KELOMPOK III
DI BUAT OLEH 1. Mohammad Ridwan Apriyandi (07262011059) 2. Rinda sadek (07262011033)
3. Wirna Taib (07262011037)
4. Muhammad Taher (07262011043)
TUGAS BESAR
PERANCANGAN KOTA
Perancangan Kota Ternate
Kawasan taman landmark
Perkembangan kawasan Kota di ternate memiliki banyak peningkatan dengan banyaknya ruang terbuka untuk publik yang menjadi objek wisata dan rekreasi, seperti kawasan landmark ternate yang berada tepat di tengah kota dan menjadi pusat keramayan masyarakat di ternate dan juga terdapat tempat wisata lain yang tidak jauh dari situ yaitu taman nukila dan pantai Falajawa. Kawasan taman landmark merupakan suatu kawasan yang ramai karena terdapat banyak aktivitas seperti wisata, perdagangan, jasa, dan perkantoran. Hanya saja di kawasan ini masih terdapat banyak masalah dalam penataan dan perawatan fasilitas umum yang harus di perbaiki dan dibuat sesuai standarnya untuk kenyamanan dan keamanan pengguna
Latar
belakang
.DAN BERIKUT
MASALAH SESUAI ELEMENT-ELEMENT PERANCANGAN KOTA MENURUT HAMID SHIRVANI
MASALAH UTAMA
KURANGNYA PERAWATAN FASILITAS UMUM DAN PENATAAN AKTIVITAS PENUNJANG SEPERTI TEMPAT KULINER DAN JUGA PARKIR YANG TIDAK CUKUP SEHINGGA BANYAK PENGENDARA YANG MELANGGAR PERATURAN SISTEM PARKIR YANG SUDAH ADA.
Masalah yang
ada di lokasi
FIGURE GROUND
KAWASAN LANDMARK
BATAS-BATAS UTARA
KELURAHAN GAMALAMA, BERADA DI KAWASAN MESJID AL-MUNAWARAH
SELATAN
KELURAHAN MUHAJIRIN, BERADA DI PELABUHAN AHMAD YANI
BATAS-BATAS TIMUR
KELURAHAN MUHAJIRIN, BERADA DI KAWASAN LANDMARK
BARAT
KELURAHAN MUHAJIRIN, BATAS BERADA DI KANTOR WALIKOTA DAN MESJID
MUHAJIRIN
TIMUR
BARAT
KANTOR WALI KOTA
BARAT MESJID MUHAJIRIN
SELATAN
UTARA
C A B
PETA DASAR
Element perancang kota Hamid shirvani
RUANG TERBUKA
JALAN/SIRKULASI
MASSA BANGUNAN
A PANTAI FALAJAWA B LANDMARK C TAMAN NUKILA
KONSEP KAWASAN STRATEGIS
KAWASAN INI BERPOTENSI SEBAGAI KAWASAN WISATA SKALA KOTA KARENA TERDAPAT BEBERAPA TEMPAT WISATA PUSAT KOTA YAITU:
kawasan landmark awalnya merupakan kawasan reklamasi dengan aktivitas kawasan yaitu perdagangan yang kini
sudah ditambahkan beberapa ruang terbuka yang sekarang dijadikan sebagai tempat wisata dengan pemandangan gunung dan lautnya yang indah
sehingga kawasan ini memiliki potensi sebagai kawasan wisata skala kota karena berada dipusat kota
Urban tourism atau wisata perkotaan
merupakan kawasan wisata yang terjadi di area meropolitan dan melibatkan interaksi antara pengunjung dan lingkungan
berkenaan dengan kota
POTENSI KAWASAN
LANDMARK
1
BANGUNAN RUKO MATERIAL DAN BAHAN BANGUNAN DAN PAKAIAN2
BANGUNAN RUKO, BANK3
BANGUNAN KANTORDAN RUMAH MAKAN
BENTUK & MASSA BANGUNAN
Element perancang kota Hamid shirvani
Bentuk dan massa bangunan lebih berkaitan dengan dasar dalam mendirikan suatu bangunan, seperti tinggi bangunan, jarak antar bangunan, orientasi bangunan terhadap cahaya matahari, sirkulasi bangunan, arah angin, topografi dan hidrologi
DATA EXISTING
3
1 1 1 2 2
3 3
3 3
3
1
BANGUNAN RUKO MATERIAL DAN BAHAN BANGUNAN DAN PAKAIAN
2
BANGUNAN KANTOR
3
BANGUNAN RUKO, BANK DAN RUMAH MAKAN
BENTUK & MASSA BANGUNAN
Element perancang kota Hamid shirvani
Bentuk dan massa bangunan lebih berkaitan dengan dasar dalam mendirikan suatu bangunan, seperti tinggi bangunan, jarak antar bangunan, orientasi bangunan terhadap cahaya matahari, sirkulasi bangunan, arah angin, topografi dan hidrologi
PEMATERI :
MOHAMMAD RIDWAN APRIYANDI
3
1 1 1 2 2
3 3
3 3
3
3
ANALISA KAWASAN DAN EKSISTING
Di kawasan ini banyak bangunan yang memiliki bentuk dan tinggi bagununan yang tidak proporsi dilihat dari skyline, sehingga bangunan terkesan tidak tertatur dan akan mengganggu estetika kawasan dan Kurangnya lahan hijau di sekitar bangunan yang harusnya menjadi penghawaan alami sehingga bangunan dan lingkungan lebih sejuk dan nyaman
EKSISTING ANALISA
Di kawasan ini banyak bangunan yang tidak merespon sinar dan panas matahari seperti penggunaan material beton yang dapat menyerap panas masuk kedalam bangunan dan ketidak seimbangan bentuk, tinggi dan warna bangunan sehingga di perlu di atasi
Kurangnya lahan hijau di sekitar bangunan yang harusnya menjadi penghawaan alami sehingga
bangunan dan lingkungan lebih sejuk dan nyaman 1.
2.
PENAMBAHAN SECONDARY SKIN PADA BANGUNAN
SEBAGAI PELINDUNG DARI PANAS SINAR
MATAHARI LANGSUNG TERUTAMA DARI ARAH BARAT, SECONDARY SKIN JUGA UNTUK
MENAMBAH ESTETIKA BANGUNAN DAN KESEIMBANGAN VISUAL BANGUNAN
MEMBUAT LAHAN HIJAU UNTUK SETIAP BANGUAN
SEPERTI PENAMBAHAN POHON SELAIN UNTUK MELINDUNGI BANGUNAN DARI SINAR MATAHARI DAN MEMBUAT LINGKUNGAN LEBIH SEJUK
POHON JUGA DAPAT MENCEGAH POLUSI UDARA MASUK KEDALAM BANGUNAN.
SOLUSI
MASALAH
1
2
1
Element perancang kota Hamid shirvani
2
TEMPAT PARKIR INI TERSEDIA UNTUK PENGGUNA ATAU PENGUNJUNG TAMAN LANDMARK
TEMPAT PARKIR INI TERSEDIA UNTUK PENGGUNA ATAU
PENGUNJUNG TOKO ATAU RUKO YANG ADA DI
KAWASAN TAMAN LANDMARK
SIRKULASI & PARKIR
Sirkulasi menggambarkan seluruh pola-pola pergerakan kendaraan & pejalan kaki. Sirkulasi biasanya berupa arah, kontrol aktivitas, sistem jalan umum, pedestrian ways, transit dan sistem hubungan.
Parkir adalah keadaan dimana kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan pengemudinya Elemen parkir mempunyai dua dampak langsung terhadap kualitas kota seperti Penunjang aktivitas komersial di perkotaan serta dampak visual terhadap bentuk dan susunan kota. (Shirvani, 1985:25-26)
EKSISTING
PEMATERI :
MOHAMMAD RIDWAN APRIYANDI
ANALISA KAWASAN DAN EKSISTING
3
TEMPAT PARKIR INI TERSEDIA UNTUK PENGGUNA ATAU PENGUNJUNG TAMAN NUKILAANALISA
Permasalahan yang terjadi adalah banyaknya bangunan yang tidak memiliki garis sepadan yang sesuai dengan peraturan.
Keadaan ini menimbulkan penyempitan jalan akibat munculnya ruang parkir yang terjadi pada depan bangunan. Hal ini terjadi karena keadaan jalan yang ramai namun tidak didukung oleh fasilitas yang memadahi. Begitu juga pada parkir, ruang yang muncul secara liar ini menimbulkan dampak yang negatif baik pada aspek visual maupun sirkulasi.
3 3
1 1 2
2
Tidak tersedianya sistem sirkulasi sepeda.
Sistem sirkulasi kendaraan informal setempat seperti ojek dan angkot Tidak ada penyediaan tempat sistem transit seperti bus dan angkot
Tidak memiliki tempat parkir untuk aktivitas yang ramai pengunjung 1.
2.
3.
4.
PENAMBAHAN JALUR PESEPEDA
UNTUK KEAMANAN PENGGUNA JALAN DAN PESEPEDA
MEMBUAT BATAS JALUR UNTUK KENDARAAN UMUM
CONTOHNYA ANGKOT DAN OJEK UNTUK KEMUDAHAN KONEKTIVITAS ANTAR MODA ANGKUTAN UMUM DENGAN PENGHUNI LINGKUNGAN
MEMBUAT SHELTER/HALTE
UNTUK KENYAMANAN PENGGUNA TRANSPORTASI UMUM DAN UNTUK ESTETIKA PENGGUNA JALAN
MEMBUAT PARKIR PINGGIRAN KOTA
PEMERINTAH ATAU SWASTA MEMBANGUN AREAL PARKIR DI PINGGIRAN KOTA PADAT DAN RAMAI.
SOLUSI
MASALAH 1
2
3
4
1
TERDAPAT RUANG TERBUKA PADA TAMAN FALAJAWA DAN AREA JALUR HIJAU DI SEPANJANG JALANPEMATERI :
MUHAMMAD TAHER
1
TERDAPAT RUANG TERBUKA PADA TAMAN NUKILA
2
TERDAPAT RUANG TERBUKA PADA TAMAN LANDMARK3 3 3 3
3
3 3 3
2 2
2 2
2
1 1 1 1 1 1 1 1
2 2
2
3
ANALISA RUANG TERBUKA DAN EKSISTING
RUANG TERBUKA
Element perancang kota Hamid shirvani
Ruang terbuka, adalah ruang-ruang dalam kota atau wilayah yang lebih luas baik dalam bentuk area/kawasan maupun dalam bentuk area memanjang/jalur dimana dalam penggunaannya lebih bersifat terbuka yang pada dasarnya tanpa bangunan. Ruang terbukaterdiri atas ruang terbuka hijau dan ruang terbuka non hijau.
Ruang Terbuka didefinisikan sebagai lansekap, hardscape (jalan, jalur pejalan kaki, dan sejenisnya), park, dan rekreasi terbuka di dalam kota
3
Komponen Perancangan : 1.Sistem Ruang Terbuka Umum 2.Sistem Ruang Terbuka Pribadi
3.Ruang Terbuka Semi Privat (diakses umum) 4.Sistem Pepohonan dan Tata Hijau
5.Area Jalur Hijau
KETERANGAN :
Untuk kawasan Hijau Taman Pantai Falajawa, terdapat banyak pepohonan palem dan pohon glodokan yang berfungsi tidak hanya mempercantik Area taman tapi juga berfungsi Mencegah polusi udara dan juga sebagai peneduh
pada area terbuka untuk Taman landmark, terdapat area kolam, taman, serta pepohonan palem dan tanjung yang berfungsi menghiasi kawasan area landmark
Dan untuk Area Taman Nukila yang Terdapat Pepohonan peneduh seperti pohon beringin dan pohon Tanjung, Adapun Pada Area Taman Memiliki Fasilitas Taman bermain Anak
Area Jalur Hijau
banyak pohon glodokan
EXISTING
ANALISA
Area Taman pantai Falajawa, perlu di Rehab untuk Area Taman dan pot bunga serta pepohonan yang harus di perbaiki Akibat Sudah banyak yang Rusak
Pada Taman landmark,Tidak
Tersedianya Taman Bermain untuk Anak
Dan pada Taman Nukila, Area Anjungan Tempat Bersantai yang sudah Lapuk dan rusak
1.
2.
3.
MEMPERBAIKI AREA TAMAN YANG SUDAH RUSAK
UNTUK MENJADIKAN KAWASAN TERBUKA HIJAU YANG BAIK
MEMANFAATKAN AREA LAHAN PADA SEKITAR LANDMARK
UNTUK DIJADIKAN TAMAN BERMAIN ANAK
MEMPERBAIKI AREA
ANJUNGAN/TEMPAT BERSANTAI
DENGAN MENGGANTI LANTAI KAYU YANG SUDAH LAPUK, UNTUK MENJADIKAN KAWASAN TERBUKA SANTAI YANG LEBIH BAIK
SOLUSI
MASALAH 1
2
3 1
2 3
SESUAI PERATURAN ZONA DI RDTR
TERDAPAT AREA HIJAU DI SETIAP
PINGGIR JALAN TAPI DI LOKASI TIDAK TERLIHAT AREA
HIJAU ATAU DI BUAT AREA HIJAU
1.
PENAMBAHAN AREA HIJAU
BERDASARKAN PERATURAN YANG SUDAH DI BUAT DI RDTR
PEMATERI :
MUHAMMAD TAHER
TATA GUNA LAHAN
Element perancang kota Hamid shirvani
SOLUSI
1
Penggunaan lahan adalah modifikasi yang dilakukan oleh manusia terhadap lingkungan hidup menjadi lingkungan terbangun seperti lapangan, pertanian, dan permukiman. Pemanfaatan lahan didefinisikan sebagai "sejumlah pengaturan, aktivitas, dan input yang dilakukan manusia pada tanah tertentu"
Bertujuan Untuk Membentuk sistem transportasi yang baik dan efektif dalam sebuah kota.
Menyediakan lahan untuk tempat berlangsungnya aktivitas publik.
MASALAH
JALUR PEDESTRIAN
AREA PEJALAN KAKI DI DEPAN RUKO-RUKO (KELURAHAN MUHAJIRIN )
AREA PEJALAN KAKI DI
LANDMARK
1 3
4
2
AREA PEJALAN KAKI DI PANTAI FALAJAWA AREA PEJALAN KAKI DI TAMAN NUKLA
ANALISA :
2 1
4
Element perancang kota Hamid shirvani
3
Jalur pedestrian merupakan salah satu unsur penting dalam perancangan kota, dan bukan sekedar bagian dari program untuk mempercantik kota.
Bertujuan untuk Memberikan kenyamanan, keamanan dan keselamatan para pejalan kaki.
DATA EKSISTING
KETERANGAN :
Tidak ada jalur untuk disabilitas ( Area Landmark ), Maka di perlukan pembuatan RAMP
1.
2. Tidak nyaman karena panas, dan tidak ada peneduh ketika hujan ( Area Landmark ). Maka
di perlukan pembuatan Shelter / menanam pohon
3. kerusakan pada area pejalan kaki ( Area Landmark dan Taman Nukila. maka dari itu kerusakan tersebut
segera di perbaiki agar para pejalan merasa melih
nyaman
Tidak ada jalur untuk disabilitas ( Area Landmark ) Tidak nyaman karena panaa ( Area Landmark )
kerusakan pada area pejalan kaki ( Area Landmark dan Taman Nukila
1.
2.
3.
PENAMBAHAN JALUR UNTUK DISABILITAS
YAITU DENGAN MEMBUAT RAMP
MEMBUAT SHELTER/MENANAM POHON
SEBAGAI PENEDUH
MEMPERBAIKI JALAN YANG RUSAK
AGAR NYAMAN UNTUK PEJALAN KAKI
PEMATERI : RINDA SADEK
SOLUSI
1
2
3
PENANDAAN (SIGNAGE)
TERDAPAT BALIHO DI DEPAN KANTOR WALIKOTA TERNATE TERDAPAT PAPAN
REKLAMA DI ANTARA
LANDMARK DAN TAMAN NUKILA
1
ADA BEBERAPA PENANDA TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH DI TAMAN NUKILA
2
1 4
3 5 6
7
TERDAPAT PAPAN REKLAMA DI DEPAN LANDMARK
PENANDA IINI BERADA DI AREA TAMAN LANDMARK YAITU SEBUAH TANDA PEMBERITAHUAN KAWASAN BEBAS ROKOK
3
8
5
5
TERDAPAT BEBERAPA PAPAN REKLAME DI DEPAN PELABUHAN RESIDEN
6
TERDAPAT BEBERAPA PENANDA RAMBU- RAMBU LALU LINTAS DI AREA PANTAI FALAJAWA6
9
7
TERDAPAT PAPAN REKLAME DAN PAPAN NAMA " TERNATE " DI DEPAN PELABUHAN AHMAD YANI9
TERDAPAT PENANDA KAWASAN TANPA ROKOK DI AREA TAMAN NUKILAANALISA
2
1 4
Element perancang kota Hamid shirvani
DATA EKSISTING
KETERANGAN :
Penandaan (signage) adalah rancangan dengan tanda dan simbol untuk menyampaikan suatu pesan. Papan tanda dapat berupa papan peringatan, papan petunjuk arah, papan reklame, dan papan nama. Bahan-bahannya bisa beraneka ragam, mulai dari kayu, besi, hingga akrilik.
Signage berfungsi untuk membantu pengunjung untuk mengontrol kerumunan masuk dan keluar agar dapat lebih terarah dalam pergerakannya.
8
1
TIDAK ADA PETA PETUNJUK JALUR ATAU KAWASAN LANDMARK SEKALIGUS PERATURAN DI TAMAN LANDMARK ( SEPERTI TIDAK BOLEH MASUK KE KOLAM AIR MANCUR DAN MENGINJAK RUMPUT TAMAN) MAKA DIPERLUKAN SEBUAH PENANDA ATAU PETA KAWASAN LANDMARKUNTUK KETERANGAN KAWASAN AGAR LEBIH TERBACA DAN LEBIH TERATUR SECARA PERATURAN YANG ADA DI TAMAN LANDMARK
1
1
Analisa
EKSISTING
TIDAK ADA PETA PETUNJUK JALUR ATAU KAWASAN LANDMARK SEKALIGUS PERATURAN DI TAMAN
LANDMARK ( SEPERTI TIDAK BOLEH MASUK KE KOLAM AIR MANCUR DAN MENGINJAK RUMPUT TAMAN)
1.
BUAT PENANDA ATAU PETA KAWASAN LANDMARK
UNTUK KETERANGAN KAWASAN AGAR LEBIH TERBACA DAN LEBIH TERATUR SECARA PERATURAN YANG ADA DI TAMAN LANDMARK
PEMATERI : RINDA SADEK
SOLUSI
MASALAH
1
PERMASALAH PENANDAAN PADA SAAT INI HANYA DI TEMMUKAN DI AREA LANDMARK YANG TELAH DI TANDAI DI SLIDE
SEBELUMNYA, YAKNI TENTANG :
AKTIVITAS PENUNJANG Element perancang kota Hamid shirvani
Aktivitas penunjang (acitivity support) mencakup semua penggunaan dan kegiatan yang memperkuat ruang publik, yang saling melengkapi satu sama lain.
Aktivitas penunjang tidak hanya berupa penyediaan pedestrian way atau plaza, juga mempertimbangkan aktivitas yang membangkitkan dan menghidupkan kegiatan kota (pusat perdagangan, taman rekreasi, pusat kegiatan lingkungan, perpustakaan dsb
Kawasan Pantai Falajawa; Toko oleh-oleh khas Ternate, sekelompok Pedagang kaki lima (PKL), Toko sembako, kios, Toko Alat Tulis, Rumah makan, dan counter HP
Kawasan Pantai Falajawa, Landmark dan Taman Nukila juga memiliki elemem aktifitas penunjang diantaranya;
1.
DATA EKSISTING
2 1
6 3
4 5
7 8 9 10 11 13 14 15
WARUNG SAMPING PEDAGANG KAKI
LIMA (PKL)
TOKO ALAT TULIS (GEMA)
TOKO SEMBAKO
1 2
3 4 5
RM. JAILOLOINDOMARET
8
TOKO BUKU (AMANAH)
6 7
RM. ROHANIRM.MINANG
9 10
RM.ABZ TOKO SUMBERREJEKI
11 12
COUNTER HPKETERANGAN :
PEMATERI : WIRNA TAIB
AKTIVITAS PENUNJANG Element perancang kota Hamid shirvani
Kawasan Pantai Falajawa; Toko oleh-oleh khas Ternate, sekelompok Pedagang kaki lima (PKL), Toko sembako, kios, Toko Alat Tulis, Rumah makan, dan counter HP
Kawasan Pantai Falajawa, Landmark dan Taman Nukila juga memiliki elemem aktifitas penunjang diantaranya;
1.
ANALISA KAWASAN DAN DATA EKSISTING
2 1
6 3
4 5
7 8
9 10
11 13 14 15
RM. PADANG NYEWA BAN
TOKO RANSEL (KALIIBRE)
13 14
15
KETERANGAN :
ANALISA :
AKTIVITAS PENUNJANG
Element perancang kota Hamid shirvani
2. Kawasan Landmark juga memiliki elemem aktifitas penunjang yaitu sering diadakan festifal atau pentas musik, senam pagi, tempat kuliner, Scatepark ternate (tempat main skateboard) dan tukang foto.
2 1
3
4 5
DATA EKSISTING
KETERANGAN :
ANALISA :
TTEMPAT KULINER
1 2
SCATEPARKTERNATESENAM PAGI
3 4
TUKANG FOTOFESTIFAL
5
PEMATERI : WIRNA TAIB
AKTIVITAS PENUNJANG
Element perancang kota Hamid shirvani
3. Kawasan Taman Nukila juga memiliki elemem aktifitas penunjang diantaranya; Kedai Bu Yun, RM. Tanawangko, Beberapa Toko Elektronik & Aksesoris HP, RM. Pangkep Sop sodara & Konro, Toko Pakaian, Es Teh Indonesia dan Sekelompok Pedagang Kaki Lima (PKL)
ANALISA KAWASAN DAN DATA EKSISTING
KETERANGAN :
KEDAI BU YUN PEDAGANG KAKI
LIMA (PKL)
GIGA COM RM. TANAHWANGKO
1 2
3 4 5
REALMETOKO SIMPATI CELL
8
TERNATE COM
6 7
COMPUTER CITYRM. PANGKEP
9 10
VIVO TERNATE COMSERVICE &
ACCESORIES
11 12
OPPO2 1
6 3
4 5
7 8
9
10 11
13
14 15
16 17 18 19 20
21 22
AKTIVITAS PENUNJANG
Element perancang kota Hamid shirvani
3. Kawasan Taman Nukila juga memiliki elemem aktifitas penunjang diantaranya; Kedai Bu Yun, RM. Tanawangko, Beberapa Toko Elektronik & Aksesoris HP, RM. Pangkep Sop sodara & Konro, Toko Pakaian, Es Teh Indonesia dan Sekelompok Pedagang Kaki Lima (PKL)
2 1
6 3
4 5
7 8
9
10 11
13
14 15
DATA EKSISTING
KETERANGAN :
16 17 18 19 20
21
RM. NONI RM. PAPEDA
3PUTRA
TOKO SEMBAKO
TOKO ADHIBA CAKE N KUE
16
MUARA DISTROYER
17
TOKO BAJU (MUARA)
19
TOKO PAKAIANMUSLIM
18
ES TEH INDINESIA
20 21
PKL22
GAJEBO13 14
15
22
PEMATERI : WIRNA TAIB
AKTIVITAS PENUNJANG
Element perancang kota Hamid shirvani
3. Kawasan Taman Nukila juga memiliki elemem aktifitas penunjang diantaranya; Kedai Bu Yun, RM. Tanawangko, Beberapa Toko Elektronik & Aksesoris HP, RM. Pangkep Sop sodara & Konro, Toko Pakaian, Es Teh Indonesia dan Sekelompok Pedagang Kaki Lima (PKL)
2 1
6 3
4 5
7 8
9
10 11
13
14 15
ANALISA KAWASAN DAN DATA EKSISTING
16 17 18 19 20
21 22
ANALISA :
Tidak tersedianya toilet/wc umum Tempat kuliner yang kurang tertata dengan baik
1.
2.
MEMBUAT TOILET/WC UMUM
UNTUK PENGUNJUNG JIKA DI PERLUKAN
MEMPERBAIKI TEMPAT KULINER
AGAR TERLIHAT LEBIH TERTATA
SOLUSI
MASALAH
1 2
Gamalamnews.com Gamalamnews.com
1
PRESERVASI TAMAN LANDMARKPRESERVASI BANGUNAN LAMA, SEPERTI RUKO
2
PRESERVASI
Usaha pelestarian tidak hanya berkenaan dengan kepentingan bangunan dan tempat bersejarah, tetapi juga semua tempat dan bangunan (kawasan) yang ada.
Pelestarian memberikan keuntungan bagi lingkungan baik kultural, ekonomi, maupun sosial
kawasan gamalama juga memiliki elemen preservasi yang perlu di lestarikan, elemen tersebut tidak hanya berupa bangunan tua tetapi juga fasiitas-fasilitas berupa taman-taman kota salahsatunya Landmark yang menjadi destinasi wisata oleh masyarakat dan juga pendatang yang datang ke Ternate. Karena Landmark ini memiliki daya tarik yang cukup menarik bagi orang yang datang kesini. Daya tarik utama dari Landmark Ternate adalah memiliki pemandangan pantai dengan view laut dan pulau Tidore dari kejauhan.
Element perancang kota Hamid shirvani
PEMATERI : WIRNA TAIB
2 1
6 3
4 5
7 8
9
10 11
13
14 15
16 17 18 19 20
21 22
ANALISA KAWASAN DAN DATA EKSISTING
KETERANGAN :
ANALISA :
Kurangnya perawatan fasilitas umum yang sudah hancur karena cuaca buruk, kolam air mancur yang sudah tidak berfungsi, beberapa kursi taman yang
rusak, kurangnya tempat sampah terdapat bangunan lama yang kurang terjaga dan sebagian yang sudah di ganti bentuk
bangunannya karena di anggap kurang baik secara penampilan 1.
2.
MEMPERBAIKI KEMBALI
FASILITAS YANG SUDAH RUSAK
AGAR TERLIHAT LEBIH BAIK, JUGA
MENAMBAH BEBERAPA TEMPAT SAMPAH AGAR TIDAK MEMBUANG SAMPAH
SEMBARANGAN
MEMPERBAIKI DAN
PENAMBAHAN DESAIN YANG LEBIH KEKINIAN
DENGAN TETAP MEMPERTAHANKAN PENDEKATAN BANGUNAN LAMA
halmaherapost.com
SOLUSI
MASALAH
1
www.novianashiali.com