• Tidak ada hasil yang ditemukan

Unduh - Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Unduh - Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian tentang perbedaan waktu pulihnya bising usus dan waktu flatus pada pasien pasca bedah laparatomi dengan anestesi umum dan anestesi spinal didapatkan kesimpulan sebagai berikut:

1. Rata-rata waktu pulihnya bising usus pada pasien pasca bedah laparatomi dengan anestesi umum yaitu pada menit 231 atau 3,85 jam, sedangkan rata-rata waktu flatus pertama kali yaitu pada menit 423 atau 7,05 jam.

2. Rata-rata waktu pulihnya bising usus pada pasien pasca bedah laparatomi dengan anestesi spinal yaitu pada menit 427 atau 7,11 jam, sedangkan rata-rata waktu flatus pertama kali yaitu pada menit 1282 atau 21,36 jam.

3. Hasil penghitungan menggunakan uji Independent T-Test dan uji Mann- Whitney menunjukkan nilai P value < α (0,000 < 0,05) yang menyatakan bahwa ada perbedaan waktu pulihnya bising usus dan waktu flatus pertama kali pada pasien pasca bedah laparatomi dengan anestesi umum dan anestesi spinal

64

(2)

65

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian tentang perbedaan waktu pulihnya bising usus dan waktu flatus pada pasien pasca bedah laparatomi dengan anestesi umum dan anestesi spinal, peneliti ingin memberikan saran sebagai berikut:

5.2.1 Bagi Pelayanan Keperawatan

Perawat harus memperhatikan waktu pemulihan peristaltik pada pasien pasca bedah laparatomi dengan anestesi umum dan anestesi spinal, dengan cara mengobservasi waktu bising usus dan waktu flatus pertama kali sebelum melanjutkan intervensi asuhan keperawatan selanjutnya.

5.2.2 Bagi Institusi Pendidikan

Diharapkan dapat menjadi bahan referensi tambahan mengenai perbedaan waktu pemulihan peristaltik pada pasien pasca bedah laparatomi dengan anestesi umum dan anestesi spinal. Bahwa waktu peristaltik yang digambarkan waktu pulihnya bising usus dan waktu flatus pertama kali pada pasien pasca bedah laparatomi dengan anestesi spinal pemulihannya lebih lama dibandingkan dengan pasien yang menggunakan anestesi umum.

5.2.3 Bagi Penelitian Selanjutnya

Kepada peneliti selanjutnya diharapkan melakukan penelitian waktu pulihnya bising usus dan waktu flatus pertama kali pada pasien pasca pembedahan lain yang langsung menyayat atau merobek usus.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian kompres hangat Hot-Pack terhadap pemulihan kandung kemih post spinal anestesi.. Metode penelitian yang digunakan

Tidak ada perbedaan intensitas nyeri antara yang diberikan teknik relaksasi autogenik dan relaksasi genggam jari pada pasien post operasi laparatomi di Ruang Bedah RS Lavalette Malang

Hubungan Persepsi Tim Bedah dengan Kepatuhan Penerapan Surgical Patient Safety pada Pasien Operasi Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Mayjend HM.. Jurnal Jurusan Keperawatan, Poltekkes

Pengaruh mobilisasi dini terhadap kemampuan reflek berkemih pada pasien pasca operasi dengan menggunakan anestesi spinal di ruang bedah rumah sakit lavalette malang Journal..

Mengingat banyaknya kasus operasi sectio caesarea dengan anestesi spinal dan tingginya frekuensi komplikasi hipotensi pada tehnik anestesi tersebut, serta adanya cara mengantisipasi

Pasien post Bedah ortopedi dengan General Anestesi Gangguan miksi : Retensi Urine Lebih dari 5 hari Terpasang folley kateter Faktor-faktor mempengaruhi Gangguan miksi : Makanan dan

KB : Kelompok subjek yang diberi kompres hangat pasien post sectio caesaria dengan spinal anestesi yang mengalami hipotermia O1 : observasi suhu tubuh sebelum diberi infus hangat 5

2.4.4 Faktor-faktor Yang di Pertimbangkan Dalam Pemberian Posisi Bedah Menurut Smeltzer Suzanne C 2002 ada 7 faktor yang dipertimbangkan dalam pemberian posisi bedah yaitu: 1 Pasien