Top PDF 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Uitterhoeve, et al. (2010) mengatakan efektivitas pelatihan komunikasi dalam perawatan onkologi untuk meningkatkan hasil terhadap pelayanan pasien. Pelayanan yang baik akan memberikan kepuasan tersendiri bagi pasiennya. Penelitian yang dilakukan oleh Kohan, Hosseyninasab, dan Erdi (2012) mengatakan keterampilan komunikasi yang tepat merupakan salah satu faktor yang efektif terhadap kepuasan pelanggan dalam organisasi. Dalam penelitian Rastegari dan Nowzari (2012) mengatakan terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan komunikasi manajer klub olahraga swasta di Shiraz termasuk keterampilan interpersonal (kemampuan verbal, empati, mendengarkan aktif, hormat, umpan balik) dan keterampilan nonverbal (keceriaan dan penampilan), dengan kepuasan pelanggan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

yang membatalkan investasi atau kreditur mencairkan dana. Namun opini harus diungkapkan dengan harapan bisa mempercepat usaha penyelamatan perusahaan dalam kesulitan. Kemudian tidak adanya prosedur untuk menentukan kontinuitas struktur. Namun demikian tidak ada penelitian yang jelas yang dapat digunakan sebagai referensi untuk masalah yang harus dipilih karena melanjutkan aktivitas bukanlah tugas yang mudah.

10 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Penelitian yang dilakukan oleh Reza Pahlevi (2009) menunjukkan bahwa hanya Earning Per Share (EPS) yang mempengaruhi harga saham secara parsial, sedangkan rasio keuangan lainnya tidak berpengaruh. Sedangkan secara simultan, semua rasio keuangan (EPS, NPM, DAR, dan ROE) berpengaruh terhadap harga saham. Indah Nurmalasari (2008) menunjukkan Return On Asset (ROA) dan Earning Per Share (EPS) berpengaruh terhadap harga saham secara parsial, sedangkan rasio lainnya tidak berpengaruh. Untuk Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM) berpengaruh secara bersama-sama terhadap harga saham. M. Ikhsan Fajri (2014) menunjukkan Price To Book Value (PBV), Earning Per Share (EPS) dan Net Profit Margin (NPM) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Sedangkan Return On Asset (ROA), Debt Asset Ratio (DAR) dan Debt Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Elis Darnita (2013) menunjukkan Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM) dan Earning Per Share (EPS) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap harga saham secara simultan. Sedangkan secara parsial, hanya Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM) yang berpenagruh signifikan terhadap harga saham. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Rahmi Nur Faddila (2010) menunjukkan Return On Equity (ROE), Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) berpengaruh siginifikan terhadap saham secara simultan. Sedangkan
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Morawakage (2010) menemukan bahwa manajemen modal kerja memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap profitabilitas perusahaan-perusahaan manufaktur di Srilanka. Penelitian di Pakistan juga menjelaskan terdapat pengaruh negatif yang kuat antara komponen dari working capital terhadap profitabilitas perusahaan (Raheman et al, 2010). Dalam penilaian profitabilitas dan likuiditas perusahaan, peneliti menggunakan pengumpulan piutang (number of days account receivable), pembayaran hutang perusahaan (number of days account payable) dan perputaran persediaan (number of days inventory), (Raheman & Nasr 2007).
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

rupiah semakin melemah berdampak pada meningkatnya harga pokok produksi. Tercatat hingga akhir 2013, nilai kurs dollar US mencapai Rp 12.000 menurun dibandingkan awal 2013 yaitu Rp 9.500 USD. Lemahnya nilai tukar ini sulit bagi industri makanan dan minuman untuk pembelian bahan baku yang masih banyak diimpor seperti gandum, gula, susu, kedele, dan lain-lain. Selain itu, kenaikan upah minimum propinsi (UMP) rata-rata mencapai 9% hingga 30% pada tahun 2014 memaksa pelaku usaha melakukan penyesuaian pada komponen biaya produksi dan juga kenaikan harga tarif dasar listrik (TDL) bagi industri makanan minuman (go public) yang berada dalam golongan I 3 naik sekitar 38%. Kondisi ini tidak hanya memukul pengusaha besar melainkan juga berdampak pada pengusaha UMKM makanan dan minuman yang kebanyakan masih informal. Selain harus mampu bersaing dengan produk-produk lokal, UMKM dihadapkan pada membanjirnya produk impor ke pasar Indonesia (www.bisnis.liputan6.com 15 Mei 2014).
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Di era globalisasi ini persaingan dunia ekonomi sangat pesat. Salah satunya adalah kegiatan perbankan. Bisnis perbankan merupakan bisnis kepercayaan sehingga faktor keamanan bagi nasabah dalam menyimpan dananya di bank merupakan hal yang utama. Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1993 Pasal 1, bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat. Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1993 Pasal 4 tujuan dari pendirian bank adalah menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan bank, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat. Meninjau dari tujuan pendirian bank yang memiliki peran sangat penting terhadap perekonomian masyarakat, persaingan di dunia perbankan pun menjadi sangat ketat untuk menarik nasabah sebanyak mungkin. Keberhasilan suatu perusahaan memenangkan persaingan salah satunya ditentukan dari keberhasilan dalam mengelola keuangan yang berdasarkan pada kekuatan modal. Bank dinilai sangat berpengaruh dalam perekonomian negara dan merupakan tulang punggung dalam membangun sistem perekonomian negara karena perbankan merupakan lembaga yang mampu menyalurkan kembali dana-dana yang dimiliki oleh unit ekonomi yang kelebihan dana atau surplus kepada unit-unit ekonomi yang membutuhkan bantuan dana atau defisit.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Dalam berbagai aktivitas usaha, informasi akuntansi dipandang potensial karena mampu memberikan kontribusi terhadap berbagai tindakan yang bisa dijadikan pertimbangan dalam perencanaan, pengawasan, pengendalian dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu para pengusaha mikro, kecil dan menengah dituntut untuk memiliki kemampuan menganalisis dan menggunakan data akuntansi. Informasi akuntansi yang dihasilkan dari suatu laporan keuangan menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.1 tahun 2015 terdiri atas laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, catatan atas laporan keuangan dan informasi kompratif. Informasi dari laporan keuangan tersebut sangat bermanfaat bagi UMKM untuk menyusun berbagai proyeksi, misalnya kebutuhan kas dimasa yang akan datang. Selain itu, informasi akuntansi juga dapat digunakan untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan, pengendalian intern perusahaan, dan sebagai bahan pertanggungjawaban terhadap pihak-pihak yang berkepentingan dengan perusahaan seperti investor, pemerintah, dan kreditor.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Hal penting yang akan digali dalam penelitian ini adalah kebutuhan pendanaan di masyarakat seiring tumbuhnya perekonomian bangsa terutama di sektor UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang sangat ditopang oleh peran Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Seiring dengan perkembangan dunia perbankan dimana jumlah BPR yang terus menjamur dan berkembang, BPR dituntut agar mampu bersaing dengan BPR lainnya. Selain itu, masuknya Bank-bank umum dalam memberi fasilitas kredit ikut menambah persaingan. Namun, di sisi lain BPR tetap unggul dari Bank-bank umum karena kemudahaan dalam penyaluran kredit kepada masyarakat.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Sedangkan penelitian yang menunjukan pengaruh negatif antara modal intelektual terhadap kinerja perusahaan diantaranya dilakukan oleh Kuryanto dan Muchamad (2008) yang membuktikan bahwa tidak ada pengaruh positif antara IC sebuah perusahaan dengan kinerjanya, semakin tinggi nilai IC sebuah perusahaan, kinerja masa depan perusahaan tidak semakin tinggi, tidak ada pengaruh positif antara tingkat pertumbuhan IC sebuah perusahaan dengan kinerja masa depan perusahaan, kontribusi IC untuk sebuah kinerja masa depan perusahaan akan berbeda sesuai dengan jenis industrinya. Selain itu penelitian oleh Santoso (2012) juga menunjukan hasil negatif dengan menyatakan bahwa perusahaan di BEI lebih bertumpu pada efisiensi modal fisik dan bukan efisiensi modal intelektual atau human capital dan structural capital. Modal intelektual dan pengungkapannya tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan baik kinerja yang menggunakan accounting-based performance maupun market-based performance, baik pada saat ini maupun satu tahun yang akan datang.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Terkait dengan adanya kebutuhan mengenai pengungkapan tanggung jawab sosial di perbankan syariah, saat ini, marak diperbincangkan mengenai Islamic Social Reporting Index (indeks ISR) yang sesuai dengan prinsip syariah. penelitian-penelitian ekonomi syariah saat ini banyak menggunakan Islamic Social Reporting Index untuk mengukur CSR institusi keuangan syariah (Khoirudin, 2013). Indeks ISR berisi kompilasi item-item standar CSR yang ditetapkan oleh AAOIFI (Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions) yang kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh para peneliti mengenai item-item CSR yang seharusnya diungkapkan oleh suatu entitas Islam. Item-item Indeks ISR terdiri dari enam tema yaitu: Finance and Investment Theme, Product and service theme, Employee theme, Society (Community Involvement) Theme, Environtment theme, dan Corporate governance theme.Indeks ISR diyakini dapat menjadi pijakan awal dalam hal standar pengungkapan CSR yang sesuai dengan perspektif Islam (Fitria dan Hartanti, 2010).Islamics social reporting (ISR) menjadi hal yang penting bagi perbankan syariah untuk memperlihatkan kepada masyarakat mengenai kepatuhan bank dalam menjalankan prinsip syariah.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Penelitian mengenai konservatime akuntansi telah banyak dilakukan oleh peneliti – peneliti sebelumnya. Agustina (2015) melakukan penelitian tentang analisis faktor – faktor yang mempengaruhi penerapan konsevatisme akuntansi pada perusahan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2009-2011, hasil penelitiannya secara simultan, ukuran perusahaan, risiko perusahaan, intensitas modal, levarge pajak, litigasi, struktur kepemilikan dan growth opportunity berpengaruh signifikan terhadap penerapan prinsip konservatisme pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Secara parsial, Ukuran Perusahaan, Resiko Perusahaan, Struktur Kepemilikan dan Growth Opportunity berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan Konservatisme Akuntansi, Intensitas Modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penerapan Konservatisme Akuntansi, sedangkan Leverage, Pajak dan Litigasi secara negatif tidak berpengaruh signifikan terhadap penerapan prinsip Konservatisme Akuntansi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2009-2011.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

padahal sebenarnya sistem komputerisasi ini (e-filling) memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan sistem manual. Oleh karena itu menarik untuk diteliti lebih lanjut mengenai persepsi kemudahan, persepsi kegunaan, dan persepsi kecepatan terhadap minat perilaku wajib pajak pribadi dalam menggunakan e-filling di Kota Semarang. Selanjutnya rumusan pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Apakah persepsi kemudahan berpengaruh terhadap minat perilaku wajib

11 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Adapun hasil penelitian oleh Dewi, dkk (2014) memaparkan tiap struktur modal, pertumbuhan. Perusahaan dan profitabilitas berdampak baik dan signifikan pada nilai perusahaan. Hasil penelitian tersebut berbeda dengan penelitian Dewi dan Wirajaya (2013) menghasilkan arti negatif pada struktur tetapi tetap signifikan pada nilai perusahaan. Lain halnya dengan profiabilitas berpengaruh baik dan signifikan pada nilai perusahaan serta Ukuran perusahaan tidak berpengaruh pada nilai perusahaan.

9 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Berdasarkan uraian diatas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh institutional ownership dan managerial ownership terhadap kebijakan dividen perusahaan non keuangan yang listing di BEI pada tahun 2005 – 2010 dengan variabel kontrol berupa profitability, growth, stock liquidity, firm size dan leverage.

8 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Perusahaan dalam menjalankan usahanya harus mengikut i perkembangan situasi ekonomi secara terus menerus. Setiap perkembangan yang terjadi perusahaan harus dapat mengantisipasi masalah secepat mungkin, kemudian menganalisis dan memecahkan dengan cara yang efektif dan efisien, agar dapat mencapai hasil yang diharapkan. Dalam situasi ekonomi yang terus berubah perusahaan harus dapat membuat strategi perencanaan pengelolaan kas yang tepat dan sehat.

8 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Dalam penelitian ini, juga melakukan wawancara dengan manajer human resource development department PT. Nutrifood Indonesia dari hasil wawancara ditemukan beberapa permasalahan yang terjadi seperti ketidak harmonisasian sesama rekan kerja, pekerjaan yang tidak selesai pada tepat waktu dan berdasarkan data tingkat absensi yang cukup rendah. Hal ini terjadi pada karyawan divisi marketing, divisi sales & distribution dan divisi manufacturing. Berikut ini persentase kehadiran karyawan pada tiga divisi di PT. Nurtifood Indonesia.

11 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

1. Bagi perusahaan non financial yang listing di BEI, ini dapat digunakan sebagai suatu masukan dalam menentukan kompensasi eksekutif perusahaan terkait jika dihubungkan dengan kinerja perusahaan, corporate governance, shareholder payout, dan ukuran perusahaan.

9 Baca lebih lajut

TAP.COM -   BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG DALAM TEORI PROBABILITAS ...

TAP.COM - BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG DALAM TEORI PROBABILITAS ...

Untuk mengetahui probabilitas mendapatkan 6 keberhasilan dari 10 kali percobaan, untuk melakukan perhitungan perlu menggunakan suatu distribusi acak, distribusi Binomial. Distribusi Binomial dapat diterapkan pada situasi dimana beberapa percobaan bebas (independent) dilakukan dan masing-masing mempunyai satu dari dua kemungkinan hasil disebut dengan keberhasilan dan kegagalan. Meskipun untuk beberapa kasus mungkin ada penunjukkan yang berubah-ubah. Misalnya seorang ilmuwan melakukan percobaan sebanyak n kali, x mewakili jumlah keberhasilan, jika probabilitas untuk mendapatkan keberhasilandari setiap percobaan adalah p, maka probabilitas mendapatkan i keberhasilan suatu formula yang menunjukkan fungsi kepekaan dari variabel acak Binomial, x dikatakan sebagai variabel acak :
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

TAPPDF.COM  PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG ENERGI ...  ETD UGM

TAPPDF.COM PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG ENERGI ... ETD UGM

2. Dari hasil penelitian ini dapat diukur besarnya harmonik arus akibat penyearahan AC-DC, akibat penggunaan ballast elektronik. Selain itu juga dapat diperoleh cara mengurangi adanya harmonik tersebut agar memenuhi ketentuan IEC 61000-3-2. Class C, dengan demikian dapat meningkatkan kualitas LHE secara optimal.

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...