• Tidak ada hasil yang ditemukan

WATERMAKS.pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "WATERMAKS.pdf"

Copied!
218
0
0

Teks penuh

Hasil penelitian mengenai transformasi kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pondok Pesantren terdiri dari: Pertama, Transformasi tujuan kurikulum Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Wali Songo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah. 18 Hasil observasi langsung di Pondok Pesantren Wali Songo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah di Sukorejo Situbondo.

FOKUS PENELITIAN

TUJUAN PENELITIAN

Untuk mendeskripsikan transformasi materi kurikulum Madsarah Diniyah Wustha di Pondok Pesantren di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sokorejo Situbondo. Untuk mendeskripsikan Transformasi Metode Kurikulum Madrasah Diniyah Wstha di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sokorejo Situbondo.

MANFAAT PENELITIAN

Manfaat Teoritis

Manfaat Praktis

DEFINISI ISTILAH

Transformasi Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha

Pesantren

Maka kurikulum yang dimaksud disini adalah isi kitab-kitab yang diberikan kepada para santri sesuai dengan kurikulum Pondok Pesantren Salaf dan Khalaf, sehingga isi kurikulum pada kedua pondok pesantren tersebut sudah selayaknya dimutakhirkan dan ditonjolkan dalam pembelajaran. proses di kelas atau diklasifikasikan menurut jenjang di Madrasah Diniyah Wustha dari masing-masing pondok pesantren.

SISTEMATIKA PENULISAN

Transformasi materi kurikulum Madrasah Dinyah Wustha di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Panji Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sokorejo Situbondo. Kesepuluh, Asep Kusnadi, 2020, Tantangan Pondok Pesantren di Era Industri 4.0. Penelitian ini dilakukan Asep mengenai tantangan Pondok Pesantren di era Industri 4.0, berbeda dengan penelitian yang dilakukan penulis di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbond dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah di Sukorejo Situbondo. 32.

KAJIAN TEORI

Transformasi kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di pesantren mengalami dinamika sesuai perkembangan zaman, Kurikulum dijadikan sebagai pedoman pengaturan kegiatan pendidikan yang berlangsung di sekolah. Transformasi metode kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pondok Pesantren tentunya dalam berbagai sistem pengajaran, metode-metode tersebut tercantum setelah materi (kurikulum).

Dalam pengertian kurikulum secara umum, pengertian kurikulum adalah keseluruhan atau sistem rencana dan kesepakatan mengenai isi materi pelajaran. Pengertian kurikulum dalam hal ini menurut definisi Kerr, J.F., adalah seperangkat kegiatan belajar mengajar yang dirancang dan dirancang.

Pengertian dan Sejarah Pesanteren a. Pemgertian pondok Pesantren

Lihat juga buku lainnya tentang Pesantren yang ditulis oleh Ahmad Basto Taufiq Abdullah, Ridlwan Natsir, Mastuhu dan lain sebagainya. Menurut Zamakhsyari Dhofier, masjid sebagai elemen kedua pesantren merupakan pusat pendidikan dan mengajarkan ilmu-ilmu agama dan sosial dalam tradisi pesantren serta merupakan wujud universalisme dasar sistem pendidikan Islam tradisional. Santri sebagai unsur utama ketiga di pesantren setelah Kiai dan masjid, tidak kalah pentingnya dengan keempat unsur lainnya.

Pembahasan Sistem Pendidikan Pesantren kali ini tidak lepas dari unsur-unsur Sistem Pendidikan Pesantren yang dapat dikelompokkan sebagai berikut: 103.

KERANGKA KONSEPTUAL

Dengan fokus Memahami dan Menafsirkan Tujuan, Materi dan Metode Transformasi Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pondok Pesantren Wali Songo Minban Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo. Fenomena yang diuraikan atau diuraikan secara utuh dalam penelitian ini adalah adanya transformasi tujuan, materi dan metode kurikulum Madresah Diniyah Wustha di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sokorejo. , Situbondo. Selanjutnya reformasi kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di pesantren tersebut (Pesantren Wali Songo Mimbaan dan Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo) akan ditelusuri dari sejarah, fenomena dan gejala perilaku sosial.

Jenis pendekatan penelitian kualitatif yang digunakan penulis dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan secara jelas, ringkas dan rinci transformasi tujuan, materi dan metode pada kurikulum Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo.

Lokasi Penelitian

Ada beberapa alasan mengapa peneliti memilih Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Panji di Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah di Sukorejo, Sumberejo, Banyuputih, Situbondo sebagai lokasi penelitian pilihan peneliti. Adapun lokasi selanjutnya, Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sokorejo Banyuputih Situbondo berada di bagian Timur Kabupaten Kota Santri Situbondo. Sekitar tahun 1992, beliau kembali ke Indonesia dan mendirikan sebuah pesantren yang diberi nama “Pondok Pesantren Walisongo” di pesantren ini, jauh sebelum bapaknya Kiai As’ad berdakwah, sekembalinya dari ceramah NU di Situbondo, beliau tiba. sebelah selatan komplek penginapan yang waktu itu masih berupa "sawah" di Dawuhnya. Suatu saat saya akan mempunyai rumah disini, padahal saat itu Lora Kholil belum lahir.

Basuki Rahmat Mimbaan Panji Situbondo, kemudian lokasi penelitian selanjutnya di Pondok Pesantren Salafiyah Syai’iyah Sokorejo Situbondo.

Kehadiran Peneliti

Peneliti merupakan salah satu alumni Pondok Pesantren, sehingga terpanggil pula untuk turut serta memajukan Pondok Pesantren ini berupa memberikan saran-saran sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan.119. Pendekatan kualitatif memposisikan peneliti sebagai pihak yang dapat melakukan interpretasi, peneliti secara terus menerus terlibat dalam pengalaman yang berkesinambungan dengan seluruh partisipan.121 Oleh karena itu peneliti mempunyai tugas untuk membuat perencanaan, melaksanakan pengumpulan data, menganalisis dan data yang diperoleh di lapangan dan bertindak sebagai pelapor hasil dan temuan penelitian yang dilakukan. Hal ini didasari oleh berbagai hal yang berkaitan dengan kegiatan penelitian, namun belum terbentuk.

Misalnya masalah penelitian, fokus penelitian, berbagai prosedur penelitian, dan hasil penelitian yang diharapkan peneliti tidak direncanakan sebelumnya dengan jelas dan terpercaya.

Subyek Penelitian

Informasi ini dipilih berdasarkan kebutuhan data yang ingin peneliti temukan bersama mereka karena mereka memiliki data otentik mengenai permasalahan data penelitian ini.

Tehnik Pengumpulan Data

Diniyah Wustha di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iayah Sukorejo Situbondo. Metode Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mencari data tentang objek atau variabel berupa catatan, buku, jurnal, surat kabar, risalah rapat dan lain sebagainya.” 132. Dari data yang diperoleh, peneliti mencatat sejarah umum Pondok Pesantren dan Profil Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Siubondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo.

Peneliti menggunakan ketiga metode pengumpulan data di atas secara bersamaan, dalam artian digunakan untuk saling melengkapi data.

Teknik Analisa Data

Sesuai dengan pendekatan penelitian yang digunakan, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif, meliputi: deskripsi, penjelasan, makna dan interpretasi data. Mengembangkan kategori pengkodean yaitu mengkodekan data yang diperoleh untuk mencari persamaan dan perbedaan. Menyusun mekanisme kerja data yang dikumpulkan untuk mendeskripsikan data hasil observasi wawancara.

Selanjutnya menganalisis data yang diperoleh di lokasi penelitian dengan menggunakan pendekatan teori Milles, Huberman dan Saldana yang mempunyai langkah-langkah sebagai berikut:139 1).

Keabsahan Data

Penerapan metode ini dilakukan dengan cara (a) membandingkan data observasi dengan data wawancara, (b) membandingkan apa yang dikatakan orang di depan umum dengan apa yang dikatakannya secara pribadi, (c) apa yang dikatakan orang tentang situasi penelitian tertentu dengan apa yang dikatakannya. selalu mengatakan: (d) Membandingkan cara pandang seseorang dengan pendapat yang berbeda dan pandangan orang lain yang berbeda dalam berbagai aspek, dan (e) Membandingkan hasil wawancara dengan dokumen terkait. Triangulasi sumber dengan metode dilakukan dengan dua cara, yaitu (a) pengecekan tingkat kepercayaan terhadap temuan hasil penelitian dari teknik pengumpulan data yang berbeda dan (b) pengecekan tingkat kepercayaan pada beberapa sumber data dengan menggunakan metode yang sama.

Tahap-Tahap Penelitian

Transformasi Materi Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pesantren Salafiyah

Fase sebelum transformasi materi kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pondok Pesantren Wal Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iay Sukorejo Situbondo. 171 Wawancara Ustadz Rosyidi, Kepala Madrasah Diniyah Wustha Pondok Pesantren Wali Songo Situbondo, pada tanggal 24 Mei 2022. Dokumentasi materi pada kitab-kitab yang dipelajari oleh Pondok Pesantren Wali Songo di Pondok Pesantren Wali Songo, Situbondo. 174.

174 Dokumen jadwal di kelas Madrasah Diniyah Wustha Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo.

ا ةسردملل ةيساردلا داىملا 175

Lalu, ada materi dari buku-buku di Madresah Diniyah Wustha, Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo, Situbondo, dari kelas 1 hingga kelas 3.

ﻹ ةيعف اش ةيفلس دهعم ةيدادع

ﻻس

لو

نمتانبلل ىطسىلا ةلحرملا

WUSTHO ةيساردلا داولدا مقرلا

ا فى بتكلا ءاسما ددلدا ةنسلا فصنل سوردلا دودحو ةررقلدا عجارلدا بتكﻻ

ا ةنسلا فصن عوبسﻻ

ا ةنسلا فصنﻷ

رخ

ةراهطلا باب بيلمجا بيرقلا حتف (٢

هقفلا٢

صلا باب بيلمجا بيرقلالا

جلحا باب ة٣

هقفلا٣

بأا بابلا لعفلا ةين

لو–

ةمدقم فرظلا ناونع فرصلا٥

ا دعاوقلا هقفلاﻷ

ا فى ةيساسﻷ

ةمدقلدا لوص٦

اﻻ

ا بابلاﻻ

اوملاسلا

ف عساتلا بابلا

اﻻا طورش تاوعدلاوراكذ

ناثلا بابلا) ةدارﻲ

نورشعلاو٣

تافصلا

ةسمالخا تافصلا ةعبارلا–

ةرشع ةيناثلاو ةمدقم ماوعلا ةيافك ديحوتلا٣

ميهاربإ رون دملمح قطنلدا ملع قطنلداﻲ

لدا فيرعت

ثحبم

ايااقلا٣

Transformasi metode Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pesantren Salafiyah

184 Interview met Ustadz Mahmudi Bajuri op de Salafiyah Syafi'iyah Islamitische Kostschool Sukorejo Situbondo op 24 mei 2022. 195 Interview met Ustadz Syamsul A Hasan op de Salafiyah Syafi'iyah Islamitische Kostschool Sukorejo Situbondo op 24 mei 2022. 196 Interview met Ustadz Mahmudi op de islamitische kostschool Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo op 24 mei 2022.

198 Wawancara Ustadz Syamsul A Hasan, Humas Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo pada 24 Mei 2022.

Temuan Hasil Penelitian

  • Transformasi Tujuan Kurikulum Madrasah Diniyah Wustaha di Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo Dan Pesantren Salafiyah
  • Transformasi Metode Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pesantren Wali Songo Mimbaan Panji Situbondo dan Pesantren

“Transformasi Materi Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pondok Pesantren Wali Songo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo.” Tahap pra transformasi materi kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo. Tahap Pratransformasi Metode Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo.

Tahapan Metode Proses Transformasi Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo.

Transformasi Tujuan Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pesantren Salafiyah

  • Fase sebelum Transformasi Tujuan Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pesantren
  • Fase Transformasi Tujuan Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pesantren Salafiyah

Transformasi tujuan kurikulum madrasah diniyah di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah di Sukorejo Situbondo. Transformasi tujuan kurikulum, materi dan metode Madrasah Diniyah Wustha di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah di Sukorejo Situbondo. Berikutnya adalah transformasi metode kurikulum Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo.

Temuan Redesain Metode Kurikulum Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo.

Transformasi Materi kurikulum Madrasah Diniyah Wustah di Pesantren Wali Songo Mimbaan Panji Situbondo dan Pesantren

  • Fase sebelum Transformasi materi Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pesantren
  • Fase Transformasi materi Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pesantren Salafiyah

Transformasi materi kurikulum Madrasah Diniyah Wustah di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Panji Situbondo dan Pondok Pesantren. Sedangkan pada tahap transformasi materi kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo, acuan kitab yang diteliti adalah sebagai berikut: Fathul Mu'in; Al-Iqna'; Fathul Qorib; Qotrun Nada; Mantan Ajurumiyah;. Begitu pula di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo, Situbondo, materi kurikulum madrasah Diniyah mengalami transformasi baik dari Pondok Pesantren formal maupun Diniyah.

Transformation af Madrasah Diniyah Wustha pensummetoder på Wali Songo Mimbaan Panji Situbondo Islamic Boarding School og Islamic Boarding School.

Transformasi metode kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pesantren Wali Songo Mimbaan Panji Situbondo dan Pesantren

  • Fase sebelum Transformasi Metode Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pesantren
  • Fase Transformasi Metode Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pesantren Salafiyah
  • Transformasi Tujuan Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha di Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pesantren Salafiyah

Fase Vóór de transformatie: de doelstellingen van het Madrasah Diniyah Wustha-curriculum aan de Wali Songo Mimbaan Islamic Boarding School in Situbondo en de Salafiyah Syafi'iyah Islamic Boarding School in Sukorejo, Situbondo. Fase van transformatie van Madrasah Wustha-curriculummateriaal op de Wali Songo Mimbaan Islamic Boarding School, Situbondo en de Salafiyah Syafi'iyah Islamic Boarding School, Sukorejo, Situbondo. Voordat de Madrasah Diniyah Wustha Curriculummethode werd getransformeerd op de Wali Songo Mimbaan Islamic Boarding School, Situbondo en de Salafiyah Syafi'iyah Islamic Boarding School, Sukorejo, Situbondo.

Multi-Site Study af Wali Songo Mimbaan Islamic Boarding School, Situbondo og Salafiyah Syafi'iyah Islamic Boarding School, Sukorejo, Situbondo).

لا ملعفرص

Transformasi kurikulum disesuaikan dengan kondisi di pesantren, seperti penggunaan metode sorogan dan bandongan (dulu) dan sekarang penambahan pelajaran diniyah. Studi literatur dilakukan dengan pondok pesantren lain (studi banding). a) Kurikulum Diniyah mengikuti pesantren dimana pesantren mempunyai tiga kekuatan seperti Alquran, kitab dan akhlak. Metode transformasi kurikulum madrasah diniyah di Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo.

Referensi

Dokumen terkait