• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS AKHIR - IAIN Repository

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "TUGAS AKHIR - IAIN Repository"

Copied!
88
0
0

Teks penuh

PENDAHALUAN

Rumusan Masalah

Cara menentukan nisbah bagi hasil deposito mudharabah di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Metro Madani Cabang Daya Murni. Faktor-faktor apa yang dapat mempengaruhi nisbah bagi hasil deposito mudharabah pada BPRS Metro Madani.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana menentukan nisbah bagi hasil produk deposito mudharabah pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) KCP Daya Murni Metro Madani. Serta untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi besar kecilnya persentase nisbah bagi hasil deposito mudharabah pada BPRS Metro Madani. Adapun penelitian yang dilakukan tentunya memiliki manfaat yang dapat menambah wawasan, baik bagi peneliti maupun bagi lembaga keuangan syariah.

Secara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya ilmu pengetahuan, serta pengetahuan tentang cara menentukan nisbah bagi hasil produk deposito mudharab, serta sebagai pendorong bagi masyarakat untuk mempelajari dan memahami sistem perbankan syariah. Secara praktis penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai informasi bagi para pembaca dan penulis sendiri mengenai penentuan nisbah bagi hasil produk Deposito Mudharabah.

Metode Penelitian

Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan (Field Research), yaitu suatu metode untuk mengetahui secara khusus dan realistik apa yang sedang terjadi pada suatu waktu di masyarakat14. Tujuan dari penelitian ini adalah metodologi untuk menentukan nisbah bagi hasil produk deposito mudharabah sebagai salah satu produk penghimpunan dana pada BPRS Metro Madani yang berlokasi di Kecamatan Daya Murni Kabupaten Tulang Bawang Barat. Dalam penelitian ini, penulis melakukan penelitian berdasarkan prosedur yang sistematis dengan memperhatikan kegiatan operasional BPRS Metro Madani untuk mengetahui jawaban atas pertanyaan yang akan disajikan sesuai dengan apa yang peneliti dapatkan.

Penulisan draf tugas akhir ini bersifat deskriptif secara kualitas yaitu hanya memberikan gambaran dan informasi mengenai penetapan nisbah bagi hasil simpanan pada BPRS Metro Madani KCP Daya Murni. Selain pengumpulan data di lapangan (Field Research), dalam penelitian ini diperlukan tambahan data yang diperoleh dari perpustakaan, peneliti mengumpulkan data dengan bantuan buku, dokumen dan lain-lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Dalam penelitian ini data yang dibutuhkan berupa dokumentasi dari BPRS Metro Madani KCP Daya Murni, hasil wawancara dengan pegawai BPRS Metro Madani KCP Daya Murni.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif karena penelitian ini bertujuan untuk menjembatani informasi dengan mengacu pada teori yang berbeda dengan objek yang sedang berkembang. Melalui penalaran induktif, peneliti dapat menentukan apakah penentuan nisbah bagi hasil deposito mudharabah di BPRS Metro Madani sudah sesuai dengan operasionalnya atau belum.

LANDASAN TEORI

Landasan Hukum Mudharabah

Artinya: “Ibn Abbas meriwayatkan bahwa Sayyidina Abbas, jika memberikan dana kepada mitra bisnisnya di Mudharaba, mensyaratkan agar dana tersebut tidak diangkut melintasi lautan, melewati lembah berbahaya, atau membeli ternak dengan paru-paru basah, jika melanggar maka yang bersangkutan bertanggung jawab atas dana tersebut.

Jenis- Jenis Mudharabah

  • Pengertian Deposito Mudharabah
  • Landasan Hukum Deposito Mudharabah
  • Bentuk-bentuk Deposito
  • Penalti

Bagi Hasil

  • Landasan Hukum Bagi Hasil
  • Penetapan Besarnya Presentase Bagu Hasil Deposito
  • Faktor Yang Mempengaruhi Bagi Hasil
  • Metode Penghitungan Bagi Hasil

Bank Keuangan Rakyat Syariah merupakan salah satu bidang perbankan yang mulai menerapkan prinsip syariah, yang ciri khasnya adalah penggunaan sistem bagi hasil. Namun dalam penentuan persentase rasio ini, masing-masing bank termasuk BPRS Metro Madani memiliki faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan persentase nisbah bagi hasil. Persentase nisbah bagi hasil keuntungan ini bervariasi, bisa 50:50 sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

Oleh karena itu, kedua belah pihak harus menyepakati perhitungan nisbah bagi hasil yang akan diperoleh. BPRS Dalam menentukan besaran nisbah (persentase) yang ditawarkan bank kepada nasabah, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi besaran nisbah bagi hasil. Pada prinsipnya setiap bank syariah memiliki fasilitasnya masing-masing, sehingga tingkat nisbah bagi hasil selalu berbeda-beda, ada faktor-faktornya.

Selisih jangka waktu merupakan selisih jangka waktu retensi, hal ini juga akan menimbulkan perbedaan remunerasi berupa besar persentase persentase bagi hasil. Secara umum, semakin lama jangka waktu simpanan maka semakin tinggi persentase nisbah bagi hasil yang diberikan oleh bank syariah. Dalam perhitungan bagi hasil Deposito Mudharabah Mutlaqah (URIA), dasar perhitungannya adalah hari bagi hasil yang sebenarnya, termasuk tanggal penutupan pembukuan tetapi tidak termasuk tanggal pembukaan Deposito Mudharabah Mutlaqah (URIA) yang merupakan tanggal jatuh tempo.

Nasabah selaku penyimpan akan mendapat imbalan berupa bagi hasil yang besarnya sesuai dengan nisbah yang telah ditetapkan di awal akad. Total dana investasi yang diterima bank syariah akan mempengaruhi bagi hasil yang diterima klien investor. Bagi hasil dalam bagi hasil dihitung dengan cara mentransfer nisbah yang disepakati ke dalam pendapatan kotor.

Dasar perhitungan bagi hasil dengan menggunakan bagi hasil adalah bagi hasil yang dihitung dari laba/rugi perusahaan.

PEMBAHASAN

Visi dan Misi BPRS Metro Madani KCP Daya Murni

Besarnya Nisbah Bagi Hasil yang akan diperoleh Nasabah Deposito Mudharabah bervariasi sesuai dengan jangka waktu yang diinginkan Nasabah. Persentase nisbah bagi hasil deposito Mudharabah pada BPRS Metro Madani menggunakan ketentuan iB (Perbankan Syariah). Persentase nisbah bagi hasil sendiri bervariasi tergantung jangka waktu yang ingin diambil oleh klien.

Dalam menyalurkan dana bagi hasil Mudharabah, BPRS Metro Madani memisahkan dana Mudharabah dengan dana lainnya. Selain itu, kesetaraan akan mempengaruhi persentase bagi hasil yang akan diberikan bank kepada nasabah. Metode bagi hasil yang digunakan BPRS Metro Madani adalah metode bagi hasil.

BPRS Metro Madani menggunakan perhitungan yang sama dengan teori yang ada pada ketentuan Perbankan Syariah (iB) ketika menentukan persentase bagi hasil penyertaan yang akan dialokasikan kepada nasabah deposito mudharabah. Nisbah bagi hasil simpanan Mudharabah pada BPRS Metro Madani KCP Daya Murni dipisahkan antara dana Mudharabah dengan aset lainnya. Penetapan persentase nisbah bagi hasil deposito mudharabah yang akan disalurkan kepada nasabah di BPRS Metro Madani. Menggunakan perhitungan berdasarkan ketentuan iB (Perbankan Syariah), yaitu dengan membandingkan kurs yang setara antara nasabah dan bank, dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi.

Secara umum penetapan nisbah bagi hasil simpanan Mudharabah dengan BPRS Metro Madani KCP Daya Murni telah sesuai dengan sistem dan prosedur yang berlaku. Menurut penulis, penentuan nisbah bagi hasil deposito mudharabah yang digunakan di BPRS cukup baik. Namun, BPRS Metro Madani harus berani menurunkan nisbah bagi hasil yang tersedia bagi nasabah ketika tingkat persentase ekuivalen turun.

Jenis akad yang digunakan dalam produk Deposito Mudharabah di BPRS Metro Madani KCP Daya Murni. Untuk menentukan nisbah bagi hasil simpanan, apakah BPRS Metro Madani mencampur reksa dana dengan reksa dana lain atau memisahkan reksa dana dengan reksa dana lain. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi persentase nisbah bagi hasil BPRS Metro Madani KCP Daya Murni.

Struktur Organisasi BPRS Metro Madani KCP Daya Murni

Referensi

Dokumen terkait

Bonus juga diberikan berdasarkan pendapatan bank atau perolehan manfaat dari produk yang dijual (Samsul, Ismawati, 2020). Saat ini, prinsip al wadiah telah banyak