Nama : Utami Nurpermadi Putri
NIM : 210510407
Mata Kuliah : Manajemen Strategi
Dosen Pengampu : Dr. Asep Rochyadi PS, S.E., M.Si.
TUGAS PERTEMUAN 14
1. Apa dampak pemimpin yang tidak efektif?
2. Pimpinan sebagai kerangka referensi manajerial adalah mutlak. Cerdas & berpengalaman menjadi bagian yang penting dalam memecahkan masalah. Menurutmu dari tipe kepemimpinan strategis mana yang paling cocok untuk Koperasi ? dan apa yang cocok untuk Bisnis ? jelaskan keduanya.
JAWABAN
1. Kepemimpinan yang tidak efektif dapat berdampak negatif pada kinerja organisasi.
Menurut penelitian oleh (Siwiyanti et al., 2022), efektivitas kepemimpinan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi. Kepemimpinan yang tidak efektif dapat menyebabkan penurunan kinerja organisasi, yang pada gilirannya dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi. Kepemimpinan yang tidak efektif, yang ditandai dengan kurangnya visi, komunikasi yang buruk, dan minimnya motivasi, dapat menyebabkan penurunan kinerja karyawan, rendahnya motivasi kerja, dan meningkatnya tingkat turnover. Selain itu, gaya kepemimpinan yang tidak tepat dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian (Arifin & Anindita, 2022) menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang tidak sesuai dapat menurunkan motivasi dan produktivitas kerja karyawan.
2. Kepemimpinan yang efektif sangat penting dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi, baik dalam konteks koperasi maupun bisnis. Pemilihan gaya kepemimpinan yang tepat harus disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing organisasi.
Kepemimpinan dalam Koperasi:
Menurut International Cooperative Alliance (ICA), koperasi didefinisikan sebagai perkumpulan otonom dari orang-orang yang bersatu secara sukarela untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi ekonomi, sosial, dan budaya bersama melalui perusahaan yang dimiliki bersama dan dikendalikan secara demokratis (Taufan, 2019). Oleh karena itu, gaya kepemimpinan demokratis sangat cocok diterapkan dalam koperasi. Pemimpin dengan gaya ini mendorong partisipasi aktif dari anggota dalam pengambilan keputusan, sehingga menciptakan rasa memiliki dan komitmen yang kuat terhadap tujuan bersama.
Menurut penelitian (Rufini et al., 2024), kepemimpinan yang melibatkan anggota secara aktif dapat meningkatkan kinerja koperasi.
Kepemimpinan dalam Bisnis:
Dalam konteks bisnis yang kompetitif, gaya kepemimpinan transformasional seringkali lebih efektif. Pemimpin transformasional mampu menginspirasi dan memotivasi karyawan untuk mencapai kinerja yang lebih tinggi dengan cara memberikan visi yang jelas,
mendorong inovasi, dan memperhatikan kebutuhan individu karyawan. Penelitian (Anggriani & Kistyanto, 2021) menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi melalui inovasi, khususnya dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
DAFTAR PUSTAKA
Anggriani, Y. Y., & Kistyanto, A. (2021). PENGARUH ENTREPRENEURIAL LEADERSHIP TERHADAP KINERJA UMKM KOTA SURABAYA MELALUI INOVASI. EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan), 5(3). https://doi.org/10.24034/j25485024.y2021.v5.i3.4534 Arifin, P., & Anindita, R. (2022). The effect of goal setting leadership on motivation and work
productivity moderated with remote working in the healthcare industry. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 8(4), 986. https://doi.org/10.29210/020221540
Rufini, I. A., Hendriani, S., & Novrianti, P. (2024). Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi dan Partisipasi Anggota Terhadap Kinerja Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Sejahtera Desa Bono Tapung, Kec.
Tandun Kab. Rokan Hulu. JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling, 2(2), 391–400. https://doi.org/10.57235/jamparing.v2i2.2497 Siwiyanti, L., Amal, M. K., & Sudarma, A. (2022). The Effect Of Leadership Effectiveness On
Organizational Performance. International Journal of Management and Business Applied, 1(2), 95–102. https://doi.org/10.54099/ijmba.v1i2.264
Taufan, A. (2019). ANALISIS KOMITMEN DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP PERKEMBANGAN KOPERASI SIMPAN PINJAM BAHARI JAYA DI KOTA JAMBI. Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Kewirausahaan, 2(1), 16.