• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendekatan keseimbangan dan keadilan dalam undang-undang adat masyarakat Kimaragang di Sabah, Malaysia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Pendekatan keseimbangan dan keadilan dalam undang-undang adat masyarakat Kimaragang di Sabah, Malaysia"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Pendekatan keseimbangan dan keadilan dalam undang-undang adat masyarakat Kimaragang di Sabah, Malaysia

ABSTRACT

Bagi masyarakat Kimaragang Undang-undang Adat sudah ada sejak manusia ada, ia telah dibentuk oleh masyarakat itu sendiri dan ianya diiktiraf oleh kerajaan negeri Sabah sebelum merdeka dan selepas merdeka. Masyarakat Kimaragang dekat dengan alam dan setiap kesalahan yang ditimbulkan oleh masyarakatnya akan menyebabkan ketidak seimbangan bukan sahaja kepada individu, kumpulan, juga kepada penduduk kampung. Oleh kerana itu ia juga menggambarkan hasil kajian pengumpulan data primer di lapangan yang diperolehi secara langsung dari sumber temubual dan data sekunder yang diperolehi hasil tulisan kajian yang lalu untuk memajukan teori keseimbangan dan keadilan berhubung dengan kesalahan moral selaras dengan undang-undang adat masyarakat Kimaragang: keseimbangan dalam memutuskan hukuman di Mahkamah Anak Negeri Kota Marudu; penilaian terhadap dua kaedah Undang- Undang Adat dan pemulihan keadilan melalui pengampunan dan pengantaraan berkaitan dengan kesalahan pesalah serius, komunikasi interaktif dan dua hala juga dibincangkan. Dalam tulisan ini juga dibincangkan implikasi dasar adat sebagai pendekatan keseimbangan dan pemulihan keadilan untuk memberi kesejahteraan keadilan kepada mangsa, pesalah dan masyarakat.

Referensi

Dokumen terkait

Sehubungan itu, definisi yang terperinci diberikan oleh Jurnal al-Insan wa al-Mujtama’ (Zarawih 2016) berhubung definisi sinkretisme (talfiqiyyah) dalam bidang sains sosial

Adapun jenis dan metode pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian skripsi ini, terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer adalah data-data yang diperoleh langsung

Penelitian ini termasuk jenis penelitian Field Research (penelitian lapangan). Data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yaitu

1) Melakukan pengumpulan data baik primer maupun sekunder. Data tersebut diantaranya sudah diperoleh meliputi kajian sosial dan ekonomi dalam pengembangan kopi arabika

kualitatif. Data diperoleh dari lapangan baik data primer maupun data sekunder. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Wawancara

Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris. Sifat penelitian adalah deskriptif. Data terdiri dari data primer yang bersumber dari lapangan dan data sekunder

Penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan (field research) yang menghimpun data kualitatif. Data diperoleh dari lapangan baik data primer maupun data

Data dan informasi dapat diperoleh secara langsung dari lapangan (data primer) maupun dari berbagai bahan bacaan (data sekunder). Hasil pengumpulan data tersebut kemudian