• Tidak ada hasil yang ditemukan

TEKNOLOGI MITIGASI BANJIR

N/A
N/A
Qisthina Dewi

Academic year: 2024

Membagikan " TEKNOLOGI MITIGASI BANJIR"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

Dr.techn. Umboro Lasminto, ST. MSc DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL

FTSPK-ITS

(2)

Sebelum Banjir Pada Saat Banjir

Kota Bojonegoro

BANJIR BENGAWAN SOLO

DESEMBER 2007 – JANUARI 2008

(3)

Banjir Bojonegoro-2007

detiknews BPBD Bojonegoro

liputan6.com

ultrasrevolution.blogspot.com

(4)

Banjir Widang & Rengel Tuban

Liputan6.com kumparan.com

bloktuban.com

Bangsaonline.com

(5)

Banjir Kali Lamong

Detiknews Suara Jatim

Jatim-inews.id Bangsa-Online

(6)

BANJIR KOTA SURABAYA

(7)

BANJIR KALI KEMUNING- sampang

• Debit Banjir 10 tahunan = 430 m3/dt

• Kapasitas penampang sungai terkecil pada saat air laut pasang = 40-70 m3/dt

• Waktu antara hujan dan terjadinya banjir di Sampang = +/- 8 jam

(8)

Banjir Kota Sampang

bnpb.go.id suarajatim.id

antaranews.com antaranews.com

(9)

Banjir Pasuruan

Kompas regional Wartabromo.com

antaranews.com Suarasurabaya.net

(10)

Bencana Banjir Panti Jember-2006

(11)

Banjir Situbondo 2002 & 2008

Liputan6.com

Liputan6.com

Liputan6.com antaranews.com

(12)

BANJIR DI NEGARA LAIN

SINGAPORE

LONDON

USA

SWISS JAPAN

(13)

MITIGASI BENCANA

• Definisi : Serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan

peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana

(Pasal 1 ayat 6 PP No 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana)

• Tujuan :

– Mengurangi dampak yang ditimbulkan, khususnya bagi penduduk

– Sebagai landasan (pedoman) untuk perencanaan pembangunan

– Meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam

menghadapi serta mengurangi dampak/resiko bencana,

sehingga masyarakat dapat hidup dan bekerja dengan

aman

(14)

Mitigasi Bencana Banjir

Sebelum Banjir

Penataan daerah aliran sungai

Pembangunan sistem pemantauan dan peringatan banjir Tidak membangun bangunan di bantaran sungai

Buang sampah di tempat sampah Pengerukan sungai

Penghijauan hulu sungai

Saat Banjir

Matikan listrik

Mengungsi ke daerah aman Jangan berjalan dekat saluran air

Hubungi instansi yang berhubungan dengan penanggulangan bencana

Setelah Banjir

Bersihkan rumah

Siapkan air bersih untuk menghindari diare

Waspada terhadap binatang berbisa atau penyebar penyakit yang mungkin ada Selalu waspada terhadap banjir susulan

(15)

SISTEM PEMANTAUAN & PERINGATAN BANJIR

• Banjir sering terjadi hampir di semua daerah di Indonesia dan berulang kali

• Bencana banjir menyebabkan kerugian harta dan benda bahkan jiwa.

• Informasi besar dan waktu datangnya banjir dapat diprediksi atau diketahui lebih dini

• informasi tsb dapat disampaikan dan diterima oleh masyarakat sebelum banjir terjadi sehingga dapat melakukan semua upaya untuk mengurangi kerugian yang diakibatkannya

• Untuk memperoleh informasi diperlukan monitoring hujan dan muka air sungai secara real time, sistem komunikasi serta

peramalan/prediksi banjir.

• Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta sensor monitoring memungkinkan untuk membuat suatu sistem

peramalan dan peringatan dini bencana banjir.

(16)

SISTEM PERINGATAN DINI BANJIR

• Sistem peringatan dini yang dikembangkan

tidak langsung memberikan peringatan banjir kepada masyarakat

• Peringatan dini yang diberikan berdasarkan peramalan/prediksi banjir beberapa waktu ke depan berdasarkan data hujan dan muka air sungai yang dimonitor secara real time.

• Sehingga diperlukan waktu yang cukup antara informasi banjir yang diterima, memberi

peringatan dini dan terjadinya bencana banjir.

(17)

Pengukuran Muka Air Sungai dan

Hujan pada umumnya saat ini

(18)

PETA SEBARAN POS DUGA AIR, HUJAN DAN

KLIMATOLOGI DI JAWA TIMUR

(19)
(20)

FLOOD FORECASTING & WARNING SYSTEM

BENGAWAN SOLO

(21)

Model Peramalan Muka air Banjir DAS Bengawan Solo

Y (output) X2

X1

1 2 3 4 5

Model 3 Model 2

Model 1

Model 6 Model 5 Model 4

1 2 3

Output

X 1 X

2 Σ f( . )

:

X 3 X n

Y

W1

W2 W3 Wn

Bobot

1

Wo Bias

F(.) = fungsi aktivasi

Struktur neuron jaringan syaraf

(22)

Model Peramalan Banjir di Sta. AWLR Bojonegoro 12 & 24 jam kedepan

RMSE = 0.3017 m

RMSE = 0.3637 m ANN

M5MT

RMSE = 0.2316 m RMSE = 0.3014 m M5MT

ANN

(23)

INTEGRATED FLOOD ANALYSIS

SYSTEM (IFAS) BENGAWAN SOLO

(24)

Automatic Rainfall Recorder

• Tipping bucket

• Automatic Rainfall

• Power Solar Panel

• Penyimpanan Data dalam SSD

• Komunikasi data

sms/wifi

(25)

Sistem Monitoring Genangan Banjir Perkotaan

Secara Real Time berbasis IoT

(26)

APLIKASI SISTEM INFORMASI

BANJIR BERBASIS ANDROID

(27)

Model Peramalan Banjir dan Operasional Pintu Air Kali Surabaya

Forecasting Gunungsari Discharge 6 hours ahead using Neural Network on Verification set

0 20 40 60 80 100 120 140 160 180

2/3/02 0:00 2/13/02 0:00

2/23/02 0:00

3/5/02 0:00 3/15/02 0:00

3/25/02 0:00

4/4/02 0:00 4/14/02 0:00

4/24/02 0:00

5/4/02 0:00

Tim e

Discharge (m3/s)

Observed Computed

Performance of the ANN Model for Forecasting the Discharges at Gunungsari 6 hours ahead in Training

0 50 100 150 200 250 300

1/1/2003 0:00

1/21/2003 0:00

2/10/2003 0:00

3/2/2003 0:00

3/22/2003 0:00

4/11/2003 0:00

5/1/2003 0:00

5/21/2003 0:00 Tim e (hours)

Discharge (m^3/s)

Observed Computed

RMSE = 7.49 m3/dt

RMSE = 7.49 m3/dt

(28)

Permodelan Banjir Kali Kedurus

R 5th

R 10th

R 50th

(29)

PERMODELAN PENGOPERASIAN PINTU AIR BOESEM KALIDAMI DENGAN FUZZY LOGIC

0,40 - 0,80 1,20 1,60 2,00 2,40 2,80 3,20 3,60

20:30 20:45 21:00 21:15 21:30 21:45 22:00

Depth (m)

Observation VS SWMM

Depth Observation (m) Depth SWMM 5.1 (m)

(30)

Permodelan Banjir Kali Kemuning

(31)

PERMODELAN NUMERIK HEC-RAS

1D/2D BILI-BILI DAM

(32)

PERMODELAN OPTIMASI PENGELOLAAN BANJIR BENDUNGAN

BILI-BILI DENGAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK

(33)

IOWA FLOOD INFORMATION

SYSTEM

(34)

USGS FLOOD INFORMATION

(35)

FLOOD INFORMATION BRAISBANE

(36)

FLOOD INFORMATION -

ENGLAND

(37)

KESIMPULAN

• Teknologi sensor, system komunikasi data memungkinkan melakukan monitoring hidroklimatologi secara real time

• Model Peramalan/prediksi banjir dapat digunakan untuk memperoleh informasi banjir dan dapat

digunakan sebagai perinagatan dini bencana banjir.

• Model numerik banjir dapat digunakan untuk memperkirakan area terdampak banjir dan resikonya.

• Dengan adanya peringatan dini maka kerugian akibat

bencana banjir dapat diminimalkan.

(38)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan analisisa data dalam penelitian ini yaitu adanya bentuk mitigasi struktural bencana banjir dan mitigasi non struktural di Kelurahan Nusukan Kecamatan

Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak pendidikan mitigasi bencana banjir dalam meningkatkan pemahaman siswa setelah mengikuti pendidikan mitigasi bencana dan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya mitigasi nonstruktural bencana banjir luapan Danau Tempe melalui penataan ruang telah terlihat pada beberapa pasal dalam peraturan

Tujuan penelitian yaitu menemukan, menganalisis dan mendeskripsikan (1) Tingkat kerentanan banjir, (2) Jenis banjir, (3) Upaya mitigasi bencana banjir di

Mitigasi struktural adalah upaya untuk mengurangi dampak dari bencana dngan cara rekayasa teknis bangunan fisik dari bencana banjir itu sendiri dan berikut

Program yang dapat diterapkan yaitu “Mitigasi Bencana Alam Banjir Melalui Program TAJIR (Tanjakan Bebas Banjir) dan TABURI (Pembuatan Lubang Biopori) sebagai Landasan

Pada akhir tahun 2007, bencana banjir dan tanah longsor kembali terjadi dengan intensitas yang lebih besar, seperti yang terjadi di daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo

dataran banjir yg tdk sesuai * tata ruang/pengelolaan DAS • permukiman di bantaran sungai * pembangunan drainase * bangunan sungai/silang * sampah padat * prasarana pengendali