PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Fokus penelitian hendaknya dilakukan karena bertujuan untuk mencegah kerancuan penafsiran terhadap isi penelitian, serta dapat dijadikan landasan untuk langkah selanjutnya. Menurut Sugiono yang dikutip Andi Prastowo dalam bukunya yang berjudul “Metode Penelitian Kualitatif dari Perspektif Desain Penelitian”. Yang dikatakan masalah adalah penyimpangan dari apa yang seharusnya terjadi dengan apa yang terjadi atau penyimpangan antara teori dan praktek, penyimpangan antara aturan dan pelaksanaan, penyimpangan antara perencanaan dan pelaksanaan, penyimpangan antara masa lalu dengan apa yang sedang terjadi. Sekarang. .10 Masalah harus menjadi bagian dari kebutuhan seseorang untuk menyelesaikannya.
Fokus penelitian harus disusun secara singkat, jelas, tegas, spesifik, operasional, dinyatakan dalam bentuk pertanyaan. Bagaimana strategi pengangkatan guru dalam upaya peningkatan profesionalisme mengajar di MA Ma'arif NU Kencong Jember tahun ajaran 2016/2017. Faktor apa saja yang menghambat dan mendukung strategi rekrutmen guru dalam upaya peningkatan profesionalisme guru di MA Ma'arif NU Kencong Jember tahun ajaran 2016/2017.
Tujuan Penelitian
Untuk mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang menghambat dan mendukung strategi rekrutmen guru dalam upaya peningkatan profesionalisme guru di MA Ma'arif NU Kecamatan Kencong.
Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan pemikiran dan dijadikan bahan kajian bagi kepala sekolah/rektor sekolah dalam peningkatan sumber daya manusia yang ada khususnya dalam pengangkatan guru di sekolah menengah atas. Bagi IAIN Jember dapat menjadi referensi mengenai strategi pengangkatan guru di sekolah menengah. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan khususnya pengajaran IPA.
Definisi Istilah
Strategi dalam kamus ilmu pengetahuan populer adalah : suatu rencana kegiatan yang matang untuk mencapai tujuan tertentu. Strategi merupakan suatu kerangka acuan terpadu dan menyeluruh yang mengarahkan keputusan-keputusan yang menentukan bentuk dan arah kegiatan organisasi untuk mencapai tujuannya. Dapat kita simpulkan bahwa strategi adalah seperangkat kerangka kerja terpadu yang dijadikan acuan untuk mencapai tujuan tertentu.
Mengangkat dalam Kamus Ilmiah Populer adalah: Kata benda (noun) proses, metode, tindakan mengangkat; keputusan atau tekad menjadi pegawai (promosi dan sebagainya). 16. Menurut UU No. 14 Tahun 2005, pasal 1 (satu) guru adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama transformasi. Dapat disimpulkan bahwa guru adalah pendidik dan ilmuwan profesional yang bekerja di sekolah dasar, menengah, dan tinggi untuk mentransformasikan ilmu pengetahuan.
Sistematika Pembahasan
Ketua MA Ma'arif NU Kencong karena lebih bertanggung jawab terhadap kelangsungan pembelajaran dan pengawasan siswa. Ketua Panitia Pelaksana Rekrutmen Guru MA Ma'arif NU Kencong karena lebih mengetahui proses rekrutmen guru. Kegiatan panitia penyelenggara rekrutmen guru di MA Ma'arif NU Kencong Jember berkaitan dengan strategi rekrutmen guru.
Kegiatan guru di MA Ma'arif NU Kencong Jember dalam kaitannya dengan penerapan profesionalisme hasil rekrutmen. Faktor penghambat dan pendukung pengangkatan dosen di MA Ma'arif NU Kencong. Berdasarkan hasil penelitian, akan diuraikan data mengenai strategi rekrutmen guru dalam upaya peningkatan profesionalisme guru di MA Ma'arif NU Kencong.
Selain itu, MA Ma'arif NU Kencong juga minim biaya untuk menjalankan seluruh proses rekrutmen. Berdasarkan hasil penelitian, kami telah melakukan dan menganalisis data yang diperoleh mengenai strategi rekrutmen guru dalam upaya peningkatan profesionalisme guru di MA Ma'arif NU Kencong pada tahun ajaran.
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Kajian Teori
Lokasi penelitian ini didasari oleh beberapa pertimbangan bahwa lingkungan MA MA'ARIF NU Kencong merupakan tempat bagi lembaga pendidikan, oleh karena itu mereka pasti lebih memahami tentang strategi rekrutmen guru. Sedangkan triangulasi teknis adalah penggunaan berbagai teknik pengungkapan data yang dilakukan terhadap sumber data.66 Dalam triangulasi sumber, peneliti menguji fokus penelitian, yaitu dengan menggunakan teknik wawancara kepada dua orang informan yang telah ditentukan peneliti, yaitu informan. kepala sekolah dan ketua panitia pelaksana rekrutmen MA Ma'arif NU Jember. Kemudian K.Hjauhari Zawawi diresmikan atas izin Allah dan respon positif masyarakat setempat lembaga pendidikan MA Ma'arf NU Kencong.
Kurikulum yang digunakan adalah Madrasah Aliyah Negri yang dipadukan dengan Lembaga Pendidikan Ma'arif dengan rincian sebagai berikut: Jam pelajaran sesuai dengan kurikulum Kementerian Agama ditambah 6 (enam) jam mengajar yang termasuk dalam Mata Pelajaran Agama. Sebelah Timur berbatasan dengan SD Kencong 2. Profil Ma Ma'arif NU Kencong Identitas MA Ma'arf NU Kencong. “Perencanaan rekrutmen guru sejak dini akan membantu membimbing calon guru di masa depan. Rekrutmen guru sedini mungkin sangat diperlukan untuk mengisi posisi pengajar saat ini karena di MA Ma'arif NU Kencong sangat kekurangan tenaga pengajar, khususnya tenaga pengajar. sesuai dengan benda yang dimiliki almarhum.” 70.
Tn. Pendapat Suwoto selaku ketua MA Ma'arif NU Kencong mengatakan: .. dalam persiapan rekrutmen, hal pertama yang dilakukan adalah 1) Pembentukan panitia pengangkatan guru baru, dalam kegiatan rekrutmen guru hanya melibatkan pengurus yayasan, kepala sekolah, dan staf. , khususnya staf TU dan perwakilan kurikulum. MA Ma'arif NU sangat baik karena lembaga ini bertujuan untuk menciptakan keluaran santrinya berupa santri yang berakhlak baik dan berjiwa keagamaan. Hasil wawancara ini sesuai dengan hasil observasi dan dokumentasi, sehingga penulis dapat menyimpulkan bahwa strategi pengangkatan guru yang dilakukan di MA Ma’arif NU Kencong masih banyak perbaikan, baik strategi/metode internal maupun eksternal.
Sebagaimana data yang disajikan pada Bab IV halaman 71 dan 72, dalam upaya peningkatan profesionalisme guru, maka dilaksanakan strategi rekrutmen guru pada tahun ajaran 2016/2017 yang bertempat di MA Ma'arif NU Kencong, konsep tersebut disosialisasikan oleh kepala sekolah. strategi rekrutmen kepada setiap unsur sekolah yaitu perwakilan kepala sekolah, guru, administrator dan staf, proses sosialisasi terlebih dahulu dilakukan di unsur sekolah dengan mekanisme rapat koordinasi dan pengumuman sekolah yang dipimpin langsung oleh Suwoto, S. Kapan dalam merekrut pegawai/guru baru ada beberapa langkah yang dilakukan di MA Ma'arif SEKARANG Kencong bisa timbul akibat kekosongan, pengunduran diri pegawai/guru, meninggal dunia dan karena adanya pelanggaran yang dilakukan pegawai/guru. Selain itu rekrutmen guru yang dilakukan pihak sekolah bertujuan untuk mencari pegawai yang mempunyai potensi, kemampuan dan kualitas sehingga dapat meningkatkan profesionalisme guru di MA Ma'arif NU Kencong.
Dari hasil wawancara diatas sejalan dengan hasil observasi, yang menjadi kendala dalam rekrutmen guru baru di MA Ma'arif NU Kencong adalah perlunya memastikan terlebih dahulu kapasitas pegawai yang ada sebelum rekrutmen guru, harus meningkatkan mutu pendidikan di sekolah ini. Dari seluruh penjelasan di atas, penulis dapat menyimpulkan bahwa mutu pendidikan yang menjadi kendala dalam rekrutmen guru di MA Ma'arif NU Kencong dapat ditingkatkan dengan melakukan penataran guru dan mengadakan berbagai pelatihan mengajar guru. Kendala berikutnya yang mempengaruhi rekrutmen guru di Ma Ma'arif NU Kencong adalah kurangnya informasi yang disebarkan kepada masyarakat, hal ini dapat lebih diperluas dengan menyebarkan informasi melalui surat kabar, brosur atau bekerjasama dengan lembaga pendidikan lain. .
Selain itu di MA Ma'arif NU Kencong dalam pelaksanaan rekrutmen hanya menggunakan strategi iteratif khususnya dalam sosialisasi dan pencarian calon guru, sedangkan kajian teori menjelaskan bahwa ada dua strategi untuk rekrutmen. pengangkatan guru adalah, yaitu. secara internal dan eksternal. Berdasarkan temuan peneliti dapat dianalisis mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pengangkatan guru di MA Ma'arif NU Kencong Masih terdapat kendala dalam pelaksanaan rekrutmen guru, karena kurangnya sosialisasi, hal inilah yang menyebabkan terbatasnya kesempatan bagi pelamar untuk melakukan rekrutmen serta kurangnya dana untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
METODE PENELITIAN
Lokasi Penelitian
Nama lengkap Madrasah tersebut adalah Madrasah Aliyah Ma'arif yang merupakan lanjutan dari Kursus Pendidikan Guru Agama Lengkap (PGAL) NAHDLATUL ULAMA' yang kemudian diubah menjadi Kursus Pelatihan Guru Agama Lengkap (PGAL) Ma'arif. Karena Madrasah Aliyah merupakan variasi dari PGAL Ma'arif maka lembaga pendidikannya ada dua.