Top PDF Peraturan Presiden no 47 th 2006

Keputusan Presiden No 27 th 2006

Keputusan Presiden No 27 th 2006

b. bahwa berdasarkan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1986 tentang Peradilan Umum sebagaimana telah diubah dengan Undang- Undang Nomor 8 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang- Undang Nomor 2 Tahun 1986 tentang Peradilan Umum, Pengadilan Negeri dibentuk dengan Keputusan Presiden;

6 Baca lebih lajut

Keputusan Presiden no 14 th 2006

Keputusan Presiden no 14 th 2006

Menimbang : bahwa sehubungan dengan pelaksanaan Kunjungan Kerja/- Kenegaraan Presiden ke Finlandia, Norwegia, dan Cuba mulai tanggal 9 September 2006 sampai dengan 19 September 2006, maka untuk menjaga lancarnya pelaksanaan pemerintahan dipandang perlu untuk menugaskan Wakil Presiden melaksanakan tugas sehari-hari Presiden selama berlangsungnya kunjungan tersebut; Mengingat : 1. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik

2 Baca lebih lajut

Keputusan Presiden no 13 th 2006

Keputusan Presiden no 13 th 2006

5. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4435) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2005 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 81, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4530);

7 Baca lebih lajut

Keputusan Presiden no 12 th 2006

Keputusan Presiden no 12 th 2006

Menimbang : a. bahwa untuk meningkatkan pengembangan kawasan ekonomi khusus di Pulau Batam, Pulau Bintan dan Pulau Karimun, pada tanggal 25 Juni 2006 telah dilakukan perjanjian kerjasama ekonomi untuk pengembangan kawasan ekonomi khusus antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Singapura;

6 Baca lebih lajut

Keputusan Presiden No 28 th 2006

Keputusan Presiden No 28 th 2006

b. bahwa dalam upaya lebih mendorong semangat kebangsaan dalam bela negara dalam rangka mempertahankan kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, dipandang perlu untuk menetapkan tanggal 19 Desember sebagai Hari Bela Negara dengan Keputusan Presiden;

1 Baca lebih lajut

Keputusan Presiden No 26 th 2006

Keputusan Presiden No 26 th 2006

(1) Perkara pidana dan perkara perdata yang termasuk lingkup kewenangan Pengadilan Negeri Tamiang Layang yang pada saat Keputusan Presiden ini ditetapkan telah diajukan tetapi belum diperiksa oleh Pengadilan Negeri Buntok, dilimpahkan kepada Pengadilan Negeri Tamiang Layang.

7 Baca lebih lajut

Keputusan Presiden no 15 th 2006

Keputusan Presiden no 15 th 2006

b. bahwa atas prakarsa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagaimana ditetapkan dalam Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa Nomor 1701 tanggal 11 Agustus 2006 tentang Penghentian Pertempuran antara Israel dan Hezbullah, kondisi konflik di Lebanon telah memasuki tahap gencatan senjata menuju pada perdamaian;

5 Baca lebih lajut

Keputusan Presiden No 25 th 2006

Keputusan Presiden No 25 th 2006

Perkara pidana dan perkara perdata yang termasuk lingkup kewenangan Pengadilan Negeri Marisa yang pada saat Keputusan Presiden ini ditetapkan telah diajukan tetapi belum diperiksa oleh Pengadilan Negeri Limboto, dilimpahkan kepada Pengadilan Negeri Marisa.

6 Baca lebih lajut

Keputusan Presiden No 24 th 2006

Keputusan Presiden No 24 th 2006

Beberapa ketentuan dalam Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2006 tentang Pembentukan Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Pengadilan Negeri Tebo, Pengadilan Negeri Sarolangun, Pengadilan Negeri Kutai Barat, Pengadilan Negeri Mandailing Natal, dan Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Timur, diubah sebagai berikut:

6 Baca lebih lajut

ProdukHukum DalamNegri PP No.47 Th.2006

ProdukHukum DalamNegri PP No.47 Th.2006

9. Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2005 tentang Tata Cara Penyertaan Dan Penatausahaan Modal Negara Pada Badan Usaha Milik Negara Dan Perseroan Terbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4555);

3 Baca lebih lajut

Peraturan Presiden No 19 th 2007

Peraturan Presiden No 19 th 2007

(2) Dalam keadaan tertentu karena sifat pekerjaan yang memerlukan kecepatan atau memerlukan kerahasiaan, M enteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Kepala Rumah Tangga Kepresidenan, Sekretaris M iliter, dan Sekretaris Wakil Presiden, dan Wakil Sekretaris Kabinet dapat langsung menugaskan pejabat di lingkungan masing-masing untuk membantunya dalam menyelesaikan suatu tugas.

5 Baca lebih lajut

Peraturan Presiden No 18 th 2007

Peraturan Presiden No 18 th 2007

Per atur an Pemer intah Nomor 21 Tahun 2004 tentang Penyusunan Rencana Ker ja dan Anggar an Kementer ian Negara/ Lembaga Lembar an Negar a Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 75, Tambaha[r]

6 Baca lebih lajut

Peraturan Presiden No 17 th 2007

Peraturan Presiden No 17 th 2007

Menimbang : bahwa dalam rangka mendukung terselenggaranya tertib administrasi pemerintahan dan peningkatan kinerja Kabinet Indonesia Bersatu, dipandang perlu mengubah Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2005 tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2007;

5 Baca lebih lajut

Peraturan Presiden No 16 th 2007

Peraturan Presiden No 16 th 2007

Dalam Peraturan Presiden ini yang dimaksud dengan Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Kegiatan Usaha Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa yang selanjutnya disebut Badan Pengatur adalah suatu badan yang dibentuk untuk melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap penyediaan dan pendistribusian bahan bakar minyak dan gas bumi serta pengangkutan gas bumi melalui pipa pada kegiatan usaha hilir sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

4 Baca lebih lajut

Keputusan Presiden no 16 th 2006

Keputusan Presiden no 16 th 2006

Menimbang : a. bahwa berdasarkan Keputusan Musyawarah Nasional Khusus Kamar Dagang dan Industri di Jakarta tanggal 8 Juni 2005, dan tanggal 8 Maret 2006, telah ditetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kamar Dagang dan Industri sebagai pengganti Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kamar Dagang dan Industri yang telah disahkan dengan Keputusan Presiden Nomor 14 Tahun 2004;

4 Baca lebih lajut

Keputusan Presiden no 16l th 2006

Keputusan Presiden no 16l th 2006

f. Dewan Pengurus Kadin Provinsi berwewenang menetapkan sanksi organisasi terhadap Dewan Pengurus Kadin Kabupaten/Kota yang tidak melaksanakan dan/atau melakukan pelanggaran atas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, dan ketentuan organisasi lainnya, setelah berkonsultasi dengan Dewan Pertimbangan Kadin Provinsi. Pembentukan badan-badan dan/atau lembaga-lembaga internal sebagaimana dimaksud huruf c dan huruf d diatur tersendiri dalam Keputusan Dewan Pengurus Kadin Provinsi/Kabupaten/Kota berdasarkan peraturan organisasi yang ditetapkan oleh Dewan Pengurus Kadin Indonesia.
Baca lebih lanjut

74 Baca lebih lajut

Peraturan Presiden No 47 th 2007

Peraturan Presiden No 47 th 2007

3. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1977 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3098) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2007 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 25);

6 Baca lebih lajut

Peraturan Presiden no 67 th 2006

Peraturan Presiden no 67 th 2006

c. bahwa peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia dinilai sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan atau kondisi saat ini dalam menghadapi tantangan masa depan;

24 Baca lebih lajut

PERATURAN PEMERINTAH NO. 47 TH 1997

PERATURAN PEMERINTAH NO. 47 TH 1997

Strategi pengembangan kawasan lindung pada dasarnya ditujukan untuk mewujudkan pelestarian alam yang meliputi lingkungan hidup, alam dan suaka alam untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Dalam pelaksanaan pembangunan, kegiatan sosial dan ekonomi yang meliputi kegiatan produksi, penelitian dan pembangunan prasarana dan sarana dasar pendukung sering tidak terelakkan harus dilakukan di dalam atau melalui kawasan lindung. Oleh karena itu, dalam batasan-batasan tertentu dan mengingat bahwa kawasan lindung diutamakan untuk pelestarian alam, di dalam kawasan lindung dapat dilakukan kegiatan- kegiatan penelitian, eksplorasi dan produksi serta pembangunan prasarana dan sarana dasar pendukung dengan tetap memperhatikan ketentuan-ketentuan dan persyaratan-persyaratan agar fungsi dan tatanan kawasan lindung dapat lestari. Bagi kawasan lindung yang masih belum terganggu fungsi lindungnya dilakukan perlindungan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, antara lain Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya. Perlindungan kawasan mencakup pula pengembalian fungsi kawasan lindung yang telah terganggu. Ayat (2)
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...