MATA KULIAH PERTANIAN BERLANJUT ASPEK TANAH Hidrologi dalam Petak dan Lanskap Pertanian untuk Mencapai Pertanian
Berlanjut
Disusun Oleh:
Wardah Rianika Azhary (215040200111247)
Dosen Pengampu:
Prof. Kurniatun Hairiah
PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
2023
Video
1. DAS Rejoso, Pasuruan, Jawa Timur
https://www.youtube.com/watch?v=94XkfYgie1o 2. The Permaculture Principles
https://www.youtube.com/watch?v=0mwRAf3z9ag 3. Hydrologic Effects of Reforestation in India
https://www.youtube.com/watch?v=WCBkzuT_H1I
4. Farmers Are Changing The World With REGENERATIVE AGRICULTURE https://www.youtube.com/watch?v=Uj_RgbhJ7XM
Setiap mahasiswa secara individu menyimak isi setiap video dan membuat ringkasannya, kemudian cobalah menjawab ketiga pertanyaan di bawah ini berdasarkan pada ringkasan kelima materi di atas.
1. Jelaskan permasalahan hidrologi yang dihadapi di lanskap yang disebutkan dalam video yang anda pelajari?
2. Bagaimana prinsip-prinsip mengatasinya, jelaskan?
3. Coba jelaskan langkah-langkahnya dalam mengimplementasikannya di lapangan?
Jawab:
1. Permasalahan hidrologi yang dihadapi di lanskap yang disebutkan dalam video yang Anda pelajari adalah:
Erosi tanah: Erosi tanah terjadi akibat aliran air yang tidak terkendali, mengakibatkan hilangnya lapisan tanah subur dan pencemaran sungai.
Banjir: Curah hujan yang tinggi dan aliran air yang tidak terkendali dapat menyebabkan banjir, merusak tanaman, infrastruktur, dan mengancam keselamatan manusia.
Kekeringan: Kekurangan air yang berkepanjangan dapat menyebabkan kekeringan, menghambat pertumbuhan tanaman, dan mengganggu keseimbangan ekosistem.
2. Prinsip-prinsip mengatasi permasalahan hidrologi tersebut adalah:
Pengelolaan air: Mengatur aliran air dengan membangun saluran drainase, waduk, dan embung untuk mengurangi banjir dan menyimpan air saat musim hujan, serta mengatur irigasi untuk mengatasi kekeringan.
Pengendalian erosi: Menerapkan teknik konservasi tanah seperti terrace farming, agroforestri, dan penanaman tanaman penutup tanah untuk mengurangi erosi dan mempertahankan lapisan tanah subur.
Penghijauan: Menanam pohon dan vegetasi lainnya untuk meningkatkan infiltrasi air, mengurangi aliran permukaan, dan memperbaiki kualitas air.
3. Langkah-langkah dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip tersebut di lapangan adalah:
Pendidikan dan partisipasi masyarakat: Melibatkan masyarakat dalam program pengelolaan air dan penghijauan, serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga keseimbangan hidrologi.
Kerjasama antar sektor: Melibatkan berbagai pihak seperti petani dan pemerintah dalam perencanaan dan pelaksanaan program pengelolaan air dan penghijauan.
Penerapan teknologi: Menggunakan teknologi yang tepat seperti sistem irigasi tetes, penginderaan jauh, dan model hidrologi untuk memantau dan mengelola sumber daya air dengan lebih efisien.