• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Produksi 2 GASLIFT

N/A
N/A
Amsal Kabrahanubun

Academic year: 2024

Membagikan "Teknik Produksi 2 GASLIFT"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

MIA FERIAN HELMY

WEEK #3

Teknik Produksi 2 GASLIFT

16-Sept-2016

(2)

OUTLINE

Pressure Gradient Aliran Dalam Tubing

Pendahuluan

Why Gas Lift

Gas Lift Component

Sistem Sumur Gas Lift

Konsep Operasi Gas Lift

Gas Lift Design

(3)

Pwh

Pwf

Pwf Pwh

Distribusi Tekanan

dP dL

dP/dL = gradient tekanan

D1

P1 P2 P3

D2

D3

Pressure Gradient Aliran Dalam Tubing

Untuk:

Q tertentu

GOR, WC tetap

Dia. Tubing

dsb

Pressure Gradient Aliran Dalam Tubing

(4)

Pendahuluan

Potensi reservoir menurun

Potensi pengangkatan fluida reservoir melalui tubing berkurang sebagai akibat meningkatnya water cut dan menurunnya GLR

Turunnya potensi reservoir tidak dapat diatasi tetapi bisa dikurangi pengaruhnya melalui peningkatan

potensi pengangkatan fluida reservoir

Potensi pengangkatan dapat ditingkatkan dengan

meningkatkan GLR dalam tubing

(5)

Why Gas Lift

Meningkatkan produksi sumur dengan :

Mencampurkan gas ke dalam sistem fluida agar di peroleh densitas fluida yang lebih ringan, sehingga dapat

menghasilkan Pwf yang kecil agar di peroleh drawdown yang besar.

atau

Merubah statik fluid level menjadi working fluid level yang diakibatkan oleh drawdown

Dengan mempertimbangkan kemampuan lapisan produktif, kemampuan penampungan produksi di lapangan, gas yang tersedia untuk diinjeksikan serta kemampuan sarana injeksi di permukaan dan dibawah

permukaan

(6)

Why Gas Lift

Untuk menurunkan densitas minyak, maka gas di injeksikan dengan peralatan khusus yang disebut sebagai “Operating Valve atau Port”

Syarat-syarat suatu sumur yang harus dipenuhi agar dapat diterapkan metoda gas lift antara lain :

Tersedianya gas yang memadai untuk injeksi, baik dari reservoir itu sendiri maupun dari tempat lain.

Fluid level masih tinggi/BHP yang tinggi

Produktivitas yang tinggi

Kelarutan gas yang tinggi

(7)

Gaslift Component

SURFACE COMPONENTS

SUB-SURFACE COMPONENTS

RESERVOIR COMPONENTS

(8)

Sistem Sumur Gas Lift

Gas Injection Line

Pt Pc

Compressor Subsystem

intake system

outlet system

choke

pressure gauge

injection rate metering

Flow Line

Separator

Wellhead Subsystem :

• Production subsystem

• wellhead

• production choke

• pressure gauge

• Injection subsystem

• injection choke

Valve

Subsystem Wellbore Subsystem:

• perforation interval

• tubing shoe

• packer

Separator Subsystem:

• separator

• manifold

• pressure gauges

• flow metering

All The Subsystems Are Well Connected

(Integrated System)

Gas Lift Mandrells

Gas Injection Valve

(9)

Konsep Operasi Gas Lift

Pin Pout

r1 r1 > r2 r2 > r3

Kesimpulan dari phenomena Perubahan Pola Aliran :

Penambahan gas pola aliran berubah

Densitas campuran berkurang

Gradien aliran menurun

P intake berkurang

Pout

Gas Injeksi

Pin

GLR-formasi GLR-formasi + Injeksi

Pout = Pin DPGLRf DPGLRf+i Pin = Pout + DPGLRf + DPGLRf+i

(10)

Pwf Pwh

Tekanan Kepala Sumur dijaga konstan Pwf = Pwh + DPGLRf + DPGLRf+I

Jika densitas fluida diatas titik injeksi berkurang, maka Pwf berkurang, sehingga sesuai dengan Persamaan IPR, Jika Pwf berkurang, maka Q akan meningkat

Gas Injeksi

Permasalahan :

Berapa jumlah gas yang diinjeksikan

Jaminan bahwa jumlah gas yang diinjeksikan sesuai

Berapa peningkatan laju produksi sumur

Dimana ditempatkan titik injeksi

Konsep Operasi Gas Lift

(11)

Gas Lift Design

Continuous gas lift adalah suatu cara injeksi gas bertekanan tinggi secara terus menerus (kontinyu) ke dalam annulus dan melalui valve (yang dipasang pada tubing) gas masuk ke dalam tubing, setelah gas diinjeksikan

Gas injeksi disini berfungsi untuk menambah gas yang berasal dari formasi, sehingga gradien kolom cairan turun dan

tekanan aliran di depan titik injeksi turun (selisih tekanan aliran yang dicapai terhadap BHP mengakibatkan adanya aliran fluida dari dasar sumur menuju permukaan). Didalam continuous gas lift, terjadi proses percampuran gas ke dalam kolom fluida sehingga terjadi penurunan tekanan pada titik injeksi.

(12)

Gas Lift Design

Penentuan Titik Injeksi

Parameter Design gaslift antara lain adalah :

Laju produksi sumur yang diharapkan

Tekanan Injeksi di permukaan

Kedalaman Titik Injeksi

Jumlah Gas Injeksi yang tersedia

Laju Gas Injeksi (Jumlah Gas Injeksi)

Design tentang:

Letak Titik Injeksi

Letak Valve Unloading

Letak Gas Lift Valve Mandrell

Tekanan Operasi Gas Lift Valve

(13)

Diagram Gas Lift Design

Pwf@Q Pso

Diperlukan suatu titik dalam

sumur/tubing dimana tekanan gas injeksi dalam annulus seimbang dengan tekanan alir dalam tubing

Garis Gradient Gas Injeksi dalam

Annulus

Garis Gradient Aliran dalam

Tubing Pwf

Tinggi Kolom Cairan

Pwh=0

(14)

Pso

Pso = Pdis - DP PiD Pei

D TZ

g

=

0 01877.

Pt = Pwf (DP @ QL tertentu)

Pwf Titik

Injeksi Dv

Kurva IPR Pressure Traverse

Diagram Gas Lift Design

(15)

Aplikasi Nodal System Analysis Sumur Gas Lift

Pwf = Pr Q/J

Tergantung Laju Produksi yang diinginkan

Pwf Pwh

Titik

Injeksi DD12 D3

Q yang diinginkan makin tinggi dibutuhkan penempatan titik injeksi yang makin dalam

Garis Gradient Gas Injeksi dalam Annulus

Garis Gradient Aliran dalam Tubing

(16)

Parameter Design

(Point of Injection)

Surface Injection Pressure

Gradient of Gas Injection

IPR Curve (Pwf & Qliquid, Qgas-formation)

Flowing Gradient of Formation Fluid

Pwf Titik

Injeksi Dv

(17)

Parameter Design

Gas Injection Rate

Gas Lift Performance Curve

IPR Curve

Formation GLR, WC

Well Depth & Tubing Diameter

Separator Pressure/Well Head Pressure

Flowline Length & Diameter

Available Gas Injected

0 100 200 300 400 500 600 700

0 200 400 600 800 1000 1200 1400

Perbandingan Gas-Cairan, scf/stb

Laju Produksi, stb

(18)

Continuous Gas Lift Flow Illustration

pt + Gfa L + Gfb ( D – L) = pwf

Referensi

Dokumen terkait