• Tidak ada hasil yang ditemukan

Vol. 11 M~. tn September 2012 ISSM :1693 . 0614

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Vol. 11 M~. tn September 2012 ISSM :1693 . 0614"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

Analisis partisipasi anggota dalam meningkatkan sisa hasil usaha (SHU) pada Koperasi Karyawan dan Dosen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pendapatan sisa hasil usaha pada koperasi pekerja dan dosen Unisba tahun 2008 sampai dengan tahun 2010 dan untuk mengetahui analisis partisipasi anggota dalam meningkatkan pendapatan koperasi pekerja dan dosen Unisba. Sisa hasil usaha pada tahun 2008 sampai dengan tahun 2009 mengalami penurunan dan jumlah anggota koperasi yang mengikuti kegiatan usaha koperasi juga mengalami penurunan.

Jika suatu koperasi dapat meningkatkan sisa laba usahanya setiap tahunnya, otomatis hal ini akan memperkuat struktur keuangan koperasi tersebut. Semakin besar sisa hasil usaha suatu koperasi maka semakin besar pula kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat pada umumnya. Berapa sisa pendapatan operasional yang dicapai koperasi pegawai dan guru Unisba antara tahun 2008 dan 2010?

Bagaimana analisis partisipasi anggota dalam meningkatkan sisa keuntungan perusahaan pada koperasi Unisba pada karyawan dan guru. Untuk tingkat perolehan sisa hasil usaha pada koperasi Unisba bagi pegawai dan guru pada tahun 2008 sampai dengan tahun 2010. Untuk mengetahui analisis partisipasi anggota dalam meningkatkan perolehan sisa hasil usaha pada koperasi Unisba bagi pegawai dan guru.

Metode Penelitian

Metode Penelitian yang digunakan

Metode Pengumpulan Data

Pengertian Koperasi dan Prinsip-prinsip Koperasi .1 Pengertian Koperasi

Tujuan Koperasi dan Fungsi Koperasi

25 Tahun 992 tentang Perkoperasian, Pasal 3 menyatakan bahwa koperasi bertujuan untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta turut serta membangun tatanan perekonomian nasional, guna mewujudkan masyarakat yang maju, berkeadilan, dan sejahtera. tentang Pancasila. dan UUD 1945. Upaya mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional1 yang merupakan upaya bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Prinsip-Prinsip Koperasi Indonesia

Seorang pemimpin akan berhasil dalam melaksanakan tugasnya apabila pemimpin mampu meningkatkan peran serta seluruh komponen atau unsur yang ada. Oleh karena itu, seorang pemimpin di bidang apapun, mulai dari level tertinggi hingga level terendah, harus mampu meningkatkan partisipasi seluruh komponen atau elemen yang ada. Dilihat dari sifatnya yang formal, partisipasi dapat bersifat formal (formal participation) dan juga informal (informal participation), dalam koperasi kedua bentuk partisipasi ini dapat dilakukan secara bersamaan.

Dilihat dari segi maknanya, penyertaan dalam koperasi dapat berbentuk penyertaan iuran dan penyertaan insentif.Kedua bentuk penyertaan ini muncul karena adanya peran ganda anggota sebagai pemilik dan sekaligus sebagai pelanggan.

Arti Penting Partisipasi Anggota Koperasi

Dalam koperasi, intensitas partisipasi dapat lebih besar karena anggota bukan hanya pelanggan tetapi juga pemilik koperasi. Anggota dapat mempengaruhi dan mengendalikan manajemen, tidak hanya dengan memberikan saran dan kritik terhadap layanan yang diberikan, tetapi juga jika diperlukan. , dapat membebaskan manajemen dari fungsinya. Kontribusi anggota terhadap pembentukan dan pertumbuhan masyarakat koperasi dalam bentuk sarana finansial akan dinilai oleh mereka berdasarkan biaya peluang yang mungkin mahal bagi anggota miskin, terutama yang menyangkut masalah keuangan. Dilihat dari aspek manajerial ekonomi, sisa hasil usaha koperasi adalah selisih antara seluruh pendapatan atau penerimaan (total pendapatan/TR) dengan total biaya atau biaya (total biaya/TC) selama satu tahun anggaran.

Perlu diketahui, penentuan besarnya pembagian kepada anggota serta jenis dan besarannya untuk keperluan lain ditentukan oleh rapat anggota sesuai dengan AD/ART koperasi. Artinya semakin besar transaksi anggota (usaha dan modal) dengan koperasi maka semakin besar pula SHU yang diterimanya. Suatu koperasi dikatakan baik atau berkembang tidak hanya dengan melihat sisa hasil usaha (SBU) saja tetapi juga dengan melihat pelaksanaan rencana kerja yang ditetapkan dalam rapat tahunan anggota untuk melihat apakah rencana kerja tersebut dapat dilaksanakan. secara keseluruhan.

Namun sebagai sebuah unit usaha, koperasi juga dituntut untuk bisa sejajar dengan unit usaha lainnya, termasuk dalam memperoleh SHU. Oleh karena itu manajemen harus bekerja keras dan mempunyai pengelolaan yang baik agar dapat menghasilkan pelayanan yang wajar dan sisa hasil usaha. Total SHU koperasi adalah sisa hasil usaha yang tercantum dalam neraca atau laporan laba rugi koperasi setelah pajak (laba setelah pajak). Transaksi anggota merupakan kegiatan ekonomi (jual beli. Analisis penyertaan anggota (Epi Fitriah) Hal. 141. barang atau jasa), antara anggota dengan koperasinya I dalam hal ini adalah kedudukan anggota sebagai pengguna atau pelanggan dalam koperasi. Informasi tersebut diperoleh dari pembukuan koperasi (buku jual beli) atau dari buku transaksi usaha anggota.

Dimana S adalah hasil usaha, Y adalah total pendapatan koperasi dalam satu tahun, dan TC adalah total pengeluaran koperasi pada tahun yang sama. Total pendapatan koperasi lebih besar dari total pengeluaran koperasi, sehingga terdapat selisih yang disebut SHU positif. Total pendapatan koperasi lebih kecil dari total pengeluaran koperasi, sehingga terdapat selisih yang disebut SHU negatif atau dikurangi SHU operasional.

Dari ketiga kemungkinan di atas maka dapat dijelaskan bahwa jika terjadi SHU positif berarti kontribusi anggota koperasi terhadap pendapatan koperasi melebihi biaya koperasi yang sebenarnya. Namun sebelum dibagikan kepada anggota, rapat anggota atau anggaran dasar dapat menentukan untuk menyisihkan sebagian SHU untuk dana cadangan, dana pendidikan koperasi, dan dana untuk keperluan lain dan dibagikan kepada anggota sesuai dengan kemampuan masing-masing anggota.

OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek dan Metode Penelitian

Teknik Analisis Data

Untuk membahas identifikasi masalah yang pertama, penulis mengambil data dari laporan keuangan koperasi pegawai dan guru Unisba yang dipublikasikan pada saat rapat anggota tahunan pada tahun 2008 hingga tahun 2010. Dari laporan tersebut, penulis menganalisis besarnya pendapatan dari koperasi tersebut. sisa hasil usaha koperasi, mengapa terdapat perbedaan pendapatan dari sisa hasil usaha antara tahun 2008 dan 2010. Sedangkan untuk menjawab identifikasi masalah yang kedua, penulis menganalisis jumlah anggota yang turut serta sebagai anggota aktif (pelanggan) pada koperasi pegawai dan guru Unisba, kemudian penulis mengaitkannya dengan sisa hasil usaha yang dicapai oleh pegawai Unisba. dicapai dan kerja sama guru, sehingga pada akhirnya kita bisa melakukan hal itu. Diketahui apakah keikutsertaan anggota koperasi sebagai nasabah koperasi dapat meningkatkan sisa keuntungan usaha koperasi pegawai dan guru Unisba.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Koperasi Karyawan dan Dosen Unisba Berdirinya sebuah Koperasi Karyawan dan Dosen

Kopkardos Unisba berdiri sejak tahun 1978, sehingga pada saat ini Kopkardos telah menginjak usia 34 tahun, perjalanan yang cukup panjang bagi sebuah organisasi yang berperan melayani anggotanya, namun dalam perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan anggota Kopkardos belum maksimal, karena terdapat Itulah beberapa permasalahan yang terjadi pada pengelolaan kopkardos Unisba. 34; Menjadi Kopkardos Unisba yang mandiri dan terus berkembang dalam memberikan pelayanan kepada anggota dan masyarakat pada umumnya.” Pengembangan perekonomian pegawai dan dosen Unisba dengan mengoptimalkan kemampuan internal, sesuai dengan tuntutan syariat Islam, dalam dukungan gerakan dakwah Islam.

Mengelola koperasi berdasarkan syariat Islam untuk membangun kemaslahatan dan kemandirian umat berdasarkan prinsip kehati-hatian dan kemanfaatan melalui kerjasama/kemitraan dan optimalisasi IT. Karena koperasi adalah suatu badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi, yang kegiatan usahanya berdasarkan asas koperasi, serta gerakan ekonomi kerakyatan berdasarkan asas koperasi, serta gerakan ekonomi kerakyatan berdasarkan asas kekeluargaan atau kekerabatan. di Dr. Dengan kata lain, koperasi adalah perkumpulan orang – orang yang bersifat otonom yang berkumpul secara sukarela untuk bersama-sama memenuhi kebutuhan dan aspirasi ekonomi, sosial dan budaya melalui usaha koperasi yang dimiliki dan dikendalikan secara demokratis. Oleh karena itu, jati diri koperasi sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Perkoperasian mengandung pengertian: anggota, anggota, dan untuk anggota, serta bertindak menurut asas koperasi dalam menjalankan kegiatannya.

Jika dilaksanakan dengan baik, hal ini akan menciptakan kekuatan yang dahsyat bagi Kopkardos Unisba di masa depan (Laporan Tanggung Jawab Pengurus dan Pengawas Kopkardos, 2010).

Tingkat Peroleban Sisa Hasil Usaba pada Koperasi Karyawao dan Dosen Uoisba dari Tabun 2008 sampai

Penyewaan Fotocopy, Penyewaan Komputer dan Penyewaan Cetak Digital Salah satu tujuan utama koperasi pegawai dan dosen Unisba adalah meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Untuk meningkatkan kesejahteraan anggota Kopkardos, perolehan sisa hasil usaha koperasi menjadi salah satu indikatornya. Berdasarkan laporan pertanggungjawaban pengurus dan dewan pengawas Kopkardos, tingkat pendapatan sisa hasil usaha koperasi pegawai dan dosen Unisba dari tahun 2008 sampai dengan tahun 2010 dapat dilihat pada Tabel 4.1 di bawah ini.

Berdasarkan tabel 4.1 diatas terlihat sisa hasil usaha koperasi Karyawan dan Dosen Unisba dari tahun 2008. Pendapatan dari jasa kebersihan yang diterima pada tahun 2009 sebesar Rp atau turun sebesar 35% dari tahun 2008. Pendapatan dari simpan pinjam pada tahun 2010 mengalami kenaikan Rp atau meningkat 17,69% dibandingkan tahun 2009.

Partisipasi anggota Koperasi Pegawai dan Guru Unisba merupakan keikutsertaan anggota dalam kegiatan yang dilakukan Kopkardos Unisba yang terdiri dari berbagai unit usaha seperti unit retail; kantin, kantin, unit fotokopi dan persewaan; Jumlah anggota Koperasi Pegawai dan Guru Unisba yang mengikuti kegiatan usaha koperasi, baik kegiatan simpan pinjam maupun penjualan, pada tahun 2008 berjumlah 372 orang, sedangkan pada tahun 2009 berjumlah 368 orang, yaitu jumlah anggota. Sisa Hasil Usaba dan Total Partisipasi Staf dan Guru Koperasi Unisba Periode Tabun 2008 s/d 2010.

Dari tabel 4.3 diatas terlihat sisa hasil usaha dari tahun 2008 sampai dengan tahun 2009 mengalami penurunan sebesar Rp dan jumlah koperasi peserta koperasi juga mengalami penurunan sebanyak 4 orang. Menurunnya sisa hasil usaha koperasi disebabkan oleh berkurangnya bagian keanggotaan pada usaha simpan pinjam sebesar 15%, pendapatan kebersihan menurun sebesar 35%, penurunan kredit barang sebesar 34% (kopkardos tidak menerima pesanan cetak selama tahun 2009), peningkatan pendapatan dari jasa. Selain itu, peningkatan sisa laba usaha tahun 20 I0 juga disebabkan oleh peningkatan pendapatan jasa pembayaran listrik dan telepon yang meningkat sebesar 8,93%; pendapatan kantin, rental komputer, digital printing dan fotokopi meningkat 3,96%; Pendapatan jasa kebersihan meningkat pada tahun 2010 sebesar 26,37%.

Peningkatan sisa hasil usaha Koperasi Pegawai dan Guru Unisba dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2010 sebesar 20,50% disebabkan oleh meningkatnya partisipasi anggota dan pengelolaan koperasi pegawai dan guru Unisba yang semakin baik. Tingkat pendapatan dari hasil usaha lain Koperasi Pegawai dan Guru Unisba mengalami penurunan sebesar 8% antara tahun 2008 hingga tahun 2009. Sedangkan tingkat pendapatan sisa hasil usaha koperasi Unisba bagi pegawai dan guru meningkat sebesar 120,50% dari tahun 2009 menjadi 20 I0.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa partisipasi anggota dapat meningkatkan sisa hasil usaha kerjasama karyawan dan dosen Universitas Islam Bandung.

Saran

Referensi

Dokumen terkait

Terindeks di scimagojr / Thomson Reufer ISI knowledge atau di nasional / terindeks di DOAJ, CABi, Copernicus : ARJUNA Sinta 4, Neliti, Garuda, Google Scholar Impact 0.21 H5-Index 4

dsausa.org/files/sites/6/2019/12/DL-Winter-2019.pdf; Theresa Alt and Sasha Hammad, “2017 Democratic Socialists of America Financial Report,” Democratic Socialists of America, August