UPAYA MASYARAKAT NELAYAN DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN ANAK SAMPAI KE PERGURUAN TINGGI DI DESA
KERAMUT KECAMATAN JEMAJA BARAT KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS
Oleh Deki Karisman Nim. 160569201012
Abstrak
Nelayan tradisional erat kaitannya dengan rendahnya partisipasi pendidikan, dipcu oleh beberapa faktor, yaitu faktor ekonomi, faktor fasilitas penunjang dimana kurangnya fasilitas sekolah yang memaksa anak nelayan harus sekolah di luar daerah, rendahnya kesadaran tentang pentingnya pendidikan pada masyarakat.
Upaya merupakan usaha yang dilakukan yang bertujuan untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai. Pada masyarakat nelayan tradisional, diperlukan upaya untuk menyekolahkan anaknya sampai perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya yang digunakan oleh keluarga nelayan di Desa Keramut Kecamatan Jemaja Barat Kabupaten Kepulauan Anambas untuk meningkatkan pendidikan anaknya sampai ke perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan upaya yang digunakan keluarga nelayan dalam mendukung pendidikan anaknya hingga ke perguruan tinggi adalah dengan mobilisasi anggota keluarga, diversifikasi olahan ikan, dan membentuk relasi dengan toke ikan.
Mobilisasi anggota keluarga yaitu dengan melakukan pekerjaan serabutan, membagi pekerjaan pada tiap-tiap anggota keluarga .Diversifikasi olahan ikan yaitu dengan mengolah sebagian ikan hasil tangkapan menjadi berbagai macam bentuk kerupuk yang dijual di daerah nya dan ada juga anak nelayan yang menjualnya di kota tempat dia berkuliah. Membentuk relasi dengan toke ikan dimana masyarakat nelayan Di desa Keramut bergantung pada toke dengan cara meminjam uang kepada toke masing-masing yang dibayar menggunakan ikan hasil tangkapan nelayan di kemudian hari. Dapat simpulkan pada upaya yang dilakukan keluarga nelayan dalam mendukung pendidikan anaknya hingga ke perguruan tinggi dilakukan dengan berbagai cara guna mencukupi kebutuhan anak nya.
Kata Kunci: Upaya, Keluarga Nelayan, Pendidikan Tinggi
THE EFFORTS OF THE FISHING COMMUNITY TO IMPROVE THEIR CHILDREN’S EDUCATION UP TO UNIVERSITY IN KERAMUT VILLAGE, WEST JEMAJA SUB-DISTRICT, ANAMBAS ARCHIPELAGO
DISTRICT By Deki Karisman Nim 160569201012
Abstract
Traditional fishing is closely related to low levels of educational participation, driven by a number of factors, namely economic factors, supporting infrastructure factors in the absence of school facilities. school forced fisherman's children to study outside the area, low awareness of the importance of education in the community. Effort is the effort to achieve the goals to be achieved. In traditional fishing communities, efforts are needed to send their children to college. This study aims to find out how the efforts that fisher families in Keramut Village, Jemaja Barat District, Anambas Islands Area have used to improve their children's college education. This study is a descriptive qualitative study. Data collection techniques were performed by interview, observation and documentation. The results of this study indicate that the efforts that fishing families use in supporting their children's college education are by mobilizing family members, diversifying fish and form a relationship with the fishing industry. Mobilize family members to do odd jobs, divide the work for each family member Diversify processed fish by processing some caught fish into cakes sell in their area and even have fisherman's children for sale. in the city where he is studying. Forming a relationship with fishing where the fishing community in Keramut village depends on the fishing industry by borrowing money from each reel paid to use fish caught by the fisherman in the future. It can be concluded that the efforts of fisherman families in supporting their children to go to university are done in a variety of ways to meet the needs of their children.
Keywords: Effort, Fisherman Family, Higher Education