• Tidak ada hasil yang ditemukan

[PDF] Top 20 5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

Has 10000 "5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum" found on our website. Below are the top 20 most common "5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum".

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... Seperti halnya dengan mesin-mesin listrik lainnya, maupun transformator, maka efisiensi generator sinkron dapat dituliskan seperti Persamaan Rugi angin yaitu rugi-rugi karena adanya cel[r] ... Lihat dokumen lengkap

17

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... Secara prinsip sensor akan melakukan penginderaan pada saat perubahan suhu setiap suhu 1 ºC akan menunjukan tegangan sebesar 10 mV. Pada penempatannya LM35 dapat ditempelkan dengan perekat atau dapat pula disemen ... Lihat dokumen lengkap

24

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... Elektroda plat adalah elektroda dari bahan logam utuh atau berlubang, pada umumnya ditanam didalam bumi. Elektroda plat ini ditanam tegak lurus didalam tanah. Luas plat yang digunakan tergantung pada resistansi pembumian ... Lihat dokumen lengkap

25

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... Pada motor yang dipteral shunt dan motor yang dipteral secara terpisah fluks medan hamper tetap besarnya. Akibatnya, pertambahan momenkakas harus disertai dengan penambahan arus armature yang sangat hamper sebanding ... Lihat dokumen lengkap

23

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... Dengan menggunakan jaringan tegangan menegah dari PLN, swasta atau Pemda berarti pabrik harus menyediakan tempat yang baik meskipun tidak terlalu luas pada sistem udara tegangan menegnah. Didalam ruang tegangan menegah ... Lihat dokumen lengkap

29

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... Gangguan yang terjadi pada sistem tenaga listrik bisa terjadi pada level dan tingkat destruksi yang berbeda masing-masing selalu mempunyai resiko baik terhadap manusia maupun terhadap peralatan sistem tenaga listrik itu ... Lihat dokumen lengkap

38

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... 2.8.2 Rugi Besi Rugi besi disebut juga rugi magnetik yang terdiri dari histerisis dan rugi arus pusar atau arus eddy yang timbul dari perubahan kerapatan fluks pada besi mesin dengan h[r] ... Lihat dokumen lengkap

25

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... Pada dasarnya motor induksi terdiri dari suatu bagian yang tidak berputar (stator) dan bagian yang bergerak (rotor). Secara ringkas stator terdiri dari blek - blek dynamo yang berisolasi pada satu sisinya dan mempunyai ... Lihat dokumen lengkap

27

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... Transformator dimungkinkan untuk digunakan sebagai perubahan tegangan dengan mengubah tegangan sebuah arus boalk balik dari suatu tingkat ke tingkat dengan tegangan lain dari input ke input alat tertentu, untuk ... Lihat dokumen lengkap

25

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... Secara umum suatu jembatan dan perancangan jembatan sebaiknya mempertimbangkan fungsi kebutuhan transportasi, persyaratan teknis dan estetika-asitektural yang meliputi : aspek lalu lintas, aspek teknis, aspek ... Lihat dokumen lengkap

30

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... Menurut (Lister,2002:78) Motor induksi tidak dapat berputar pada kepesatan sinkron. Seandainya ini mungkin dengan suatu cara, agar rotor dapat mencapai kepesatan sinkron, maka rotor akan tetap diam relatif terhadap ... Lihat dokumen lengkap

24

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... - Motor induksi satu fasa. Motor ini hanya memiliki satu gulungan stator,beroperasi dengan pasokan satu fase,memiliki sebuah rotor sangkar tupai, dam memerlukan sebuah alat untuk menghidupkan motornya,sejauh ini motor ... Lihat dokumen lengkap

32

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1.Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1.Umum

... Fungsi utama dari bodi atau frame adalah sebagai tempat mengalirnya flux magnet yang dihasilkan oleh kutub-kutub magnet, karena itu beban motor dibuat dari bahan feromagnetik. Disamping itu badan motor ini berfungsi ... Lihat dokumen lengkap

18

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... Untuk mengurangi variasi tahanan jenis tanah akibat pengaruh jenis musim, pentanahan dapat dilakukan dengan menanamkan elektroda pentanahan mencapai kedalaman di mana terdapat air tana[r] ... Lihat dokumen lengkap

25

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... Apabila kumparan medan yang telah diberi arus eksitasi diputar dengan kecepatan tertentu, maka kumparan jangkar yang terdapat pada stator akan terinduksi oleh fluks-fluks magnet yang d[r] ... Lihat dokumen lengkap

30

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... Motor induksi tidak dapat berputar pada kepesatan sinkron. Seandainya ini mungkin dengan suatu cara, agar rotor dapat mencapai kepesatan sinkron, maka rotor akan tetap diam relatif terhadap fluksi yang berputar. Maka ... Lihat dokumen lengkap

22

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

... 2.6.6 Pengukuran Impedansi Gangguan oleh Relai Jarak Menurut jenis gangguan pada sistem tenaga listrik, terdiri dari gangguan hubung singkat tiga fasa, dua fasa, dua fasa ke tanah dan [r] ... Lihat dokumen lengkap

22

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Umum

... Negeri 1 Pangkalan kerinci Provinsi Riau ini, perlu dilakukan studi pustaka untuk mengetahui susunan fungsional gedung dengan sistem struktural yang akan digunakan, disamping itu juga diharapkan mampu ... Lihat dokumen lengkap

37

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Umum

... 6. Memeriksa beban yang bekerja pada setiap tiang masih termasuk dalam batas daya dukung yang diijinkan yang dihitung pada langkah no. 4 diatas. Bila hasil melampaui daya dukung yang diijinkan untuk setiap tiang, maka ... Lihat dokumen lengkap

59

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Umum

... kg/m 2 dan sebaai sudut atap, dengan ketentuan bahwa beban tersebut tidak perlu diambil lebih besar dari 20 kg/m 2 dan tidak perlu ditinjau bila kemiringan atap lebih besar dari 50 ... Lihat dokumen lengkap

43

Show all 10000 documents...