• Tidak ada hasil yang ditemukan

UPAYA MENAIKAN RATING NET. TV

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "UPAYA MENAIKAN RATING NET. TV"

Copied!
69
0
0

Teks penuh

1

Latar Belakang Penelitian

Identifikasi Masalah Penelitian

Rumusan Masalah Penelitian

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Televisi

Pada akhirnya Paul Nipkov diakui sebagai 'bapak' televisi (Kuswandi, 1996: 6) Televisi terus berkembang dari tahun ke tahun dan semakin modern. Ciri-ciri televisi yang membedakannya dengan media massa lainnya ada tiga. Televisi mempunyai tiga ciri ciri yaitu (Ardianto. Televisi mempunyai kelebihan dibandingkan media penyiaran lainnya (surat kabar, radio, majalah) yaitu dapat didengarkan. ( audio) dan juga dapat dilihat (visual). .

Dibandingkan dengan radio, pengoperasian sebuah program televisi jauh lebih kompleks dan melibatkan lebih banyak orang. Seperti halnya media massa lainnya, televisi pada dasarnya mempunyai tiga fungsi, yaitu fungsi informasi, pendidikan, dan hiburan (effendi. Televisi dianggap sebagai media massa yang dibandingkan media lain mampu memuaskan pemirsa dalam negeri.

Program Acara

Game show dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu: Quiz Show, Dexterity dan Reality Show. a) Acara musik dapat ditayangkan dalam dua bentuk, yaitu video klip atau konser. Suatu drama akan mengikuti kehidupan atau petualangan para tokohnya.Program televisi yang termasuk dalam program drama adalah film dan sinetron. Infotainment adalah berita yang menyajikan informasi tentang kehidupan orang-orang yang dikenal masyarakat (selebriti) dan karena sebagian besar dari mereka bekerja di industri hiburan, seperti aktor film/sinetron, penyanyi dan lain sebagainya, maka berita tentang mereka disebut juga infotainment (Morissan , 2008:27).

Suatu program acara yang mampu menarik perhatian dan menghipnotis penonton menjadi tolak ukur keberhasilan program acara tersebut. Program olah raga, baik olah raga di dalam maupun di luar ruangan, disiarkan langsung atau tidak langsung dari dalam atau luar negeri. Program acara dengan topik khusus yang bersifat informatif, seperti: acara memasak, berkebun, dan acara kuis.

Talkshow

Untuk menarik perhatian khalayak yang menjadi tujuan komunikasi, maka pertunjukan harus dikemas atau ditampilkan secara menarik. Saat menyampaikan pesan acara, apakah pembawa acara/presenternya cukup komunikatif dan menarik sehingga penonton tidak bosan dan juga paham dengan pesan yang disampaikannya? e) Memahami pesan. Apakah komunikator memahami dan menangkap materi atau pesan apa pun yang disampaikan melalui siaran?

Jadi talk show atau acara bincang-bincang adalah suatu program acara yang dikemas yang menampilkan pembawa acara dan bintang tamu (narasumber) yang berbicara dan mendiskusikan suatu permasalahan dengan bintang tamu tersebut sebagai narasumber atau dapat menghadirkan tokoh-tokoh masyarakat, baik di bidang politik, kesehatan atau ekonomi. , atau bahkan pengalaman hidup narasumber yang serupa dengan topik yang disampaikan dalam talkshow tersebut. Suatu program talkshow di televisi mempunyai tiga komponen dasar, yaitu: studio televisi, presenter (pemandu acara), dan wawancara (narasumber). Sebaliknya talkshow serius, sesuai dengan namanya, lebih spesifik jika melihat materinya.

Isinya terkonsentrasi pada topik-topik khusus di bidang politik atau sosial, atau pada seseorang yang menjadi sasaran pemberitaan saat itu dan dibicarakan secara tegas dan serius.

Strategi Program

Penyiar menargetkan khalayak umum dan mencoba menanggapi kesukaan/preferensi orang yang menonton.Departemen pemrograman sebuah stasiun penyiaran harus mempertimbangkan berbagai faktor ketika merencanakan program yang akan ditayangkan. Perencanaan program pada dasarnya adalah mengenai pembuatan atau pembelian program yang akan ditawarkan kepada pasar audiens. Oleh karena itu, khalayak adalah pasar, sehingga setiap media elektronik yang ingin sukses harus terlebih dahulu memiliki rencana pemasaran strategis yang menjadi pedoman dalam pemanfaatan sumber daya yang dimilikinya.

Sedangkan dalam analisis persaingan, dalam menyusun strategi dan rencana program, pengelola program harus melakukan analisis yang cermat terhadap persaingan stasiun televisi dan persaingan program yang ada pada suatu segmen pasar pemirsa. Hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap pengelola media penyiaran ketika merencanakan suatu program adalah berpikir seperti khalayak, pengelola media penyiaran harus mampu meyakinkan pengiklan bahwa medianya sangat efektif dalam memasarkan suatu produk, pengelola media penyiaran harus mempertimbangkan setiap detiknya. waktu tayang menjadi hal yang penting dan harus memanfaatkan setiap detik siarannya dengan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk menjangkau pemirsa, pengelola media penyiaran berlomba-lomba memanfaatkan waktu orang lain agar mau menyaksikan acara yang disajikan, pengelola media penyiaran lokal juga harus berpikir secara lokal. Salah satu konsep pemasaran penting yang harus dipahami oleh pengelola media penyiaran adalah bauran pemasaran.

Harga Program adalah harga suatu program yang meliputi biaya produksi program tersebut dan biaya yang akan dibebankan kepada pengiklan (biaya iklan) atas program tersebut jika ditayangkan. Distribusi program adalah pendistribusian program, yaitu proses pengiriman program mulai dari transmisi hingga penerimaan oleh khalayak melalui televisi dan radio. Manajer program bertanggung jawab melaksanakan rencana program yang telah ditetapkan dengan memproduksi sendiri program tersebut atau memperolehnya dari sumber/akuisisi lain (pembelian).Manajer produksi bertanggung jawab atas berbagai tugas, antara lain: (1) produksi lokal program (internal), periklanan dan layanan umum serta pengumuman promosi, (2) pengawasan terhadap seluruh aktor dan staf produksi, (3) penjadwalan siaran langsung atau produksi rekaman, (4) pengawasan terhadap keseluruhan isi program siaran, apapun sumbernya (Morissan, 2008: 285).

Untuk menghasilkan suatu program acara, pengelola program harus berkolaborasi dan berkomunikasi dengan beberapa tim yang membantu pelaksanaannya. Pengelola program berkoordinasi dengan bagian lalu lintas dalam menentukan jadwal siaran dan berkonsultasi dengan manajer promosi dalam mempersiapkan promosi program yang bersangkutan. Stasiun televisi mempunyai sejumlah strategi untuk mencoba menarik pemirsa ke stasiun mereka (aliran) dan untuk mencegah pemirsa yang ada mengubah saluran atau mencegah pemirsa keluar. Dalam proses penyiarannya, televisi berusaha menarik penonton menonton acara televisi saingannya untuk beralih ke stasiunnya dengan menyajikan acara yang sama dengan televisi saingannya, namun dibuat lebih menarik dan berbeda dari stasiun televisi lainnya.

Menurut Pringle, dalam pengawasan program, pengelola program harus melakukan hal-hal sebagai berikut: (1) menyiapkan standar program stasiun penyiaran, (2).

Teori Komunikasi Media Massa

Di Indonesia, ketentuan poin 1 dan 3 diatur dalam Pedoman Penyelenggaraan Penyiaran dan Standar Program Penyiaran (P3SPS) yang disusun oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melalui keputusan no. 9 Tahun 2004 dan wajib dipatuhi oleh setiap stasiun penyiaran. Kode Etik Penyiaran merupakan pedoman mengenai pembatasan mengenai apa yang diperbolehkan dan/atau tidak boleh dilakukan dalam proses pembuatan (produksi) program penyiaran, sedangkan Standar Program Penyiaran adalah ' pedoman mengenai batasan apa yang boleh dan/atau tidak boleh ditayangkan dalam program siaran. Teori ini menyatakan bahwa pengguna media berperan aktif dalam memilih dan menggunakan media.

Unsur dasar yang melandasi pendekatan teoritis ini (Karl i Bungin Pertama, kebutuhan dasar tertentu dalam interaksi dengan berbagai kombinasi individu intra dan ekstra. Ketiga, persepsi mengenai solusi terhadap permasalahan tersebut, yang menghasilkan motif yang berbeda-beda dalam mencari pemenuhan atau pemecahan masalah yang menghasilkan perbedaan dalam pola konsumsi media Keempat, perbedaan pola perilaku lain yang menyebabkan perbedaan pola konsumsi yang dapat mempengaruhi kombinasi karakteristik intra dan ekstra individu.

Perkembangan teori penggunaan dan gratifikasi media dibagi menjadi tiga fase, yaitu: Fase pertama ditandai oleh Elihu Katz dan Blumler (1974), yang menggambarkan orientasi subkelompok audiens untuk memilih konten media yang berbeda. Fase ketiga ditandai dengan upaya untuk menggunakan data kepuasan untuk menjelaskan cara-cara lain dalam proses komunikasi dimana harapan dan motif audiens mungkin terkait. Kristalisasi ide, asumsi, temuan penelitian kegunaan dan kepuasan menyatakan bahwa kebutuhan sosial dan psikologis mendorong ekspektasi di media massa atau sumber lain, sehingga menyebabkan pola paparan media yang berbeda dalam menciptakan kepuasan kebutuhan, yang mungkin sebagian besar tidak disengaja.

Teori kegunaan dan gratifikasi menyatakan bahwa individu lebih aktif mencari apa yang diinginkannya dalam media sehingga diperoleh kepuasan yang diinginkan. Emosi seseorang berpengaruh ketika memilih media yang ingin digunakannya, ketika seseorang sedang bosan ia akan memilih konten yang lebih menarik dan menegangkan dan sekaligus ketika seseorang sedang merasa tertekan ia akan memilih konten yang lebih menenangkan dan mudah. Program TV yang sama bisa berbeda dalam hal memenuhi kebutuhan berbeda dari individu yang berbeda. Kebutuhan yang berbeda-beda berhubungan dengan kepribadian seseorang, tahap kedewasaan, latar belakang dan peran sosialnya.

Rating Televisi

Hingga tahun ketiga ini, acara "Ini Talkshow" telah mencapai 900 episode yang mampu menghibur masyarakat dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Kerja sama dan koordinasi seluruh tim menjadi salah satu faktor yang menunjang suksesnya program “Ini Talkshow”. Program Ini Talkshow yang memasuki tahun ketiga keberadaannya sudah mampu bersaing dengan program TV sejenis lainnya yang sudah lebih dulu berkiprah di dunia pertelevisian.

Tak hanya itu, pemilihan tim yang memproduksi acara “Ini Talkshow” juga dilakukan dengan perencanaan yang matang. Jika awal tahun ini hanya berdurasi 60 menit, selama ini acara "Ini Talkshow" berdurasi 120 menit pada jam tayang perdana yakni pada WIB. Sedangkan dari sisi proses produksi, acara “Ini Talkshow” menyajikan hiburan yang informatif, tidak hanya menghibur, namun juga informatif dan mendidik.

Proses penayangan acara "Ini Talkshow" setiap Senin-Jumat pukul 20.00 WIB memakan waktu 120 menit. Sedangkan untuk sasaran tayangan “Ini Talkshow”, informasi dari key informan mereka memang menyasar semua kalangan, bahkan draft. Oleh karena itu, "Ini Talkshow" menghadirkan komedi pasangan Sule dan Andre Taulany yang dirancang sejak awal untuk memikat hati penontonnya.

Saat ini program Ini Talkshow berada di kisaran rata-rata, berada di peringkat 6 dan 7 rating acara televisi. Ini Talkshow” akui saat ini program saingannya adalah OVJ dan Hitam Putih yang sudah lebih dulu tayang. Program "Ini Talkshow" menyuguhkan tayangan yang informatif, menghibur, dan berkonten positif kepada masyarakat.

Tak hanya memberikan informasi melalui talkshow bersama bintang tamu, "Ini Talkshow" hadir untuk memberikan hiburan dengan konten positif. Namun diperkirakan program “Ini Talkshow” mampu bersaing dengan program acara yang sudah lama tayang. Program Ini Talkshow mempunyai konsep talkshow humor yang selain bersifat hiburan juga menawarkan informasi dan edukasi dari pengalaman para bintang tamu.

Acara “Ini Talkshow” menghadirkan 2 orang komedian kondang sebagai presenter yang menjadi daya tarik acara yaitu Sule dan Andre Taulany. Acara “Ini Talkshow” menyuguhkan lagu-lagu unik seputar makanan dan minuman yang disuguhkan kepada bintang tamu, dinyanyikan sambil menari, menjadi ciri khas dari acara ini.

Gambar 1Suasana Rumah Sule (Set Panggung) (Dok. Peneliti didikomentasikan pada 10  Januari 2017)
Gambar 1Suasana Rumah Sule (Set Panggung) (Dok. Peneliti didikomentasikan pada 10 Januari 2017)

29

58

Gambar

Gambar 1Suasana Rumah Sule (Set Panggung) (Dok. Peneliti didikomentasikan pada 10  Januari 2017)

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Die werklikhede van die antroposeen, daarenteen, sal van die samelewing, handelende deur sy maatskaplike instellings, verwag om nie steeds verblind te word deur ideologiese