• Tidak ada hasil yang ditemukan

ZAKAT NASIONAL YATIM MANDIRI BANYUWANGI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "ZAKAT NASIONAL YATIM MANDIRI BANYUWANGI "

Copied!
224
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Konteks Penelitian

9 Mahyuddina Almas," Implementation of Good Corporate Governance in Zakat Management at Yatim Mandiri National Amil Zakat Institution Jember", (IAIN Jember Thesis, 2021), 4. 11 Khoirinida Ulfa, "Implementation of Good Governance Principles in Zakat Management at the National Amil Zakat Institution ( LAZNAS) Nurul Hayat Semarang", (Afhandling, UIN Walisongo, Semarang, 2020), 2. 18 Muhammad Saiful Anwar, "Implementering af principperne for god Amil Governance i National Amil Zakat Agency (BAZNAS) Yogyakarta Special Region ” (Afhandling fra Islamic University of Indonesia Yogyakarta, 2019), 5.

Tujuan penerapan prinsip Manajemen Amil yang Baik dirumuskan dengan maksud intuitif untuk mendorong tercapainya optimalitas dan profesionalisme lembaga. 19 Muhammad Saiful Anwar, “Penerapan Prinsip Manajemen Amil yang Baik di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta” (Disertasi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, 2019), 2. 20 Kharisma Apriliyani, “Analisis Implementasi tentang pengelolaan Amil yang baik di lembaga Amil Zakat (kajian pada Dompet Sejuta Harapan Klaten)” (Disertasi, IAIN Surakarta, 2020), 58.

22 Kharisma Apriliyani, “Analisis Implementasi Good Amil Governance Pada Lembaga Amil Zakat (Studi Pada Dompet Sejuta Harapan Klaten)” (Disertasi, IAIN Surakarta, 2020), 11. Penerapan Prinsip Good Amil Governance teirseibuit diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan dan kinerja secara seimbang.

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui penerapan Amil Governance yang baik dalam penggunaan dana zakat oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Yatim Mandiri Banyuwangi.

Manfaat Penelitian

Definisi Istilah

Teirseibuit ini merupakan upaya meningkatkan dan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan (muizaki) dan masyarakat setempat dalam mengarahkan dana zakat, infaq dan shadaqahnya. 30. Penghimpunan dana zakat, infaq dan sadaqoh atau penggalangan dana adalah kegiatan menghimpun dana dari masyarakat dan sumber lain dari masyarakat (kelompok, organisasi, perusahaan, pemerintah atau perorangan) yang nantinya digunakan untuk kegiatan operasional lembaga pengelola. . sehingga dapat mencapai tujuan lembaga. Dalam undang-undang no. 23 Tahun 2011, penyaluran zakat dilakukan berdasarkan skala prioritas dengan memperhatikan prinsip pemerataan, keadilan dan kedaerahan.

Dalam hal ini penyaluran dana zakat, infaq dan shadaqoh harus dilakukan secara maksimal agar tercapai manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas, salah satunya adalah pembangunan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Bentuk dan sifat pemanfaatan dana zakat, infak, dan shadaqoh yaitu: Pertama, zakat hanya diberikan satu kali kepada mustahiq, dan penyalurannya tidak disertai dengan tujuan kemandirian finansial pada mustahiq. Leimbaga Peingeilola Zakat (LPZ) merupakan lembaga yang bergerak di bidang pengelolaan dana zakat, infaq dan shadaqah.

39 Pada tahun 1999, diakui ada dua jenis lembaga zakat yang resmi mengelola dana zakat, yaitu infaq dan shadaqah sesuai kaidah syariat Islam dan hukum yang berlaku. Yang dimaksud dengan lembaga pewarisan adalah: 33. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) adalah lembaga atau organisasi yang didirikan dan dikelola sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Sistematika Pembahasan

Lembaga Amil Zakat didirikan oleh masyarakat dan dalam pengelolaan zakat dilaksanakan secara konseptual, tribuis dan penyalahgunaan zakat.35. Bab ini merangkum penelitian-penelitian sebelumnya yang relevan dengan penelitian yang sedang dilakukan, namun juga mencakup penyelidikan teoritis. Bab ini memberikan informasi mengenai metode yang digunakan dalam penelitian, meliputi penelitian dan jenis penelitian, lokasi penelitian, wilayah penelitian, teknik penelitian data, analisis data, keabsahan data, dan tahapan penelitian.

Bab ini mengandungi inti atau hasil kajian, subjek kajian, pembentangan data dan perbincangan dapatan kajian. Bab ini mengandungi kesimpulan penyiasatan, yang telah dijalankan dan ditambah dengan cadangan penyiasatan.

KAJIAN KEPUSTAKAAN

Penelitian Terdahulu

Sedangkan penelitian penulis bertujuan untuk mengetahui penerapan Amil Governance yang baik dalam pengelolaan zakat di Lembaga Amil Zakat Nasional Yatim Mandiri Banyuwangi. 38 Kharisma Apriliyani, “Analisis Implementasi Good Amil Governance Pada Lembaga Amil Zakat (Studi Pada Dompet Sejuta Harapan Klaten)”, (skripsi IAIN Surakarta. Sedangkan penelitian penulis bertujuan untuk mengetahui implementasi Good Amil Governance dalam pengelolaan dana zakat di Lembaga Amil Zakat Yatim Mandiri Banyuwangi.

Sedangkan penelitian penulis bertujuan untuk mengetahui penerapan Amil Governance yang baik dalam pengelolaan zakat di lembaga Amil Zakat Yatim Mandiri Banyuwangi. Sedangkan penelitian penulis bertujuan untuk mengetahui penerapan Amil Governance yang baik dalam pengelolaan dana zakat di lembaga Amil Zakat Yatim Mandiri Banyuwangi. Sedangkan penelitian penulis bertujuan untuk mengetahui penerapan Amil Governance yang baik dalam pengelolaan dana zakat di Lembaga Amil Zakat Yatim Mandiri Banyuwangi.

Analisis Implementasi Good Amil Goveirnancei di Leimbaga Amil Zakat (Stuidi pada Dompeit Seijuita Harapan Klatein). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan Manajemen Amil yang Baik dalam pengelolaan dana zakat di Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Yatim Mandiri Banyuwangi.

Kajian Teori

  • Good Amil Governance
  • Pengelolaan Zakat

Tata kelola yang baik atau good governance tidak lepas dari pengelola yang berwirausaha dan profesional yang kegiatannya terprogram secara sistematis dan didukung oleh sistem teknologi informasi yang tepat.50 Dalam organisasi zakat, zakat disebut dengan amil. Penerapan prinsip transparansi artinya sistem pengelolaan zakat harus mencakup laporan keuangan, rencana kerja tahunan, laporan kegiatan tahunan, laporan keuangan berkala (triwulanan, tahunan dan tahunan), sistem akuntansi berdasarkan standar akuntansi, teknologi informasi dalam kegiatan dan keuangan. sistem pelaporan, sistem manajemen informasi, laporan kegiatan internal dan keuangan, informasi penting mengenai kegiatan internal.54. Terkait teirseibuit, laporan kegiatan yang sedang berjalan harus dipublikasikan dan disampaikan kepada pihak-pihak yang terlibat yaitu pemerintah, muizaki dan masyarakat, sehingga lembaga pengelola zakat terjamin bekerja secara adil dan merata untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat.55.

Penerapan asas ini mempunyai arti bahwa setiap lembaga pengelola zakat wajib menaati anggaran dasar lembaga dan peraturan yang berlaku dalam penyelenggaraan pengelolaan zakat, misalnya pada undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat dan peraturan pelaksanaannya. Lembaga pengelola zakat juga harus memenuhi kewajiban Corporate Social Responsibility (CSR) 61 Corporate Social Responsibility merupakan kewajiban perilaku etis dan legal yang berkontribusi pada perekonomian yang lebih baik, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan ekonomi karyawan dan keluarganya, komunitas lokal, dan masyarakat. secara keseluruhan illuiruihan.62 . Penerapan prinsip tersebut adalah lembaga pengelola zakat harus menyeimbangkan kerjasama dengan masyarakat dan juga pembangunan lingkungan hidup, seperti memberikan pelatihan kepada muistahiq dalam usaha kecil dan kerjasama dalam masyarakat.

Jadi dengan menerapkan prinsip pengelolaan Amil yang baik maka dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakatnya kepada lembaga pengelola zakat, penghimpunan zakat dapat maksimal, dan hasil pendistribusiannya akurat serta dapat produktif bagi yang menerimanya. Lembaga Pengelola Zakat (LPZ) merupakan lembaga yang aktif dalam pengelolaan dana Zakat, Infaq dan Sadaqah.

METODE PENELITIAN

  • Teknik Pengumpulan Data
  • Analisis Data
  • Keabsahan Data
  • Tahap-Tahap Penelitian

Penerapan manajemen Amil yang baik dalam penghimpunan dana zakat di Lembaga Amil Zakat Nasional Yatim Mandiri Banyuwangi. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan terhadap informan bernama As'ari selaku pimpinan Yatim Mandiri Banyuwangi. Penerapan manajemen Amil yang baik dalam penyaluran dana zakat di Lembaga Amil Zakat Nasional Yatim Mandiri Banyuwangi.

Menurut hasil wawancara dengan informan bernama Lutfi selaku donatur Yatim Mandiri Banyuwangi, kami bisa. Berdasarkan pernyataan beberapa informan dapat disimpulkan bahwa prinsip kompetensi dalam penyaluran dana zakat Lembaga Amil Zakat Nasional Yatim Mandiri Banyuwangi. Penerapan Manajemen Amil yang Baik dalam Pemanfaatan Dana Zakat pada Lembaga Amil Zakat Nasional Yatim Mandiri Banyuwangi.

Lembaga Zakat Nasional Amil Yatim Mandiri Banyuwangi telah menerapkan prinsip tanggung jawab dalam menghimpun dana zakat dalam bentuk laporan keuangan dan laporan. Prinsip pemerataan pendistribusian dana zakat di Lembaga Amil Zakat Nasional Yatim Mandiri Banyuwangi dilaksanakan dengan adanya pemerataan pendistribusian dana zakat melalui pemungutan suara. Prinsip kompetensi dalam penyaluran dana zakat pada Lembaga Amil Zakat Nasional Yatim Mandiri Banyuwangi dilaksanakan dengan memilih pegawai yang juga berkompeten di bidangnya.

Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Yatim Mandiri Banyuwangi telah menerapkan prinsip kemandirian dengan menggunakan dana zakat tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Gambaran Obyek Penelitian ....................................................... 6 5

  • Implementasi Good Amil Governance dalam
  • Implementasi Good Amil Governance dalam
    • Prinsip GG, Prinsip GCG dan Prinsip GAG
    • Tabel Penelitian Terdahulu
    • Struktur Organisasi Yatim Mandiri
    • Database Sanggar Al-Quran Yatim Mandiri Banyuwangi
    • Database Sanggar Genius Yatim Mandiri Banyuwangi
    • Ringkasan penerapan Good Amil Governance dalam penghimpunan
    • Ringkasan penerapan Good Amil Governance dalam pendistribusian
    • Ringkasan penerapan Good Amil Governance dalam pendayagunaan

Referensi

Dokumen terkait