• Tidak ada hasil yang ditemukan

upaya pemerintah dalam mempromosikan objek wisata

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "upaya pemerintah dalam mempromosikan objek wisata"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

UPAYA PEMERINTAH DALAM MEMPROMOSIKAN OBJEK WISATA CANDI PADANG ROCO DI JORONG SUNGAI LANGSEK

KABUPATEN DHARMASRAYA Willian Walalangi 1, Faishal Yasin2 , Erningsih2

1 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi STKIP PGRI Sumatera Barat

2 Dosen Program Studi Pendidikan Sosiologi STKIP PGRI Sumatera Barat [email protected]

ABSTRACT

This thesis describes the government's efforts in promoting Padang Roco Temple in Jorong Sungai Lansek Dharmasraya Regency, in each position can promote the tourims object in Dharamasraya, one of them is a tourist object Padang Roco Temple, it has become Cultural Heritage, the government duty is to promote tourism object Padang Roco Temple in Jorong Sungai Lansek Dharmasraya Regency. The purpose of this study is to describe government efforts in promoting tourism object Padang Roco Temple In Jorong Sungai Lansek Dharamasraya Regency.The research theory that used is functional Structural, the expert is Talcot Parsons. The research method is qualitative research method with descriptive type to give detailed description about the reality under study. Informants in this study amounted to 12 people consisting of Dharmasraya distric government and people who are around Padang Roco Temple. Data collection is done by observation, interview, and document study.

The data analysis unit is group and data analysis used with data reduction phase, data presentation, and conclusion. Based on the results of the study concluded that the government's efforts in promoting tourism object Padang Roco Temple in Jorong Sungai Lansek Dharmasraya Regency, (1) Using APBD funds, in the form of development that has been made by the government such as facilities in padang roco temple seating for visitors, water closet (WC), (2) Media, the media used first social media, namely through Facebook, Instragram, and Black Berry Massenger, both print media such as newspapers, the three electronic media, there has been a program of sibolang themed "learning and playing in nature" . (3) The socialization is held with the aim of promoting the tourism object of Padang Roco Temple which has been done by the government.

Keywords: Government, Tourism Object, Promotion PENDAHULUAN

Pariwisata merupakan sektor yang ikut berperan penting dalam usaha peningkatan pendapatan.

Indonesia merupakan Negara yang memiliki keindahan alam dan

keanekaragaman budaya, sehingga perlu adanya peningkatan sektor pariwisata. Hal ini di karenakan pariwisata merupakan sektor yang dianggap menguntungkan dan sangat berpotensi untuk di kembangkan sebagai salah satu aset yang di

(2)

gunakan sebagai sumber yang menghasilkan bagi Bangsa dan Negara. ( Kusuma, 2011:1)

Pariwisata adalah perjalanan dari suatu tempat ke tempat lain, bersifat sementara, dilakukan perorangan maupun kelompok,

sebagai usaha mencari

keseimbanagan atau keserasian dan kebahagian dengan lingkungan hidup dalam dimensi sosial, budaya, alam dan ilmu. (Soebangyo, 2012:154).

Objek wisata adalah suatu tempat atau keadaan alam yang memiliki sumber daya alam yang dibagun dan dikembangkan sehingga mempunyai daya tarik yang diusahakan sebagai tempat yang menarik banyak wisatawan (Pendit, 2006: 31).

Menurut Undang – undang nomor 9 tahun 1990 kepariwisataan adalah semua kegiatan dan urusan yang berkaitan dengan perencanaa, pengaturan, pelaksanaan, pegawasan baik yang di lakukan pemerintah swasta dan masyarakat (Bakaruddin 2009 : 16 ). Kabupaten Dharmasraya adalah daerah yang kaya dengan sumber daya alam dan manusia yang memberikan kesejahteraan dan

kemakmuran rakyatnya. Dikenal sebagai daerah perkebunan kelapa sawit, karet, dan memiliki objek wisata yang akan dikunjungi wisatawan. Ada beberapa lokasi objek wisata di Dharmasraya yaitu, Candi Padang Roco, Lubuak Labu IX koto, Air Terjun Siraho, Ngalau Cigak, Air Terjun Sungai Batang, Bukik Tambun, Sawah Baru Siguntur, Bendungan Batu Bakawik, Tambulun Indah, dan Warteboom Lawai.

Salah satunya adalah Candi Padang Roco objek wisata yang terletak di Jorong Sungai Lansek Nagari Siguntur Kecamatan Sitiung,

Kabupaten Dharmasraya,

perkembangan masyarakatnya masih tradisional dimana masyarakatnya masih kental dengan budaya yang diturukan oleh nenek moyang dulu, keberadaan objek wisata Candi Padang Roco yang ditemukan oleh orang tua dulu menjadi suatu kebangaan bagi masyarakat di Jorong Sungai Langsek sehingga menjadi objek wisata. Hal yang menjadi daya tarik objek wisata Candi Padang Roco adalah, pertama ingin melihat bukti sejarah masa kerajaan yang lampau, kedua ingin menikmati indahnya alam

(3)

yang masih bebas dari tercemarnya udara dan ketiga ingin mengatahui tantang sejarahnya Dharmasraya. Di objek wisata Candi Padang Roco juga sebagai tempat pertemuan-pertemuan oragnisasi, sering diadakan acara- acara misalnya perkemahan anak sekolah dan perkumpulan kariawan- kariawan untuk rapat-rapat penting.

Di dapatkan data dari Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata jumlah pengunjung objek wisata Candi Padang Roco pada tahun 2010 sampai 2016 pada tabel 1.1 sebagai berikut:

Tabel 1.1 Jumlah Pengunjung Wisata di Dharmasraya

Tahun Jumlah

Pengunjung Wisata 2010 2.465 orang 2011 4. 157 orang 2012 4.347 orang 2013 5.653 orang 2014 17.650 orang 2015 18.196 orang 2016 19.201 orang Sumber : Kantor Dinas

Kebudayaan dan Pariwisata Pemuda dan Olahraga,

Kabupaten Dharmasraya Tahun 2017

Dari observasi dilakukan pada tanggal 05 Februari 2017, tampak terlihat masyarakatnya menerima dengan senang keberdaan objek wisata yakni Candi Padang Roco, masyarakat menjaga objek wisata tersebut, Selanjutnya jika di lihat dari jumlah pengunjung, yang banyak mengunjungi Candi Padang Roco, yakni siswa dan siswi yang diberi tugas oleh gurunya di sekolah, dan ada juga mahasiswa yang datang di Candi Padang Roco, melihat sejarah tentang candi tersebut. Jika dilihat lingkungannya, masyarakat yang berada disekitar Candi Padang Roco sering mengadakan gotong royong, seperti menanam tumbuhan- tumbuhan hijau di sekitar candi, ada

juga pengunjung yang

menyumbangkan tanaman bunga agar objek wisata terlihat indah dipandang saat pengunjung lain datang. Berbagai aktivitas masyarakat

dalam mengelola dan

mengembangkan Candi menunjukan betapa tingginya partisipasi masyarakat di Jorong Sungai Lansek.

Dengan adanya objek wisata Candi Padang Roco pemerintah tersebut mempromosikan objek wisata dengan

(4)

cara memasang boliho di dekat jalan lintas.

Menurut salah satu duta di Jorong Sungai Lansek, seperti yang diungkapkan Bapak Alif, awalnya orang-orang tua dulu menemukan patung Aditiya Warman di tengah- tengah sawah pada tahun 1935.

Jorong Sungai Langsek adalah sebuah tempat peningalan sejarah, dimana orang-orang dulu berladang di sawah, ditemukan Candi oleh orang orang dulu, ada tiga Candi Padang Roco, yang masing-masing candi berbentuk persegi lima, dikelilingi sebuah bata- bata kecil. Arti dari Candi Padang Roco adalah, tempat sebuah peninggalan orang-orang tua dulu yang bersejarah. Pemerintah telah mendukung keberadaan objek wisata Candi Padang Roco dalam meningkatkan pendapatan daerah dengan menyediakan fasilitas yang berupa, Toilet, pondok-pondok untuk berjualan, dengan hal tersebut, pemerintah dapat mengupayakan kepada masyarakat, khususnya pada daerah Dharmasraya dapat memperkenalkan kepada semua masyarakat di setiap daerah agar mengembangkan objek wisata Candi

Padang Roco di Jorong Sungai lansek Kabupaten Dharmasraya. Tujuan penelitian adalah, untuk mengetahui dan mendeskripsikan Upaya Pemerintah Dalam Mempromosikan Objek Wisata Candi Padang Roco Di Jorong Sungai Langsek.

Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teori struktural fungsional menurut Rocher (dalam Ritzer,2003:121). Salah satu tokoh dari teori struktural fungsional adalah, Talcott Parsons, mengkaji tentang unsur-unsur atau elemen-elemen yang ada di dalam masyarakat sesuai dengan sistemnya masing-masing pendekatan yang digunakan Talcott Parsons mengembangakan konsep peran yang didiskusikan terlebih dahulu dalam hubungan dengan variabel-variabel yang menunjuk kepada organisasi dalam tindakan hubungan interaksi. Penelitian ini menggunakan teori fungsionalisme struktural oleh Talcott Parson. Dalam fungsional struktural Parson ini akan dimulai dengan empat fungsi penting untuk semua “ tindakan”, terkenal dengan skema AGIL.

Alasan memilih sistem AGIL ini, karena mampu mengkaji atau

(5)

melihat dari struktur fungsional dari permasalah tentang Upaya pemerintah dalam mempromosikan objek wisata Candi Padang Roco.

Untuk lebih tepatnya dari keempat penjesan sistem AGIL adalah pertama Adaptation (adapatasi) sistem harus menyesuaikan diri dengan lingkunganaya berkaiatan melihat pada sistem ekonomi, kedua Goal achievement (pencapaian tujuan) yang mana sistem mencapai tujuan dalam mempromosikan objek wisata Candi Padang Roco, yang akan di atur oleh pemerintah dan hukum di Kabupaten Dharmasraya, ketiga integrasi (integrasi) sebiah sistem dapat mengatur dan mengelolah sistem tersebut, yang mengatur dan mengelolah yaitu pemerintah dan hukum, dan Latency (latensi atau pemilihan pola) sebuah sistem harus melengkapi, memelihara, dan memperbaiki, berkaiatan dengan keluarga, agama dan sekolah atau pendidikan, pada perkembangan saat sekarang ini.

METODOLOGI PENELITIAN Pendekatan kualitatif merupakan pendekatan yang bermaksud untuk memahami

tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian. Data yang diperoleh dalam bentuk kata-kata, gambar holistik (Moleong, 2010:6).

Pendekatan ini dapat memperoleh informasi secara lisan yaitu berupa penuturan langsung dari informan dengan pertimbangan agar dapat memahami lebih mendalam tentang upaya pemerintah dalam mempromosikan objek wisata Candi Padang Roco di Jorong Sungai Lansek.

Tipe penelitian yang di gunakan berupa penelitian deskriptif, penelitian deskriptif merupakan penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu objek gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi saat sekarang.

Dalam hal ini yang menjadi alasan penulis menggunakan tipe penelitian deskriptif ini untuk mengambarkan upaya pemerintah dalam mempromosikan objek wisata Candi Padang Roco di Jorong Sungai Langsek Kabupaten Dharmasraya.

Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah pemerintah dan orang yang

(6)

bekerja, siswa-siswi maupun mahasiswa. Pengambilan informan dalam penelitian ini berdasarkan pada kriteria-kriteria sebagai berikut: 1.Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, 2.Masyarakat disekitar objek wisata Candi Padang Roco. Jenis data, data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data, obsevasi, studi dokumen dan wawancara. Unit analis adalah masyarakat. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini dipaparkan hasil penelitian meliputi upaya pemerintah dalam mempromosikan objek wisata Candi Padang Roco. Data yang di peroleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumen yang ditemui.

Hasil penelitian ini dibahas dengan teori, konsep dan pendapat para ahli yang sesuai.

5.1 Upaya Pemerintah Dalam Promosi

5.1.1 Mengalokasikan Anggaran Dana Untuk Promosi

APBD adalah suatu alat atau juga wadah untuk dapat menampung bermacam-macam kepentingan publik yang diwujudkan ialah dengan melalui berbagai kegiatan dan juga program yang mana pada saat tertentu manfaatnya tersebut akan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Pembangunan akan terlaksana apabila dana mencukupi yakni dengan adanya dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) daerah maupun pusat, dana yang di gunakan oleh pemerintah untuk pembangunan, pemerintah mengeluarkan dana APBD sebesar 100 Miliar setiap tahun nya, dana itu pun telah digunakan pemerintah Dharmasraya, seperti terlaksananya fasilitas-fasilatas yang ada di objek wisata Candi Padang Roco berupa fasilitas kamar mandi (WC), dan tempat duduk pengunjung, itu adalah salah satu dana dari pemerintah yang dikeluarkan untuk pembangunan Objek Wisata di Dharmasraya

5.1.2 Upaya Pemerintah Promosi Mengunakan Media

Informasi tersebut bisa di dapatkan oleh manusia melalui

(7)

media. Media tersebut seperti media cetak, media sosial, dan media elektronik.

Dengan kemajuan teknologi sekarang ini banyak orang mengunakan yang pertama media sosial, kata media sosial sudah tidak terdengar asing lagi media sosial merupakan segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan informasi atau pesan, manfaat dari media yaitu, pertama pesan yang disamapikan tidak satu orang saja, namun bisa berbagai banyak orang, kedua pesan yang disampaikan bebas, bisa memakai gambar maupun tulisan dan yang ketiga pesan yang di sampaikan lebih cepat. Media sosial berupa Facebook, Instragram dan Black Berry Messenger. Sedangkan kedua media cetak mempunyai makna sebuah media yang menggunakan bahan dasar kertas untuk menyampaikan pesen-pesanya.

Unsur yang utama adalah tulisan (teks), atau gambar. Media cetak ini bisa membantu fasilitator melakukan komunikasi interpersonal saat pelatihan atau kegiatan kelompok.

Media cetak berupa Koran. yang

ketiga yaitu media elektronik merupakan media yang menggunakan elektronik atau energy elektromekanis bagi pengguna akhir untuk mengakses kontenya. Media cetak seperti vidio, rekaman dan televisi. Dengan adanya alat media, maka dengan mudah pemerintah mempromosikan objek wisata khususnya Candi Padang Roco dapat melalui sebuah media sosial, media cetak dan media elektronik.

5.1.3 Upaya Pemerintah Promosi Mengunakan Sosialisasi

Sosialisasi adalah proses penanaman, transfer kebiasaan, menilai dan atauran satu generasi kegenerasi lainya dalam sebuah kelompok atau masyarakat.

Sosialisasi dilakukan melalui pameran-pameran yaitu seperti seni yaitu bentuk ekspresi yang dicurahkan dari dalam jiwa manusia, disampaikan dalam berbagai bentuk dan diterima oleh indra.

Bentuk mempromosikan objek wisata, pemerintah akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu, bentuk sosialisasi tersebut yang diadakan di objek wisata Candi Padang Roco

(8)

dengan tema “penyuluhan pencegahan kekerasan serta kesehatan dan pengobatan geratis”

dengan di adakan sosialisasi ini ratusan warga antusias mengikuti kegiatan ini di gelar di halaman Candi Padang Roco, peninggalan kerajaan Siguntur. Pemeriksaan kesehatan terdiri atas cek tekanan darah, kadar gula, dan pemeriksaan lainya. Warga yang sakit juga memperoleh obat geratis. Sebelumnya, warga mendapatkan penyuluhan pencegahan KDRT dari ketua dewan Penasihat Sriwijastuti, SH, MKn, sebagai aktivis peduli perempuan yang juga berprofesi sebagai notaries, yang juga di hadiri Bapak wali Nagari Siguntur Aswat, SE beserta rekan-rekan.

Selain itu adanya dari masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam pengembangan Candi Padang Roco, hal tersebut jelas telihat masyarakatnya berperan langsung dalam pemeliharaan, masyarakat pun menjaga candi padang roco dengan sangat baik, menjagannya agar tidak di rusak oleh orang lain, masyarakat senang dengan keberadaan candi padang roco tersebut.

Keterkaitan dengan teori struktural fungsional oleh Talcott Parsons dengan fungsi integrasi (integrasi) sebuah sistem harus mengatur antar hubungan bagian- bagian menjadi komponennya, seperti adanya kerja sama dengan dinas kehutanan, dan dengan kedatangan dinas kehutan, objek wisata Candi Padang Roco lebih tampak indah, karena dinas kehutanan menanam tanaman-tanaman dan bunga serta membersihkan di perkarangan objek wisata Candi Padang Roco bersama dengan masyarakat yang berada di lokasi Jorong Sungai Lansek Kabupaten Dharmasraya.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil temuan penulis dalam pembahasan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa upaya masyarakat dalam memperomosikan objek wisata Candi Padang Roco di Jorong Sungai Lansek Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya, antara lain:

1.Upaya Pemerintah dalam mempromosikan Objek Wisata Candi Padang Roco dapat melalui sebuah anggaran atau dana oleh APBD pusat

(9)

maupun daerah, dengan diajukan tersebut dapatlah mempromosikan objek Candi Padang Roco melalui media sosial baik itu bentuk promosi lewat Koran, televisi, menyebarkan spanduk, atau media cetak, yang telah di lakukan oleh pemerintah saat sekarang ini.

2.Bentuk kerja sama semua pihak masyarakat dalam mengembangakan objek wisata Candi Padang Roco, seperti bergotong royong besama, menanam tumbuh-tumbuhan yakni pohon-pohon, dan masyarakat pun menjaga objek wisata Candi Padang Roco dengan aman, baik itu ramah tamahnya ketika mengunjungi objek wisata Candi Padang Roco di Jorong Sungai Lansek Nagari Siguntur Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, penulis memberi saran kepada:

1.Kepada seluruh masyarakat terutama Jorong Sungai Lansek di harapkan lebih mengenalkan objek wisata yang ada di daerah tersebut, agar orang-orang dapat mengetahui

tentang keberadaan Candi Padang Roco yang menjadi situs budaya, baik untuk daerah sendiri maupun untuk Kabupaten Dharmasraya.

2.Untuk penulis selanjutnya yang ingin melakukan penelitian untuk dapat melihat bahwa lebih mendalami situs budaya yang ada di Jorong Sungai Lansek.

DAFTAR PUSTAKA

Bakaruddin. 2009. Perkembangan Permasalahan Kepariwisataan.

Padang: UNP Prees.

Bungin Burhan. 2001. Metodologi Penelitian Sosial. Surabaya:

Airlangga Univesity Press.

Kusuma,Dewi.2011.File://Pengemban ganPariwisataObjekwisataPanta isinggalau. (Online). Diakses 7b Oktober 2016

Milles, Matthew B dan Huberman Michael. 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia.

Moleong, Lexy J. 2010. Metode Penelitian Kualitatif.

Bandung:PT Remaja Rosdakarya

(10)

Pendit S, Nyoman. 2006. Ilmu Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.

Ritzer, George. 2001. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. Jakarta: PT Raja Grapindo Persada.

Soebagyo. 2012. Strategi Pengembangan Pariwisata di Indonesia. Jurnal. Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila

Referensi

Dokumen terkait

Belanja Daerah merupakan bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). APBD merupakan instrumen kebijakan fiskal yang utama bagi pemerintah daerah. APBD

Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Bidang Kesehatan adalah dana yang dialokasikan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk