ULASAN MOVIE NARUTO THE LAST
Muhammad Daffa Adi Pratama 1501623057 Gilang Ardy Nata D
Muhammad Jibriel
1. ORIENTASI
Sutradara :
Tsuneo Kobayashi Penulis :Kyozuka MaruoCerita : Masashi Kishimoto
Perusahaan Produksi : Studio Pierrot Negara : Jepang
Tanggal Rilis : 8 Desember 2014 Durasi : 112 menit
Naruto The Movie: The Last merupakan film dengan Bahasa Jepang Naruto ke 10dan Nauto Shippuden ke 7. Film ini dibuat sebagai hari peringatan untuk ulang tahunke- 15 dari usaha waralaba. Naruto: The Last tayang perdana di bioskop pada tanggal 6Desember 2014. Tagline film ini adalah, episode terakhir: cinta pertama. Film inidisutradarai oleh Tsuneo Kobayashi, penulis oleh Kyozuka Maruo, dan alur cerita dibuatoleh Masashi Kishimoto. Pemeran film ini antara lain Noriaki Sugiyama sebagai UchihaSasuke, Junko Takeuchi sebagai Uzumaki Naruto, Chie Nakamura sebagai SakuraHaruno, Kazuhiko Inoue sebagai Hatake Kakashi, Showtaro Morikubo sebagai NaraShikamaru, Nana Mizuki sebagai Hinata Hyuga, dan Jun Fukuyama sebagai ToneriOotsutsuki. Karena ini adalah film layar lebar, maka untuk kualitas animasi pastinyalebih baik dibandingkan kualitas serial. Desain para karakter dibuat menarik dan detilsetiap pergerakan serta koreografi pertarungan berjalan dengan halus. Perlu dicermati juga penggunaan CGI untuk beberapa efek jurus yang tak terasa janggal menyatudengan animasi konvensional.Sang Pengarang, yakni Masashi Kishimoto menutup dan menamatkan serialnaruto pada waktunya. Banyak fans juga lega, karena Kishimoto menutup Naruto disaat yang tepat, sebelum menjadi
membosankan karena dipanjang-panjangkan.Naruto:The Last bisa dibilang sebagai pelepas rindu dan penutup yang manis.
Naruto:The last dibuat sebagai benang merah antara chapter 699 dengan chapter 700dari komiknya. Film ini akan menjawab pertanyaan, apa yang terjadi hingga akhirnya Naruto bisa memiliki belahan jiwanya yaitu Hinata dan memiliki 2 anak.
Terjalinnyahubungan ini bukanlah hal yang mengejutkan sebenarnya, mengingat Hinata memang sudah menyukai Naruto sejak lama.
2. INTERPRESTASI
Film ini dibuka dengan adegan kaligrafi yang indah yang menceritakan asal muladunia shinobi, yang melibatkan Pohon Chakra dan leluhur para ninja,
HagoromoOtsutsuki. Selain itu, cerita dengan cepat beralih waktu Naruto dkk masih menginjakbangku sekolah dasar ninja. Berbeda dengan versi komiknya, disini Hinata telahmengenal Naruto sejak lama dan jatuh hati karena prinsipnya yang tak segan- seganmembantu orang yang kesulitan. Bersetting 2 tahun setelah Perang Besar Shinobi ke-4,Naruto sekarang adalah pemuda yang populer, dan ini membuat Hinata semakinkesulitan mendekati Naruto.
Musuh kali ini cukup digdaya, pemuda bernama ToneriOtsutsuki yang merupakan keturunan dari Hamura Otsutsuki. Hamura adalah adik dariHagoromo dimana klannya memilih untuk hidup di bulan. Dengan jurusnya, Toneriberusaha
menabrakkan bulan ke bumi untuk menghancurkan dunia shinobi. Dia jugamenculik Hanabi Hyuga untuk merampas mata Byakugan dan membangkitkan mataTenseigan, yang selama ini disegel oleh Hamura.
Kakashi yang sekarang merupakan Hokage ke-6 menugaskan Shikamaru, Sai,dan Hinata bersama dengan Naruto dan Sakura untuk menyelamatkan Hanabi.
Ceritakemudian lebih berfokus pada Naruto dan Hinata. Ketika Naruto dan Hinata tengahmencari Hanabi, dengan cepat Toneri menculik Hinata dan membawanya ke bulan. Akibat genjutsu yang dipasang musuh, dan berkat peran Sakura, Naruto akhirnyamenyadari perasaan Hinata padanya. Semua tak berjalan mulus sayangnya, karenaterjadi kisah tarik-ulur, bahkan sedikit bumbu cinta segitiga dengan terlibatnya Toneri.
Dengan semangat api, akhirnya Naruto dan timnya berhasil menemukan Hinata danmembatalkan pernikahannya dengan Toneri. Hal ini membuat adanya pertarungansengit di bulan antara Naruto dan Toneri. Pertarungan tersebut dimenangkan olehNaruto. Toneri akhirnya mengaku kalah dan mengakui
perbuatannya salah. Untukmenebus kesalahannya, Toneri akhirnya menetap di Bulan dan meminta maaf kepadaHinata dan Naruto. Kembali ke jatuhnya meteor, desa awan berhasil menghancurkanmeteorit, sedangkan desa Konoha harus bersusah payah menghancurkan meteoritraksasa yang akhirnya di hancurkan oleh Sasuke secara mendadak.
3. EVALUASI
Naruto: The Last bukanlah tipikal film Naruto yang biasa ditonton. Film ini
adalahkisah cinta, meskipun tetap tak meninggalkan adegan aksi khas ninjanya. Tentu saja,Naruto bukan terkenal gara-gara romansa, dan mungkin beberapa dari fans akankecewa karena porsi aksinya yang lebih sedikit. Di awal memang terasa sedikit aneh,namun drama yang dihadirkan ternyata cukup menyentuh, sebagian besar karena usahaHinata yang dengan canggung berusaha menunjukkan perasaannya pada Naruto.Naruto: The Last kembali menemukan energinya kembali saat mendekati bagian akhir.Dengan mengesampingkan rasionalitas dan fakta ilmiah seperti menentang gravitasi,meteor, pertarungan di bulan yang melibatkan puluhan boneka, meteor, monsterraksasa dan adu jurus dahsyat, adalah pertarungan paling seru di antara movie Naruto lainnya.
Walaupun berjudul The Last, ternyata film ini bukanlah penutup, melainkanpembuka dari Naruto New Era Project, yang akan berlanjut di tahun ini dengan Boruto:Naruto the Movie. Selain itu, menarik juga melihat karakter yang sudah akrab dengankita, tumbuh kuat dan menjadi dewasa, dengan konflik yang berbeda pula. Memang inibukan film Naruto yang biasanya, namun perlu diingat bahwa basis pokok film ini adalah kisah cinta antara Naruto dan Hinata. Alih-alih aksi yang dibumbui romance, The Lastadalah kisah romance yang dibumbui aksi.
4. SIMPULAN
aksi.Film Naruto: The Last sangat baik ditonton oleh masyarakat, terutama remaja.
Nilai moral yang terkandung di film ini ada 2 yaitu nilai moral yang berkaitan antara hubungan
manusia dengan diri sendiri dan nilai moral yang berkaitan antara hubungan manusia dengan manusia lain. Nilai moral yang berkaitan antara manusia dengan diri sendiri terdiri dari berani dan pantang menyerah. Untuk nilai moral yang berkaitan antara hubungan manusia dengan manusia lain yaitu tolong menolong, perhatian,
solidaritas, saling menyemangati dan memotivasi, cinta kasih orang tua dengan anaknya, dan menghargai. Meski demikian, di film Naruto:The Last masih terdapat unsur kedewasaan yang tidak baik bila di tonton oleh anak di bawah umur 17tahun Data-data Nilai Moral yang terdapat pada Movie Naruto The Last.
A. Nilai Moral Manusia dengan Diri Sendiri 1. Berani
(Data1)
Anak 1 : Hei kau, dari matamu sepertinya kau dari klan Hyuga. Sedang apa di sini?
Anak 2 : Matamu menyeramkan
Anak 3 : Aku yakin kau adalah hantu. Dasar hantu.
Hinata : (Menangis)
Naruto: Hei, hentikan (melindungi Hinata) Anak 2 : Hah? Siapa kau?
Naruto: Aku Uzumaki Naruto. Aku adalah Hokage masa depan Anak 1 : Hokage masa depan? Apa kau serius?
Naruto : Lihat ini! Kage Bunshin no Jutsu!, Hei akan kuhajar kau!, kau juga!
Anak : ahahaahahahaaha, dasar menyebalkan! (memukul naruto) Anak 2 : Mari kita kerjai dia.
Anak 3 : Hokage masa depan apanya. Kita rusakkan saja syalnya.
Naruto : Belum selesai. Kali ini, akan kukeluarkan jurusku…
Hinata : Kau tak apa?
Naruto : Lain kali akan kuhajar mereka.
Data (1) menunjukkan sikap berani Naruto melawan tiga anak laki-laki demi Menyelamatkan hinata, hal ini tergambar pada kutipan dialog bertikut “hei, hentikan,Lihat ini! Kage Bunshin no Jutsu!, Hei akan kuhajar kau!, kau juga!.”
Tanpa rasa Takut Naruto bertarung melawan tiga anak laki-laki itu hanya demi melindungi Hinata. Padahal pada saat itu Naruto hanya seorang diri dan tidak pandai menggunakan jurus Ninja.
2.Pantang Menyerah (Data2)
Toneri : Pertarungan selesai.
Naruto : Belum selesai Toneri : Apa? (kaget)
Naruto :Choodama Rasen Tarengan! (jurus) Toneri : Percuma saja. Menyerahlah!
Naruto : Aku takkan menyerah. Menyulam syal ini butuh waktu semakin dalam perasaanmu semakin lama menyulamnya.
Toneri : Sekarang akan kuakhiri.
Naruto : Takkan kubiarkan kau mencuri perasaan yang sudah tersimpan begitu lama. Itulah sebabnya, takkan kubiarkan ini berakhir begitu saja.
Toneri : Kau mengalahkanku dengan sekali pukulan. Tenseigannya memudar.
Data (2) menggambarkan sikap pantang menyerah yang ditunjukkan Naruto yang tetap melawan Toneri, padahal dia mulai lelah. Hal tersebut tergambar dalam
kutipan “Takkan kubiarkan kau mencuri perasaan yang sudah tersimpan begitu lama. Itulah sebabnya, takkan kubiarkan ini berakhir begitu saja.” Naruto mengingat
perjuangan Hinata yang ingin memberikannya sebuah syal, tetapi syal tersebut dibuat
rusak oleh perbuatan Toneri.
B. Nilai Moral Manusia dengan Manusia lain 1. Tolong Menolong
(Data 3)
Hinata : Adikku dalam bahaya dan aku malah menyulam di sini aku kakak yang
Buruk kan?
Naruto : Itu tidak benar, kau kemari ingin menyelamatkan adikmu.
Hinata : Andai saja aku langsung pulang, pasti Hanabi baik-baik saja.
Naruto : Jangan risau. Aku pasti akan menyelamatkan Hanabi.
Hinata : Terima kasih. Kau baik sekali naruto.
Data (3) adalah sikap tolong menolong yang dilakukan oleh naruto kepada Hinata. Hal tersebut tergambar dalam dialog berikut “Jangan risau. Aku pasti akan menyelamatkan Hanabi.” Naruto berjanji akan menyelamatkan adik hinata yang diculik oleh Toneri.
2. Perhatian (Data 4)
Sakura : Hinata (memanggil hinata yang ingin pergi).
Naruto : Kenapa? (bertanya kepada hinata).
Hinata : Maaf , sebenarnya aku tak lapar (pergi) Naruto: Apa?
Sakura : Hinata. Kenapa kau tak mengantarnya? (melihat naruto) Naruto : Mengantarnya? Kenapa? (melihat sakura)
Sakura : Begini, tak baik membiarkan wanita pulang sendirian.
Naruto : Kenapa? Hinata kan kuat, desa lain takkan berani macam-macam Dengannya.
Sakura : Hei, hinata. Dasar bodoh (mengejar hinata).
Data (4) menggambarkan bentuk perhatian Sakura kepada Hinata dengan
Menyuruh Naruto untuk mengantar Hinata pulang, tapi Naruto tidak mau mengantar
Hinata pulang akhirnya Sakura yang menemani hinata pulang.
3. Solidaritas (Data 5)
Shikamaru : Sudah 3 hari kau tak sadarkan diri.
Naruto : Apa?
Shikamaru : Apa yang terjadi antara kau dan hinata?
Naruto : Tak ada apa-apa.
Sai : Kau mengigau nama Hinata terus. Juga hal-hal memalukan lainnya.
Setidaknya aku sudah tahu sisi sentimenmu. Ini pelajaran berharga Bagiku.
Shikamaru : Sudahlah. Naruto mari kita selamatkan Hanabi dan Hinata.
Data (5) adalah solidaritas Shikamaru dan kawan-kawan untuk tetap tinggal Menunggu Naruto siuman dan pulih dari sakitnya. Saat itu Naruto terluka parah Akibat bertarung melawan Toneri yang membuat Naruto sampai 3 hari tidak sadarkan Diri.
4. Menyemangati dan Memotivasi (Data 6)
Sakura : Dia itu menyebalkan sekali. Kau mau memberinya syal kan?
Hinata : Benar.
Sakura : Kau pasti bisa, Hinata. Percayalah.
Hinata : Terima kasih. Tapi mengapa kau menyemangatiku ke Naruto?
Sakura : Sebenarnya…(mengingat sasuke), kita harus saling menyemangati Data (6) adalah motivasi yang diberikan oleh Sakura kepada Hinata agar Hinata tetap berusaha dan tidak putus asa. Hal tersebut tergambar dalam dialog Berikut “Kau pasti bisa, Hinata. Percayalah.” Hinata merasa takut bahwa Naruto tidak akan menerima hadiah yang ia berikan. Sakura pun berusaha menyemangati
Hinata agar tetap berusaha dan tidak putuh asa.
5. Cinta Kasih Orang Tua dengan Anaknya (Data 7)
Ninja : Tuan Hokage. Tuan Hiashi ingin bicara dengan anda
Hokage : Tuan Hiashi? (mendatangi Tuan Hiashi)
Hiashi : Jangan hancurkan bulan. Aku yakin Hinata dan Hanabi berada di Bulan.
Data (7) menunjukkan kasih sayang Hiashi sebagai seorang ayah kepada Kedua putrinya yaitu Hinata dan Hanabi. Hal ini tergambar dalam dialog berikut “Jangan hancurkan bulan. Aku yakin Hinata dan Hanabi berada di bulan.” Karena Rasa sayang Hiashi sebagai seorang ayah, ia meyakini bahwa Hinata dan Hanabi Berada di bulan sehingga ia memohon kepada hokage untuk tidak menghancurkan Bulan.
6. Menghargai (Data 8)
Sakura : Ini milikmu kan? (memberikan hinata syal yang sudah rusak) Hinata : Benar.
Naruto : Toneri yang merobek syal itu kan?
Hinata : Kau tahu dari mana?
Naruto : Saat jurus Toneri kucabut dari tubuhmu. Aku melihat ingatanmu.
Sakura : Kau mau memberikan itu pada Naruto kan?
Naruto : Kau membuatnya untukku?
Hinata : Ya.
Naruto : Bolehkah kuminta?
Hinata : Tapi syalnya sudah rusak.
Naruto : Aku tak peduli. Maksudku, aku menginginkannya. Terima kasih.
Aku akan Menjaganya baik-baik.
Data (8) menunjukkan Naruto menghargai jerih payah Hinata yang sudah Membuat syal untuk Naruto. Hal ini tergambar dalam dialog berikut “Aku tak peduli. Maksudku, aku menginginkannya. Terima kasih. Aku akan menjaganya baik-baik.”Naruto mengetahui Hinata sudah bersusah payah membuat syal, ia pun meminta syal Itu kepada Hinata. Padahal syal yang dibuat Hinata sudah rusak akibat perbuatan Toneri.