TUGAS KREATIVITAS DAN INOVASI Nama : Erna Suminar
NPM : 21110395
Prodi : MSDMA-A1 / Karyawan 2021 Matkul : Kreativitas dan Inovasi
Dosen : Rike Anggun Artisa, S.IP., MPA.
Berikut salah satu contoh penerapan teknik SCAMPER pada aplikasi administrasi kesiswaan di SMK Negeri 5 Bandung:
Aplikasi Admisitrasi Kesiswaan 1. S - Substitute (Menggantikan):
Mengganti proses / produk / manusia / layanan dengan sesuatu yang lain.
Penerapannya:
Menggantikan sistem administrasi kertas tradisional dengan aplikasi berbasis cloud yang dapat diakses dari mana saja dan kapan saja.
2. C - Combine (Menggabungkan):
Menggabungkan proses / produk / layanan menjadi sesuatu yang baru.
Penerapannya:
Menggabungkan manajemen absensi, penilaian, catatan akademik, dan informasi siswa menjadi satu platform yang terintegrasi.
3. A - Adapt (Adaptasi):
Mengubah atau menyesuaikan proses / produk / layanan menjadi sesuatu yang baru.
Penerapannya:
Menyesuaikan tata letak dan antarmuka pengguna untuk memudahkan pengaksesan informasi oleh guru, orang tua, dan siswa.
4. M - Modify (Memodifikasi):
Memodifikasi proses / produk / layanan menjadi lebih sederhana atau sebaliknya.
Penerapannya:
Memodifikasi alur kerja untuk memungkinkan input data lebih cepat dan pemrosesan yang efisien.
5. P - Put to another use (Menggunakan untuk Tujuan Lain):
Memanfaatkan proses / produk / layanan untuk pengguna lainnya.
Penerapannya:
Mengembangkan bagian tambahan dalam aplikasi yang memberikan informasi tentang karir, perguruan tinggi, dan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan siswa.
6. Eliminate (Menghilangkan):
Menghilangkan atau menyederhanakan proses / produk / layanan yang sudah ada.
Penerapannya:
Menghilangkan pengisian manual formulir atau format, meminimalkan risiko kesalahan manusia.
7. Reverse (Membalik):
Mengatur ulang agar hasil lebih baik.
Penerapannya:
Memutar atau membalikkan proses yang sudah ada, Mengizinkan siswa untuk mengakses dan memonitor kemajuan akademik mereka sendiri serta berpartisipasi aktif dalam proses administrasi.
Aplikasi ini akan membantu sekolah dalam mengelola data siswa, absensi siswa, mempermudah akses informasi bagi guru, siswa, dan orang tua, serta memungkinkan analisis kinerja yang lebih baik. Selain itu, dengan mengoptimalkan proses administrasi, sekolah dapat lebih fokus pada pembelajaran dan interaksi siswa.