pemanas yang memberikan tekanan dan suhu tinggi pada bahan mentah untuk proses ekstraksi.

Tabel 5.1.2 Spesifikasi Mesin Extruder
Tabel 5.1.2 Spesifikasi Mesin Extruder

Ekstrusi Jagung

  • Bahan Baku
  • Proses Ekstrusi
  • Data Hasil Ekstrusi
  • Analisa Biaya Operasional
  • Kelebihan dan Kekurangan

Hasil yang didapat adalah 27,02 kg jagung olahan, 0,86 kg jagung olahan tertancap di sekrup dan 0,12 kg jagung olahan berserakan di tanah. Outputnya akan meningkat karena perbedaan suhu dan tekanan di dalam mesin ekstruder serta suhu dan tekanan sekitar. Hasil proses ekstrusi berupa olahan jagung jadi, dan produk hasil olahan jagung padat dan olahan jagung dispersi.

Berdasarkan Tabel 5.2.3 yaitu data hasil ekstrusi, pada ekstrusi tahap 1 dengan massa bahan 9,5 kg diperoleh 9,21 kg jagung olahan dalam waktu 10 menit, dengan 0,29 kg jagung olahan tersangkut dan 0 kg tersebar. olahan jagung. Pada ekstrusi tahap pertama, tidak ada jagung yang tumpah karena wadah plastik ditempatkan di bawah cetakan ekstruder. Pada ekstrusi tahap kedua dengan berat bahan 9,5 kg selama 10 menit diperoleh jagung olahan sebanyak 9,00 kg, dengan rincian 0,3 kg jagung tertahan dan 0,2 kg jagung olahan tersebar.

Pada ekstrusi tahap 3 dengan massa bahan 9,3 kg selama 10 menit diperoleh jagung olahan sebanyak 8,81 kg, dengan rincian 0,32 kg jagung olahan tertahan dan 0,17 kg jagung olahan tersebar. Rata-rata jagung olahan sebesar 9,0066 kg, rata-rata massa jagung olahan sebesar 0,3033 kg, dan rata-rata jumlah jagung olahan dalam tongkolnya sebesar 0,1233 kg. Pada ekstrusi tahap ke 3, jagung olahan didispersikan karena kapasitas plastik yang digunakan tidak diperlukan.

Pada setiap tahap ekstrusi terdapat olahan jagung yang menempel pada skrup karena prinsip kerja tekanan dan temperatur yang tinggi, sehingga terdapat olahan jagung yang lengket dan menempel pada skrup. Sebaliknya, proses ekstrusi dengan mesin extruder menghasilkan suara bising yang mengganggu lingkungan pengoperasian jika berada di area sibuk. Rata-rata jagung olahan yang diperoleh sebesar 9,0066 kg, dimana jagung olahan padat sebesar 0,3033 kg dan jagung olahan terdispersi sebesar 0,1233 kg.

Selain itu juga perlu dilakukan pemanasan pada mesin extruder secara berkala agar kinerja mesin extruder stabil dan kerusakan selama pengoperasian dapat berkurang. Berdasarkan pengujian dan studi literatur, perlu dilakukan penyesuaian perubahan tekanan dan temperatur pada mesin extruder untuk meningkatkan kinerja mesin extruder selama pengoperasian.

Gambar 5.2.2 Proses Ekstrusi
Gambar 5.2.2 Proses Ekstrusi

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Balai Pelaksana Standardisasi Alat Pertanian (BPSIP) Jawa Timur merupakan lembaga pemerintah yang berada di bawah naungan Badan Standardisasi Alat Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian yang membawahi perakitan dan pengkajian teknologi pertanian di Jawa Timur. Ilmu terapan bidang teknik pertanian dan biosistem yang diterapkan di BPSIP Jawa Timur adalah mekanisasi pertanian, mulai dari prapanen hingga pascapanen.

Saran

Perancangan dan pembuatan mesin pelet ikan menggunakan metode screw extruder, kapasitas uji 2,35 ton/jam. Perancangan modifikasi screw extruder untuk meningkatkan output optimal dan mengurangi cacat produk pada plastik. Pengembangan makanan ringan ekstrusi berbahan dasar jagung, tauge sapi, dan tauge menggunakan program linier.

Penerapan teknologi pengolahan jagung manis pada Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kenagarian Andaleh, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota.

Gambar

Gambar 2.2 Olahan Jagung  (Dokumentasi pribadi)  2.3  Mesin Extruder
Gambar 2.3 Mesin Extruder  (Dokumentasi pribadi)  2.4 Proses Ekstrusi
Tabel 3.3 Rencana Kegiatan Praktik Kerja Lapang
Gambar 4.1.6 Struktur Organisasi BPSIP Jawa Timur  Sumber : Kepegawaian BPSIP Jawa Timur
+7

Referensi

Dokumen terkait

Mesin Es Balok: Inovasi Pendinginan untuk Industri Modern Mesin es balok adalah salah satu peralatan penting dalam industri yang membutuhkan solusi pendinginan skala besar. Mesin ini berfungsi untuk memproduksi es berbentuk balok yang kuat, tahan lama, dan ideal untuk digunakan dalam berbagai sektor, seperti perikanan, logistik, dan pengolahan makanan. Keunggulan Mesin Es Balok Mesin es balok memiliki banyak keunggulan yang menjadikannya pilihan utama bagi pelaku usaha: Daya Tahan Es yang Lama Es balok memiliki kepadatan tinggi, sehingga mencair lebih lambat dibandingkan bentuk es lainnya. Hal ini menjadikannya sangat efisien untuk menjaga kesegaran bahan seperti ikan atau daging selama transportasi jarak jauh. Kapasitas Produksi Besar Mesin ini tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari produksi harian 1 ton hingga 100 ton. Kapasitas ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha Anda. Hemat Energi Mesin modern dirancang untuk efisiensi energi, menggunakan teknologi canggih yang mengurangi konsumsi daya tanpa mengurangi kualitas es yang dihasilkan. Material Tahan Lama Sebagian besar mesin es balok dibuat dari stainless steel yang tahan karat dan higienis, memastikan produk es tetap bersih dan aman untuk digunakan. Cara Kerja Mesin Es Balok Mesin es balok bekerja dengan prinsip pembekuan air dalam cetakan khusus. Berikut adalah langkah-langkah utama prosesnya: Pengisian Air Air dimasukkan ke dalam cetakan logam yang sudah disiapkan. Proses Pembekuan Cetakan dimasukkan ke dalam tangki yang berisi larutan garam (brine solution) yang didinginkan oleh sistem pendingin. Suhu larutan ini sangat rendah sehingga dapat membekukan air dalam cetakan dengan cepat. Pelepasan Es Setelah es terbentuk, cetakan dipanaskan menggunakan uap atau air hangat untuk melepaskan balok es dari cetakan. Penyimpanan dan Distribusi Es balok yang dihasilkan dapat langsung digunakan atau disimpan dalam ruang pendingin khusus sebelum didistribusikan. Aplikasi Mesin Es Balok Mesin es balok digunakan dalam berbagai bidang, antara lain: Industri Perikanan Es balok digunakan untuk menjaga kesegaran hasil tangkapan seperti ikan dan udang selama penyimpanan dan transportasi. Pengolahan Makanan Digunakan untuk menjaga bahan baku seperti daging, buah, atau sayuran tetap segar selama proses produksi. Penyelenggaraan Acara dan Festival Es balok sering digunakan untuk pendinginan skala besar, seperti untuk minuman atau menjaga makanan tetap segar di acara

Mesin Rak Telur: Investasi Tepat untuk Bisnis yang Lebih Menguntungkan Dalam dunia bisnis yang kompetitif, produktivitas tinggi dan efisiensi biaya adalah kunci kesuksesan. Jika Anda sedang mencari cara untuk meningkatkan kualitas dan jumlah produksi rak telur dengan hasil yang maksimal, mesin rak telur adalah solusi terbaik yang dapat membawa bisnis Anda ke level berikutnya. Mengapa Mesin Rak Telur Adalah Pilihan Cerdas? 1. Peningkatan Kapasitas Produksi Tidak perlu lagi repot dengan proses produksi manual yang memakan waktu. Mesin rak telur memungkinkan Anda memproduksi rak dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Dengan kapasitas produksi yang tinggi, Anda dapat memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. 2. Kualitas Produk yang Terjamin Produk yang dihasilkan oleh mesin ini memiliki bentuk dan ukuran yang seragam, sehingga lebih kokoh dan mampu melindungi telur dengan baik. Konsistensi kualitas ini akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap bisnis Anda. 3. Hemat Biaya dan Efisiensi Operasional Mesin rak telur membantu Anda mengurangi kebutuhan tenaga kerja manual, sehingga menghemat biaya operasional. Selain itu, penggunaan bahan baku lebih efisien dan mengurangi limbah produksi. 4. Ramah Lingkungan Mesin ini dapat menggunakan bahan baku dari kertas daur ulang atau material ramah lingkungan lainnya. Dengan demikian, Anda tidak hanya meningkatkan keuntungan bisnis, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga lingkungan. 5. Teknologi Modern yang Mudah Digunakan Dilengkapi dengan panel kontrol digital, mesin ini memungkinkan pengaturan suhu, tekanan, dan waktu produksi dengan mudah dan presisi tinggi. Bahkan tanpa pengalaman teknis yang mendalam, Anda dapat mengoperasikannya dengan lancar.

Jika Anda bergerak dalam industri rak telur atau memiliki rencana untuk memulai bisnis di bidang ini, penggunaan mesin rak telur adalah langkah strategis yang tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga memberikan berbagai keuntungan kompetitif. Mengapa Memilih Mesin Rak Telur? 1. Efisiensi Produksi Maksimal Dengan mesin rak telur, proses produksi dapat berjalan secara otomatis dan jauh lebih cepat dibandingkan metode manual. Dalam waktu yang sama, Anda dapat memproduksi lebih banyak rak telur dengan kualitas yang seragam. 2. Kualitas Produk yang Konsisten Mesin rak telur dirancang untuk menghasilkan produk dengan bentuk dan ukuran yang seragam. Ini penting untuk menjaga standar kualitas produk yang diminati konsumen, khususnya dalam industri telur dan logistik. 3. Hemat Biaya Operasional Menggunakan mesin rak telur secara signifikan mengurangi kebutuhan tenaga kerja manual. Selain itu, mesin ini mampu mengoptimalkan penggunaan bahan baku sehingga mengurangi limbah produksi. 4. Ramah Lingkungan Bahan baku untuk pembuatan rak telur dapat menggunakan material daur ulang seperti kertas bekas atau serat alami. Proses produksi dengan mesin juga lebih hemat energi dibandingkan metode tradisional. 5. Fleksibilitas Produksi Mesin rak telur modern dapat disesuaikan untuk memproduksi berbagai jenis dan ukuran rak telur sesuai dengan kebutuhan pasar. Fleksibilitas ini memungkinkan Anda untuk menjangkau berbagai segmen konsumen. Investasi yang Menguntungkan Mesin rak telur bukan hanya alat produksi, tetapi juga investasi yang dapat meningkatkan daya saing bisnis Anda di pasar. Dengan kemampuan memproduksi rak telur dalam jumlah besar dan kualitas tinggi, Anda memiliki peluang besar untuk menjangkau pasar lokal maupun ekspor. Dukungan Teknologi Modern Mesin rak telur dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti panel kontrol digital yang memudahkan pengaturan suhu, tekanan, dan waktu produksi. Kemudahan ini memungkinkan siapa pun, bahkan tanpa pengalaman teknis yang mendalam, untuk mengoperasikan mesin dengan efisien.