Fakultas Ilmu Administrasi merupakan Unit Kerja Pelaksana Akademik (UKPA) di Universitas Brawijaya yang mengelola program studi Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3). Sedangkan proses penjaminan mutu di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya dilaksanakan oleh Quality Assurance Group (QAG) di tingkat Fakultas dan Quality Assurance Unit (QAU) di tingkat Departemen. Tinjauan Manajemen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya disusun dengan mempertimbangkan seluruh aspek, baik langsung maupun tidak langsung, yang berkaitan dengan efektivitas dan efisiensi sistem manajemen.
Siklus tinjauan manajemen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya tahun 2019 dimulai pada bulan Oktober 2018 sampai dengan bulan Oktober 2019. Setelah penyusunan laporan tinjauan manajemen ditetapkan oleh Dekan Fakultas Ilmu Administrasi pada tanggal 10 Oktober 2019.
HASIL
Status Tindakan dari Tinjauan Manajemen Sebelumnya
Pada hari Rabu tanggal 18 September 2019 dimulailah proses pembuatan tinjauan manajemen dan instrumen lainnya yang dipimpin oleh Wakil Dekan I dan didampingi oleh Dekan FIA UB. Konsep laporan tertulis diserahkan kepada seluruh kelompok persiapan, yang kemudian disahkan oleh dekan FIA-UB. Fakultas mendorong para dosen untuk produktif dalam menulis buku dengan memberikan penghargaan.
4 Draf laporan PKM hasil revisi hasil seminar belum melalui proses pemindaian anti plagiarisme. Mendorong pengelola PKM agar setiap laporan kegiatan PKM dapat diolah menjadi jurnal yang dapat dipublikasikan.
Perubahan pada Eksternal dan Internal Organisasi
Perubahan Organisasi Eksternal dan Internal untuk mendukung World Class University yang dicanangkan oleh Universitas Brawijaya. Lulusan PhD dari dalam negeri diwajibkan mengikuti program home stay di luar negeri selama 3 bulan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan menulis di jurnal internasional. Perubahan lingkungan eksternal organisasi yang mempengaruhi sistem manajemen mutu pada Fakultas Ilmu Administrasi dalam bidang peningkatan mutu pendidikan. dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Ada juga kemungkinan memperoleh dana untuk penelitian dan karya yang bermanfaat secara sosial dari luar negeri, penawaran untuk berbagai kompetisi karya ilmiah di tingkat regional, nasional dan internasional. Dengan dikeluarkannya peraturan ini mendorong Fakultas Ilmu Administrasi untuk dapat menentukan strategi pengembangan dan peningkatan mutu di masa depan.
Kinerja dan Efektivitas SMM
Evaluasi Kecukupan Sumberdaya
Perumusan program kerja Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya berdasarkan hasil Management Review tahun sebelumnya. Program tersebut bertujuan untuk mempercepat mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya dalam upaya mendukung proses menuju Entrepreneurial University (Universitas Wirausaha) serta pemeringkatan aktualnya dari Universitas Brawijaya. Fakultas Ilmu Administrasi di World Class University. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan memperkuat kelembagaan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya dalam upaya mendukung proses menjadi perguruan tinggi yang berkarakter wirausaha (Entrepreneurial University), serta pemeringkatan Fakultas Ilmu Administrasi secara nyata. Ilmu Ilmu Administrasi. Sciences, Brawijaya di World Class University.
Meningkatkan kualitas kegiatan kemahasiswaan dan penguatan jaringan alumni Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas kegiatan kemahasiswaan dan memperkuat jaringan alumni Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya dalam upaya meningkatkan kinerja lulusan dan jaringan serta penguatan akses informasi sebagai pemangku kepentingan di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan kerjasama nasional dan internasional antar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya dalam upaya mengembangkan proses menuju perguruan tinggi yang berkarakter wirausaha (Entrepreneurial University), serta pemeringkatan aktual Fakultas Ilmu Administrasi. untuk mendukung Brawijaya menuju World Class University. Perlunya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas yang mendukung proses pembelajaran dan pengembangan Entrepreneurial University, serta pemeringkatan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya terlihat jelas pada World Class University.
Umpan balik pelanggan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya diperoleh melalui instrumen Community Satisfaction Index (CIS) yaitu instrumen ICM yang dikombinasikan dengan penyebaran kuesioner. Pengguna jasa fakultas terdiri dari dosen, tenaga pengajar, mahasiswa dan masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung menggunakan jasa Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Untuk menentukan kualitas pelayanan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya digunakan rumus nilai SMI setelah konversi = Nilai dasar x 25.
Audit internal Fakultas Ilmu Administrasi dilaksanakan oleh PJM pada hari Selasa tanggal 16 Oktober 2018 di ruang rapat gedung B lantai 2. Seluruh jajaran pimpinan Fakultas Ilmu Administrasi beserta jajarannya ikut serta dalam pelaksanaannya. hadir dan terlibat dalam proses audit yang dilakukan pada saat itu. Dalam kurun waktu Oktober 2018 hingga Oktober 2019, Fakultas Ilmu Administrasi menjalani 2 (dua) kali penilaian eksternal oleh Komisi Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Program Studi yang dinilai adalah : mag. program studi perpajakan.
Revisi program studi S1 Perpajakan berlangsung pada tanggal 28-31 Maret 2019, dan program studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi pada tanggal 2 Juli 2019 di gedung B lantai 2 Fakultas Ilmu Administrasi. Hal ini terlihat dari hasil survei Community Satisfaction Index (ICS) pada pengguna jasa di Fakultas Ilmu Administrasi. Di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, sistem pengembangan berkelanjutan dosen berupa studi lanjut berjalan dengan baik.
Jumlah tenaga kependidikan di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya yang saat ini berjumlah 91 orang, sangat mencukupi untuk menunjang proses penyelenggaraan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan dan pelayanan teknis guna menunjang proses pendidikan dan Tri. Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan FIAUB.
Efektivitas Tindak Lanjut yang Diambil terhadap Resiko dan Peluang
Tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang berdedikasi dan diangkat untuk menunjang terselenggaranya pendidikan tinggi, meliputi pustakawan, tenaga administrasi, asisten dan teknisi laboratorium, serta tenaga teknik informasi. Selain itu, tenaga kependidikan disebar sesuai kompetensi dan tugas terkait di subbagian, UPT, laboratorium dan unit kerja lain di lingkungan FIA UB. Tenaga kependidikan mempunyai kualifikasi akademik paling rendah dari lulusan program Diploma 3 yang dinyatakan dengan ijazah sesuai dengan kualifikasi tugas pokok dan fungsinya.
Tenaga pelatihan yang memerlukan keahlian khusus harus mempunyai sertifikat kompetensi yang sesuai dengan tugas dan keahliannya. 49 Tahun 2014 yaitu seluruh tenaga kependidikan FIA UB mempunyai kualifikasi akademik minimal D3, selain tenaga administrasi masih terdapat 14 orang yang berpendidikan SMA/SMK, hal tersebut diperbolehkan. Namun FIA UB juga mempunyai 5 orang tenaga administrasi bergelar magister dan 17 orang bergelar sarjana.
Tindak lanjut yang dilakukan di lembaga menunjukkan efektif karena sesuai dengan target yang ditentukan. Mendorong penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan bidang keilmuan, publikasi ilmiah baik nasional maupun internasional, pemberian pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk kontribusi ilmiah praktis. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko dan mengatasi keusangan keilmuan yang relevan dengan kondisi dinamis masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan yaitu Ilmu Administrasi.
Peluang yang dapat diperoleh adalah agar ilmu pengetahuan guru sebagai sumber daya utama lembaga FIA UB menjadi terbarukan dan dapat membawa manfaat dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat sesuai dengan perkembangan zaman dan mentransfer ilmu pengetahuan sehingga peserta didik menjadi kritis dan bermanfaat. anggota masyarakat untuk bangsa dan negara. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas tenaga pengajar sudah efektif karena risiko telah dicegah dan permasalahan yang ada telah teratasi. Terkait dengan kualitas lulusan, tindak lanjut dari Laboratorium dan Pusat Studi FIA UB terdiri dari kerjasama dengan lembaga atau badan lain untuk meningkatkan kompetensi lulusan dengan memberikan pelatihan dan kuliah tamu, meningkatkan PKM baik kuantitas maupun kualitas untuk memperbesar , dan scan untuk publikasi hasil PKM.
Peluang untuk Perbaikan
Memperbaiki dan mencegah risiko dapat memungkinkan sistem kelembagaan menjadi lebih terintegrasi sehingga layanan yang diberikan lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan terkini. Terkait kualitas guru atau dosen, tindakan perbaikan dilakukan dengan meningkatkan jumlah dan kualitas dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan dilakukan untuk mengurangi dan mengatasi risiko rendahnya kesiapan kompetensi calon karyawan dalam menghadapi dunia kerja.
Hal ini memungkinkan lulusan mampu bersaing di dunia kerja dan menjadikan lulusan mandiri, percaya diri, terpelajar dan berkarakter. Hal ini menunjukkan bahwa tindak lanjut terhadap permasalahan yang ditemukan sudah efektif dalam mencegah terjadinya risiko di kemudian hari. Peningkatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kuantitas dan kualitas penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Tindakan yang dapat dilakukan adalah mendorong penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan bidang keilmuan, publikasi ilmiah baik nasional maupun internasional, memberikan karya yang bermanfaat secara sosial sebagai bentuk kontribusi ilmiah praktis. Tuntutan akan pemberian layanan yang cepat, akurat dan hati-hati menjadi insentif bagi fakultas untuk memberikan apa yang diinginkan para pemangku kepentingan. Hal ini dapat didukung dengan diperkenalkannya SOP baru yang dapat disesuaikan secara cepat dan tepat dengan segala kebutuhan pelayan.
KESIMPULAN DAN UCAPAN TERIMA KASIH
Dan yang terakhir mengenai capaian di bidang keuangan Fakultas Ilmu Administrasi terus meningkat setiap tahunnya dan kita berharap capaian di tahun 2020 ini mencapai 100%. Penilaian (evaluasi) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya salah satunya melalui pencapaian program kerja dan pencapaian indikator kerja selain temuan audit dan evaluasi feedback pelanggan. Ketidaksesuaian dan tindakan perbaikan diperoleh dari keluhan, penilaian kepuasan, temuan audit, penilaian program kerja, dan penilaian target kualitas.
Diantara hasil yang masih berstatus terbuka adalah: FIA belum memiliki pelatihan profesi, persentase guru penulis buku dan publikasi buku dosen terbitan penerbit masih <25% per tahun. Untuk mengatasi berbagai temuan lama yang masih berstatus terbuka, maka seluruh program dan laboratorium serta peralatan di lingkungan Fakultas Ilmu Administrasi bekerja sama menciptakan berbagai terobosan guna meningkatkan mutu dan mutu fakultas. Tinjauan manajemen terkait kinerja penyedia barang/jasa eksternal menunjukkan bahwa Fakultas Ilmu Administrasi berkinerja baik pada kategori kualitas pelayanan.
Sedangkan kecukupan jumlah tenaga pengajar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya yang saat ini berjumlah 91 orang, sangat mencukupi untuk menunjang proses pelaksanaan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan dan pelayanan teknis penunjang pendidikan. proses dan Tri Dharma perguruan tinggi di lingkungan FIA UB. . Efektivitas tindakan perbaikan yang dilakukan didasarkan pada seberapa konsisten hasilnya dengan tujuan dan standar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Perbaikan dilakukan untuk meningkatkan kualitas dalam kaitannya dengan institusi, kualitas tenaga pengajar (dosen) dan kualitas lulusan FIA UB.
Hal ini untuk mengurangi risiko terjadinya keluhan dan ketidakpuasan dari seluruh pihak yang menggunakan jasa Fakultas, terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan masyarakat baik langsung maupun tidak langsung yang menggunakan jasa Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Ada beberapa peluang perbaikan yang dapat dilakukan di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya untuk mengoptimalkan kualitas fakultas. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko dan mengatasi keusangan pengetahuan yang relevan dengan kondisi dinamis.