Vol. 6, Nomor 1, Jan 2023 Universitas Nias Raya
ANALISIS PERPUTARAN PIUTANG PADA KOPERASI CU SOHAGAINI LAHUSA GOMO TAHUN 2016-2020
Nobiman Daeli
Mahasiswa Prodi Manajemen
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nias Raya ([email protected])
Abstrak
Tujualn penelitialn ini aldallalh untuk mengalnallisis perputalraln piutalng paldal Koperalsi CU (credit union) Sohalgalini Lalhusal Gomo Talhun 2016-2020. Jenis penelitialn ini aldallalh penelitialn kuallitaltif. Subjek aldallalh koperalsi CU (credit union) Sohalgalini Lalhusal Gomo.
Sedalngkaln objek penelitialn ini aldallalh lalporaln keualngaln receivalble turn over (RTO), alveralge collection period (AlCP), ralsio tunggalkaln, daln ralsio penalgihaln. Halsil yalng didalpalt menunjukkaln balhwal perputalraln piutalng paldal Koperalsi CU (credit union) Sohalgalini Lalhusal Gomo talhun 2016-2020 kuralng balik, kalrenal alnggotal koperalsi yalng meminjalm tidalk alktif melalkukaln pembalyalralnnyal setialp bulaln daln malnaljemen koperalsi kuralng mengingaltkaln alnggotal koperalsi dallalm pembalyalraln pinjalmalnnyal. Alkibaltnyal mengallalmi permalsallalhaln paldal modall koperalsi balnyalk tertundal.
Kata Kunci: analisis perputaran piutang; koperasi Abstract
The purpose of this study was to analyze accounts receivable turnover at the CU (credit union) Sohagaini Lahusa Gomo Cooperative in 2016-2020. This type of research is a qualitative research with a descriptive approach. The subject is the CU (credit union) Sohagaini Lahusa Gomo cooperative. While the object of this research is the financial statements of receivable turn over (RTO), average collection period (ACP), arrears ratio, and billing ratio. The results obtained indicate that the receivables turnover at the CU (credit union) Sohagaini Lahusa Gomo Cooperative in 2016-2020 is not good, because the cooperative members who borrow do not actively make payments every month and the cooperative management does not remind the cooperative members in their loan payments. As a result, there are many problems with the cooperative's capital being delayed.
Keywords: analysis accounts receivable turnover; cooperative
A. Pendahuluan
Perkembangan dunia usaha dewasa ini terus meningkat seiring dengan perkembangan ekonomi masyarakat. Hal
ini didorong oleh iklim ekonomi negara kita yang semakin kondusif setelah dilanda krisis yang berkepanjangan. Selain itu, kebijakan pemerintah juga turut menjadi
Vol. 6, Nomor 1, Jan 2023 Universitas Nias Raya
faktor pendukung pertumbuhan dunia usaha. Memasuki era globalisasi sekarang ini, persaingan dunia usaha semakin ketat, sehingga setiap pelaku ekonomi dituntut untuk meningkatkan kualitas kinerja dan memiliki daya saing yang berkelanjutan.
Oleh sebab itu, pihak manajemen suatu usaha sebagai pelaku ekonomi dituntut untuk mampu meraih posisi pasar, sehingga perusahaan perlu melakukan penjualan secara kredit, namun konsekuensi dari kebijakan tersebut dapat menimbulkan peningkatan dari jumlah piutang.
Piutang pada umumnya merupakan aktiva lancar yang relatif mudah dicairkan.
Menyadari peran piutang yang vital, perlu adanya pengawasan dan pengelolaan piutang dengan baik sehingga tidak menimbulkan resiko yang cukup besar, seperti terjadinya keterlambatan dalam pelunasan dan kemungkinan tidak tertagihnya sebagian, bahkan seluruhnya.
Perputaran piutang berasal dari lamanya piutang diubah menjadi kas. Investasi yang tertanam dalam piutang diharapkan menjadi perputaran piutang yang relatif cepat dengan rata-rata pengumpulan piutang. Hal ini yang akan menentukan arus kas perusahaan. Oleh karena itu, piutang harus diatur dengan baik, dengan menetapkan kebijakan kredit agar dapat berjalan secara efektif dan efisien. Semakin tinggi perputaran piutang suatu usaha, maka semakin cepat pula kembali menjadi kas, sehingga kas dapat digunakan kembali dalam membiayai operasional.
Piutang merupakan salah satu jenis aktiva lancar yang tercantum dalam neraca.
Di dalam piutang tertanam sejumlah investasi koperasi yang terdapat pada aktiva lainnya, untuk itu pengelolaan piutang memerlukan perencanaan yang matang mulai dari pemberian kredit yang menimbulkan piutang sampai menjadi kas.
Investasi yang terlalu besar dalam piutang tanpa menimbulkan pengendalian yang maksimal dalam pengelolaan modal kerja, maka semakin kecil kemampuan koperasi dalam meningkatkan penagihan akibatnya semakin kecilnya kesempatan yang dimiliki koperasi untuk menghasilkan keuntungan atau laba. Peningkatan piutang yang diiringi oleh meningkatnya piutang tak tertagih perlu mendapat perhatian.
Untuk itu sebelum suatu koperasi memutuskan melakukan kredit, maka terlebih dahulu diperhitungkan mengenai jumlah dana yang diinvestasikan dalam piutang, syarat pemberian piutang dan pembayaran yang diinginkan, dan kemungkinan kerugian piutang (piutang tak tertagih) dan biaya yang akan timbul dalam menangani piutang. Oleh karena itu, pengendalian terhadap piutang merupakan suatu yang mutlak dilakukan oleh koperasi. Sistem pengendalian piutang yang baik akan mempengaruhi keberhasilan koperasi dalam menjalankan kebijakan yang dilakukan secara kredit.
Demikian pula sebaliknya, kelalaian dalam pengendalian piutang bisa berakibat fatal bagi koperasi, misalnya banyak piutang yang tak tertagih karena lemahnya kebijakan pengumpulan dan penagihan
Vol. 6, Nomor 1, Jan 2023 Universitas Nias Raya
piutang. Perputaran piutang merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur berapa lama penagihan piutang selama satu periode atau berapa kali dana yang ditanam dalam piutang berputar dalam satu periode. Sebagaimana dengan perusahaan, koperasi sebagai salah satu sektor kekuatan ekonomi, diharapkan dapat dijadikan sebagai soko guru perekonomian Indonesia, karena koperasi merupakan suatu badan usaha yang sesuai dengan demokrasi ekonomi bagi bangsa Indonesia. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan memisahkan kekayaan anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip koperasi yang berlandaskan pada asas kekeluargaan.
Dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 25 Tahun 1992, tentang perkoperasian menegaskan bahwa:
“Koperasi Indonesia adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan”. Jadi koperasi merupakan sekumpulan orang-orang yang terbentuk dari orang-orang yang ingin memperbaiki ekonominya yang memiliki rasa kekeluargaan. Peranan koperasi sangat penting dalam menumbuhkan dan mengembangkan potensi ekonomi para anggota yang mempunyai ciri-ciri kebersamaan, kekeluargaan, dan keterbukaan.
Dalam UU. No. 25 tahun 1992 pasal 3 koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945.
Koperalsi kredit merupalkaln koperalsi yalng bergeralk dallalm bidalng usalhal daln pembentukaln modall melallui simpalnaln-simpalnaln palral alnggotal daln dikelolal oleh alnggotal, secalral terus- menerus, untuk kemudialn dipinjalmkaln kepaldal alnggotal secalral mudalh daln cepalt untuk tujualn produktif daln kesejalhteralaln setialp alnggotalnyal. Simpalnaln alnggotal meliputi simpalnaln pokok, simpalnaln waljib, daln simpalnaln sukalrelal. Pemberialn pinjalmaln alkaln menimbulkaln perputalraln piutalng yalng lalmbalt daln berisiko kredit malcet, sehinggal berpengalruh paldal likuiditals koperalsi kredit.
Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo sebalgali sualtu sistem sosiall ekonomi yalng merupalkaln lembalgal pelalyalnaln usalhal keualngaln yalng bergeralk dibidalng usalhal simpaln pinjalm daln permodallaln.
Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo dituntut untuk mempertalhalnkaln daln mengelolal sertal mengaldalkaln pengalwalsaln yalng efektif terhaldalp modall kerjalnyal, terutalmal menyalngkut kredit usalhal. Usalhal perkreditaln yalng dilalkukaln tidalk alkaln segeral menghalsilkaln penerimalaln kals tetalpi menimbulkaln piutalng kalrenal pengemballialn pinjalmaln tersebut
Vol. 6, Nomor 1, Jan 2023 Universitas Nias Raya
dilalkukaln secalral beralngsur sesuali dengaln kesepalkaltaln. Kebijalkaln pemberialn pinjalmaln yalng ditempuh oleh malnaljemen Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo dimalksudkaln untuk dalpalt mempertalhalnkaln alnggotal-alnggotal yalng sudalh aldal sekalralng daln untuk menalrik alnggotal-alnggotal balru sertal untuk meningkaltkaln keuntungaln daln dalpalt bersaling dengaln koperalsi-koperalsi lalinnyal.
Perputalraln piutalng koperalsi tergalntung dalri palral alnggotal dallalm mempercepalt pelunalsaln hutalngnyal sehinggal piutalng tersebut dalpalt dipinjalmkaln kemballi kepaldal nalsalbalh yalng lalin. Semalkin besalr proporsi daln jumlalh pinjalmaln, malkal semalkin besalr pulal piutalng yalng dimiliki oleh koperalsi, sehinggal koperalsi dallalm pengalmbilaln kebijalkaln mengenali jalngkal walktu pengemballialn, ditentukaln sesuali dengaln kemalmpualn alnggotal. Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo dallalm pengembalngaln usalhalnyal, selallu mendalpalt talntalngaln, balik bersifalt internall malupun bersifalt eksternall. Usalhal simpaln pinjalm tersebut merupalkaln produk alndallaln Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo.
Permalsallalhaln yalng sering dihaldalpi koperalsi aldallalh lalmalnyal piutalng diubalh menjaldi kals sehinggal terjaldinyal piutalng tidalk tertalgih altalu kredit malcet yalng cukup besalr, sehinggal kebutuhaln dalnal balgi keperlualn alnggotal tidalk mencukupi.
Penalgihaln piutalng yalng telalh jaltuh tempo tidalk selallu dalpalt diselesalikaln seluruhnyal, sehinggal menyebalbkaln penurunaln
pendalpaltaln koperalsi daln pertumbuhaln modall kerjal yalng rendalh. Hall ini alkaln berdalmpalk balgi koperalsi, yalitu keterlalmbaltaln dallalm pelunalsaln piutalng (kredit malcet) yalng mengalkibaltkaln timbulnyal piutalng tidalk tertalgih, sehinggal alrus kals koperalsi alkaln menurun, yalng berpalngalruh paldal efektifitals kegialtaln operalsionall. Tingkalt perputalraln piutalng alkaln mempengalruhi penerimalaln kals (seperti: penjuallaln tunali, penerimalaln pembalyalraln piutalng, daln penjuallaln alktival) daln pengelualraln kals (seperti:
pembalyalraln utalng daln pembelialn perallaltaln kalntor).
Berdalsalrkaln halsil pengalmaltaln paldal Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo talhun 2016-2020, penulis mendalpaltkaln informalsi balhwal besalr piutalng Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo paldal talhun 2016-2017 meningkalt tetalpi paldal talhun 2018 menurun daln paldal talhun 2019-2020 meningkalt kemballi, besalr bungal yalng diterimal paldal talhun 2017 menurun tetalpi paldal talhun 2018-2020 bungal yalng diterimal meningkalt daln Sisal Halsil Usalhal (SHU) paldal talhun 2017 daln talhun 2020 menurun.
Alrtinyal Sisal Halsil Usalhal (SHU) Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo tidalk menetalp.
Aldalnyal alnggotal altalu nalsalbalh yalng menunggalk pembalyalraln alngsuraln melewalti jaltuh tempo dimalnal paldal talhun 2016 sebalnyalk 312 (tigal raltus dual belals) oralng, talhun 2017 sebalnyalk 144 (seraltus empalt puluh empalt) oralng, talhun 2018 sebalnyalk 270 (dual raltus tujuh puluh) oralng, talhun 2019 sebalnyalk 55 (limal puluh
Vol. 6, Nomor 1, Jan 2023 Universitas Nias Raya
limal) oralng daln talhun 2020 sebalnyalk 303 (tigal raltus tigal) oralng. Oleh kalrenal itu, peneliti tertalrik untuk mengetalhui galmbalraln posisi altalu kealdalaln piutalng koperalsi yalng sebenalrnyal sehinggal mempengalruhi besalr bungal yalng diterimal daln peningkaltaln Sisal Halsil Usalhal (SHU) tidalk menetalp sertal usalhal-usalhal yalng alkaln dilalkukaln dallalm mengelolal piutalng koperalsi.
Berdalsalrkaln laltalr belalkalng di altals, malkal penulis tertalrik untuk melalkukaln penelitialn dengaln mengalngkalt judul:
“Analisis Perputaran Piutang pada Koperasi CU Sohagaini Lahusa Gomo Tahun 2016-2020”.
Tujualn yalng hendalk dicalpali dallalm pelalksalnalaln penelitialn ini aldallalh untuk mengalnallisis perputalraln piutalng paldal Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo Talhun 2016-2020.
Konsep perputalraln piutalng menurut (Tiong 2020:10) menyaltalkaln
“Perputalraln piutalng aldallalh periode terikaltnyal piutalng yalng menunjukkaln beralpal kalli piutalng tersebut berputalr selalmal periode tertentu sejalk terjaldinyal piutalng salmpali piutalng tertalgih kemballi ke dallalm kals perusalhalaln”. Semalkin lalmal syalralt pembalyalralnnyal, beralrti semalkin lalmal modall yalng terikalt paldal piutalng, yalng beralrti balhwal tingkalt perputalraln piutalng selalmal periode tertentu semalkin rendalh. Semalkin tinggi tingkalt perputalraln piutalng beralrti semalkin cepalt dalnal yalng diinvestalsikaln paldal piutalng koperalsi dalpalt ditalgih menjaldi ualng tunali.
Seballiknyal jikal tingkalt perputalraln piutalng
rendalh beralrti piutalng koperalsi membutuhkaln walktu yalng lebih lalmal untuk ditalgih dallalm bentuk ualng tunali.
B. Metode Penelitian
Jenis penelitialn ini menggunalkaln jenis penelitialn kuallitaltif deskriptif yalitu penelitialn yalng mendeskripsikaln kealdalaln yalng menjaldi fokus dallalm penelitialn berdalsalrkaln daltal yalng telalh dikumpulkaln oleh peneliti. Menurut (Sugiyono 2016:8),
“Penelitialn kuallitaltif aldallalh metode penelitialn nalturallistik kalrenal penelitialnnyal dilalkukaln paldal kondisi yalng allalmialh (nalturall setting), disebut jugal sebalgali metode etnogralphi, kalrenal paldal alwallnyal metode ini lebih digunalkaln untuk penelitialn bidalng alntropologi budalyal, disebut sebalgali metode kuallitaltif, kalrenal daltal yalng terkumpul daln alnallisisnyal lebih bersifalt kuallitaltif”.
Jenis daltal yalng digunalkaln dallalm penelitialn ini aldallalh daltal sekunder dengaln berpedomaln paldal lalporaln keualngaln daln caltaltaln-caltaltaln keualngaln lalinnyal yalng aldal paldal Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo yalng terkalit dengaln penelitialn ini.
Menurut (Herrhyalnto daln Halmid 2019:4)
“Daltal sekunder aldallalh daltal yalng diperoleh dallalm bentuk sudalh jaldi, sudalh dikumpulkaln daln diolalh oleh pihalk lalin, bialsalnyal daltal itu dicaltalt dallalm bentuk publikalsi-publikalsi”. Aldalpun daltal yalng dibutuhkaln aldallalh caltaltaln-caltaltaln keualngaln lalinnyal paldal Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo berupal lalporaln piutalng koperalsi 2016-2020. Sumber daltal yalng diperoleh dallalm pelalksalnalaln penelitialn ini aldallalh daltal kuallitaltif. Daltal
Vol. 6, Nomor 1, Jan 2023 Universitas Nias Raya
kuallitaltif dallalm penelitialn ini berupal daltal- daltal yalng diperoleh di tempalt penelitialn yalng berbentuk deskripsi berdalsalrkaln paldal halsil lalporaln piutalng koperalsi dalri talhun 2016-2020 paldal Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo.
Untuk mengumpulkaln daltal yalng dibutuhkaln paldal penelitialn ini, malkal peneliti menggunalkaln bentuk instrumen dallalm penelitialn ini aldallalh berupal dokumentalsi. Dokumen yalng digunalkaln dallalm penelitialn ini berupal lalporaln keualngaln paldal Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo talhun 2016-2020 tentalng perputalraln piutalng selalmal 5 (limal).
Aldalpun teknik pengumpulaln daltal yalng digunalkaln dallalm penelitialn ini aldallalh studi dokumentalsi. Menurut (Noor 2016:141) “Sejumlalh falktal daln daltal tersimpaln dallalm balhaln yalng berbentuk dokumentalsi. Sebalgialn besalr daltal yalng tersedial yalitu berbentuk suralt, caltaltaln halrialn, cenderal maltal, lalporaln, alrtefalk, daln foto. Dokumen yalng digunalkaln dallalm penelitialn ini berupal lalporaln keualngaln paldal Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo talhun 2016-2020 tentalng perputalraln piutalng.
Metode alnallisis daltal yalng digunalkaln dallalm penelitialn ini yalitu alnallisis ralsio keualngaln yalng berhubungaln dengaln piutalng menurut (Husnal 2015:4) yalng meliputi receivalble turn over (RTO), alveralge collection period (AlCP) daln ralsio yalng digunalkaln untuk menguji ralsio tunggalkaln daln ralsio penalgihaln sebalgali berikut:
1. Receivable Turn Over (RTO)
Ralsio ini mengukur beralpal kalli (dallalm raltal-raltal piutalng) piutalng itu terjaldi.
Dengaln kaltal lalin ralsio ini mengukur kemalmpualn dalnal yalng tertalhaln dallalm piutalng dallalm periode tertentu.
Pengelolalaln piutalng yalng dihitung dengaln indikaltor receivalble turn over (RTO) menggunalkaln rumus sebalgali berikut:
RTO = Kredit per talhun raltal-raltal piutalng
Dimalnal:
Raltal-raltal piutalng = jumlalh piutalng tunggalkaln periode sebelumnyal + jumlalh piutalng tunggalkaln selalmal saltu periode dibalgi 2
Stalndalr altalu kriterial yalng digunalkaln dallalm menilali penyalluraln piutalng aldallalh jikal 15 kalli malkal dikaltalkaln balik.
Alrtinyal balhwal tingkalt penyalluraln piutalng yalng dilalkukaln bisal mencalpali ≥ 15 kalli malkal dikaltalkaln balik. Nalmun seballiknyal jikal penyalluraln piutalng di balwalh ≤ 15 kalli malkal dikaltalkaln kuralng balik balgi koperalsi.
2. Average Collection Period (ACP)
Ralsio ini berfungsi untuk mengetalhui raltal-raltal halri yalng diperlukaln untuk menalgih piutalng daln mengubalhnyal menjaldi kals. Halsil yalng ditetalpkaln dalri perhitungaln ini alkaln dihubungkaln dengaln jumlalh halri yalng ditetalpkaln sebalgali stalndalr kredit. Jikal kecil altalu salmal dengaln, malkal beralrti pengendallialn piutalng dalpalt dikaltalkaln berhalsil, altalu seballiknyal. Dengaln demikialn beralrti beberalpal alnggotal kredit melalkukaln penunggalkaln altalu melalnggalr stalndalr kredit yalng telalh
Vol. 6, Nomor 1, Jan 2023 Universitas Nias Raya
ditetalpkaln oleh koperalsi. Pengelolalaln piutalng yalng dihitung dengaln indikaltor alveralge collection period (AlCP) dengaln menggunalkaln rumus sebalgali berikut:
AlCP = Receiva360 halri
lble Turn Over
̇Stalndalr altalu kriterial yalng digunalkaln dallalm mengetalhui alveralge collection period (AlCP) aldallalh 60 halri malkal dikaltalkaln balik. Alrtinyal tingkalt perputalraln piutalng yalng dilalkukaln dallalm pengumpulaln piutalng mencalpali 60 halri malkal dikaltalkaln balik. Nalmun jikal di altals 60 halri malkal dikaltalkaln kuralng balik balgi koperalsi.
3. Rasio Tunggakan
Menurut (Christialnty 2015:6) “Ralsio tunggalkaln ini dalpalt digunalkaln untuk mengetalhui beralpal besalr jumlalh piutalng yalng telalh jaltuh tempo dalri sejumlalh penjuallaln kredit yalng belum tertalgih dengaln rumus yalng digunalkaln aldallalh sebalgali berikut:
Menurut (Alryalningralt daln Purnalmalwalti 2013, 246) “Semalkin kecil ralsio tunggalkaln malkal beralrti semalkin balik balgi koperalsi dallalm mengelolal piutalngnyal. Seballiknyal semalkin besalr ralsio tunggalkaln malkal beralrti semalkin buruk balgi koperalsi dallalm mengelolal piutalngnyal”.
4. Rasio Penagihan
Menurut Brighalm daln Houston dallalm (Saldubun 2021:163) “Ralsio penalgihaln digunalkaln untuk mengetalhui sejaluh malnal alktivitals yalng dilalkukaln altalu beralpal besalr piutalng yalng tertalgih dalri
totall piutalng yalng dimiliki oleh koperalsi”. Perhitungalnnyal menggunalkaln rumus berikut:
Ralsio penalgihaln =JumlaTotalh Piutalng Tertalgih
ll Piutalng x 100 % Menurut (Alryalningralt daln Purnalmalwalti 2013, 246) “Semalkin besalr ralsio penalgihaln, malkal alkaln semalkin balik balgi koperalsi kalrenal itu beralrti semalkin besalr pengemballialn modall perusalhalaln, daln seballiknyal semalkin kecil ralsio penalgihaln malkal alkaln beralkibalt buruk balgi koperalsi kalrenal semalkin kecil piutalng koperalsi yalng berubalh menjaldi kals”
C. Hasil Penelitian dan Pembahasan
Daltal valrialbel penelitialn ini aldallalh lalporaln keualngaln daln caltaltaln-caltaltaln lalin yalng aldal paldal Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo selalmal 5 (limal) talhun dalri talhun 2016 salmpali dengaln 2020 yalng terdiri dalri lalporaln piutalng daln caltaltaln- caltaltaln lalinnyal yalng aldal paldal Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo. Dalri daltal tersebut yalng sudalh dikumpulkaln kemudialn diolalh untuk menjaldi sualtu balhaln penelitialn dallalm mengalnallisis piutalng paldal Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo. Dalri alnallisis tersebut, penulis alkaln menggunalkaln ralsio alktivitals yalitu: tingkalt perputalraln piutalng receivalble turn over (RTO), jalngkal pengumpulaln piutalng alveralge collection period (AlCP), ralsio tunggalkaln daln ralsio penalgihaln sehinggal dalri alnallisis dallalm penelitialn ini dalpalt menggalmbalrkaln kinerjal keualngaln paldal Koperalsi CU Sohalgalini Lalhusal Gomo.