pendek pada Komisaris dan Direktur sebesar USD1.739.610 dan USD1.738.577 masing-masing untuk periode-periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2021 dan 2020.
a. The Company provides short-term benefits to its Commissioners and Directors amounting to USD1,739,610 and USD1,738,577 for the six-month periods ended June 30, 2021 and 2020, respectively.
b. Perusahaan juga mempunyai transaksi di luar usaha dengan pihak yang berelasi seperti yang diungkapkan pada Catatan 15.
b. The Company also entered into non-trade transactions with related party as described in Note 15.
c. Pada tanggal 16 Januari 2014, Perusahaan mengadakan perjanjian sewa ruang kantor dengan PT Aserra Propertindo.
c. On January 16, 2014, the Company entered into an office space rental agreement with PT Aserra Propertindo.
Perjanjian sewa telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir pada tanggal 26 Agustus 2019, sehubungan dengan perubahan atas harga sewa per meter persegi menjadi Rp400.000. Perubahan perjanjian sewa ini akan mulai berlaku efektif dari tanggal 1 November 2019 sampai dengan tanggal 31 Desember 2022.
The rental agreement has been amended for several time, most recently on August 26, 2019, concerning the changes of the rental fee per square meter to Rp400,000. The amendment of rental agreement would be effective from November 1, 2019 until December 31, 2022.
Biaya sewa untuk periode-periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2021 dan 2020, masing-masing sebesar USD261.957 dan USD256.001 dicatat sebagai bagian dari beban usaha (Catatan 25).
Rental expense for the six-month periods ended June 30, 2021 and 2020, amounting to USD261,957 and USD256,001, respectively, are recorded as part of operating expenses (Note 25).
d. Pada tanggal 30 Juni 2016, Perusahaan mengadakan Perjanjian Bareboat Charter atas Rig Tasha dengan Ocean Peak Drilling B.V. (OPDBV) dengan tarif harian sebesar USD12.500.
Pada tanggal 2 Maret 2018, Perusahaan telah menandatangani Adendum I Perjanjian Bareboat Charter atas Rig Tasha mengenai perubahan tarif harian menjadi USD25.000 yang berlaku mulai April 2017, dan USD10.000 sejak November 2017.
Pada tanggal 14 Juli 2020, Perusahaan telah menandatangani Adendum II Perjanjian Bareboat Charter atas Rig Tasha mengenai perubahan tarif harian menjadi USD8.000 yang berlaku mulai Juli 2020.
d. On June 30, 2016, the Company entered into Bareboat Charter Agreement of Rig Tasha with Ocean Peak Drilling B.V. (OPDBV) with daily rate of USD12,500.
On March 2, 2018, the Company has signed the addendum I Bareboat Charter of Rig Tasha pertaining to the changes on daily rate to USD25,000 which effective from April 2017 and USD10,000 from November 2017.
On July 14, 2020, the Company has signed the addendum II Bareboat Charter of Rig Tasha pertaining to the changes on daily rate to USD8,000 which effective from July 2020.
Bareboat Charter atas Rig Tasha telah
diselesaikan pada tanggal 31 Desember 2020. Bareboat Charter of Rig Tasha has been completed on December 31,2020.
Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Related party transactions and balances are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 30, December 31,
2021 2020
Piutang pihak berelasi Receivables to related parties
Ocean Peak Holding B.V. (OPH BV) 723,981 723,981 Ocean Peak Holding B.V. (OPH BV)
Ocean Peak (Labuan) (OPL) 67,011 44,027 Ocean Peak (Labuan) (OPL)
Apexindo Drilling B.V. (AD) 21,411 21,411 Apexindo Drilling B.V. (AD)
Tasha Drilling Ltd 14,430 -- Tasha Drilling Ltd
Max Ocean Holding B.V. 14,226 14,226 Max Ocean Holding B.V.
PT Aserra Petrolindo Gemilang 4,193 -- PT Aserra Petrolindo Gemilang
PT Tasha Energi Indonesia 1,281 -- PT Tasha Energi Indonesia
Apexindo Drilling Sdn Bhd 1,091 -- Apexindo Drilling Sdn Bhd
Jumlah 847,624 803,645 Total
Persentase dari jumlah aset 0.24% 0.24% As a percentage of total assets
Utang usaha Trade payables
Ocean Peak Drilling B.V. (OPD) (11,536,466) (11,601,965) Ocean Peak Drilling B.V. (OPD) Persentase dari jumlah liabilitas 5.31% 5.54% As a percentage of total liabilities
33. INFORMASI SEGMEN 33. SEGMENT INFORMATION
Perusahaan melaporkan segmen-segmen berdasarkan divisi-divisi operasi:
The Company’s reportable segments are based on its operating divisions:
Jasa pengeboran lepas pantai - Swampbarges
- Jack-up
Jasa pengeboran darat
Offshore drilling services - Swampbarges - Jack-up
Onshore drilling services Informasi segmen Perusahaan adalah sebagai
berikut:
The segment information of the Company is as follows:
Jasa Pemboran
Darat/ Tidak
Onshore Drilling Teralokasi/ Eliminasi/ Konsolidasian/
Swampbarges Jack-up Services Unallocated Elimination Consolidated
Pendapatan 14,150,469 8,365,389 -- -- -- 22,515,858 Revenues
Beban Langsung segmen (6,698,022) (4,878,756) (1,075,286) (399,899) -- (13,051,963) Segment direct cost
Laba kotor segmen 7,452,447 3,486,633 (1,075,286) (399,899) -- 9,463,895 Segment gross profit
Beban usaha -- -- -- (5,442,136) -- (5,442,136) Operating expenses
Lain-lain - bersih -- -- -- (1,682,591) -- (1,682,591) Others - net
Laba sebelum pajak 7,452,447 3,486,633 (1,075,286) (7,524,626) -- 2,339,168 Profit before tax
2021 (Enam bulan/Six months)
Jasa Pemboran Lepas Pantai/
Offshore Drilling Services
Jasa Pemboran
Darat/ Tidak
Onshore Drilling Teralokasi/ Eliminasi/ Konsolidasian/
Swampbarges Jack-up Services Unallocated Elimination Consolidated
Pendapatan 17,574,855 16,406,920 3,573,661 -- (1,820,000) 35,735,436 Revenues
Beban langsung segmen (12,028,219) (16,831,523) (3,299,544) (432,833) 1,820,000 (30,772,119) Segment direct cost
Laba kotor segmen 5,546,636 (424,603) 274,117 (432,833) -- 4,963,317 Segment gross profit
Beban usaha -- -- -- (5,786,682) -- (5,786,682) Operating expenses
Lain-lain - bersih -- -- -- (10,684,822) -- (10,684,822) Others - net
Rugi sebelum pajak 5,546,636 (424,603) 274,117 (16,904,337) -- (11,508,187) Loss before tax
Offshore Drilling Services
2020 (Enam bulan/Six months) Jasa Pemboran Lepas Pantai/
Tidak ada pengalihan antar segmen selama periode-periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2021 dan 2020.
There were no intersegment transfers for the six-month periods ended June 30, 2021 and 2020.
74
34. KOMITMEN 34. COMMITMENTS
1. Pada tanggal 30 Juni 2021, kontrak signifikan yang sedang berlangsung adalah sebagai berikut:
1. The significant outstanding contracts of the Company as of June 30, 2021 are as follows:
Estimasi Nilai Kontrak/
Tanggal Perjanjian/ Estimated Periode Kontrak/ Rig/
Date of Agreement Contract Value Contract Period Rigs
PT Pertamina Hulu Mahakam 17 September 2020/ USD18,666,820 180 hari Maera
September 17, 2020 180 days
PT Pertamina Hulu Mahakam 1 July 2021/ USD49,180,156.25 12 bulan + 6 bulan + 12 bulan/ Raisis
July 1, 2021 12 months + 6 months + 12 months
PT Pertamina Hulu Mahakam 18 Januari 2021/ USD68,176,850 1,5 tahun + 1 tahun + 1 tahun/ Yani
January 18, 2021 1,5 years + 1 year + 1 year
6 Desember 2019/ USD19,492,500 3 sumur + 1 sumur + 1 sumur/ Raniworo
December 6, 2019 3 wells + 1 well + 1 well
(Mulai beroperasi tanggal 21 Mei 2020/
Commencement date May 21, 2020)
22 Februari 2021/ USD13,850,791 1 sumur + 2 sumur/ Raniworo
February 22, 2021 1 well + 2 wells
PT Pertamina Hulu Mahakam 11 Mei 2021/ USD85,670,652 2 tahun+ 12 bulan/ Tasha
May 11, 2021 2 years + 12 months
(Mulai beroperasi tanggal 17 Juli 2021/
Commencement date July 17, 2021)
PT Pertamina Geothermal Energy 30 Juni 2021/ USD485,925 3 bulan/ Rig 9
June 30, 2021 3 months
(Mulai beroperasi tanggal 5 Juli 2021/
Commencement date July 5, 2021) Perusahaan/Company
PT Pertamina Hulu Energi Anggursi & PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore
Pertamina Hulu Energi Nunukan Company
2. Pada tanggal 30 Juni 2021, Perusahaan mempunyai fasilitas bank yang belum digunakan, sebagai berikut:
2. As of June 30, 2021, the Company had the following unused bank facilities:
Jumlah fasilitas Fasilitas yang belum digunakan maksimum/ pada tanggal 30 Juni 2021/
Fasilitas / Facility Maximum facility Unused portion of the facility
Bank (Catatan 16) / (Note 16) limit amount as of June 30, 2021
PT Bank Rakyat Indonesia Bank Garansi/ USD45,000,000 USD45,000,000
(Persero) Tbk Bank Guarantee
35. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
35. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES Pada tanggal 30 Juni 2021 dan 31 Desember
2020, Perusahaan mempunyai aset dan liabilitas moneter berdenominasi mata uang asing sebagai berikut:
At June 30, 2021 and December 31, 2020, the Company had monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies as follows:
Mata Uang Mata Uang
Asing/ Ekuivalen USD/ Asing/ Ekuivalen USD/
Foreign Currency Equivalent in USD Foreign Currency Equivalent in USD
Aset Assets
Kas dan setara kas IDR 74,738,897,184 5,155,829 128,718,670,493 9,125,741 Cash and cash equivalents
MYR -- -- --
--EUR -- -- --
--Piutang usaha kepada Trade receivables from
pihak ketiga IDR 7,640,740,128 527,093 6,052,446,532 429,099 third parties
Rekening bank yang dibatasi
penggunaannya IDR 9,810,530,400 676,775 9,810,535,606 695,536 Restricted cash in banks
Jumlah Aset 6,359,697 10,250,376 Total Assets
Liabilitas Liabilities
Utang usaha kepada IDR 101,574,965,088 7,007,103 46,725,715,088 3,312,703 Trade payables to
pihak ketiga SGD 132,345 98,431 24,256 18,305 third parties
MYR 158 38 151 37
GBP -- -- 12,080 16,345
Biaya masih harus
dibayar IDR 8,052,919,392 555,527 7,225,267,240 512,248 Accrued expenses
Jumlah Liabilitas 7,661,098 3,859,638 Total Liabilities
Aset (Liabilitas) bersih (1,301,401) 6,390,738 Net assets (liabilities)
2021 2020
30 Juni/ 31 Desember/
June 30, December 31,
36. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN
36. CATEGORIES AND CLASSES OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Aset pada Liabilitas pada biaya perolehan biaya perolehan
diamortisasi/ diamortisasi/
Assets at Liabilities at amortized cost amortized cost
30 Juni 2021 June 30, 2021
Aset Keuangan Financial Assets
Kas dan setara kas 8,510,453 -- Cash and cash equivalents
Piutang usaha dari pihak ketiga 11,043,141 -- Trade receivables from third parties
Piutang lain-lain 314,292 -- Other receivables
Rekening bank yang dibatasi
penggunaannya 2,438,079 -- Restricted cash in banks
Jumlah Aset Keuangan 22,305,965 -- Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Utang usaha -- 23,920,979 Trade payables
Utang lain-lain kepada pihak ketiga -- 165,917 Other payables to third parties
Liabilitas sewa -- 889,610 Lease Liability
Biaya yang masih harus dibayar -- 5,246,343 Accrued expenses
Pinjaman -- 129,061,331 Loans
Utang kepada pihak ketiga -- 6,000,000 Payable to third parties
Jumlah Liabilitas Keuangan -- 165,284,180 Total Financial Liabilities
76
31 Desember 2020 December 31, 2020
Aset Keuangan Financial Assets
Kas dan setara kas 13,112,369 -- Cash and cash equivalents
Piutang usaha dari pihak ketiga 4,163,859 -- Trade receivables from third parties
Piutang lain-lain 180,066 -- Other receivables
Rekening bank yang dibatasi
penggunaannya 2,456,839 -- Restricted cash in banks
Jumlah Aset Keuangan 19,913,133 -- Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Utang usaha -- 16,944,074 Trade payables
Utang lain-lain kepada pihak ketiga -- 29,812 Other payables to third parties
Liabilitas sewa -- 1,152,025 Lease Liability
Biaya yang masih harus dibayar -- 4,181,664 Accrued expenses
Pinjaman -- 129,371,535 Loans
Utang kepada pihak ketiga -- 6,000,000 Payable to third parties
Jumlah Liabilitas Keuangan -- 157,679,110 Total Financial Liabilities
37. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN, DAN RISIKO MODAL
37. FINANCIAL INSTRUMENTS, FINANCIAL RISK, AND CAPITAL RISK MANAGEMENT
a. Manajemen Risiko Modal
Perusahaan mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan keberlangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas. Struktur modal Perusahaan terdiri dari utang kepada pihak berelasi (Catatan 15), utang bank (Catatan 16), utang sewa pembiayaan (Catatan 17), utang jangka panjang pihak ketiga (Catatan 18), yang saling hapus dengan kas dan setara kas (Catatan 5), dan ekuitas pemegang saham induk, yang terdiri dari modal yang ditempatkan (Catatan 19), tambahan modal disetor (Catatan 20), penghasilan komprehensif lain (Catatan 22) dan saldo laba (defisit). Secara keseluruhan, strategi Perusahaan atas manajemen risiko modal tidak berubah dari strategi yang dijalankan pada tahun 2021.
a. Capital Risk Management
The Company manages capital risk to ensure that it will be able to continue as a going concern, in addition to maximizing the profits of the shareholders through the optimization of the balance of debt and equity. The Company's capital structure consists of payable to a related party (Note 15), bank loans (Note 16), finance lease payable (Note 17), long-term payable to third parties (Note 18), offset by cash and cash equivalents (Note 5), and equity shareholders of the holding consisting of capital stock (Note 19), additional paid-in capital (Note 20), other comprehensive income (Note 22) and retained earnings (deficit). In overall, the Company’s strategy of capital risk management remains unchanged from the implemented strategy in 2021.
Gearing ratio adalah sebagai berikut The gearing ratios are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 30, December 31,
2021 2020
Pinjaman Debt
Pinjaman 129,061,331 129,371,535 Loans
Utang kepada pihak ketiga 6,000,000 6,000,000 Payable to third party
Jumlah 135,061,331 135,371,535 Total
Kas dan setara kas (8,510,453) (13,112,369) Cash and cash equivalents
Liabilitas - bersih 126,550,878 122,259,166 Net Liabilities
Ekuitas 128,691,831 126,706,348 Equity
Rasio liabilitas - bersih
terhadap ekuitas 98% 96% Net liabilities to equity ratio
b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan
Perusahaan memiliki berbagai aset dan liabilitas keuangan lainnya seperti piutang usaha dan piutang lain-lain dan utang usaha dan utang lain-lain, yang timbul secara langsung dari kegiatan operasional.
b. Financial risk management objectives and policies
The Company has various financial assets and liabilities such as trade and other receivables and trade and other payables, which arise directly from its operations.
Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Perusahaan adalah risiko suku bunga, risiko likuiditas, risiko nilai tukar mata uang asing dan risiko kredit. Pendekatan manajemen risiko Perusahaan untuk meminimalkan potensi efek buruk dari risiko yang timbul. Manajemen mengelola dan memantau dampak tersebut dan memastikan tindakan yang sesuai diterapkan secara tepat waktu dan efektif. Manajemen telah menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola setiap risiko ini pada ringkasan berikut ini dibawah.
The main risks arising from the Company’s financial instruments are interest rate risk, liquidity risk, foreign exchange risk and credit risk. The Company’s risk management approach seeks to minimise the potential material adverse effects from these risk exposures. The management manages and monitors these exposures and ensures appropriate measures are implemented on a timely and effective manner. The Board reviews and agrees on policies for managing each of these risks and they are summarised below.
i. Manajemen risiko mata uang asing Perusahaan memiliki eksposur atas transaksi nilai tukar valuta asing yang timbul dari beban dalam mata uang asing.
Selain itu, pendapatan Perusahaan didenominasi dalam mata uang Dolar Amerika Serikat, sementara biaya termasuk beban didenominasi dalam mata uang Rupiah. Namun, eksposur ini dieliminasi dengan kas dan setara kas yang didenominasi dalam Rupiah. Oleh karena itu, risiko fluktuasi mata uang lain masih dapat dikelola oleh Perusahaan.
i. Foreign currency risk management
The Company have transactional currency exposures arising from expenses denominated in foreign currencies. Further, its revenues are denominated in United States Dollar, while its costs include Indonesian Rupiah denominated expenses.
However, this risk exposure is offset with cash and cash equivalents placed in Indonesian Rupiah currency. Therefore, the impact from fluctuation of other exchange is considered manageable.
Aset dan liabilitas moneter berdenominasi dalam mata uang asing diungkapkan dalam Catatan 35.
Monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are disclosed in Note 35.
Analisis sensitivitas mata uang asing Foreign currency sensitivity analysis Perusahaan terutama terekspos terhadap
Rupiah.
The Company is mainly exposed to Rupiah.
78