• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS BIOKIMIA PANGAN

N/A
N/A
Lucas Yukhei

Academic year: 2024

Membagikan "TUGAS BIOKIMIA PANGAN "

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS BIOKIMIA PANGAN Nama : Safira Zulfa Azzahwa

NIM : 211810301047

Kelas : A

SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN A. Sel Hewan

Sel hewan merupakan sel eukariotik yang tidak memiliki dinding sel serta kloroplas. Sel hewan tidak sama dengan sel tumbuhan, dimana pada sel tumbuhan memiliki dinding sel yang dapat menjaga integritas serta menjaga bentuk sel tumbuhan tersebut, sedangkan pada sel hewan tidak memiliki dinding sel. Oleh karena itu, sel hewan memiliki variasi dalam bentuk bahkan dapat bersifat elastis. Sel hewan merupakan sel yang menyusun jaringan-jaringan pada tubuh hewan atau sel yang termasuk dalam kelompok sel multiseluler. Namun terdapat pula sel hewan yang termasuk dalam kelompok sel uniseluler, di mana satu sel tunggal menyusun sebuah organisme contohnya seperti pada protozoa.

1. Organel sel hewan

a. Nukleus dan Nukleolus b. Ribosom

c. Retikulum Endoplasma (RE) d. Sitoplasma

(2)

e. Lisosom f. Mitokondria g. Mikrotubulus h. Vakuola i. Badan golgi j. Sentriol k. Peroksisom l. Vesikel transport m. Sentrosom n. Membran sel

2. Fungsi organel pada sel hewan

a. Inti (Nukleus) merupakan organel terbesar yang terdapat di dalam sel dan memiliki membran ganda. Nukleus tersusun atas nukleolus, kromatin, membran nuklir, dan nukleoplasma. Fungsi nukleus antara lain mengendalikan pembelahan sel, mengatur pembelahan sel, dan pembawa informasi genetik.

b. Nukleolus merupakan bagian dari nukleus yang memiliki fungsi dalam pembentukan protein dari RNA dan berperan ikut dalam produksi ribosom.

c. Ribosom berbentuk butiran-butiran bulat yang melekat sepanjang retikulum endoplasma dan ada pula yang soliter (hidup sendiri terpisah) yang bebas di sitoplasma. Ribosom berfungsi sebagai tempat untuk sintesis protein.

d. Retikulum Endoplasma (RE) yaitu struktur benang-benang yang bermuara di inti sel (nukleus). Ada dua jenis RE yaitu RE granuler (RE kasar) dan RE Agranuler (RE halus). Retikulum endoplasma berfungsi menyusun dan menyalurkan zat-zat ke dalam sel (alat transportasi zat-zat dalam sel). Fungsi RE kasar adalah mengumpulkan protein dari dan ke membran sel. Sedangkan, fungsi RE halus adalah untuk mensintesis lipid, glikogen (gula otot), kolesterol, dan gliserida.

Pada RE kasar terdapat ribosom dan RE halus tidak terdapat ribosom.

e. Sitoplasma adalah cairan yang berada dalam sel selain nukleoplasma (plasma inti). Sitoplasma tersusun atas carian atau padatan. Fungsi sitoplasma sebagai tempat peyimpanan bahan-bahan kimia yang paling penting bagi metabolisme sel, seperti enzim-enzim, ion-ion, gula, lemak dan protein.

f. Lisosom merupakan kantong kecil yang bermembran tunggal yang mengandung enzim pencernaan. Lisosom berfungsi mencerna bagian-bagian sel yang rusak

(3)

atau zat asing yang masuk ke dalam sel serta penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler

g. Mitokondria adalah tempat berlangsungnya respirasi sel dan menjadi penghasil energi dalam bentuk ATP. Mitokondria memiliki membran dalam dan luar, yang berbentuk seperti cerutu dan berlekuk-lekuk.

h. Mikrotubulus memiliki bentuk berupa benang-benang spindel yang menghubungkan dua kutub sel pada waktu sel membelah. Mikrofilamen berperan dalam pembentukan pseudopodia gerakan sel dan gerakan sitoplasma.

i. Vakuola terdapat di dalam sitoplasma yang dibatasi oleh selaput tipis yang disebut tonoplas, umumnya berupa rongga atau gelembung. Pada sel hewan, vakuola berukuran kecil. Fungsi vakuola pada sel hewan yaitu sebagai tempat penyimpanan nutrisi dan garam, pengeluaran limbah, penyimpanan zat warna dan pengaturan volume sel.

j. Badan Golgi atau biasa disebut dengan Apparatus Golgi merupakan kumpulan ruang, gelembung kecil, dan kantong kecil yang bertumpuk-tumpuk. Badan golgi berfungsi untuk membentuk organel seperti vesikula sekretori, membran plasma, dinding sel dan akrosom pada sperma. Selain itu, badan golgi berfungsi sebagai tempat memodifikasi protein serta mengemas molekul-molekul untuk sekresi sel.

k. Sentriol merupakan organel yang dapat dilihat ketika sel mengadakan pembelahan. Dalam pembelahan sel, sentriol akan menghasilkan benang spindel yang nantinya akan menarik kromosom ke kutub yang berbeda sehingga memicu pembelahan sitoplasma. Sentriol hanya dapat ditemukan pada sel hewan.

l. Peroksisom yaitu organel seperti kantung-kantung yang memiliki membran tunggal dan terdapat berbagai enzim. Peroksisom memiliki fungsi metabolik yang terspesialisasi dan perubahan lemak menjadi karbohidrat.

m. Vesikel transport merupakan organel membran yang berukuran kecil dan bulat yang digunakan untuk mengemas, mengangkut, dan mengirimkan berbagai jenis molekul, termasuk protein, lipid, dan berbagai zat lainnya dalam sel.

n. Sentrosom berbentuk seperti bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel (mitosis maupun metosis). Organel ini hanya terdapat pada sel hewan yang berfungsi aktif dalam pembelahan sel.

o. Membran sel terletak dibagian paling luar dari sel. Membran sel memiliki sifat semipermeabel dan selektif permeabel. Membran sel berfungsi pelindung sel dan pengatur keluar masuknya zat dari dan ke dalam sel.

(4)

B. Sel Tumbuhan

Sel tumbuhan termasuk kelompok sel eukariotik, yaitu sel yang memiliki materi genetik (DNA) yang dibungkus oleh membran. Sel tumbuhan juga memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa. Sel tumbuhan berperan dalam memulai pertumbuhan, menyerap makanan, dan menghasilkan buah. Sel tumbuhan berbeda dari sel hewan dalam beberapa hal, seperti adanya kloroplas, vakuola, dan plasmodesma.

1. Organel sel tumbuhan a. Nukleus dan Nukleolus b. Retikulum Endoplasma (RE) c. Ribosom

d. Sitoplasma e. Membran sel f. Mitokondria g. Vakuola h. Badan golgi i. Peroksisom j. Kloroplas k. Plasmodesma l. Dinding sel

(5)

2. Fungsi organel pada sel tumbuhan

a. Inti (Nukleus) pada sel tumbuhan memiliki fungsi yang sama seperti nukleus pada sel hewan. Nukleus merupakan organel terbesar yang terdapat di dalam sel dan memiliki membran ganda. Organel ini tersusun atas nukleolus, kromatin, membran nuklir, dan nukleoplasma. Fungsi nukleus antara lain mengendalikan pembelahan sel, mengatur pembelahan sel, dan pembawa informasi genetik.

b. Nukleolus merupakan bagian dari nukleus yang memiliki fungsi dalam pembentukan protein dari RNA dan berperan ikut dalam produksi ribosom.

c. Retikulum Endoplasma (RE) yaitu struktur benang-benang yang bermuara di inti sel (nukleus). Ada dua jenis RE yaitu RE granuler (RE kasar) yang memiliki ribosom di permukaannya dan RE Agranuler (RE halus) yang tidak memiliki ribosom. Fungsi RE pada sel tumbuhan adalah mensintesis protein dari pematangan, melibatkan sel dalam komunikasi, dan menyimpan protein. RE kasar berperan dalam sintesis protein, sedangkan RE halus berperan dalam sintesis lipid dan metabolisme.

d. Ribosom berbentuk butiran-butiran bulat yang melekat sepanjang retikulum endoplasma dan ada pula yang soliter (hidup sendiri terpisah) yang bebas di sitoplasma. Ribosom berfungsi sebagai tempat untuk sintesis protein.

e. Sitoplasma merupakan cairan yang berada dalam sel selain nukleoplasma (plasma inti). Sitoplasma tersusun atas carian atau padatan. Fungsi sitoplasma sebagai tempat peyimpanan bahan-bahan kimia yang paling penting bagi metabolisme sel, seperti enzim-enzim, ion-ion, gula, lemak dan protein.

f. Membran sel terletak dibagian paling luar dari sel. Membran sel memiliki sifat semipermeabel dan selektif permeabel. Membran sel berfungsi pelindung sel dan pengatur keluar masuknya zat dari dan ke dalam sel.

g. Mitokondria adalah tempat berlangsungnya respirasi sel dan menjadi penghasil energi dalam bentuk ATP. Mitokondria memiliki membran dalam dan luar, yang berbentuk seperti cerutu dan berlekuk-lekuk.

h. Vakuola pada sel tumbuhan berukuran besar dan bersifat menetap. Vakuola dibatasi oleh membran yang disebut dengan tonoplas. Sel-sel tumbuhan yang memiliki vakuola besar biasa adalah sel-sel parenkim dan kolenkim. Fungsi vakuola yaitu tempat cadangan makanan, menyimpan pigmen, menyimpan minyak atsiri dan menyimpan sisa metabolisme.

(6)

i. Badan Golgi atau biasa disebut dengan Apparatus Golgi merupakan kumpulan ruang, gelembung kecil, dan kantong kecil yang bertumpuk-tumpuk. Badan golgi berfungsi untuk membentuk organel seperti vesikula sekretori, membran plasma, dinding sel dan akrosom pada sperma. Selain itu, badan golgi berfungsi sebagai tempat memodifikasi protein serta mengemas molekul-molekul untuk sekresi sel.

Pada sel tumbuhan, organel ini disebut dengan diktiosom dan berjumlah ratusan.

j. Peroksisom yaitu organel seperti kantung-kantung yang memiliki membran tunggal dan terdapat berbagai enzim. Peroksisom memiliki fungsi metabolik yang terspesialisasi dan perubahan lemak menjadi karbohidrat.

k. Kloroplas hanya dapat ditemukan pada sel tumbuhan. Kloroplas merupakan plastida yang mengandung klorofil. Kloroplas dibatasi oleh membran rangkap, yang di dalamnya terdapat cairan atau matriks fluida yang disebut stroma. Stroma memiliki fungsi sebagai tempat berlangsungnya proses reaksi gelap fotosintesis karena mengandung enzim-enzim yang berperan penting untuk reduksi CO2 menjadi karbohidrat. Di dalam stroma terdapat struktur membran yang dinamakan tilakoid yang terdapat klorofil. Tilakoid ini yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reaksi terang fotosintesis.

l. Plasmodesma terdapat pada sel tumbuhan. Organel ini berbentuk bintik kecil pada bagian dinding sel yang tidak mengalami penebalan dan tersusun atas benang-benang protoplasmic halus. Fungsi plasmodesma pada sel tumbuhan adalah menghubungkan sitoplasma antar sel sehingga mempermudah jalannya transportasi bahan-bahan dari satu sel ke sel lainnya tanpa harus melalui selaput- selaput hidup.

m. Dinding sel hanya dimiliki oleh sel tumbuhan. Dinding sel pada tumbuhan tersusun atas selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Struktur dinding sel tumbuhan sangat kompleks karena mempunyai tiga bagian yang mendasar yaitu lamella tengah, dinding sel primer dan dinding sel sekunder. Dinding sel berfungsi untuk melindungi bagian sel dalam, mengatur distribusi dan sirkulasi air hingga mineral di sel tumbuhan, hingga menjadi penopang tumbuhan agar bisa bertumbuh tinggi.

(7)

C. Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Spesifikasi Sel Hewan Sel Tumbuhan

Dinding sel Tidak ada Ada

Membran sel Ada Ada

Inti sel Ada Ada

Retikulum Endoplasma Ada Ada

Mitokondria Ada Ada

Badan golgi Ada Ada

Vakuola Ada (kecil) Ada (besar)

Lisosom Ada Tidak ada

Ribosom Ada Ada

Kloroplas Tidak ada Ada

Referensi

Andalia, N., Adriani, Afika H. W., Indra T. S., Reni Y., Rondius S., Nurul A. N., Meri, Aisyah R., dan Nur M. S. 2023. Biologi Molekuler. Padang: Global Eksekutif Teknologi.

Kurniati, T. 2020. Biologi Sel. Bandung: Cendekia Press.

Sa’diyah, A., Fransina S. L., Anita, Sutrisno, Deford C. B., Muh. Sri Y., Anggi K., Ni M. R., Dewi J., Mo A., Vita M., Eny W. P., Nastiti I. P. S., dan Firat M. 2021. Dasar- Dasar Mikrobiologi Dan Penerapannya. Bandung: Penerbit Widina.

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengetahui karakteristik mutu bakpia di UKM “ Murakabi ” dilakukan beberapa pengujian (kadar air, kadar gula reduksi, protein, cemaran kapang, dan angka lempeng total)

26 Pembentukan kembali organisasi Dharma Wanita di pemerintahan Kotif Banjar diharapkan dapat ikut berperan dalam usaha peningkatan status meskipun mereka hanya sebatas