Usaha Pelestarian Usaha Pelestarian
Lingkungan Lingkungan
T e m a 8 L i n g k u n g a n S ah
a b a
t K it a
1 4 M a r e t 2 0 2 4
Mata Mata
Pelajaran Pelajaran
IPA
Matematika
B. Indonesia
IPS PLH
B. Sunda PPKn
SBdP
Mengidentifikasi Mengidentifikasi
Kualitas Air yang Baik Kualitas Air yang Baik
untuk Makhluk Hidup dan untuk Makhluk Hidup dan
Lingkungan Sekitar
Lingkungan Sekitar
setiap hari kita memerlukan air untuk beraktivitas ; masak, minum, mandi, mencuci, menyiram tanaman, dsb.Air yang kita gunakan harus berkualitas dan bersih kualitas air yang baik berpengaruh terhadap kehidupan makhluk hidup dan sekitar.
Syarat Fisika
Air tidak berasa. air tidak berasa dapat disebabkan oleh zat organik (bakteri), cairan kimia, atau logam masuk ke dalam air.
Air tidak berbau. Air yang berbau biasanya disebabkan oleh pembusukan zat organik (bakteri) atau pencemaran lingkungan oleh limbah industri.
Air tidak keruh dan tidak berwarna. Air yang keruh dan berwarna dapat disebabkan oleh zat organik atau zat lain yang tercampur ke dalam air Air tidak memiliki endapan. Endapan air dapat berupa kotoran atau bahan kimia yang tidak larut
Syarat-syarat kualitas air yang baik :
Syarat-syarat kualitas air yang baik :
Syarat Kimia
Memiliki tingkat keasaman yang normal
Air tidak mengandung bahan kimia beracun
Syarat Biologi
Air tidak mengandung bakteri patogen. BAkteri patogen adalah bakteri yang berbahaya jika dikonsumsi oleh makhluk hidup tertentu.
Syarat-syarat kualitas air yang baik :
Syarat-syarat kualitas air yang baik :
Menjelaskan Menjelaskan
Dampak Dampak
Pencemaran Air Pencemaran Air
dan Upaya dan Upaya
Mengurangi Krisis Mengurangi Krisis
Air Bersih Air Bersih
Air di
permukaan bumi tidak akan habis karena
adanya siklus
air
Krisis Air Krisis Air
Bersih Bersih
Sampah membuat aliran sungai tidak lancar
dan berbau tidak sedap
Krisis Air Krisis Air
Bersih Bersih
Tanah yang tercemar limbah menggunakan
kesuburan tanah
Krisis Air Krisis Air
Bersih Bersih
Air yang tercemar mengganggu
pertumbuhan tumbuhan
Krisis Air Krisis Air
Bersih Bersih
Air yang tercemar membunuh hewan yang
berada di habitat air
Menjelaskan Cara-cara Menjelaskan Cara-cara
Memelihara Ketersediaan Air Memelihara Ketersediaan Air
KEDUA
PERTAMA KETIGA
MENGGUNAKAN AIR BEKAS MENCUCI
BERAS ATAU SAYURAN UNTUK MENYIRAM
TANAMAN MENCUCI PAKAIAN
DENGAN AIR SECUKUPNYA
Kita dapat mengurangi krisis air bersih dengan Kita dapat mengurangi krisis air bersih dengan
melakukan tindakan-tindakan berikut : melakukan tindakan-tindakan berikut :
Melakukan penghematan air dalam pemakaian sehari-hari.
1.
Menggalakan penanaman pohon.
2.
Membuat lubang resapan air (biopori).
3.
Membangun tempat penampungan air.
4.
Menanggulangi pencemaran sumber air, seperti limbah pabrik.
5.
Membaca Tabel dan Membaca Tabel dan
Menafsirkan Tabel Menafsirkan Tabel
Penyajian Data dalam Bentuk Tabel
Edo menuliskan daftar golongan darah teman-temannya. Edo menanya satu
per satu, kemudian menuliskan di sebuah kertas.
Golongan darah dari teman-temannya terdiri atas A, B, AB, dan O.
Apabila kita menginginkan data semua siswa tentang golongan darah, maka
data tersebut dapat mewakili. Namun, kamu menginginkan beberapa siswa
yang memiliki golongan darah A, B, AB, atau O. Oleh karena itu, daftar di atas
masih sulit untuk membacanya.
Penyajian data sangat penting agar mudah untuk membacanya.
Beberapa Bentuk tabel
Beberapa Bentuk tabel
Mengidentifikasi Peristiwa dalam Teks Nonfiksi Mengidentifikasi Peristiwa dalam Teks Nonfiksi
Setiap teks mengandung informasi atau peristiwa di dalamnya. Untuk mengetahui peristiwa tersebut dengan cara membaca dengan seksama, menemukan gagasan pokok dalam setiap paragraf, dan memberikan tanda khusus pada setiap kata kunci, kemudian membuat catatan baik dalam bentuk peta pikiran atau diagram alir.
Menyampaikan Peristiwa melalui Peta Pikiran Menyampaikan Peristiwa melalui Peta Pikiran
Hal Yang harus diperhatikan
dalam
membuat peta pikiran.
Buatlah judul atau tema yang berada di pusat peta pikiran.
1.
Dari tema utama, akan muncul tema- tema turunan yang masih berkaitan dengan tema utama.
2.
Cari hubungan antara setiap tema dan tandai dengan garis, warna, atau simbol.
3.
Gunakan huruf besar untuk dapat mendorong kita menuliskan poin- poin penting saja di peta pikran
4.
Menjelaskan Peristiwa dari Teks Menjelaskan Peristiwa dari Teks
Nonfiksi melalui Diagram Alir Nonfiksi melalui Diagram Alir
Untuk menjelaskan peristiwa penting
dalam teks nonfiksi gunakan diagram
alir. isi kolom pada diagram alir berupa
ringkasan. Ringkasan adalah inti sari
sebuah teks disampaikan melalui
gagasan pokok. dalam meringkas, urutan
setiap peristiwa pada teks harus sesuai
dengan isi teks.
Menuliskan Peristiwa dari Teks Menuliskan Peristiwa dari Teks
Nonfiksi dalam Bentuk Peta Pikiran Nonfiksi dalam Bentuk Peta Pikiran
Informasi-informasi yang berkaitan dengan peristiwa dalam teks sebaiknya ditulis secara ringkas dan jelas agar
pembaca dapat
memahaminya. kita dapat menyampaikannya dengan peta pikiran. Peta pikiran menyajikan gambaran menyeluruh . selain itu juga dapat membantu kita untuk
merencanakan, 1.
berkomunikasi, 2.
lebih kreatif, 3.
menyelesaikan masalah, 4.
memusatkan perhatian, 5.
menyusun dan menjelaskan pikiran-pikiran, 6.
mengingat lebih baik, 7.
belejar lebih cepat dan efisien, 8.
melatih mengingat gambaran teks keseluruhan.
9.
Menuliskan Peristiwa dalam Teks Menuliskan Peristiwa dalam Teks
Nonfiksi Nonfiksi
Peristiwa dapat
ditemukan dengan membaca
keseluruhan isi teks, menemukan
gagasan pokok setiap paragraf.
Gagasan pokok adalah inti dari pembahasan pada sebuah paragraf.
Gagasan pokok terletak pada kalimat utama.
Kalimat utama sebuah paragraf
biasanya terletak pada awal atau
akhir sebuah kalimat
Gambar Gambar
Cerita Cerita
Gambar cerita adalah ilustrasi gambar yang dibuat untuk memperjelas pesan teks yang ingin disampaikan. contohnya, yaitu buku-buku cerita bergambar, komik, novel, majalah anak, poster, brosur, buku pelajaran sekolah, dll
Membuat Sketsa Membuat Sketsa
Gambar Cerita Gambar Cerita
Sebelum membuat gambar cerita, ada beberapa langkah yang harus kita buat, yaitu :
persiapkan alat dan bahan, 1.
tentukan tema.
2.
membuat sketsa gambar, 3.
memberi warna pada skesta yag dibuay.
4.
Mewarnai Mewarnai
Gambar Gambar
Cerita Cerita
Gambar dengan menggunakan
teknik basah
Mewarnai Mewarnai
Gambar Cerita Gambar Cerita
Gambar dengan
menggunakan teknik kering
Subjek 2 : Tulis Judul
Subjek 2 : Tulis Judul