Pengembangan media pembelajaran e-jobsheet pada matakuliah desain digital
Enggar Kartikasari1*, Desy Tri Inayah2, Nurcholish Arifin Handoyono3, Abdul Rahim4, Amelia Ajeng Saputri5
1,2,5Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta
3Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta
4Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta
* Corresponding Author. Email: [email protected] Received: 27 November 2022; Revised: 5 Maret 2023; Accepted: 21 June 2023
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan media pembelajaran berupa E-Jobsheet; 2) mengetahui kelayakan media pembelajaran e-jobsheet; 3) mengetahui respon mahasiswa terhadap media pembelajaran E-Jobsheet pada matakuliah Desain Digital. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research & development) dengan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Data yang diperoleh dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian adalah mahasiswa prodi PVKK bidang keahlian tata busana yang menempuh matakuliah desain digital di semester V. Spesifikasi produk yang dikembangkan berupa: 1) pengenalan dan penggunaan tools pada aplikasi coreldraw; 2) langkah pembuatan desain dasar dan pewarnaan secara digital; 3) langkah-langkah pembuatan proporsi tubuh wanita sesuai ukuran yaitu klasik, modis/ ideal dan ilustrasi. Pengembangan media pembelajaran penilaian kelayakan oleh ahli media dan ahli materi yaitu media e-jobsheet dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Hasil respon mahasiswa dalam menggunakan e-jobsheet “baik”, sehingga media ini dapat membantu mahasiswa dalam pembelajaran desain digital.
Kata kunci: media pembelajaran; e-jobsheet; desain digital
Development of e-jobsheet learning media in digital design courses
Abstract: This study aims to: 1) develop learning media in the form of e-jobsheets; 2) determine the feasibility of e-jobsheet learning media; 3) knowing student responses to e-jobsheet learning media in Digital Design courses.
This research is research development (research & development) with the ADDIE development model (analysis, design, development, implementation, evaluation). The data obtained were analyzed with quantitative descriptive. The research subjects were students of the PVKK study program in the field of fashion design who took the digital design course in semester V. The product specifications developed were in the form of: 1) introduction and use of tools in the coreldraw application; 2) steps for making basic designs and coloring digitally; 3) Steps for making the proportions of a woman's body according to size, namely classic, fashionable/
ideal and illustrations. Development of learning media feasibility assessment by media experts and material experts, namely the e-jobsheet media, was declared suitable for use as a learning medium. The results of student responses in using the "good", so that this media can help students in learning digital design.
Keywords: learning media; e-jobsheet; digital design
How to Cite: Enggar Kartikasari, Desy Tri Inayah, Nurcholish Arifin Handoyono, Abdul Rahim, Amelia Ajeng Saputri (2023). Pengembangan media pembelajaran e-jobsheet pada matakuliah desain digital. Jurnal Taman Vokasi, 11(1), 31-39. doi:http://dx.doi.org/10.30738/jtv.v11i1.13556
PENDAHULUAN
Perkembangan dunia pada abad ke 21 ditandai dengan adanya pemanfaatan teknologi digital yang mencakup berbagai aspek kehidupan. Pada era revolusi Industri 4.0, perkembangan yang demikian pesat dapat membawa dampak yang positif terhadap kehidupan manusia apabila dapat dimanfaatkan dengan baik. Segala bentuk informasi dan komunikasi banyak tersebar melalui teknologi berbasis digital yang memberikan pengaruh besar terhadap segala bidang, terutama pada dunia
pendidikan (Chaka 2020; Dwiyanti, Ana, and Widianingsih 2018). Dunia pendidikan mengalami perkembangan yang sangat pesat, salah satunya adalah pembelajaran digital yang memanfaatkan teknologi masa kini sehingga lebih efektif dan efisien. Pemanfaatan media digital sebagai salah satu alternatif harus dilakukan oleh tiap satuan pendidikan untuk mempermudah dalam penyampaian materi pembelajaran dari guru kepada peserta didik (Sartika 2021).
Pembelajaran tidak terlepas dari penggunaan media sebagai sarana dalam menunjang proses belajar mengajar yang mampu meningkatkan hasil belajar dari mahasiswa. Media pembelajaran membantu dosen dan mahasiswa dalam memudahkan proses pembelajaran di kelas. Media pembelajaran yang sesuai akan meningkatkan proses pembelajaran yang efektif dan efisien, sehingga mahasiswa lebih mudah memahami materi dengan optimal (Mahnun 2012; Smaldino, Lowther, and Mims 2015). Secara efektif penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan kondisi mahasiswa dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Secara efisien, mahasiswa dapat belajar secara maksimal tanpa mengeluarkan banyak waktu, biaya dan tenaga (Hobbs and Jensen 2009; Wibawa 2017). Oleh sebab itu, diperlukan media yang sesuai dengan kegiatan pembelajaran, termasuk juga kondisi mahasiswa dan lingkungannya demi meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pembelajaran. Kemajuan teknologi berpengaruh terhadap pengembangan sumber belajar demi meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pembelajaran (Purwaka et Val., 2020). Di era milenial ini, mahasiswa tidak bisa terlepas dengan dunia digital, karena hampir segala kegiatan dapat dengan mudah dilakukan dengan pemanfaatan media digital.
Hasil evaluasi yang telah dilaksanakan kepada para pengguna lulusan dan juga alumni, diperoleh data jika upgrading matakuliah perlu dilakukan untuk menjawab tantangan dan kebutuhan di lapangan. Hal tersebut sejalan dengan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang saat ini telah diberlakukan, dimana pembelajaran lebih tepat guna dan sesuai kebutuhan di masa kini.
Berdasarkan hasil evaluasi, pembelajaran berbasis digital sangat dibutuhkan oleh para lulusan di dunia kerja, maka dari itu Prodi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga (PVKK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menyajikan matakuliah baru yang menunjang kebutuhan tersebut, yaitu Desain Digital. Matakuliah ini terdiri dari 3 sks, yaitu 1 teori dan 2 praktikum. Tujuan pembelajarannya adalah mahasiswa memahami, mampu dan terampil dalam membuat desain busana/ fashion design secara digital menggunakan komputer/
laptop maupun smartphone. Aplikasi yang digunakan diantaranya adalah CorelDraw dan Ibis Paint X.
Selama ini hanya ada matakuliah Fashion Design yang dikerjakan secara manual menggunakan tangan, jadi sangat perlu membekali mahasiswa teknik menggambar secara digital.
Pembelajaran matakuliah Desain Digital dilakukan secara blended learning yang menuntut dosen untuk menggunakan media yang sesuai. Menggambar busana secara digital merupakan hal yang baru bagi mahasiswa karena selama ini dilakukan secara manual, dibutuhkan latihan dan pembiasaan dalam mengoperasikan alat digital untuk menggambar. Dikarenakan matakuliah Desain Digital baru, maka dibutuhkan media yang dapat mendukung tujuan pembelajaran. Media pembelajaran untuk praktikum pada matakuliah Desain Digital yang dirasa cocok adalah e-jobsheet, karena media ini dapat digunakan secara mandiri oleh mahasiswa pada saat perkuliahan luring maupun daring. Apabila mahasiswa kurang paham dengan materi dan proses pembuatan desain busana dapat membuka dan memutar media video berulang kali. Pengembangan e-jobsheet mengacu pada fleksibilitas dengan sentuhan digital based. Media pembelajaran pada hakikatnya harus disesuaikan dengan perkembangan teknologi agar mampu adaptif dengan perubahan zaman. Pembelajaran berbasis digital dengan pengembangan e- jobsheet dapat menarik mahasiswa dalam belajar secara mandiri (Widarto 2019) (Purnomo, Djufri, and Khaharsyah 2020). Hal tersebut dikarenakan materi pembelajaran yang tidak hanya berbentuk perintah teks saja, melainkan dilengkapi adanya gambar, dan materi maupun video pembelajaran. Kehadiran e-jobsheet dapat menarik minat bagi mahasiswa untuk digunakan sebagai sumber belajar yang ringkas karena bisa dibawa kemana saja (Samala et al. 2021). Selain mendukung efektifitas dan efisiensi pembelajaran Desain Digital, pengembangan e-jobsheet juga diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa dalam memahami materi pembelajaran khususnya dalam menggambar busana secara digital.
Tujuan dari penelitian pengembangan media e-jobsheet Desain Digital ini untuk mengetahui:
pengembangan media pembelajaran berbasis e-jobsheet yang dibuat menggunakan aplikasi Canva sebagai sumber belajar mahasiswa pada materi desain dasar; kelayakan penggunaan e-jobsheet Desain Digital dan respon mahasiswa terhadap penggunaan media e-jobsheet Desain Digital di Prodi PVKK
FKIP UST bidang keahlian Tata Busana. Penelitian ini sejalan dengan renstra universitas yang salah satunya mengembangkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran.
METODE
Penelitian ini menghasilkan produk berupa E-jobsheet pada materi pembuatan desain dasar dan proporsi tubuh wanita sesuai ukuran pada mata kuliah Desain Digital. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis model pengembangan ADDIE yang meliputi 5 tahapan yaitu: analyze, design, development, implementation dan evaluation (Dick, Carey, and Carey 2015). Dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap development saja karena tujuan penelitian ini hanya sebatas mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran yang layak diimplementasikan berdasarkan penilaian dan saran dari validator serta mahasiswa. Adapun rincian alur penelitian menggunakan ADDIE: 1) Tahapan analisis meliputi: Analisis latar belakang masalah, analisis kurikulum. 2) Tahapan desain meliputi: membuat desain media, menetapkan dan mengembangkan materi, pengumpulan gambar dan video. 3) Tahapan pengembangan meliputi: mengembangkan media pembelajaran E-jobsheet Desain Digital, validasi media oleh ahli media dan materi, uji respon terhadap mahasiswa.
Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester lima di bidang keahlian Tata Busana Prodi PVKK UST. Subyek penelitian ini sebagai responden dilakukan pada 20 mahasiswa dengan rincian 5 mahasiswa untuk uji coba skala kecil dan 15 mahasiswa untuk uji coba terbatas. Media yang dikembangkan dilengkapi berbagai gambar tools dan penggunaannya serta materi pembelajaran yang dapat menarik minat mahasiswa. Penentuan obyek didasarkan hasil analisis kebutuhan.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan kuisioner. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuisioner sebagai alat untuk mengukur kualitas dari media yang dikembangkan. Angket diberikan kepada ahli media, ahli materi, dan mahasiswa sebagai bahan evaluasi media yang dikembangkan. Validasi media E-Jobsheet oleh ahli materi dan ahli media pembelajaran menggunakan angket non tes dengan skala Guttman. Skala Guttman dibuat dalam bentuk checklist yaitu dengan 2 kriteria penilaian jawaban ya (layak) mempunyai nilai (1) dan jawaban tidak (tidak layak) mempunyai nilai (0). Kuisioner untuk mahasiswa menggunakan skala Likert dengan memberikan 4 alternatif jawaban yaitu sangat baik (SB), baik (B), kurang baik (KB), tidak baik (TB). Krieria kelayakan E-Jobsheet mengacu pada tabel 1 dan E-Jobsheet dikatakan layak dipakai jika telah memenuhi kriteria minimal ” Layak” atau ”Sangat Layak” pada setiap aspek penilaian.
Tabel 1. Batas Kriteria Kelayakan Media Pembelajaran Persentase Kriteria Kelayakan 81% - 100 % Sangat Layak
61% - 80 % Layak
41% - 100 % Cukup Layak
21% - 100 % Kurang Layak 0% - 100 % Sangat kurang layak
(Azhar 2011)
HASIL DAN PEMBAHASAN
Berikut hasil dari tahapan pengembangan media pembelajaran E-Jobsheet pada matakuliah Desain Digital, yaitu materi pembuatan desain dasar dan proporsi tubuh:
Analyze: Analisis Kebutuhan Produk
Analisis kebutuhan produk dilakukan sebelum mengembangkan media dengan tujuan untuk mengetahui keadaan pembelajaran Desain Digital pada materi pembuatan desain dasar dan proporsi tubuh sesuai ukuran (klasik, modis/ ideal, dan ilustrasi), sehingga produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan proses pembelajaran. Media yang dibuat diharapkan akan membantu mahasiswa dalam memahami materi dan juga mampu menarik minat mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran.
Analisis kurikulum menyesuaikan kurikulum terbaru yang telah diterapkan yaitu MBKM. Analisis kurikulum bertujuan agar produk yang akan dikembangkan tidak menyimpang dari Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK).
Design
Pengembangan produk awal merupakan proses pembuatan media pembelajaran berbasis E- Jobsheet untuk materi desain dasar. Pada penelitian pengembangan ini, media pembelajaran E- jobsheet yang dibuat menggunakan aplikasi Canva. Langkah awal pengembangan produk ini yaitu menyusun storyboard pembuatan desain dasar dan proporsi tubuh menggunakan aplikasi CorelDraw pada mata kuliah Desain Digital. Adapun storyboard dapat dilihat pada tabel berikut
Tabel 2. Storyboard E-Jobsheet
No Halaman Isi
1. Lembar 1 (Cover)
a. Logo UST b. Judul E-jobsheet
c. Nama, Prodi, Fakultas dan Universitas d. Gambar Desain Digital
e. Tahun
2 Lembar 2 Capaian Pembelajaran
3 Lembar 3 a. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) b. Sub CPMK
4 Lembar 4 Topik Bahasan 5 Lembar 5 Tujuan Pembelajaran 6 Lembar 6 Deskripsi Materi Kuliah
7 Lembar 7 Petunjuk Penggunaan E-Jobsheet 8 Lembar 8 Alat dan Bahan
9 Lembar 9 Kesehatan dan Keselamatan Kerja 10 Lembar 10 Welcome Meet Yout Lecturer 11 Lembar 11 Tools dalam aplikasi coreldraw 12 Lembar 12 Pembuatan Dasar Desain Bunga 13 Lembar 13 Pembuatan Desain Dasar Baju 14 Lembar 14,15 Teknik Pewarnaan Digital
15 Lembar 16 Video Pembuatan Proporsi Tubuh Klasik, Modis/Ideal, Ilustrasi 16 Lembar 17 Evaluasi
17 Lembar 18 Kriteria Penilaian Desain Dasar 18 Lembar 19 Kriteria Penilaian Proporsi Tubuh 19 Lembar 20 Ucapan Terima Kasih
20 Lembar 21 Profil Penyusun
Development
Tahap ini bertujuan untuk menghasilkan produk hasil pengembangan media pembelajaran berupa E-Jobsheet matakuliah Desain Digital yang telah divalidasi oleh para expert, yaitu ahli yaitu ahli materi, ahli media, dan hasil uji coba pada mahasiswa. Terdapat dua langkah dalam tahap pengembangan ini yaitu penilaian ahli dan uji coba pengembangan. Uji coba skala kecil dilakukan pada 5 mahasiswa, sedangkan uji coba skala terbatas dilakukan pada 15 mahasiswa. Hasil media pembelajaran berupa E-Jobsheet materi pembuatan desain dasar dan proporsi tubuh dapat dilihat sebagai berikut:
Gambar 1. Produk E-Jobsheet Matakuliah Desain Digital
Media E-Jobsheet mencakup capaian pembelajaran, CPMK, sub CPMK, topik bahasan, tujuan pembelajaran, deskripsi materi, petunjuk penggunaan E-Jobsheet, alat dan bahan yang digunakan, Kesehatan dan keselamatan kerja, profil pengajar, pengenalan tools dasar CorerDraw, pembuatan desain dasar bunga dan baju, pewarnaan digital, link video pembuatan proporsi tubuh https://www.youtube.com/watch?v=a86HAW1r__8 , evaluasi, kriteria penilaian dasar desain dan proporsi tubuh, ucapan terima kasih dan profil penyusun. E-Jobsheet matakuliah Desain Digital dapat diakses pada link https://bit.ly/EJobsheet_DesainDigital_PVKK2022 .
Validasi kelayakan dilakukan oleh Anggri Sekar Sari sebagai ahli media, Diah Indah Pratiwi sebagai ahli materi, dan Sri Purwani sebagai ahli media maupun materi. Data yang diperoleh menunjukkan tingkat validitas kelayakan E-Jobsheet sebagai media pembelajaran matakuliah Desain Digital. Saran yang diberikan digunakan sebagai perbaikan media, namun pada proses penilaian ahli media dan materi pada penelitian ini tidak ada saran untuk merevisi, sehingga E-Jobsheet dapat digunakan untuk uji coba.
Ahli materi menilai aspek kesesuaian penyajian materi, tampilan, kebahasaan dan kemanfaatan.
Sedangkan Ahli media menilai aspek kesesuaian penyajian materi, tampilan, konsistensi kemudahan penggunaan, dan kemanfaatan. Pertanyaan/ pernyataan terdiri dari 15 butir pertanyaan dengan 2 ahli materi, sehingga jumlahnya menjadi 1 x 15 = 15. Skor minimalnya yaitu 0 x 15 = 0 dan skor maksimal yaitu 1 x 15 = 30. Hasil validasi para ahli materi dan media terhadap media E-Jobsheet pada matakuliah Desain Digital adalah sebagai berikut.
Tabel 3. Hasil Uji Validasi E-Jobsheet oleh Ahli Materi dan Media
Judgement Expert Skor Kelayakan
Ahli Materi 1 15 Layak
Ahli Materi 2 15 Layak
Ahli Media 1 15 Layak
Ahli Media 2 15 Layak
Berdasarkan hasil validasi dari ahli materi dan ahli media telah diperoleh skor rerata masing – masing yaitu 15 dengan presentase 100 %, sehingga termasuk dalam kategori ”Layak”, yang artinya media ini telah memenuhi kriteria materi dan media tanpa revisi dan dapat digunakan untuk uji coba skala kecil kepada 5 mahasiswa/ responden.
Analisis observer dilaksanakan pada tahap uji coba skala kecil dan skala besar. Tujuannya guna mengetahui kelayakan media pembelajaran E-Jobsheet pada mata kuliah Desain Digital. Lembar observer diberikan kepada observer 1 dan 2 untuk menilai dosen pada saat mengajar sesuai aspek yang diamati selama pelaksanaan berlangsung. Hasil analisiss observer uji coba skala kecil dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel. 4. Kelayakan Media Berdasarkan Hasil Observer Uji Coba Skala Kecil
Subyek Rata-rata
Observer 1 90,90 %
Observer 2 90,90 %
Jumlah Rerata 90,90 %
Berdasarkan hasil observasi dari observer 1 dan 2 jumlah reratanya adalah 90,90 %, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran dengan menggunakan E-Jobsheet, khususnya materi pembuatan desain dasar dan proporsi tubuh wanita pada matakuliah Desain Digital telah dilakukan dengan baik. Hasil analisis observer uji coba skala terbatas adalah sebagai berikut.
Tabel 5. Kelayakan Media Berdasarkan Hasil Observer Uji Coba Terbatas
Subyek Rata-rata
Observer 1 81,81 %
Observer 2 90,90 %
Jumlah Rerata 86,35 %
Berdasarkan hasil observasi dari observer 1 diperoleh skor total dengan persentase 81,81 %, sedangkan hasil observer 2 skor total sebanyak 90,90 %, sehingga jika dirata-rata hasil observasi uji coba terbatas yaitu 86,35 %. Hal tersebut berarti pembelajaran matakuliah Desain Digital menggunakan media E-Jobsheet pembuatan desain dasar dan proporsi tubuh dilakukan dengan baik.
Uji coba lapangan dilakukan melalui dua tahapan, yaitu uji coba skala kecil pada 5 responden dan uji coba terbatas sebanyak 15 mahasiswa/ responden yang menempuh mata kuliah Desain Digital di semester lima (V). Kuisioner untuk mahasiswa menggunakan skala Likert dengan memberikan 4 alternatif jawaban yaitu sangat baik (SB), baik (B), kurang baik (KB), tidak baik (TB). Data hasil uji coba skala kecil. Data hasil respon mahasiswa tentang E-Jobsheet adalah sebagai berikut.
Tabel 6. Hasil Respon Mahasiswa terhadap Media E-Jobsheet
Data Hitung Jumlah
Total Skor 306
Rerata 15,3
Skor Tertinggi 17
Skor Terendah 12
Rata-rata Ideal 14,5
Standar Deviasi Ideal 0,8
Perhitungan yang digunakan sebagai pedoman dalam menentukan kategori penilaian kelayakan media pembelajaran pada 5 responden/ mahasiswa adalah sebagai berikut.
X M + 1.5 SDX 14,5 + 1,5 (0,8) = X 23,7 M X < M + 1.5 SD
14,5 X 14,5 + 1,5 (0,8) = 14,5 X 23,7 M – 1.5 SD X < M
14,5 – 1,5 (0,8) X < 18,5 = 11,8 X < 14,5 X < M – 1.5 SD
X < 14,5 -1,5 (0,8) = X < 11,8
Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, kategori kelayakan media E-Jobsheet pada matakuliah Desain Digital dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 7. Kategori Kelayakan Media Pembelajaran Berdasarkan Respon Mahasiswa pada Uji Coba Skala Kecil
Nilai Kategori Skor
4 Sangat Baik X 23,7
3 Baik 24,5 X < 23,7
2 Kurang Baik 18,8 X < 14,5
1 Tidak Baik X < 11,8
Rerata yang dihasilkan adalah 15,3, hasil tersebut berada pada rentang skor antara 14,5 X23,7 dalam kategori baik atau layak dengan nilai 3. Artinya respon mahasiswa terhadap media pembelajaran E-Jobsheet materi pembuatan desain dasar dan proporsi tubuh wanita berdasarkan
ukuran (klasik, modis/ ideal, ilustrasi) baik atau layak digunakan sebagai sumber referensi untuk mendukung kegiatan pembelajaran, dan memudahkan siswa dalam memahami materi serta belajar mandiri.
Uji coba terbatas dilakukan pada 15 responden/ mahasiswa yang mengambil matakuliah Desain Digital di Semester lima (V). Hasil respon mahasiswa pada uji coba terbatas adalah sebagai berikut.
Tabel 8. Hasil Respon Mahasiswa terhadap E-Jobsheet Desain Digital pada Uji Coba Terbatas
Data Hitung Jumlah
Total Skor 929
Rerata 46,5
Skor Tertinggi 51
Skor Terendah 41
Rata-rata Ideal 46
Standar Deviasi Ideal 1,7
Perhitungan yang digunakan sebagai pedoman dalam menentukan kategori penilaian kelayakan media pembelajaran pada 15 responden/ mahasiswa adalah sebagai berikut.
X M + 1.5 SD
X 46 + 1.5 (1,7) = X 48,55 M X < M + 1.5 SD
46 X 46 + 1,5 (1,7) = 46 X 48,55 M – 1.5 SD X < M
46 – 1,5 (1,7) X < 48,5 = 43,45 X < 46 X < M – 1.5 SD
X < 46 -1,5 (1,7) = X < 43,45
Hasil perhitungan tersebut dijadikan acuan dalam mengetahui kelayakan media E-Jobsheet pada matakuliah Desain Digital. Adapun tabel kategori kelayakan media pembelajaran E-Jobsheet pada uji coba terbatas adalah sebagai berikut.
Tabel 9. Hasil Respon Mahasiswa terhadap E-Jobsheet Desain Digital pada Uji Coba Terbatas
Nilai Kategori Skor
4 Sangat Baik X 48,55
3 Baik 46 X < 48,55
2 Kurang Baik 43,45 X < 46 1 Tidak Baik X < 43,45
Hasil perhitungan diperoleh rerata 46,5 yang berada pada rentang skor 46 X 48,55 dalam kategori baik atau layak dengan nilai 3. Artinya respon mahasiswa terhadap penggunaan media pembelajaran E-Jobsheet materi pembuatan desain dasar dan proporsi tubuh wanita sesuai ukuran (klasik, modis/ ideal, ilustrasi) baik atau layak digunakan sebagai sumber referensi guna mendukung kegiatan pembelajaran, dan memudahkan mahasiswa dalam memahami materi.
Penggunaan E-Jobsheet pada matakuliah desain digital dapat mempermudah mahasiswa dalam mempelajari materi karena dapat dibuka dengan smartphone maupun perangkat komputer/ laptop.
Materi yang dapat diakses melalui smartphone menjadi media yang tepat karena pada saat ini mayoritas mahasiswa telah memiliki smartphone (Mehdipour and Zerehkafi 2013; Tam et al. 2017).
Media pembelajaran E-Jobsheet yang telah dikembangkan juga praktis karena mahasiswa dapat mengakses dimana saja dan kapan pun selama terkoneksi dengan internet (Handoyono and Rabiman 2020; Prasad S 2016). Media E-Jobsheet ini juga dapat digunakan mahasiswa secara mandiri apabila perkuliahan dilakukan dalam moda daring, maupun untuk mengerjakan tugas. Apabila mahasiswa menemui kesulitan atau tertinggal langkah-langkah menggambar, maka video bisa diputar Kembali.
Pembelajaran yang terintegrasi dengan internet merupakan wujud Prodi PVKK dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 yaitu penggunaan aktivitas Artificial Intelligence (AI), big data, robotic, otomatisasi, dsb (Anil Kumar, Bawge, and Kumar 2021; Gandasari, Dwidienawati, and
Sarwoprasodjo 2020). Secara umum, tantangan dari revolusi industri 4.0 menyebabkan perubahan secara dratis, salah satunya adalah jenis pekerjaan. Menurut laporan dari (WEF 2016) di tahun 2021 hingga 2025 pergerakan waktu berdampak pada sifat pekerjaan yang lebih fleksibel serta semakin berkembangnya internet, teknologi cloud dan big data. Dampak perubahan ini juga menuntut pada perubahan kebutuhan keterampilan complex problem solving. Oleh karena itu, sebagai LPTK Prodi PVKK akan senantiasa mengembangkan pembelajaran yang inovatif yang selaras dengan perkembangan zaman. Pengembangan – pengembangan media pembelajaran digital yang terintegrasi dengan internet perlu digalakkan (Talib, Sunar, and Mohamed 2019).
SIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diperoleh, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Produk hasil penelitian berupa E-Jobsheet yang berisi materi tools di CorelDraw, pembuatan Desain Dasar dan Proporsi Tubuh sesuai ukuran (Klasik, Yoyen, Ilustrasi); (2) E-Jobsheet matakuliah Desain Digital dinyatakan sangat layak oleh ahli materi dan media. Masing – masing mendapatkan presentase sebesar 100% dan media dapat digunakan oleh mahasiswa pada pembelajaran untuk mengoptimalkan tujuan pembelajaran; (3) Respon mahasiswa yang menempuh matakuliah Desain Digital menyatakan bahwa E- Jobsheet dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada matakuliah Desain Digital.
UCAPAN TERIMA KASIH (OPSIONAL)
Ucapan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta yang telah memberi hibah penelitian ini berdasarkan surat kontrak Nomor: 19/UST/LP2M/K/PDP/VI/2022.
DAFTAR RUJUKAN
Anil Kumar, S V, Ganapathy Bawge, and Vinay Kumar. 2021. “An Overview of Industrial Revolution and Technology of Industrial 4.0.” International Journal of Research in Engineering and Science (IJRES) ISSN 9.
Azhar, Arsyad. 2011. Media Pembelajaran Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Chaka, Chaka. 2020. “Skills, Competencies and Literacies Attributed to 4IR/Industry 4.0: Scoping Review.” IFLA Journal 46(4).
Dick, Walter, Lou Carey, and James O Carey. 2015. “The Systematic Design of Instruction - The Eight Edition.” Educational Technology Research and Development.
Dwiyanti, V., Ana Ana, and I. Widianingsih. 2018. “Industrial Education Impact on Vocational Student Social Skills.” Innovation of Vocational Technology Education 14(2).
Gandasari, Dyah, Diena Dwidienawati, and Sarwititi Sarwoprasodjo. 2020. “Discourse Analysis: The Impact of Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0 in Indonesia.” International Journal of Advanced Science and Technology 29(3).
Handoyono, N. A., and R. Rabiman. 2020. “Development of Android-Based Learning Application in EFI Materials for Vocational Schools.” In Journal of Physics: Conference Series, , 1–8.
Hobbs, Renee, and Amy Jensen. 2009. “The Past , Present , and Future of Media Literacy Education.”
Journal of Media Literacy Education 1(1): 1–11.
Mahnun, Nunu. 2012. “Media Pembelajaran (Kajian Terhadap Langkah-Langkah Pemilihan Media Dan Implementasinya Dalam Pembelajaran).” an-Nida’ 37(1): 27–35.
Mehdipour, Y, and H Zerehkafi. 2013. “Mobile Learning for Education: Benefits and Challenges.”
International Journal of Computational.
Prasad S. 2016. “A Study on: Attitude of Indian Customers towards Smartphones of Android and Windows Version.” Journal of Accounting & Marketing 5(2): 5: 167.
Purnomo, S, E Djufri, and A Khaharsyah. 2020. “Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Berbasis e-Learning Edmodo Mahasiswa Pendidikan Vokasional Teknik Mesin.” Jurnal Taman Vokasi.
Purwaka, Indra Setya, Nurcholish Arifin Handoyono, and Samsul Hadi. 2020. “Pengembangan E- Modul Sistem Rem Pada Mata Pelajaran Pemeliharaan Chasis Dan Pemindah Tenaga.” Jurnal Taman Vokasi.
Samala, Agariadne Dwinggo, Muhammad Giatman, Wakhinuddin Simatupang, and Fadhli Ranuharja.
2021. “E-Jobsheet Based on Mobile Pocket Book as Digital Learning Resources (DLRs).” Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan 14(2).
Sartika, Eka. 2021. “Pemanfaatan Media Digital Pada Pembelajaran Di Masa Pandemi.” Bahasa, Sastra, dan Budaya 11(2): 173–82.
Smaldino, Sharon E., Deborah L. Lowther, and Clif Mims. 2015. International Journal of Distributed and Parallel Systems Instructional Media and Technology for Learning. 11th ed. Georgia:
Pearson.
Talib, Ruhiyati, Mohd Sunar, and Ruzimi Mohamed. 2019. “Digital Society and Economy for People with Disabilities in Industry 4.0 : Malaysia Perspectives.” EAI Endorsed Transactions on Creative Technologies 6(20).
Tam, Kimberly et al. 2017. “The Evolution of Android Malware and Android Analysis Techniques.”
ACM Computing Surveys 49(4): 76.
WEF. 2016. Word Economic Forum The Future of Jobs Employment, Skills and Workforce Strategy for the Fourth Industrial Revolution. World Economic Forum.
Wibawa, Setya Chendra. 2017. “THE DESIGN AND IMPLEMENTATION OF AN
EDUCATIONAL MULTIMEDIA INTERACTIVE OPERATION SYSTEM USING LECTORA INSPIRE.” Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education).
Widarto. 2019. “Panduan Penyusunan Jobsheet Mapel Produktif Pada SMK.”