• Tidak ada hasil yang ditemukan

Terbimbing Pengambilan Spesimen Darah Vena - Spada UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Terbimbing Pengambilan Spesimen Darah Vena - Spada UNS"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

Terbimbing Pengambilan Spesimen Darah Vena

Oleh :

Mujahidatul Musfiroh

(2)

Lokasi Pengambilan Spesimen Darah

Vena

(3)

Alat dan Bahan

(4)
(5)

Keterangan Warna Tutup Botol Sampel Darah

• Tabung tutup merah  tanpa penambahan zat

additive, darah akan menjadi beku, dan digunakan untuk pemeriksaan kimia darah, imunologi, serologi dan bank darah (crossmatching test)

• Tabung tutup kuning  berisi gel separator (serum separator tube/SST) yang fungsinya memisahkan serum dengan sel darah, dan digunakan untuk

pemeriksaan kimia darah, imunologi dan serologi

(6)

Keterangan Warna Tutup Botol Sampel Darah

• Tabung tutup hijau terang  berisi gel separator (plasma separator tube/PST) dengan antikoagulan lithium heparin, dan digunakan untuk pemeriksaan kimia darah

• Tabung tutup ungu atau lavender  berisi EDTA, dan digunakan untuk pemeriksaan darah lengkap dan bank darah (crossmatch)

• Tabung tutup biru  berisi natrium sitrat, dan

digunakan untuk pemeriksaan koagulasi (mis. PPT, APTT)

(7)

Keterangan Warna Tutup Botol Sampel Darah

• Tabung tutup hijau  berisi natrium atau lithium heparin, dan digunakan untuk pemeriksaan

fragilitas osmotik eritrosit, kimia darah

• Tabung tutup biru gelap  berisi EDTA yang bebas logam, dan digunakan untuk pemeriksaan trace

element (zink, copper, mercury) dan toksikologi

• Tabung tutup abu-abu terang  berisi natrium

fluoride dan kalium oksalat, digunakan untuk

pemeriksaan glukosa

(8)

Keterangan Warna Tutup Botol Sampel Darah

• Tabung tutup hitam  berisi bufer sodium sitrat, dan digunakan untuk pemeriksaan LED (ESR)

• Tabung tutup pink  berisi potassium EDTA, dan digunakan untuk pemeriksaan imunohematologi

• Tabung tutup putih  potassium EDTA, dan digunakan untuk pemeriksaan molekuler/PCR dan DNA

• Tabung tutup kuning dengan warna hitam di bagian atas  berisi media biakan, dan digunakan untuk

pemeriksaan mikrobiologi - aerob, anaerob dan jamur

(9)

Fase Kerja

(10)

Fase Kerja

1. Perkenalkan diri dan jelaskan prosedur kepada pasien

2. Identifikasi benar pasien dan sesuai dengan data permintaan pemeriksaan darah

3. Verifikasi keadaan pasien (puasa, konsumsi obat)

4. Tentukan area pengambilan spesimen darah

5. Pilih vena median cubital atau cephalic

(11)

Fase Kerja

6. Lakukan pengambilan spesiemn darah sesuai dengan yang dianjurkan

7. Masukkan darah dalam tabung

(12)

Strategi Memasukkan Darah dalam Tabung

- Masukkan darah secara perlahan melalui

dinding tabung dengan melepas jarum akan lebih baik (jika tutup tabung sampel dilepas) - Masukkan darah ke dalam tabung vakum

dengan membiarkan darah mengalir sampai

berhenti sendiri (jika tutup tabung sampel

tidak dilepas)

(13)
(14)

Strategi Memasukkan Darah dalam Tabung

- Jika tabung menggunakan antikoagulan, putar tabung 4-5 kali atau membolak-balikan tabung 5- 10 kali dengan lembut

- Jika spesimen darah digunakan untuk banyak

pemeriksaan, maka urutan memasukkan darah ke tabung sampel, yaitu tabung tutup kuning-hitam, tabung tutup biru, tabung tutup merah, tabung tutup kuning, tabung tutup ungu, tabung tutup hijau, tabung tutup abu-abu

(15)
(16)

Pengambilan Sampel Darah

menggunakan Spuit

(17)

Pengambilan Sampel Darah

menggunakan Tabung Sampel

(18)

Fase Terminasi

(19)

Fase Terminasi

1. Rapikan alat dan pasien 2. Dokumentasikan

3. Simpan dan kirim sampel sesegera mungkin

ke laboratorium

(20)

Referensi

Dokumen terkait