• Tidak ada hasil yang ditemukan

TOR (DBD) Upaya deteksi dini, preventif dan respons penyakit

N/A
N/A
Jerry Manuas

Academic year: 2023

Membagikan "TOR (DBD) Upaya deteksi dini, preventif dan respons penyakit"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE

PELAKSANAAN BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN PUSKESMAS DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) NON FISIK

BIDANG KESEHATAN TAHUN ANGGARAN 2024

MENU : UPAYA DETEKSI DINI, PREVENTIF DAN RESPONS PENYAKIT

A. LATAR BELAKANG 1. Dasar Hukum

dasar hokum yang terkait dengan upaya deteksi dini, preventif dan respons penyakit yaitu

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Penyakit Tidak Menular

Permenkes Nomor 82 Tahun 2014 Tentang Penanggulangan Penyakit Menular.

2. Gambaran Umum

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB)/Wabah. Nyamuk penularnya (aedes aygepti) dan virus dengue tersebar luas di sebagian besar wilayah Indonesia, sehingga penularan DBD dapat terjadi di semua wilayah yang terdapat nyamuk penular penyakit tersebut.

Untuk meningkatkan pelayanan yang pertama adalah memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat yang terus menerus sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat.

Sesuai dengan Visi Puskesmas yaitu Terwujudnya Puskesmas yang berkualitas menuju masyarakat mandiri untuk hidup sehat, Keluarga Sehat dan Mandiri di 3 Kelurahan dan 3 Desa (3K dan 3D) di Kecamatan Banggai. Dan dalam pelaksanaannya senantiasa tercermin tata nilai Puskesmas “ SEHATI” Santun, Empati, Handal, Adil, Tanggap, dan Inovatif.

Upaya pemberantasan demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Banggai Laut khususnya Kecamatan Banggai di Puskesmas Banggai belum berhasil secara keseluruhan, sehingga penyakit ini masih endemis di berbagai daerah. Kegiatan pada program pemberantasan penyakit menular demam berdarah dengue yang akan dilaksanakan di wilayah Puskesmas Banggai pada tahun 2024.

Tahapan kegiatan Program yang dilaksanakan untuk mengurangi jumlah penderita DBD di wilayah kerja Puskesmas Banggai, mulai dari program pencegahan sampai case management untuk masyarakat yang telah terjangkit oleh virus dengue ini. Tahapan-tahapan program tersebut antara lain:

1. Survei Vektor DBD

2. Pengendalian vektor (pengasapan/fogging, larvasidasi DBD dan PSN) B. PENERIMA MANFAAT

N

O NAMA KEGIATAN YANG DIUSULKAN

JUMLAH PENERIMA

MANFAAT

PENERIMA MANFAAT

1 Survei Vektor DBD 6 Desa/

Kelurahan

Masyarakat yang berada di desa/ kelurahan yang dilakukan survei vector DBD

2 Pengendalian vektor (pengasapan/fogging, larvasidasi DBD dan PSN

6 Desa/

Kelurahan

Masyarakat yang berada di desa/ kelurahan yang

(2)

dilakukan

pengasapan/fogging, larvasidasi DBD dan PSN

C. STRATEGI PENCAPAIAN KELUARAN

N

O Rincian

Menu/Komponen

Output Metode

Pelaksana an

Tahapan Pelaksanaan Satuan Volum

e Upaya deteksi dini, preventif dan respons penyakit

6) Survei vector (DBD, Malaria dan Leptosprirosis) dan pengendalian vector (pengasapan/fogging, penyemprotan dinding rumah (IRS), larvasidasi DBD/Malaria dan PSN)

a) Survei Vektor DBD Layanan 4 swakelol

a

1. Persiapan Administrasi

2. Pelaksanaan Kegiatan 3. Waktu Pelaksanaan

(Januari s/d Desember) 4. Pembuatan Laporan

Akhir b) Pengendalian vector

(pengasapan/fogging, larvasidasi DBD dan PSN)

Layanan 4 swakelol

a

1. Persiapan Administrasi

2. Pelaksanaan Kegiatan 3. Waktu Pelaksanaan

(Januari s/d Desember) 4. Pembuatan Laporan

Akhir

D. KURUN WAKTU PENCAPAIAN KELUARAN

Kegiatan direncanakan untuk dilaksanakan Bulan Januari s.d Desember Tahun 2024 dengan rincian sebagai berikut:

No Nama Kegiatan Yang Diusulkan Rencana Waktu

Pelaksanaan

1 Survei Vektor DBD februari, Mei, Agustus,

November

2 Pengendalian vector (pengasapan/fogging, larvasidasi DBD dan PSN) februari, Mei, Agustus, November

(3)

E.BIAYA YANG DIPERLUKAN

Biaya yang diperlukan untuk pencapaian keluaran Bantuan Operasional Kesehatan Puskesmas pada menu kegiatan Upaya deteksi dini, preventif dan respons penyakit sebesar Rp. 9,600,000,- (Sembilan Juta Enam Ratus Ribu Rupiah) dengan kebutuhan per rincian menu kegiatan terlampir pada RAB.

Mengetahui

Kepala UPTD Puskesmas Banggai Kecamatan Banggai

ZAENAB U. HAMID, SST.MM NIP. 19771208 200312 2 010

Referensi

Dokumen terkait

Pencegahan Demam Berdarah yang dianjurkan kepada keluarga atau masyarakat adalah dengan cara melakukan kegiatan 3 M plus yaitu menutup tempat penampungan air, menguras bak

Perilaku Masyarakat Dalam Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Medan Johor Kota Medan Tahun 2009   Sekolah pascasarjana Universitas Sumatera Utara

Hasil uji hipotesis penelitian ini adalah Ho ditolak, sehingga terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit DBD dengan upaya pencegahan DBD

Analisa terhadap hubungan tingkat pengetahuan terhadap kejadian DBD, dengan responden kelompok kasus yang mengaku tidak mendapatkan informasi mengenai DBD saat

Oleh karena itu, kegiatan edukasi kesehatan atau penyuluhan di Lapas Narkotika Kelas IIA kota Bandung bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan WBP terkait penyebab,

Selanjutnya hasil dari penelitian- penelitian ini memberikan implikasi pada riset dan praktik keperawatan yang mengungkapkan bahwa dengan Penerapan FMSF dan

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi wilayah kantong penyakit DBD di Jawa Timur dengan Flexibly Shaped Spatial Scan Statistic dan untuk mengetahui faktor-faktor yang

Maka dari itu berdasarkan latar belakang yang ada maka ditentukan kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pemahaman tentang pencegahan dan penanganan hipertensi serta masalah