PART OF SPEECH (KELAS-KELAS KATA)
Secara umum pengertian Part of speech adalah jenis-jenis kata atau kategori kata dalam Bahasa inggris. Part of speech merupakan bagian-bagian yang sangat mendasar, penyusun kalimat-kalimat dalam bahasa inggris. Part of speech terdiri dari 8 jenis yaitu:
No
. Part of speech Definition Example
Words Sentence
1. Noun (n) Kata yang menjelaskan suatu benda bisa berupa orang, tempat, benda atau ide.
Jakarta, Indonesia, lamp, laptop,
development, bravery, etc
Jakarta is the capital city of Indonesia.
I buy a new bag.
2. Pronoun
(pron) Kata yang digunakan untuk
menggantikan benda I, you, we, they, she, me, us, mine, myself, yourself, etc
She gives me a chocolate.
My father called me.
3. Verb (v) Kata yang menunjukkan
suatu tindakan/kejadian. Learn, love, remember, swim, book, etc
I study English.
We will miss our life in the boarding school.
4. Adjective (adj) Kata yang menjelaskan atau memberikan informasi tambahan pada kata benda atau kata ganti.
diligent, beautiful, friendly, many, gorgeous, etc
My new book is expensive.
She found an adorable cat.
5. Adverb (adv) Kata yang menjelaskan atau memberi makna tambahan atau penjelasan pada kata kerja, kata sifat, atau kata keterangan lainnya.
quickly, slowly, there,
today, too, very, etc He runs quickly.
We are going to visit our grandparents tomorrow.
6. Conjunction (conj)
Kata yang menghubungkan antara kata, frasa, klausa, ataupun kalimat.
and, or, because, after, that, which, etc
They bought apples and oranges for us.
I can get a
scholarship because Allah helps me.
7. Preposition
(prep) Kata yang menunjukkan hubungan antara kata benda atau kata ganti dengan lainnya.
at, in, on, by, because of, instead of, in order to, after, etc
I miss the train because of you.
Please send your work before Sunday.
8. Exclamation/
interjection Kata atau frasa yang muncul di dalam kalimat dan umumnya untuk
mengekspresikan emosi seperti kata seru pendek
Wow! Hello! Oh my God!
What a beautiful girl!
Cara mencari kelas kata dari kamus:
No. Part of speech Indonesia English Tugas
1. Noun (kata benda) Kb n[c], [u] Central core of sentence
(inti kalimat)
2. Pronoun (kata ganti) Kg pron
3. Verb (kata kerja) Kkt/kki V[i], [t]
4. Adjective (kata sifat) Ks adj Modifying word (kata
penjelas)
5. Adverb (kata keterangan) Kk Adv
6. Conjunction (kata sambung) k.sam conj Relating word (kata penghubung)
7. Preposition (kata depan) Kd prep
8. Interjection (kata seru) k.seru interj ---
NOUN (KATA BENDA)
Definisi
Noun adalah kata yang menunjukkan nama benda, makhluk hidup, kegiatan, dan juga tempat. Noun dapat menjadi subjek maupun objek dalam sebuah kalimat.
Jenis-jenis noun yang digunakan dalam TOEFL:
Berdasarkan wujudnya (Concrete and Abstract Noun)
1. Concrete Noun: Kata benda yang berwujud atau dapat diindera.
a. Common noun: Kata benda yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti:
bicycle, hat, car, book, chair, room, etc.
b. Proper noun: Kata benda nama diri-orang, kebangsaaan, suku, agama, hari, geografis, dll. Kata benda ini penulisannya diawali dengan huruf capital, seperti:
Anthony, Jennie, Indonesian, Ambon, Islam, Monday, Atlantic, etc.
c. Material Noun: Kata benda material/zat atau nama benda yang berupa bahan dasar untuk membuat sesuatu. Kata benda jenis ini biasanya tidak dapat dihitung, seperti:
water, sugar, sand, wood, gold, paint, silver, oil, etc.
d. Collective noun: Kata benda yang menunjukkan suatu kelompok atau kumpulan tertentu, seperti:
army, class, club, committee, congress, crowd, division, family, flock, government, group, jury, organization, parliament, public, team, etc.
2. Abstract Noun: Kata benda yang tidak berwujud (tidak dapat diindera) seperti:
Connection, love, freedom. Confidence, complaint, hope, … etc.
Berdasarkan jumlahnya (Countable Noun, Uncountable Noun, and Mixed Noun) 1. Countable Noun: kata benda yang dapat dihitung.
Ciri dari countable noun adalah:
Dapat didahului oleh hitungan angka one, two, three, dan seterusnya.
Bisa diawali dengan a (untuk noun berawalan huruf konsonan), atau an (berlaku bila noun- nya berawalan huruf vokal).
Bentuk plural (jamak) noun yang beraturan berakhiran -s dan -es.
Tak jarang diawali juga dengan the, some, any, a few, few, dan many.
Contoh: 2 books, one car, a cat, 5 houses, 3 trees, 2 chapters (2 buku, 1 mobil, seekor kucing, 5 rumah, 3 pohon, 2 bab) dll. Setiap countable noun pasti akan selalu bersama determiner atau S/ES di belakang. Countable noun dapat berbentuk tunggal (singular) maupun jamak (plural). Penjamakkan countable noun ada yang beraturan (regular) maupun tidak beraturan (irregular).
Pembentukan kata benda jamak
Secara umun, pembentukan kata benda jamak (plural noun) adalah dengan menambahkan –s atau – es pada bentuk singular-nya. Penambahan –es umumnya terjadi pada singular noun yang berakhiran –s, -ss, -x, -z, -ch, dan –sh.
Contoh:
Hal penting yang harus diperhatikan tentang pembentukan kata benda jamak atau plural noun antara lain:
1) Beberapa kata benda tunggal (singular noun) berakhiran –o harus ditambah –es untuk membentuk plural noun, misalnya:
Singular Noun Plural Noun Arti
Hero heroes pahlawan
Tomato tomatoes tomat
Potato potatoes kentang
Namun ada juga kata benda tunggal (singular noun) berakhiran –o yang ditambah –es untuk membentuk plural noun, misalnya:
Singular Noun Plural Noun Arti
radio radios radio
photo photos foto
tattoo tattoos tato
studio studios studio
Selain itu, ada juga benda tunggal (singular noun) berakhiran –o yang bisa ditambah –s maupun –es untuk membentuk plural noun, misalnya:
Singular Noun Plural Noun Arti
zero volcano mosquito
zeros/zeroes volcanos/volcanoes mosquitos/mosquitoes
nol gunung berapi
nyamuk
Singular Noun -s/-es Plural Noun Arti
Car -s cars mobil
Bowl -s bowls mangkuk
plate -s plates piring
church -es churches gereja
watch -es watches arloji
box -es boxes kotak
2) Beberapa kata benda tunggal (singular noun) berakhiran –f atau –fe diubah menjadi berakhiran –ves untuk membentuk plural noun, misalnya:
Singular Noun Plural Noun Arti
Wife Wives Istri
Life Lives Hidup
Thief thieves Pencuri
Knife Knives Pisau
Selt Selves Diri
Namun ada pula kata benda tunggal (singular noun) berakhiran –f yang hanya ditambah –s untuk membentuk plural noun, misalnya:
Singular Noun Plural Noun Arti
Belief Beliefs Kepercayaan
Roof Roofs Atap
Chief Chiefs Ketua
Proof Proofs Bukti
3) Beberapa singular noun memiliki bentuk plural yang tidak beraturan (irregular), misalnya:
Singular Noun Plural Noun Arti
Person People Orang
Man Men Laki-laki
Woman Women Wanita
Child Children Anak
mouse Mice Tikus
foot Feet Kaki
Tooth Teeth Gigi
4) Beberapa noun memiliki bentuk plural yang sama de-ngan bentuk singular-nya, misalnya:
Singular Plural Arti
deer deer Rusa
fish fish Ikan
sheep sheep Domba
species species Spesies
5) Kata benda dalam bahasa Inggris yang merupakan kata serapan dari bahasa asing memiliki bentuk plural yang sesuai dengan bahasa aslinya, misalnya:
Singular Plural Arti
criterion criteria kriteria
phenomenon phenomena fenomena
syllabus syllabi/syllabuses silabus
stimulus stimuli rangsangan
analysis analyses analisa
hypothesis hypotheses hipotesa
thesis theses skripsi
appendix appendices/appendixes apendiks
index indices/indexes indeks
bacterium bacteria bakteri
curriculum curricula kurikulum
medium media media
Note :
• Ada beberapa kata benda (noun) yang dalam pemakaiannya tidak pernah digunakan dalam bentuk singular.
Contoh:
Trousers (celana panjang) Jeans (celana jins)
Shorts (celana pendek)
Scissors (gunting)
Glasses/spectacles (kacamata)
• Ada beberapa kata benda (noun) yang diakhiri dengan –s, tapi sebenarnya bukan merupakan bentuk plural melainkan bentuk singular.
Contoh:
Mathematics (matematika) Physics (fisika)
Athletics (atletik)
Gymnastics (senam) News (berita) Politics (politik)
2. Uncountable Noun: kata benda yang tida dapat dihitung
Uncountable noun adalah kata yang bersifat tidak memungkinkan untuk dihitung. Jadi meskipun jumlahnya banyak, noun jenis ini akan selalu dianggap singular layaknya countable noun. Uncountable noun bisa diawali dengan some, any, a little, dan much.
Contoh uncountable noun: sand, water, milk, oil, air, etc
3. Mixed Noun:
Mixed noun adalah noun yang bisa menjadi countable atau uncountable, tergantung bagaimana konteks, situasi, atau kondisi yang dihadapi.
Contoh: a hair (sebuah/sehelai rambut).
Pada dasarnya, rambut tidak bisa untuk dihitung. Tetapi, ia bisa menjadi countable noun ketika ada di situasi tertentu. Contoh kalimatnya: I see a hair on the floor. (Aku melihat sehelai rambut di lantai.) Tetapi, hair di tadi tidak bisa diawali dengan “a” Ketika situasinya berbeda.
PHRASE (FRASA)
1. Definisi
Frasa adalah sekelompok kata yang menjadi bagian dari sebuah kalimat. Sehingga frasa ini adalah rangkaian kata yang bermakna dan tidak berpola subject (s) dan verb (v) didalamnya, namun memiliki pola head(inti) dan modifier (penjelas).
2. The kinds of Phrase (Jenis – Jenis Frasa)
Ada beberapa jenis rangkaian frasa di bahasa inggris yaitu:
1. Noun Phrase (NP)
Def : frasa yang intinya atau headnya ada pada noun.
W.O. :
adjective (M) + noun (n)
e.g. : big book, a cat, beautiful girl
noun adjunct (M) + noun (H) e.g. : book store, police office Note :
a. Article (kata sandang), a, an, the kelas katanya selalu adjective b. Setiap determiner kelas katanya adjective
c. Noun adjunct => noun yang difungsikan sebagai modifier dan berkelas kata adjective.
2. Adjective Phrase (AP)
Def : frasa yang intinya atau head nya ada pada adjective.
W.O :
adv (M) + adj (H)
e.g. : rather crazy, very beautiful, too hot
adj(H) + adv (M) => hanya untuk adverb enough e.g. : smart enough, cute enough
Note :
Yang dapat digunakan sebagai modifier (M) adalah adverb of degree : kata keterangan yang digunakan untuk menyatakan tingkat atau derajat suatu kegiatan atau persitiwa.
e.g. :
rather : agak very : sangat often : sering
enough : cukup too : terlalu
3. Adverbial Phrase (AvP)
Def : frasa yang intinya atau head-nya ada pada adverb.
W.O. :
adv(M) + adv(H)
e.g. : rather often, very gracefully
adv(H) + adv(M) => hanya untuk adverb enough e.g. : often enough, seldom enough
4. Verb Phrase (VP)
Def : frasa yang berpola Vaux (kata kerja bantu) + V.ord (kata kerja utama) W.O. : Vaux + Vord
e.g. : will write, has studied, would have played
Note : Vord hanya 1 dalam kalimat, sedangkan Vaux bisa lebih dari 1 atau bahkan tidak ada dalam suatu kalimat.
5. Prepositional Phrase (PP)
Def : frasa yang berpola preposition + object of preposition (OP) W.O. : prep + OP (object of preposition)
e.g. : from iron, by me, for him
PREPOSITION
Prepositional Phrase (PP)
Sesuai yang dijelaskan pada bab phrase diatas, preposition harus diikuti oleh object of preposition setelahnya. Adapun yang dapat menjadi object of preposition adalah sebagai berikut :
1. Noun
e.g : on time, at peace, for Naufa 2. Pronoun
e.g. : because of you, from me 3. Noun phrase
e.g. : in front of her house, in our room, with my friend 4. Gerund
e.g. : for learning, with by paying 5. Noun clause
e.g. : for whoever finishes first, from where many people live in poverty
After Prepositional Phrase
Terkadang Prepositional Phrase dapat hadir di antara subject dan verb. Jika object of preposition itu singular, dan subjectnya plural, atau sebaliknya maka terkadang membingungkan untuk menentukan subjectnya. Perhatikan contoh :
The box on the tables are broken.
The boxes on the tables is broken.
Pada contoh pertama kita mungkin mengira bahwa tables merupakan subject, karena kata ini hadir tepat sebelum verb “are” Namun tables bukanlah subject melainkan object of the preposition "on". Subject dan kalimat tersebut adalah “the box” maka verb-nya seharusnya adalah
“is”. Begitupun pada contoh ke dua karena subject sesungguhnya adalah “the boxes” sehingga verb nya harus berupa verb plural yaitu are. Dibawah ini merupakan bentuk kalimat yang tepat dari 2 contoh diatas.
The box on the tables is broken.
The boxes on the tables are broken.