• Tidak ada hasil yang ditemukan

ventilasi mekanik dalam pembahasan webinar

N/A
N/A
Dwi Tika

Academic year: 2025

Membagikan "ventilasi mekanik dalam pembahasan webinar"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PRINSIP DASAR VENTILASI

MEKANIK

DR ANTIN TRI LAKSMI, SPAN.KIC

(2)

Ventilator

 Menyalurkan sejumlah volume gas ke pasien berdasarkan volume, tekanan, atau aliran sesuai yang ditentukan oleh operator.

 Konstruksi dasar ventilator mekanis : a. Input power/daya masukan

b. sumber gas bertekanan,

c. Drive mechanism /mekanisme penggerak

d. control circuit

(3)

KOMPONEN VENTILATOR

1. Daya masukan/input power

a. Pneumatik: Gas medis terkompresi digunakan sebagai sumber energi.

b. Listrik: Arus AC atau DC digunakan untuk menggerakkan piston dan kompresor yang menghasilkan tekanan.

c. Gabungan: Sebagian besar ventilator unit perawatan intensif dikombinasikan dengan daya pneumatik yang digunakan untuk mengalirkan napas sementara mikroprosesor yang

dikontrol secara elektronik mengontrol katup yang mengatur karakteristik napas.

2. Sumber gas bertekanan:

Oksigen dan udara diperlukan.

Dapat disediakan melalui pasokan manifold sentral rumah sakit dengan blender yang

mencampurnya untuk mencapai konsentrasi oksigen yang diinginkan (FiO2). Atau, beberapa

mesin dapat menggunakan tabung oksigen bersama kompresor udara, sementara yang lain akan memiliki turbin internal sebagai sumber udara terkompresi.

(4)

3. Mekanisme penggerak

Adalah sistem yang digunakan oleh ventilator untuk mengubah daya masukan menjadi kerja ventilasi;

Ada 3 jenis: piston, bellow, dan sirkuit pneumatik.

Yang paling umum digunakan adalah mekanisme penggerak pneumatik.

Mekanisme penggerak pneumatik menggunakan kontrol mikroprosesor dan katup solenoid proporsional yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik.

Mikroprosesor mengontrol solenoid (katup yang dioperasikan secara elektromekanis) untuk membuka dan menutup katup sesuai yang diinginkan

(5)

VENTILATOR

• Alat penyelamat nyawa

• Digunakan di :

a.

ICU

b.

Prosedur pembedahan dengan general anestesi

c.

Perawatan lama untuk pasien yang butuh support tambahan pernafasan.

•Macam ventilasi mekanik :

Invasif : butuh ETT untuk disambung ke ventilator

Non invasif : ventilator – masker ( pasien )

(6)

INDIKASI VENTILASI MEKANIK

1. Masalah jalan nafas (Unstable/Unprotected Airway)

menurunkan resiko aspirasi ( darah, muntahan, penurunan kesadaran )

Mengamankan jalan nafas (laryngeal edema/trauma) 2. Gagal ventilasi (hypercapnea)

Penurunan worrk of breathing dan mencegah/memperbaiki kelelahan otot-otot nafas 3. Gagal nafas hipoksemik

Memungkinkan pemberian oksigen konsentrasi tinggi

Memperbaiki V/Q mismatch

Menurunkan shunt dengan membuka alveoli yang kolaps

Fungsi Ventilasi mekanik:

membantu meningkatkan pertukaran gas

mengurangi kerja pernapasan

mendukung pasien selama perawatan penyakit dasarnya

Pengaturan ventilator mengintegrasikan volume, aliran, tekanan, dan waktu.

(7)

PERUBAHAN FISIOLOGIS SETELAH INISIASI VENTILASI MEKANIK

JANTUNG

1. Venous return turun : karena volume paru naik, tekanan pleura naik, tekanan intra mural atrium kanan dan IVC dalam rongga thorax naik, venous return turun. Hal ini dapat menyebabkan :

hipovolemi, tamponade, severe air trapping, gagal jantung kanan, hipertensi pulmonal

Tx : berikan cairan iv yang cukup atau vasopressor untuk menaikkan MAP dan selanjutnya menaikkan venous return.

2. Penurunan afterload

Tekanan positif : penurunan transmural wall tension di dalam ventrikel kiri

Bermanfaat untuk congestive heart failure atau Miocard infark (perfusi koroner meningkat karena penurunan konsumsi oksigen oleh jantung

3. Penjumlahan dari 2 faktor tersebut dapat menghasilkan peningkatan atau penurunan cardiac output 4. Dapat menyebabkan hipotensiyang membutuhkan antisipasi, terutama pada pasien yang vital

membutuhkan venous return/preload cukup

(8)

PARU

1. Dapat menyebabkan

Barotrauma or volutrauma : pneumothorax or Ventilator Induced Lung Injury

Air Trapping

Peningkatan insensible fluid losses 2. Pertukaran gas

 dapat meningkatkan dead space fisiologis ( kompresi kapiler atau tidal volume rendah )

 PEEP tinggi : dapat menaikkan V/Q matching jika digunakan pada paru

unilateral karena menyebabkan over distensi alveolar dan kompresi kapiler

paru, yang menyebabkan redistribusi darah ke area paru yang non ventilated

(9)

BASIC RESPIRATORY MECHANICS MODEL KOMPARTEMEN TUNGGAL

 Paru-paru sebagai tabung tunggal (saluran udara) dan kompartemen elastis (paru- paru dan dinding dada)

 Ventilasi tekanan positif (inspirasi) : aliran masuk terjadi ketika tekanan pada pembukaan saluran napas melebihi tekanan di dalam kompartemen elastis.

 Hal ini terjadi ketika ventilator meningkatkan transrespiratory pressure ( P-AO – P- BS )

 Transrespiratory pressure ditampilkan pada ventilator sebagai airway pressure

 Aliran keluar masuk dari sistem pernapasan diatur oleh 2 faktor utama : 1. Resistance

Resistance = Δ Pressure / Δ Flow Δ Presistive = Resistance* Δ Flow 2. Elastance

Elastance = Δ Pressure / Δ Volume = 1/Compliance

a. Δ P elastic = Elastance* Δ Volume

(10)

Gambar 1. hubungan antara flow, volume dan pressure

(11)

Persamaan Gerak dan Hukum Gerak Newton ke 3

Tekanan yang diberikan oleh ventilator pada pembukaan jalan napas (P-ao atau P-vent) ditahan oleh tekanan yang sama dan berlawanan yang dihasilkan oleh sistem pernapasan (P-elastic + P-resistive).

Hubungan antara variabel tekanan, volume, dan aliran dinyatakan dengan Persamaan Gerak untuk sistem pernapasan.

Versi sederhana persamaan untuk ventilasi pasif (tidak ada upaya inspirasi dari pihak pasien) adalah:

P-vent = P-elastic + P-resistive

P-vent = Elastance x Volume + Resistance x Flow

Note : for paralyzed pts/no effort

(12)

Persamaan gerak adalah dasar untuk mendefinisikan mode pressure control dan volum control pada ventilator

Jika ventilator diatur untuk pressure control, ia akan mengendalikan sisi kiri persamaan.

Operator menentukan bentuk pressure

waveform, yaitu inspiratory pressure,rise time, inspiratory time, (SISI KIRI PERSAMAAN)

Aliran dan volume yang diberikan merupakan variabel dependen (SISI KANAN PERSAMAAN) dan akan bervariasi sesuai dengan elastisitas dan

resistensi sistem pernapasan.

Versi lain dari pressure control adalah mengatur proporsionalitas antara upaya dan tekanan pasien (Proportional Assist Ventilation, Neurally Adjusted Ventilatory Assist, dll.). Dalam kasus ini, ventilator memberikan tekanan inspirasi yang lebih besar seiring dengan peningkatan upaya inspirasi pasien.

Jika ventilator diatur untuk mengendalikan volume/volume control, ia akan mengendalikan sisi kanan persamaan.

Operator mengatur volume tidal dan

inspiratory flow ke dalam sistem pernapasan.

(SISI KANAN PERSAMAAN)

Akibatnya, tekanan yang diberikan oleh

ventilator (SISI KIRI PERSAMAAN) merupakan variabel dependen dan akan berubah

berdasarkan elastisitas dan resistensi dalam sistem pernapasan.

(13)

Bentuk gelombang ideal yang ditampilkan pada layar grafis ventilator (hijau : inspirasi, merah : ekspirasi)

(14)

PASIEN YANG TIDAK LUMPUH/MASIH ADA USAHA NAFAS

Bentuk persamaan tingkat lanjut memperhitungkan interaksi fisik antara pasien (usaha dari otot-otot inspirasi) dan ventilator (Pmus).

P-mus +P-vent = Elastance x Volume + Resistance x Flow

Referensi

Dokumen terkait

Maka, soal dapat berubah menjadi apakah petak kiri atas atau kanan bawah adalah petak dominan dari suatu sub-sawah, dan apakah petak tersebut hanyalah satu-satunya petak yang

Rovsing’s sign Positif jika dilakukan palpasi dengan tekanan pada kuadran kiri bawah dan timbul nyeri pada sisi kanan.. Psoas

Empat pertanyaan kunci tersebut (mengeliminasi, mengurangi, meningkatkan, menciptakan) diberikan pada semua elemen sisi kanan BMC yang mewakili penciptaan nilai dan sisi kiri yang

Siswa dibagi menjadi dua kelompok (kelompok A yaitu semua laki-laki yang berada di sisi kanan guru dan kelompok B yaitu semua perempuan yang berada di sisi kiri

Rovsing’s sign Positif jika dilakukan palpasi dengan tekanan pada kuadran kiri bawah dan timbul nyeri pada sisi kanan.. Psoas sign atau

Ventilasi mekanik atau ventilator adalah alat bantu pernapasan yang menggantikan fungsi paru dalam hal ventilasi, dimana bantuan ventilasi yang diberikan mesin

Dari grafik diatas diketahui bahwa tekanan dinamis pada dinding kanan Z3 dan dinding kiri Z8 tangki mempunyai nilai yang berubah – ubah sesuai fungsi waktu dan

Terdapat dua buah tank pada monumen Nani Wartabone satu buah menempati sisi kanan depan patung nani wartabone dan satu buah lainnya terdapat pada sisi kiri depan