PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR DAN HIPOTESIS
Kajian Pustaka
Hasil penelitian Heldi Eriston (2011) dari pelaksanaan in-house training dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menjadikan poin-poin kekuatan untuk media pembelajaran. Media pembelajaran dapat dikatakan sebagai alat yang dapat mendorong siswa untuk terlibat dalam proses pembelajaran. Musfiqon (2012) Media pembelajaran adalah alat yang berfungsi menjelaskan bagian-bagian dari keseluruhan kurikulum yang sulit dijelaskan secara lisan.
Jadi media pembelajaran tidak dimaksudkan untuk menjelaskan keseluruhan pokok bahasan melainkan hanya sebagian saja yang belum jelas. Musfiqon (2012) menyatakan bahwa media pembelajaran meliputi perangkat keras yang dapat menyampaikan pesan dan perangkat lunak yang memuat pesan. Pada mulanya media pembelajaran hanya berfungsi sebagai alat bantu guru dalam mengajar dan hanya digunakan sebagai alat bantu visual saja.
Media pembelajaran visual dalam dunia pendidikan sangat diperlukan pada saat ini, mengingat semakin majunya teknologi yang dapat dijadikan media. Dalam dunia pendidikan selalu ada media pembelajaran yang dapat digunakan untuk membimbing siswa, namun masih banyak guru yang kurang memperhatikan hal tersebut. Oleh karena itu, guru hendaknya merencanakan pembelajaran semenarik mungkin dengan menggunakan salah satu media pembelajaran yang disebut visual.
Dengan pemilihan dan penggunaan yang baik, media pembelajaran visual diharapkan dapat menjalankan fungsinya. Media pembelajaran mampu membangkitkan perasaan dan sikap siswa, siswa dapat menganalisis dan bereaksi dengan tindakan terhadap fenomena yang ditampilkan. Media pembelajaran juga tidak menjadikan siswa pasif, siswa belajar bahkan berlatih menggunakan media pembelajaran yang digunakan.
Melihat pentingnya fungsi media pembelajaran, nampaknya proses belajar mengajar saat ini jauh lebih efektif jika media pembelajaran selalu dilibatkan dalam setiap pembelajaran. Secara khusus media pembelajaran visual mampu menampilkan apa yang seharusnya dan wujud nyata dari fenomena yang diteliti. Hal ini tentunya menjadi keunggulan media pembelajaran visual yang mempunyai banyak fungsi penting apabila digunakan dengan baik dan tepat dalam pembelajaran.
Karena media pembelajaran sebenarnya hanya sekedar alat yang memudahkan siswa dan guru dalam menggali informasi atau menguasai materi pembelajaran. Kolaborasi antara materi pembelajaran, strategi, siswa dan guru merupakan syarat penting dalam penerapan media pembelajaran.
Kerangka Pikir
Namun pemilihan media yang tepat sangat dipengaruhi oleh strategi, pendekatan, cara dan cara mengajar yang digunakan guru, Yatim Riyanto (2009:20). Sebagus apapun media yang digunakan, tanpa didukung metode yang tepat dan guru yang terampil dalam penggunaan media, maka media tersebut pasti tidak akan efektif.
Hipotesis
METODE PENELITIAN
- Jenis Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
- Indikasi Keberhasilan
Angket memberikan pertanyaan atau pernyataan tertulis yang digunakan untuk memperoleh data atau informasi dari responden (guru) sebagai objek penelitian mengenai pelaksanaan penggunaan media pembelajaran. Pada bab ini akan diuraikan temuan penelitian yang mendeskripsikan implementasi penggunaan media pembelajaran di SDN Inpres Kananga 2 Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Temuan penelitian pada tabel di atas menggambarkan bahwa 6 orang guru atau 100% terkadang mengikuti kursus untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan media pembelajaran berbasis ICT.
Hasil penelitian pada tabel di atas menggambarkan bahwa 6 dari 6 guru atau 100% menyatakan selalu mengetahui bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Hasil penelitian pada tabel di atas menggambarkan bahwa 6 dari 6 guru atau 100% selalu merasa kesulitan dalam menyampaikan materi menggunakan media pembelajaran. Hasil penelitian pada tabel di atas menggambarkan bahwa 6 dari 6 guru atau 100% terkadang menggunakan media pembelajaran yang menarik.
Bentuk implementasi yang dilakukan guru di SDN Inpres Kananga 2 Kecamatan Bolo Kabupaten Bima dalam penggunaan media pembelajaran adalah dengan rutin menggunakan teknologi, salah satu contoh kecilnya adalah komputer. Mengajar dan membimbing sesama guru dalam penggunaan media pembelajaran agar dapat diterapkan pada siswa. Dulu guru disini hanya mengajar dengan metode ceramah, namun setelah memahami cara penerapan media pembelajaran, 50% guru disini mulai berpikir bahwa pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran sebenarnya lebih mudah dan sangat membantu permasalahan siswa disini. .
Dan saya lebih memilih mengajar dengan menerapkan media pembelajaran, seperti media audio, media visual dan media audiovisual. Berdasarkan wawancara di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa 50% penerapan penggunaan media pembelajaran sudah dilaksanakan di SDN Inpres Kananga 2 Kecamatan Bolo Kabupaten Bima dibandingkan tahun lalu dimana dikatakannya sekolah tersebut masih sangat banyak. punya masalah. sedikitnya pengetahuan tentang penggunaan media pembelajaran. Kesadaran akan penggunaan media pembelajaran diperlukan karena salah satu hal yang menentukan tercapainya tujuan pendidikan adalah cara proses pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru. Ketika seorang guru memanfaatkan atau menerapkan potensi yang ada dalam dirinya, maka akan dihasilkan proses pembelajaran yang efektif. .
Dari hasil penelitian peneliti menyimpulkan bahwa implementasi penggunaan media pembelajaran di SDN Inpres Kananga 2 Kecamatan Bolo Kabupaten Bima sudah cukup baik, namun kurang terealisasi dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang disampaikan dapat disimpulkan bahwa implementasi penggunaan media pembelajaran di SDN Inpres Kananga 2 Kecamatan Bolo Kabupaten Bima sudah baik, hal ini terlihat dari hasil angket sebanyak 50 % yaitu 3 orang yang selalu menjawab dan 3 orang yang menjawab kadang-kadang. Melihat hasil penelitian yang diperoleh, media pembelajaran audio visual atau audiovisual dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang dapat membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran.
HASIL PENELITIAN
Hasil Penelitian
Data angket guru di SDN Inpres Kananga 2 Kecamatan Bolo Kabupaten Bima dianalisis menggunakan teknik frekuensi (f) dan teknik persentase. Temuan penelitian pada tabel diatas memberikan gambaran bahwa seluruh guru di SDN Inpres Kananga 2 Kecamatan Bolo Kabupaten Bima guru dapat memotivasi siswa ketika mengajar. Hasil penelitian pada tabel di atas menggambarkan bahwa 6 dari 6 guru atau 100% guru menunjukkan bahwa guru tersebut terkadang menggunakan teknologi komputer dalam pembelajaran.
Hasil penelitian pada tabel di atas menggambarkan bahwa 6 dari 6 guru atau 100% terkadang menggunakan media video dalam pembelajaran. Hasil penelitian pada tabel di atas menggambarkan bahwa 6 dari 6 guru atau 100% terkadang menggunakan media audio dalam pembelajaran. Hasil penelitian pada tabel di atas menggambarkan bahwa 6 dari 6 guru atau 100% selalu menggunakan internet sebagai sumber informasi dan menambah wawasan.
Hasil penelitian pada tabel di atas menggambarkan bahwa 6 dari 6 guru atau 100% selalu menyampaikan materi secara manual.
Pembahasan penelitian
SIMPULAN DAN SARAN
Saran
Teknologi pendidikan untuk dapat meneliti lebih lanjut media yang efektif dan efisien untuk meningkatkan semangat guru dan siswa dalam memberi dan menerima mata pelajaran. Upaya peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan TIK untuk menunjang pembelajaran melalui pengajaran dalam pembuatan blog guru. Penelitian kuantitatif, kualitatif serta penelitian dan pengembangan. http://www.pendidikan Ekonomi.com/2013/03/pengertian-implementation-kurikulum.html). http://milmanyusdi.blogspot.com/2011/07/pengertian-implemenasi.html).