• Tidak ada hasil yang ditemukan

SURAT PERJANJIAN OVER CREDIT RUMAH

N/A
N/A
CUCU MASPIKA

Academic year: 2023

Membagikan "SURAT PERJANJIAN OVER CREDIT RUMAH"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

SURAT PERJANJIAN OVER CREDIT RUMAH Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama :

Alamat :

Pekerjaan :

Agama :

No. Telp :

Pihak I (Penjual)

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama :

Alamat :

Pekerjaan :

Agama :

No. Telp :

Pihak II (Pembeli)

Dengan ini menerangkan bahwa pada hari ...Tanggal ...

Bulan ... 2023. Pihak I telah melakukan take over kredit rumah di Perumahan mekar galih view yang beralamat jl. Tanjakan cirengit tarogong kidul . Kepada Pihak II dengan sisa masa kredit 19 Tahun 11 bulan, Dan Pihak ke 2 sanggup untuk melanjutkan kredit di perumahan mekargalih view park

Adapun hal hal yang disanggupi oleh pihak ke 2 sebagai berikut:

1. Pihak ke II sanggup untuk membayar angsuran disetiap bulannya setiap tanggal 7 sebesar 956.100 2. Dimasa kredit pihak ke 2 tidak boleh mentake over kredit kembali kepada pihak ke III tanpa sepengetahuan pihak ke 1

Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan sebenarnya dalam keadaan sehat wal'afiat.

Garut,.... oktober 2023

Pihak 1. Pihak II

Referensi

Dokumen terkait

“Kredit adalah suatu pemberian prestasi oleh suatu pihak kepada pihak lainnya dan prestasi itu akan dikembalikan lagi pada suatu masa tertentu yang akan

tinjauan dalam Pelaksanaan Perjanjian Alih Debitur (Over Credit) Atas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Pada Bank Tabungan Negara (BTN). Cabang Padang. Jenis dan Sumber Data

Pihak Pertama menjamin Pihak Kedua bahwa selama masa perjanjian ini berlaku, Pihak Kedua tidak akan mendapatkan tuntutan dan atau gugatan dari pihak lain yang menyatakan mempunyai

kesepakatan jual beli rumah KPR, karena perjanjian itu dibuat untuk menjamin.. kepastian hukum dan melindungi kepentingan para pihak yang mengadakan penjualan dan

Faktor yang Menyebabkan Terjadinya Kredit Macet Terhadap Fasilitas KPR di Bank BTN Cabang Pekanbaru pada masa Covid-19 Kredit macet atau kredit bermasalah adalah kondisi di mana

Akibat hukum pengalihan kredit rumah tanpa sepengetahuan bank selaku kreditur adalah lahirnya suatu hubungan hukum baru antara debitor pertama dengan debitor baru yaitu sebagai pihak