• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bank Syariah Indonesia (BSI) KC S.Parman Kota Bengkulu 2) Untuk mengetahui implementasi punishment pada karyawan PT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Bank Syariah Indonesia (BSI) KC S.Parman Kota Bengkulu 2) Untuk mengetahui implementasi punishment pada karyawan PT"

Copied!
118
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Penelitian Terdahulu

Agung Dwi Nugroho “Pengaruh Reward dan Punishment Terhadap Kinerja Karyawan PT Business Training and Empowering Management Surabaya” 5. Permasalahan penelitian adalah apakah reward dan punishment berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan PT Business Training And Empowering.

Metode Penelitian

Jadi data primer adalah data yang diperoleh dari observasi lapangan yang dilakukan peneliti, wawancara kepada karyawan PT. Data sekunder merupakan data pendukung permasalahan yang akan dibahas, diperoleh dari PT.

Sistematika Penulisan

LANDASAN TEORI

Punishment Pekerjaan

Pernyataan tersebut sejalan dengan Ali yang mengatakan bahwa hukuman diartikan sebagai akibat yang tidak menyenangkan atas suatu respon perilaku tertentu yang bertujuan. Pada prinsipnya sanksi adalah segala sesuatu yang dapat melemahkan perilaku seseorang dan cenderung mengurangi frekuensi perilaku selanjutnya dan biasanya berupa meminta akibat yang tidak diinginkan.

Punishment Menurut Syariah

Artinya: “Barangsiapa yang beramal shaleh, baik laki-laki atau perempuan, dalam keadaan beriman, maka Kami akan memberinya kehidupan yang baik dan niscaya akan Kami beri balasan kepadanya. Dalam menafsirkan ayat Nahl 97, Quraisy Shihab menjelaskan dalam kitabnya Tafsir Al-Misbah sebagai berikut : 49 “Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, apapun jenis kelaminnya, baik laki-laki maupun perempuan, padahal dia beriman, maka amal yang dikerjakannya adalah. lahir dari dorongan iman yang benar, maka niscaya Kami akan memberikan kepada mereka masing-masing kehidupan yang baik di dunia, dan sesungguhnya Kami akan membalas mereka semua di dunia dan di akhirat dengan pahala yang lebih baik dan berlipat ganda atas apa yang telah mereka kerjakan.” Dengan demikian, seorang pekerja yang bekerja dengan baik akan mendapat dua pahala, yaitu pahala di dunia dan pahala di akhirat.50.

Maksudnya: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal soleh, Kami tidak akan menahan pahala orang-orang yang beramal." (Al-Kahfi: 30). Artinya: “dan katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah, Rasul-Nya dan orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu dan kamu akan kembali kepada (Allah) Yang Maha Mengetahui. Yang menarik dari ayat ini, ialah balasan Allah secara langsung di dunia (kehidupan yang baik/rezeki yang halal) dan pahala di akhirat (dalam bentuk pahala).

Artinya: “Dan setiap makhluk hidup tidak akan mati kecuali dengan izin Allah, sebagaimana waktunya yang telah ditentukan. Artinya: “Barangsiapa menghendaki pahala di dunia, maka ketahuilah bahwa di sisi Allah ada pahala di dunia dan di akhirat.

Pengertian Penerapan Sanksi

Sanksi pidana merupakan sanksi yang lebih berat dibandingkan dengan sanksi perdata dan administratif. Hukum pidana memberikan sanksi terhadap pelanggaran peraturan yang melarang, yang pada prinsipnya berupa menambah penderitaan dengan sengaja. Hukum perdata mengatur tentang hubungan sehari-hari antar penduduk atau warga negara, seperti kedewasaan seseorang, perkawinan, perceraian, kematian, warisan, harta benda, kegiatan usaha dan perbuatan perdata lainnya.Bentuk sanksi hukum perdata dapat berupa kewajiban untuk memenuhi. prestasi. .(kewajiban) dan/atau hilangnya status hukum yang diikuti dengan pembentukan status hukum baru.

Hukum administrasi negara pada hakekatnya memberikan kewenangan kepada para penyelenggara administrasi negara untuk menjalankan fungsinya dan melindungi warga negara dari sikap penyelenggara negara, serta melindungi penyelenggara negara itu sendiri. Peran pemerintah yang dilakukan oleh aparatur negara atau penyelenggara negara harus diberikan landasan hukum yang mengatur dan menunjang penyelenggaraan internal negara. Sanksi dalam hukum administrasi merupakan “alat ampuh yang bersifat hukum publik yang dapat digunakan pemerintah dalam menanggapi tidak terpenuhinya kewajiban yang terkandung dalam norma hukum administrasi negara”.

Berdasarkan pengertian tersebut nampaknya terdapat empat unsur sanksi dalam hukum administrasi negara, yaitu sarana kekuasaan (resources of power), hukum publik (public law), digunakan oleh pemerintah (pemerintah), sebagai respons terhadap ketidakpatuhan. (responsif terhadap ketidakpatuhan). Perbedaan sanksi administratif dan sanksi pidana terlihat dari tujuan penjatuhan sanksi itu sendiri. Sanksi administratif menyasar pelanggaran, sedangkan sanksi pidana menyasar pelanggar dengan memberikan hukuman berupa penderitaan. Sanksi administratif dimaksudkan untuk membedakan sanksi pidana dengan sanksi administratif, apalagi pada tindakan penegakan hukum.

Tujuan Punishment dalam Islam

  • Bentu-Bentuk Punishment dalam Islam

Maksudnya: Sesungguhnya Allah mengasihi orang yang jika melakukan sesuatu pekerjaan, buatlah dengan betul (betul, betul, jelas, teliti. Dalam Islam, konsep perancangan berdasarkan konsep belajar dan hasil perundingan orang yang mahir. , tepat dan menyeluruh dalam menyelesaikan masalah. Maksudnya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. ".

Ayat di atas menunjukkan bahwa organisasi adalah kumpulan orang-orang yang dapat terorganisir dengan baik. Pada masa Nabi, segala urusan tidak langsung ditangani oleh Nabi, melainkan dilimpahkan kepada orang yang tepat. Artinya: Hai orang-orang yang beriman, masuklah Islam secara utuh dan janganlah kamu mengikuti jejak setan, karena setanlah musuhmu yang sesungguhnya (Al-Baqarah: 208).

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka” (Set-Tahrim: 6) 61. Artinya: Masing-masing kamu adalah pemimpin dan masing-masing kamu akan dimintai pertanggung jawaban atas orang-orang yang dipimpinnya.

GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN

Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah menjadi satu kesatuan yaitu Bank Syariah Indonesia (BSI). Penggabungan ini akan menggabungkan keunggulan ketiga bank syariah tersebut untuk memberikan layanan yang lebih lengkap, jangkauan yang lebih luas, dan kapasitas permodalan yang lebih baik. Didukung sinergi dengan perusahaan induk (Mandiri, BNI, BRI) serta komitmen pemerintah melalui Kementerian BUMN, Bank Syariah Indonesia didorong untuk mampu bersaing secara global.

Penggabungan ketiga bank syariah tersebut merupakan upaya untuk mewujudkan bank syariah kebanggaan masyarakat yang diharapkan dapat menjadi energi baru bagi pembangunan perekonomian nasional dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat luas. Keberadaan Bank Syariah Indonesia juga merupakan cerminan wajah perbankan syariah di Indonesia yang modern, universal dan memberikan kebaikan bagi seluruh alam (Rahmatan Lil ‘Aalamiin). Berdasarkan wawancara informan mengenai bagaimana penerapan sanksi sanksi tertulis di PT Bank Syariah.

Berdasarkan wawancara dengan informan mengenai bagaimana penerapan sanksi Rencana Peningkatan Kinerja pada PT Bank Syariah Indonesia (BSI) KC S. Berdasarkan wawancara dengan informan mengenai bagaimana penerapan sanksi Sanksi Suspensi Tertulis pada PT Bank Syariah Indonesia (BSI) KC S. Berdasarkan tentang wawancara dengan informan tentang bagaimana penerapan denda Terminasi di PT Bank Syariah Indonesia (BSI) KC S.

Berdasarkan wawancara dengan informan bagaimana penerapan punishment di PT Bank Syariah Indonesia (BSI) KC S.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Penyebab Terjadinya Punishment Pada Karyawan

Punishment Pada Karyawan PT. Bank Syariah

Pembahasan

Peranan pemerintah yang dilakukan oleh aparatur negara atau penyelenggara negara harus diberi landasan hukum yang mengatur dan menunjang penyelenggaraan negara dalam menjalankan fungsinya.Undang-undang yang memberikan landasan tersebut disebut hukum administrasi negara. Sanksi dalam hukum administrasi merupakan “alat ampuh yang bersifat hukum publik yang dapat digunakan pemerintah dalam menanggapi tidak terpenuhinya kewajiban yang terkandung dalam norma hukum administrasi negara”. Berdasarkan definisi tersebut, terdapat empat unsur sanksi dalam hukum administrasi nasional, yaitu alat kekuasaan (machtmiddelen), hukum publik (publierechtlijke) yang digunakan oleh pemerintah (overheid), sebagai respons terhadap ketidakpatuhan (reaktif op niet- naleving). Dari segi organisasi (organisasi), tunjangan dan tantiem diselenggarakan dalam perusahaan menurut tingkat penempatan personel, sesuai dengan kondisi kerja dan kontrak.

Dan atas kerugian akibat kelalaian pegawai yang masih dapat ditoleransi, maka pegawai tersebut akan dikenakan sanksi yang tidak serta merta ditanggung sepenuhnya oleh pegawai tersebut. Peringatan lisan ini diberikan agar pegawai merasa sadar akan kesalahannya dan biasanya hukuman ini diberikan kepada pegawai yang melakukan kesalahan wajar atau kecil. Jika ketiga level sebelumnya masih diabaikan, maka perusahaan dapat memberikan sanksi skorsing tertulis kepada karyawan yang kinerjanya tidak sesuai harapan perusahaan.

Penjatuhan hukuman dimaksudkan tidak hanya untuk memberikan efek jera kepada pegawai, namun untuk menumbuhkan sikap tanggung jawab dan disiplin dalam bekerja. Sehingga sistem dan kebijakan tersebut bukan sekedar dokumen tertulis, namun diterapkan dan dilaksanakan oleh pegawai.

PENUTUP

Kesimpulan

Dengan demikian, data yang direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, serta memudahkan peneliti dalam mengumpulkan dan mencari data selanjutnya jika diperlukan. Dengan adanya hukuman ini masyarakat dapat terlindungi dari kejahatan yang dilakukan oleh pelakunya. Hukuman dimaksudkan untuk mengganti kerugian yang diderita akibat kejahatan atau perbuatan salah. e.

Dengan adanya hukuman ini masyarakat dapat melindungi dirinya dari kejahatan yang dilakukan oleh pelakunya. e. Sanksi tersebut dimaksudkan untuk mengganti kerugian yang timbul akibat tindak pidana atau pelanggaran. F. Hukuman adalah hukuman yang dilakukan karena suatu pelanggaran, karena suatu dosa yang dilakukan.

Sedangkan dalam surat Al-Kahfi ayat 30 ditegaskan bahwa menyikapi usaha yang dilakukan manusia pasti Allah akan membalasnya dengan adil. Ada beberapa cara yang dilakukan Nabi untuk melakukan hukuman, antara lain dengan teguran langsung atau pemukulan. Qisas diyat adalah suatu perbuatan yang diancam dengan hukuman qisas dan diyat, baik hukuman qisas maupun diyat merupakan hukuman yang mempunyai batas tetap, tidak ada batas bawah maupun atas, melainkan merupakan hak individu (korban dan walinya).

Mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan untuk menyediakan sumber daya organisasi secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan organisasi yang jelas, transparan dan tidak melanggar syariat Islam. Dengan suasana organisasi yang mencerminkan formula TEAM, maka proses keberlanjutan organisasi akan selalu diawasi oleh sumber daya manusianya agar konsisten dengan arah yang telah ditetapkan. Kemudian dilakukan pengecekan untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran lain, baik berupa teguran langsung (verbal), maupun melalui penanggung jawab di bidang tersebut, serta pemotongan gaji bahkan pemberhentian tergantung toleransi yang diberikan perusahaan. berdasarkan pemantauan terhadap suasana kerja dan produksi, dihasilkan agar semuanya sesuai dengan arahan yang ditetapkan perusahaan.

Saran

Hukuman struktural (Organisasi) dilakukan oleh pimpinan berdasarkan bukti dan laporan pegawai lain. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan kajian dan pembahasan terkait teori-teori yang ada.

Referensi

Dokumen terkait

View of SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA INVENTARIS DAN PENGDAAN BARANG PADA KANTOR DESA LENTING BERBASIS WEB.. http://e-