• Tidak ada hasil yang ditemukan

ABON WORTEL

Dalam dokumen Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian (Halaman 23-0)

BAB IV...................................................................................................................... 16

4.1 ABON WORTEL

Gambar 4.1

Produk Abon Wortel Ukuran 250 Gram

Abon wortel merupakan makanan yang terbuat dari bahan dasar utama yaitu wortel dan santan yang diolah dengan cara disangrai sampai kering. Wortel memiliki manfaat

BAB IV

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 17 yang baik untuk menjaga kesehatan mata karena mengandung banyak vitamin A. Selain itu, manfaat lain dari wortel yaitu : 1. Dapat membuat kulit menjadi sehat

2. Memperkuat daya tahan tubuh 3. Memperkuat fungsi otak

4. Membantu menjaga berat badan

5. Mengontrol tekanan darah dan kolesterol.

Desa Candi, Kecamatan Bandungan merupakan salah satu daerah penghasil sayur-sayuran dan buah-buhan seperti wortel. Komoditas wortel di Desa Candi banyak tumbuh di Dusun Darum. Wortel yang telah dipanen sudah banyak didistribusikan ke berbagai wilayah karena kualitasnya bagus.

Namun sayangnya masih banyak hasil panen wortel yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu, dengan adanya inovasi baru produk olahan abon wortel akan menjadi pe luang usaha yang cukup prospetif. Hal ini dapat dilihat dari analisis keuangan yang telah diolah oleh penulis.

Berikut cara pembuatan abon wortel:

Alat dan bahan :

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 18 - Kompor - Minyak goreng 1 sdm

Gambar 4.2

Bahan Pembuatan Abon Wortel

A. Prosedur Pembuatan Abon Wortel

- Kupas wortel, kemudian parut wortel - Haluskan bumbu

Gambar 4.3

Prosedur Pembuatan Abon Wortel

- Tumis bumbu hingga harum

- Masukan parutan wortel, aduk hingga rata

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 19 Gambar 4.4

Prosedur Pembuatan Abon Wortel

- Tuang santan, kemudian aduk hingga rata Gambar 4.5

Prosedur Pembuatan Abon Wortel

- Setelah matang, angkat dan tiriskan

- Sangrai menggunakan api kecil hingga kering - Abon wortel siap dikemas

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 20 B. Analisis Aspek Keuangan Produksi Abon Wortel

1. Biaya tetap dalam 1 bulan

Tabel 4.1

Biaya tetap dalam satu bulan Nama Barang Kontribusi Total Parutan 3 buah x @ 5.000,00 Rp 15.000,00

Total Rp 346.000,00

2. Biaya variabel per 1 kali olahan (5 buah abon wortel)

Tabel 4.2

Biaya variabel per satu kali olahan

Nama Barang Kontribusi Total

Kelapa @ 6.000 x 1buah Rp 6.000,00 Bawang Merah @ 5.000,00 x ¼ kg Rp 5.000,00 Gula Pasir @ 3.500,00 x ¼ kg Rp 3.500,00 Bawang putih @ 4.000 x ¼ kg Rp 4.000,00 Wortel @ 18.000,00 x 1 kg Rp 1.500,00

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 21

Dalam satu hari memproduksi 5 buah abon wortel.

Biaya variabel dalam 1 hari : Rp 40.500,00

Maka biaya variabel selama 1 bln : Rp Rp 40.500,00 x 30 hari : Rp 1.215.000,00

3. Rencana harga penjualan.

Rencana harga penjualan per produk Rp 10.000,00 dengan jumlah produksi 150 abon wortel per bulan.

Tabel 4.3

Total biaya produksi per bulan

Biaya tetap Rp 346.000,00

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 22 Biaya variabel 1 bulan Rp 1.215.000,00 Total biaya produksi Rp 14.580.000,00 12 bulan

Biaya per unit Rp 1.215.000,00/150abon

= Rp 8.100,00

Dengan menjual produk seharga Rp 12.000,00, maka keuntungan per produk adalah sebesar

= Harga per produk – biaya produksi per unit

= Rp 12.000,00 – Rp 8.100,00

= Rp 3.900,00

Harga per unit

Harga per unit yang diterapkan untuk setiap satu Kue Lumpur Alpukat adalah Rp 12.000,00

Keuntugan per bulan

= Rp 3.900,00 x

= Rp 23.400.000,00

Jadi, jika dalam satu bulan dapat menjual 1..800 kue lumpur alpukat maka laba yang akan diperoleh dalam satu bulan yaitu sebesar Rp 1.764.000.

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 23 4.2 KUE LUMPUR ALPUKAT

Gambar 4.6

Produk Kue Lumpur Alpukat

Kue lumpur merupakan jajanan khas nusantara yang cuup banyak disukai. Teksturnya lembut dengan rasa manis.

Selain rasa original ada juga kue lumpur yang berasa unik seperti inovasi dari paduan rasa alpukat yang kaya akan manfaat dan gizi.

Adonan kue lumpur umumnya terbuat dari santan, margarin, terigu, gula telur, vanili, dan baking powder.

Inovasi kue lumpur dari alpukat merupakan inovasi baru yang berpotensi dikembangkan di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Hal ini karena

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 24 Desa Candi merupakan kaki gunung Ungaran dimana alpukat banyak dijumpai di Dusun Candi, Desa Candi.

A. Prosedur Pembuatan Kue Lumpur Alpukat Alat dan Bahan :

- Pan Kue - Alpukat 360 gram - Kompor - Telur 2 btr

- Baskom - Tepung maizena 125 gram - Mixer - Susu skim 250 gram - Blender - Terigu 100 gram

- Mentega 50 gram - Santan kara 130 ml - Air 330 ml

- Gula pasir 250 gram - Sejumput garam - Sejuput vanili

Gambar 4.7

Bahan Pembuatan Kue Lumpur Alpukat

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 25 Cara Pembuatan

- Haluskan alpukat, santan, dan air Gambar 4.8

Prosedur Pembuatan Kue Lumpur Alpukat

- Cairkan mentega

Gambar 4.9

Prosedur Pembuatan Kue Lumpur Alpukat

- Campurkan terigu, tepung maizena, susu skim, telur, mentega cair, dan gula pasir, kemudian haluskan menggunakan mixer

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 26 Gambar 4.10

Prosedur Pembuatan Kue Lumpur Alpukat

- Tambahkan sejumput garam dan sejumut vanili - Oleskan mentega ke pan kue

Gambar 4.11

Prosedur Pembuatan Kue Lumpur Alpukat

- Panggang adonan menggunakan api kecil Gambar 4.12

Prosedur Pembuatan Kue Lumpur Alpukat

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 27 - Saat setengah matang, tambahkan topping

diatasnya

- Tunggu hingga matang

- Angkat dan tunggu hingga tidak terlalu panas - Kemas menggunakan wadah mika

B. Analisis Aspek Keuangan Produksi Kue Lumpur Alpukat

1. Biaya tetap dalam 1 bulan

Tabel 4.4

Biaya tetap satu bulan kue lumpur alpukat Nama Barang Kontribusi Total Snack Maker

(Cetakan Kue)

1 buah x @ 210.000,00 Rp 210.000,00

Baskom 1 buah x @ 12.000,00 Rp. 12.000,00 Hand Mixer 1 buah x @ 160.000,00 Rp !60.000,00 Kompor gas 1 buah x @ 128.000,00 Rp 128.000,00 Tabung gas 3kg 1 buah x .@ 20.000,00 Rp 20.000,00

Total Rp 530.000,00

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 28 2. Biaya variabel per 1 kali olahan (30 buah kue

lumpur)

Tabel 4.5

Biaya variabel persatu kali olahan kue lumpur alpukat

Nama Barang Kontribusi Total Santan Kara @ 3.000 x 2 bks Rp 6.000,00

Dalam satu hari memproduksi 60 buah kue lumpur.

Biaya variabel dalam 1 hari : Rp 45.600 x 2 = Rp 91.200,00

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 29 Maka biaya variabel selama 1 bln : Rp 91.200,00 x 30 hari : Rp 2.736.000,00

3. Rencana harga penjualan.

Rencana harga penjualan per produk Rp 2.500,00 dengan jumlah produksi 1.800 kue per bulan.

Table 4.6

Rencana harga penjualan kue lumpur alpukat Produk Jumlah Total biaya produksi per bulan

Biaya tetap Rp

530.000,00

Biaya variabel 1 bulan Rp 2.736.000,00

Total biaya produksi 12 bulan Rp 32.832.000,00

Biaya per unit Rp 2.736.000,00 / 1.800 kue Rp 1.520,00

Dengan menjual produk seharga Rp 2.500,00 maka keuntungan per produk adalah sebesar

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 30

= Harga per produk – biaya produksi per unit

= Rp 2.500,00 – Rp 1.520,00

= Rp 980,00

Harga per unit

Harga per unit yang diterapkan untuk setiap satu Kue Lumpur Alpukat adalah Rp 2.500,00

Keuntugan per bulan

= 980,00 x 1.800

= 1,764,000

Jadi, jika dalam satu bulan dapat menjual 1..800 kue lumpur alpukat maka laba yang akan diperoleh dalam satu bulan yaitu sebesar Rp 1.764.000.

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 31 4.3 SUSU BIJI KECIPIR

Gambar 4.13 Produk Susu Biji Kecipir

Susu dan produk olahan semacamnya memiliki kandungan protein, lemak, dan vitamin yang sangat dibutuhkan tubuh dalam perkembangan tiap individu pada setiap fase kehidupan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, konsumsi masyarakat Indonesia pada tahun 2019 hanya berkisar 16,5

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 32 liter per kapita per tahun. Angka itu sangat rendah dibandingkan catatan negara ASEAN lainnya.

Dari data itu terlihat jelas perluya upaya peningkatan konsumsi susu. Apalagi susu memiliki banyak manfaat bagi tubuh apalagi untuk pertumbuhan anak. Oleh karena itu, dengan adanya inovasi olahan susu dari biji kecipir dapat menambah kuantitas konsumsi susu masyarakat Indonesia.

Mengapa biji kecipir ?

Meski terdengar asing di telinga generasi millennials, kecipir ternyata memiliki kandungan zat-zat baik yang memiliki khasiat seperti berikut :

1. Memperkuat sistem imun tubuh dan anti kanker 2. Meningkatkan kekuatan tulang

3. Mencegah cacat bayi baru lahir

4. Menaga vitalitas dan kebugaran tubuh 5. Menurunkan berat badan berlebih

A. Prosedur Membuat Susu Biji Kecipir Alat dan Bahan :

1. Rendam biji kecipir selama 12 jam (1 malam)

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 33 2. Pilah biji kecipir yang bagus, buang kotoran yang

mengapung pada rendaman 3. Rebus biji kecipir selama ± 1 jam 4. Kupas kulit biji kecipir

5. Blender biji kecipir dengan ditambahkan air 6. Saring sari biji kecipir menggunakan kain saring 7. Rebus sari biji kecipir menggunakan api kecil,

kemudian tambahkan gula dan daun pandan 8. Tunggu hingga mendidih

9. Kemas dan simpan dalam lemari pendingin

B. Analisis Keuangan Produksi Susu Biji Kecipir 1. Biaya tetap dalam 1 bulan

Tabel 4.7

Biaya tetap satu bulan susu biji kecipir Nama Barang Kontribusi Total

Panci 1 buah x @

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 34 Saringan 1 Buah x @ 50.000 Rp 50.000,00

Total Rp 398.000,00

2. Biaya variabel per 1 kali olahan (3 botol susu biji kecipir)

Tabel 4.8

Biaya variabel persatu kali olahan kue Nama Barang Kontribusi Total

Biji kecipir @ 57.000 x 1 kg Rp 57.000,00 Gula Pasir @ 3.500,00 x 1/4

gram

Rp 3.500,00

Total Rp 60.500,00

Dalam satu hari memproduksi 20 botol susu biji kecipir.

Biaya variabel dalam 1 hari : Rp 60.500

Maka biaya variabel selama 1 bln : Rp 60.500 x 30 hari : Rp 1.815.000,00

3. Rencana harga penjualan.

Rencana harga penjualan per produk Rp 5000,00 dengan jumlah produksi 600 botol per bulan.

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 35 Table 4.9

Rencana harga penjualan susu biji kecipir

Produk Jumlah

Total Rp 3.600.000,00

Total biaya produksi per bulan

Biaya tetap Rp 398.000,00

Biaya variabel 1 bulan Rp 1.815.000,00

Total biaya produksi 12 bulan Rp 21.780.000 Biaya per unit Rp 1.815.000,00 / 600 kue Rp 3,025 Dengan menjual produk seharga Rp 6.000,00 maka keuntungan per produk adalah sebesar

= Harga per produk – biaya produksi per unit

= Rp 6.000,00 – Rp 3.025,00

= Rp 2.075,00

Harga per unit

Harga per unit yang diterapkan untuk setiap satu botol susu biji kecipir adalah Rp 6.000,00

Keuntugan per bulan

= 3.025 x 600

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 36

= 1.815.000

Jadi, jika dalam satu bulan dapat menjual 600 botol susu biji kecipir maka laba yang akan diperoleh dalam satu bulan yaitu sebesar Rp. 1.815.000,00.

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 37 DAFTAR PUSTAKA

Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang. 2018. Kecamatan Bandungan dalam Angka. Bandungan : BPS Kabupaten Semarang.

Widiyanto. 2008. Studi Kelayakan Bisnis. Semarang : Unnes Press

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 38 GLOSARIUM

Demografi : Ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan manusia

Domestik : Berhubungan dengan permasalahan dalam negeri

KKN alternatif : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat

LP2M : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Mancanegara : Luar daerah kekuasaan atau daerah administrasi suatu negara

Mayoritas : Jumlah orang terbanyak yang memperlihatkan ciri tertentu menurut suatu patokan dibandingkan dengan jumlah yang lain yang tidak memperlihatkan ciri itu

Monografi : Tulisan (karangan, uraian) mengenai satu bagian dari suatu ilmu atau mengenai suatu masalah tertentu

Palawija : Tanaman hasil kedua setelah padi atau biasa disebut jenis tanaman pertanian selain padi

Pariwisata : Berhubungan dengan perjalanan untuk rekreasi, pelancongan, turisme

Potensi : Kemampuan yang mempunyai

kemungkinan untuk

dikembangkan,kekuatan, kesanggupan, daya.

Produktif : Bersifat atau mampu menghasilkan UMKM : Istilah umum dalam khazanah ekonomi

yang merujuk kepada usaha ekonomi produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha

variabel : Objek penelitian yang menjadi fokus dalam suatu penelitian

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 39 BIODATA PENULIS

1. Nama : Nissa Nur Baeti

NIM : 7101417236

Jenis Kelamin : Perempuan

Tempat & Tanggal Lahir : Pemalang, 14 Juli 1999

Fakultas : Ekonomi

Jurusan/Prodi/Semester : Pendidikan Ekonomi/

Pend. Koperasi/6

Jenis Kelamin : Perempuan

Tempat & Tanggal Lahir : Purbalingga, 18 Februari 2000

Fakultas : Ekonomi

Jurusan/Prodi/Semester : Pendidikan Ekonomi/

Pendidikan Administrasi Perkantoran/6

Alamat : Grecol 05/04 Kalimanah, Purbalingga

No. HP : 088216299895

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 40

3. Nama : Finna Maessy P.

NIM : 8111417086

Jenis Kelamin : Perempuan

Tempat & Tanggal Lahir : Serang, 12 Mei 1999

Fakultas : Hukum

Jurusan/Prodi/Semester : Ilmu Hukum/6

Alamat : Kp. Cikoneng, Desa

Tempat & Tanggal Lahir : Semarang, 27 November 1999

Fakultas : Ekonomi

Jurusan/Prodi/Semester : Pendidikan Ekonomi Koperasi/6

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 41 Jenis Kelamin : Laki-laki

Tempat & Tanggal Lahir : Purwakarta, 05 Juni 1998

Fakultas : Bahasa dan Seni

Jurusan/Prodi/Semester : Bahasa dan Sastra Indonesia/Sastra Indonesia/6

Alamat : Kp. Karajan, RT02/RW04, Desa Pacing, Kec. Jatisari, Kab. Karawang

Jurusan/Prodi/Semester : Ilmu Hukum/6

Alamat : Jl. Merak RT.08 Kel.

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 42

NIM : 6511417022

Jenis Kelamin : Perempuan

Tempat & Tanggal Lahir : Cilacap, 04 Oktober 1999 Fakultas : Ilmu Keolahragaan Jurusan/Prodi/Semester : IKM/Gizi/6

Alamat : Ds.Margasari RT 003/001,

Fakultas : Ilmu Keolahragaan Jurusan/Prodi/Semester : Ilmu Keolahragaan/6 Alamat : Jl. Kasipah no. 740 RT 5

Jenis Kelamin : Perempuan

Tempat & Tanggal Lahir : Magelang, 12 September

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 43 1999

Fakultas : Ekonomi

Jurusan/Prodi/Semester : Pendidikan

Ekonomi/Pendidikan

Tempat & Tanggal Lahir : Pati, 14 Februari 1999

Fakultas : Hukum

Jurusan/Prodi/Semester : Ilmu Hukum/6

Alamat : Desa Plangitan RT 07/02

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 44 Tempat & Tanggal Lahir : Rembang, 09 Desember

1998

Fakultas : Hukum

Jurusan/Prodi/Semester : Ilmu Hukum/6

Alamat : Ds Mojorembun Kec.

Kaliori, Kab. Rembang Jawa Tengah

No. HP : 082241582800

12. Nama : Fitriyatun Na’imah

NIM : 6511417010

Jenis Kelamin : Perempuan

Tempat & Tanggal Lahir : Nganjuk, 1 Februari 1999

Fakultas : Ilmu Keolahragaan

Jurusan/Prodi/Semester : IKM/Gizi/6

Alamat : Ds. Ngagel, Kec.

Dukuhseti, Kab. Pati

No. HP : 087 752 384 903

Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian 45

1 INOVASI BARU

PENDOBRAK PEREKONOMIAN

Buku ini membekali pengetahuan dan keterampilan pembaca dalam melihat peluang usaha yang cukup prospektif untuk dikembangkan, khususnya untuk masyarakat Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang yang memiliki potensi unggulan desanya yang cukup melimpah.

Secara umum buku ini dapat digunakan oleh semua kalangan, mulai dari dosen, masyarakat secara umum, dan semua pihak yang berkepentingan untuk pengembangan informasi yang sudah ada maupun diimplementasikan dikehidupan sehari-hari.

Luaran dari implementasi buku ini yaitu dapat memunculkan UMKM baru sebagai pembuka peluang usaha demi terciptanya kestabilan ekonomi nasional.

2

Dalam dokumen Inovasi Baru Pendobrak Perekonomian (Halaman 23-0)

Dokumen terkait