• Tidak ada hasil yang ditemukan

View of PERANCANGAN CONTEMPORARY ART CENTER DI PEKANBARU PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "View of PERANCANGAN CONTEMPORARY ART CENTER DI PEKANBARU PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

P-ISSN 2355-3561, e-ISSN 2503-3859 Vol 11, No 1, Januari 2024, ; Hal. 1-10

PERANCANGAN CONTEMPORARY ART CENTER DI PEKANBARU PENDEKATAN ARSITEKTUR

KONTEMPORER

Riffi Tasya Nabila1, Wati Masrul*2, Repi3 JL. Yos Sudarso km.8 Rumbai Pekanbaru, Telp. (0761) 52324 Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Lancang Kuning

Email : [email protected]

Abstrak

Art Center adalah sebuah komplek bangunan yang didirikan dengan tujuan untuk pementasan seni serta pusat pengembangan seni budaya yang mampu mewadahi hal- hal yang berkaitan dengan kesenian dan terfokus hanya pada hal tersebut. Salah satu alat untuk mengukur bagaimana kadar cita rasa seni sebuah masyarakat adalah melalui beberapa banyak galeri seni terdapat di masyarakat tersebut. Karya arsitektur sebagai unsur budaya yang memiliki nilai estetika yang dapat dinikmati secara obyektif dan subyektif bagi semua kalangan. Gedung ini merupakan ruang semi publik yang memiliki tujuan untuk menghibur orang dengan pertunjukan yang ditampilkan. Pekanbaru memiliki 58 sanggar seni yang berpotensi sebagai seni lukis, seni rupa, seni tari,seni musik, seni teater dan pertunjukan , seni grafis,seni budaya dan lainnya. Melalui potensi karya seni yang dimiliki oleh kota pekanbaru maka dengan tema perancangan arsitektur kontemporer berusaha menyajikan fungsi dan bentuk bangunan yang lebih inovatif. Serta menjadikan bangunan ini mempunyai daya tarik tersendiri bagi para pengunjung dan seniman. Metode penelitian yang dipakai metode kualitatif dengan melakukan analisa terhadap beberapa aspek yaitu aspek manusia dan bangunan yang akan dijelaskan secara naratif .

Kata kunci :Art Center, Pekanbaru, Arsitektur kontemporer

Abstract

Art Center is a complex of buildings established for the purpose of staging art as well as a center for the development of arts and culture which is able to accommodate matters related to art and focuses only on that. One of the tools to measure the level of artistic taste in a society is through the many art galleries in that community.Architectural work as a cultural element that has aesthetic value that can be enjoyed objectively and subjectively by all groups. This building is a semi-public space whose purpose is to entertain people with the performances that are displayed. Pekanbaru has 58 art galleries that have the potential for painting, fine arts, dance, music, theater and performance arts, graphic arts, cultural arts and others. With the theme of contemporary architectural design that seeks to present more innovative functions and forms of buildings. As well as making this building have its own charm for visitors and artists. The research method used is qualitative method by analyzing several aspects, namely human

(2)

Art Center adalah sebuah komplek bangunan yang didirikan dengan tujuan untuk pementasan seni serta pusat pengembangan seni budaya yang mampu mewadahai hal hal yang berkaitan dengan kesenian dan terfokus hanya pada hal tersebut. (Wicaksana, 2016). Salah satu alat untuk mengukur bagaimana kadar cita rasa seni sebuah masyarakat adalah melalui beberapa banyak galeri seni terdapat di masyarakat tersebut. Banyaknya galeri seni merupakan gambaran banyaknya warga yang menyukai karya-karya seni, dan mendatangi galeri-galeri seni.

Karya arsitektur sebagai unsur budaya yang memiliki nilai estetika yang dapat dinikmati secara obyektif dan subyektif bagi semua kalangan. Art Center adalah sebuah komplek kesenian yang didirikan dengan tujuan sebagai pengembangan seni dan budaya yang dapat menjadi wadah serta pusat edukasi terhadap hal hal yang berkaitan dengan seni. Gedung pertunjukan adalah sebuah bangunan gedung dengan fungsi untuk melayani dan memfasilitaskan berbagai macam pertunjukan.Gedung ini merupakan ruang semi publik yang memiliki tujuan untuk menghibur orang dengan pertunjukan yang ditampilkan.(Akbar et al., 2021)

Pekanbaru memiliki 58 sanggar seni yang berpotensi sebagai seni lukis, seni rupa, seni tari,seni musik, seni teater dan pertunjukan , seni grafis,seni budaya dan lainnya (Sumber : Dinas Kebudayaan Provinsi Riau). Saat ini Pekanbaru tidak memiliki wadah yang menarik untuk menonjolkan kreatifitas – kreatifitas para pekerja seni.

Dalam proses perencanaan bangunan ini memerlukan adanya pendekatan arsitektur, yang mana pendekatan tersebut memberikan dampak bagi penghuni bangunan. Arsitektur kontemporer dikerjakan sesuai dengan trend masa kini, dengan gaya berbeda dan tidak ada satu gaya yang dominan, banyak mengadaptasi teknologi canggih dan bahan – bahan bangunan modern. Desain yang Kontemporer menampilkan gaya yang lebih baru. Gaya lama yang diberi label kontemporer akan menghasilkan bentuk disain yang lebih segar dan berbeda dari kebiasaan. Misalnya, modern kontemporer, klasik kontemporer atau etnik kontemporer. Semua menyajikan gaya kombinasi dengan kesan kekinian.

Dengan demikian sesuai dari yang disampaikan diatas tujuan penulisan ini ialah bagaimana mendesain konsep perencanaan dan perancangan bangunan Contemporary art center. Dengan pendekatan arsitektur kontemporer pada bangunan Contemporary art center, besar harapan bangunan tersebut dapat di harap kan menjadi sebuah ruang khusus seni kontemporer untuk masyarakat umum khusus nya para seniman kontemporer.

(3)

B. METODE PENELITIAN

Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Metode Kualitatif adalah penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang masalah – masalah manusia dan sosial, bukan mendeskripsikan bagian permukaan dari suatu realitas sebagaimana dilakukan penelitian kuantitatif dengan positifismenya.

Didalam Metode kualitatif terdapat analisa aspek manusia, analisa aspek lingkungan, dan analisa tapak.

C. HASIL DAN PEMBAHASAN

Lokasi perencanaan berada di Kota Pekanbaru, berada di jalan Datuk Setia Maharaja kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru, Lokasi merupakan lahan kosong yang memiliki site 120 Meter X 80 Meter dengan luas 9.600 m². Pada bagian utara menghadap ke jalan Datuk Setia Maharaja, bagian timur timur ke lahan kosong, bagian selatan menghadap kelahan kosong, dan bagian barat menghadap ke Jalan Datuk Wan Abdul Jamal.

Gambar 1. Lokasi Tapak (Sumber:Google Maps,2023)

Analisa klimatologi a. Analisa Matahari

Kota Pekanbaru pada umumnya beriklim tropis dengan suhu udara maksimum berkisar antara 34,1º C - 35,6º C dan suhu minimum antara 20,2º C - 23,0º C. Kelembapan maksimum antara 96% - 100%. Kelembapan minimum

(4)

b. Analisa Angin

Angin berhembus dari segala arah, sering terjadi dari arah utara ke selatan atau sebaliknya. Memberikan vegetasi untuk menyaring udara kotor dan memberikan bukaan untuk memaksimalkan udara ya+ng masuk.

c. Matahari

Area site berada diarea yang beriklim tropis, dimana pergantian suhu udara cenderung normal dan tidak terlalu ekstrim, terkadang curah hujan relative tinggi serta lebih lama disetiap tahunnya.

Analisa vegetasi

Pada site terdapat tanaman pepohonan yang tumbuh. Mempertahankan vegetasi yang kiranya dapat dipertahankan yang tidak mengganggu sirkulasi diluar maupun didalam site. Memberikan vegetasi pengarah dan perlindungan didalam site dan menanam vegetasi yang baru, dan menghadirkan jenis vegetasi yang dapat memberikan kesan sejuk pada site sehingga semakin menarik perhatian orang untuk datang.

Gambar 2. Analisa Vegetasi (Sumber: Dokumentasi pribadi, 2023)

Konsep

1. Gubahan Massa

Bentuk dasar massa bangunan diambil persegi, persegi panjang dan setengah lingkaran. Bentuk ini disesuaikan dengan kondisi pada tapak. Maka dari itu konsep bentuk bangunan yang ditonjolkan yakni pada bagian tengah bangunan dan bagian fasad bangunan, karena bangunan tersebut merupakan bangunan komersial yang difungsikan untuk mendatangkan orang banyak.

Vegetasi

(5)

2. Zoning tapak dan Sirkulasi

Pada analisa perzoningan tapak berdasarkan pendekatan kontektual dimana untuk akses dibuka dari jalan Datuk setia maharaja, dan untuk akses keluar dari jalan Datuk wan abdul jamal. Zoning terbagi menjadi area bangunan, area parkir, taman, servis dan area outdoor.

Gambar 3. Zoning Tapak (Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2023)

Pada desain bangunan ini menerapkan konsep arsitektur kontemporer.

Yaitu pada bagian atap menerapkan Atap berbentuk gelombang air laut dengan menggunakan kerangka space frame.

Gambar 4. Perspekttif Bangunan (Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2023)

Pembahasan

Konsep dasar tema perancangan “Contemporary Art Center” ini adalah arsitektur kontemporer, yang mana konsep bentuk arsitektur kontemporer adalah :

(6)

2. Konsep ruang terkesan terbuka = Pada lantai dasar merupakan area terbuka dan dijadikan area komunal (berkumpul) sehingga dapat menyatukan dengan ruang luar.

3. Harmonisasi ruangan yang menyatu dengan ruang luar = Pada dinding bangunan menggunakan kaca, sehingga memberikan kesan menyatu dengan courtyand yang ada dibawah bangunan.

4. Memiliki fasad transparan = Penggunaa konsep fasad menggunakan kaca agar dapat menghadirkan ruang luar kedalam bangunan secara tidak langsung.

5. Kenyamanan Hakiki = Penyediaan ramp, Sehingga mempermudah untuk kaum difabel.

6. Eksplorasi elemen lansekap area yang berstruktur =Lanskep mengoptimalkan penggunaan vegetasi pada area sekitar bangunan masih mempertahankan vegetasi alami.

7. Bentuk dinamis = Atap yang melengkung

Keunggulan pada bangunan ini adalah Fungsional yaitu Penerapan efesiensi dan efeksitas ruang sesuai dengan fungsi ruang, desain ruang yang mampu menunjukkan fleksibilitas dan kemampuan pergerakan atau sirkulasi antar ruang dalam bangunan, Kenyamanan yaitu aspek kenyamanann ruang bagi pengguna menggunakan penataan ruang yang memadahi,visual, dan psikologis.dan Keselamatan – keamanan yaitu Faktor keselamatan bangunan diperhatikan untuk menjamin keselamatan penggunaan dalam beraktifitas.

Gambar 5. Tampak Bangunan (Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2023)

(7)

Gambar 6. Taman

(Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2023)

Gambar7. Perspektif (Sumber: Dokumentasi pribadi, 2023)

(8)

Gambar 8. Amphitheater (Sumber: Dokumentasi pribadi, 2023)

Gambar 9. Parkir

(Sumber: Dokumentasi pribadi, 2023)

(9)

Gambar 10. Drop off (Sumber: Dokumentasi pribadi, 2023) D. KESIMPULAN

Perencanaan "Contemporary Art Center" sebagai pusat kegiatan dan aktivitas yang berhubungan dengan kesenian dapat menimbulkan wawasan ilmu tentang seni yang di alami oleh pengunjung dan seniman itu sendiri. diharapkan dapat memberikan wadah baru bagi masyarakat kota Pekanbaru khususnya para Pengunjung dan Seniman. Dengan tema perancangan arsitektur kontemporer yang berusaha menyajikan fungsi dan bentuk bangunan yang lebih inovatif. Serta menjadikan bangunan ini mempunyai daya tarik tersendiri bagi para pengunjung dan seniman.

Lokasi site perancangan yang sangat strategis, yakni tepat berada di Jl.

Datuk Setia Maha Raja berdekatan dengan potensi untuk menjadikan bangunan"

Contemporary Art Center " ini sebagai tempat Pameran Seni yang ada di Kota Pekanbaru, karena banyak kegitan dan aktifitas yang dapat dilakukan didalamnya.

Besar harapan saya dalam perencanaan " Contemporary Art Center” ini adalah untuk dapat mewadahi kegiatan yang berkaitan dengan macam-macam Seni dan kegiatan-kegiatan positif lainnya yang dapat dilakukan bagi masyarakat luas khususnya masyarakat Kota Pekanbaru.

(10)

Akbar, M., Arsitektur, P. S., Teknik, F., & Surakarta, U. M. (2021). Surakarta ContemporaryArt Center Dengan Pendekatan Arsitektur Kontemporer.

Barat, J., Kuntowijoyo, L., & Abdullah, T. (1992).K O N T E M P O R E R D I I N D O N E S Ia : 47.

http://file.upi.edu/Direktori/FPIPS/JUR._PEND._SEJARAH/196210091990011- SUWIRTA/f.artikel.suwirta.historia.desember.2000.ok.pdf

Belakang, A. L. (2016). PERSEPSI PENGGUNA TERHADAP SISTEM SIRKULASI GEDUNG

FPTK UPI. 1–5. http://repository.upi.edu/21527/4/S_TB_0905933_Chapter1.pdf Pekanbaru.go.id. (n.d.).Pekanbaru.GO.ID. Wilayah Geografis.

Mantiri, H., Makainas, I., & Erdiono, D. (2015). Museum Seni Kontemporer Di Manado (Emotional Architecture Within Space and Light). Daseng: Jurnal Arsitektur,4(1), 155–165.

https://www.neliti.com/publications/58437/museum-seni-kontemporer-di- manado-emotional-architecture-within-space-and-light

Nugroho, S. cahyadi. (2017). Arsitektur Kontemporer.Universitas Atma Jaya, 43- 56. Jakarta. http://e-journal.uajy.ac.id/11419/

Wicaksana, A. (2016). surakarta art center. Https://Medium.Com/, 11–18.

https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil pembahasan maka untuk dapat menghasilkan sebuah rancangan Riau Badminton Center yang mampu merespon kondisi iklim di sekitar bangunan sehingga pengguna

ASEAN Youth C merupakan sebuah tempat/wada pemuda ASEAN khususnya Pekanbaru pada umumn menyalurkan bakat, serta m berbagai kegiatan demi kemaj , yang menggunakan konsep

Pendekatan Arsitektur Modern akan digunakan untuk memecahkan masalah yang terkait pada fungsi bangunan, lingkungan dan bangunan yang didapat pada lokasi perancangan

Ruang teater Membersihkan bioskop Cleaninc Service Pertunjukan musik di Musik Longue Mengantre tiket Pengunjung Loket Publik Menonton pertunjukan Ruang Tunggu.. Berdansa

Didalamnya terdapat pulamedia yang ditujukan untuk memberi pertunjukan atau pameran Exhibit untuk menjelaskan konsep al-Qur’an dalam ilmu pengetahuan Sains dengan berbagai macam

Fasilitas yang tersedia di pusat komunitas ini antara lain sebuah ruang kelas yang digunakan sebagai area belajar (Gambar2.11), sebuah ruang serba guna

Perancangan Pusat Kesenian di Surabaya dengan memberikan fasilitas yang dapat mewadahi untuk pertunjukan berbagai macam cabang kesenian, serta rekreasi seni dan budaya di

Dalam proses perancangan Gedung Pertunjukan Seni ini, terdapat dua hal yang menjadi pertimbangan, yaitu dari segi fungsi dan sebagai sebuah bangunan yang memiliki ruang