59
=(Besar pinjaman + Hasil perhitungan margin + Biaya ganti
buku, dan lain-lain)
=Rp. 15.000.000,- + Rp. 2.700.000,- + Rp. 300.000,-(sesuai kesepakatan)/ 12
= Rp. 18.000.000,- /12 = Rp. 1.500.000,-
Jadi, Pak Ah. Siswanto harus membayar uang angsuran sebesar Rp. 1.500.000,- setiap bulan untuk melunasi pinjaman kepada KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran.
C. Dasar penerapan kebijakan wakaf uang dalam pembiayaan mura>bah}ah di
KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran
1. Undang – undang No 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian
2. AD / ART KSPPS BMT MANDIRI SEJAHTERA JAWA TIMUR.
3. Hasil Rapat Pengurus KSPPS BMT MANDIRI SEJAHTERA JAWA
TIMUR.
D. Aplikasi Kebijakan Wakaf Uang dalam Pembiayaan Mura>bah}ah di KSPPS
BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran
Wakaf uang dalam KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji
Paciran dibebankan atau dimasukkan dalam perhitungan margin pembiayaan
mura>bah}ah. Ketentuan perhitungan margin dalam pembiayaan mura>bah}ah di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran adalahsebesar 1% dari besar pinjaman (plafon) untuk ujrah BMT dan sebesar 0,5% dari besar
60
pinjaman (plafon) untuk wakaf uang. Wakaf uang tersebut akan disalurkan
untuk yatim piatu dan pembangunan masjid, sekolah, dan lain-lain.15
Kepala Cabang Kranji Paciran akan menjelaskan kepada anggota dan
calon anggota tentang ketentuan nigram pembiayaan mura>bah}ah yang harus
dibayar oleh anggota dan calon anggota sesuai dengan pinjaman yang diajukan (plafon), yang meliputi besarnya ujrah dan wakaf uang yang harus dibayar anggota dan calon anggota, beserta dengan besarnya angsuran yang harus dibayar dan jangka waktu pelunasan. Apabila anggota dan calon anggota menyetujui kebijakan tersebut, maka anggota dan calon anggota
tersebut akan diberikan pinjaman dengan akad mura>bah}ah.16
Dana wakaf uang dari Cabang Kranji Paciran akan dilaporkan ke BMT pusat. Setelah BMT pusat mendapatkan laporan wakaf dari setiap cabang BMT, wakaf uang tersebut akan dijadikan satu lalu dikelola dan disalurkan kepada anak yatim piatu, fakir miskin dll.
Kegiatan santunan dilaksanakan oleh masing-masing kantor KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Karangcangkring Jawa Timur sejak tahun 2005 sampai sekarang dan pada akhir bulan Desember 2015 telah terkumpul Rp. 1.093.619.320 dan dana santunan yang disalurkan pada anak yatim piatu dan fakir miskin (455 orang) sebesar Rp. 765.851.000
Setelah dari cabang, dana wakaf uang kemudian akan dikelola oleh
pusat. Dana wakaf uang yang berasal dari pembiayaan mura>bah}ah akan
15 Alif Kholifah, Wawancara, KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran, 27 Juni 2016
61
dijadikan satu dengan dana wakaf dari pembiayaan lain. Setelah itu kemudian akan digabungkan dengan dana wakaf yang lain, yaitu wakaf uang yang berasal dari anggota dan calon anggota, pendapatan dari SHU, dan total dana wakaf uang yang terkumpul dari voucher wakaf uang Rp. 10.000,00. Berikut adalah tabel pengelolaan dan penyaluran wakaf di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera.
Tabel 3.3
Pengelolaan dan penyaluran wakaf uang di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera
\Kode URAIAN Realisasi 2016
1. Pemasukan
A Wakaf dari anggota, calon anggota dll Rp. 76.477.273 B Wakaf dari pembiayaan anggota dan calon
anggota
Rp. 662.203.287 C Pend. Dari Shu tahun 2016 Rp. 16.496.190
D Wakaf 2016 Rp. 338.442.570
Jumlah Pemasukan Rp. 1.093.619.320 2. Pengeluaran
A Santunan, biaya pendidikan anak yatim,piatu & fakir miskin
Rp. 424.607.793 B Pendidikan, keagamaan,sosial & fakir miskin Rp. 341.243.207
Jumlah Pengeluaran Rp. 765.851.000
Saldo Rp. 327.768.320
Sumber: Hasil RAT 2016-Wakaf Uang KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Berikut ini adalah data santunan KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Karangcangkring Jawa Timur:
62
Tabel 3.4
Daftar penerima santunan seluruh kantor cabang KSPPS BMT Mandiri Sejahtera
NO KANTOR PENERIMA SANTUNAN
ANAK-ANAK IBU/BAPAK JUMLAH
1 PUSAT 30 10 40 2 DUKUN 18 9 27 3 CAMPUREJO 30 0 30 4 B. PANGGANG 12 2 14 5 SEKAPUK 17 7 24 6 SUNGELEBAK 20 0 20 7 T. MEKAR 29 0 29 8 DUDUK S 7 1 8 9 MOROPELANG 34 0 34 10 SEMBAYAT 24 0 24 11 SIDOHARJO 13 1 14 12 BENJENG 30 0 30 13 KRANJI 18 3 21 14 KEDUNGPRING 30 0 30 15 KRANJI PACIRAN 29 0 29 16 KEREK 19 2 21 17 SUMBERWUDI 18 0 18 18 MONTONG 23 0 23 19 MERAKURAK 19 0 19 JUMLAH 420 35 455
Tabel 4 Data Santunan Anak Yatim Piatu dan Fakir Miskin KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Karangcangkring Jawa Timur
63
E. Pendapat Anggota dan calon anggota tentang Kebijakan Wakaf Uang dalam
Pembiayaan Mura>bah}ah di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji
Paciran.
Berdasarkan hasil wawancara dengan 10 (sepuluh) orang anggota dan
calon anggota yang pernah mengajukan pembiayaan mura>bah}ah di KSPPS
BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran, diperoleh data mengenai pendapat anggota dan calon anggota tentang kebijakan wakaf uang dalam
pembiayaan mura>bah}ah di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji
Paciran sebagai berikut:
1. Ida Purwati, pernah mengajukan pembiayaan mura>bah}ah sebesar Rp.
4.000.000,-, sehingga secara tidak langsung beliau telah mewakafkan uang sebesar Rp. 20.000,- tiap bulannya. Besar angsuran yang harus dibayar Ida Purwati tiap bulannya adalah sebesar Rp. 200.000,-. Beliau \tidak keberatan dengan kebijakan wakaf uang yang dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ah.
2. Kasuam, pernah mengajukan pembiayaan mura>bah}ah sebesar Rp.
2.000.000,-, sehingga secara tidak langsung beliau telah mewakafkan uang sebesar Rp. 10.000,- tiap bulannya. Besar angsuran yang harus dibayar kasuam adalah sebesar Rp. 50.000,- tiap hari Rabu. Sebenarnya beliau merasa agak keberatan dengan angsuran yang harus dibayar. Namun,apabila Beliau tidak punya uang untuk mengangsur, beliauakan meminta pihak BMT untuk mengambil uang dari tabungan simaster beliau untuk digunakan membayar angsuran.
64
3. Purwanto, pernah mengajukan pembiayaan mura>bah}ah sebesar Rp.
5.000.000,-, sehingga secara tidak langsung beliau telah mewakafkan uang sebesar Rp. 25.000,- tiap bulannya. Besar angsuran yang harus dibayar tiap bulannya adalah sebesar Rp. 500.000,-. Beliau tidak merasa berat dengan angsuran yang harus dibayar dan beliau juga tidak keberatan dengan kebijakan wakaf uang yang dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ahtersebut.
4. Enik, pernah mengajukan pembiayaan mura>bah}ah sebesar Rp.
1.000.000,-, sehingga secara tidak langsung beliau telah mewakafkan uang sebesar Rp. 5.000,- tiap bulannya. Besar angsuran yang harus dibayar Enik tiap bulannya adalah sebesar Rp. 100.000,-. Beliau tidak paham mengenai
kebijakan wakaf uang yang dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ahdi
KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran, namun beliau tidak merasa keberatan dengan besarnya angsuran yang harus dibayar.
5. Nur Kholifah, pernah mengajukan pembiayaan mura>bah}ah sebesar Rp.
2.000.000,-, sehingga secara tidak langsung beliau telah mewakafkan uang sebesar Rp. 10.000,- tiap bulannya. Besar angsuran yang harus dibayar Nur Kholifah adalah sebesar Rp. 50.000,- setiap hari senin. Beliau tidak merasa keberatan jika wakaf uang dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ah.
6. Ah. Siswanto, pernah mengajukan pembiayaan mura>bah}ah sebanyak 3
kali, pembiayaan yang beliau ajukan adalah sebesar Rp. 15.000.000,-, sehingga secara tidak langsung beliau telah mewakafkan uang sebesar Rp.
65
75.000,- tiap bulannya. Besar angsuran yang harus dibayar tiap bulannya adalah sebesar Rp. 1.500.000,-. Beliau tidak merasa keberatan dengan angsuran yang harus dibayar karena apabila beliau tidak punya uang untuk mengangsur, Ah. Siswanto bisa membayar angsurannya diambil dari tabungan simaster beliau.
7. Suryo, pernah mengajukan pembiayaan mura>bah}ah sebesar Rp.
10.000.000,-, sehingga secara tidak langsung beliau telah mewakafkan uang sebesar Rp. 50.000,- tiap bulannya. Besar angsuran yang harus dibayar adalah sebesar Rp. 2.000.000,- Beliau tidak merasa keberatan dengan angsuran yang harus dibayar karena apabila anggota dan calon anggota tidak punya uang untuk mengangsur, beliau bisa membayar angsurannya diambil dari tabungan simaster beliau.
8. Siti Aminah, pernah mengajukan pembiayaan mura>bah}ah sebesar Rp.
2.000.000,-, sehingga secara tidak langsung beliau telah mewakafkan uang sebesar Rp. 10.000,- tiap bulannya. Besar angsuran yang harus dibayar Nur Kholifah adalah sebesar Rp. 50.000,- setiap bulannya. Beliau tidak paham mengenai wakaf uang yang dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ahdi KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran, namun beliau tidak merasa keberatan dengan besarnya angsuran yang harus dibayar.
9. Khusnul Khotimah, pernah mengajukan pembiayaan mura>bah}ah sebesar
Rp. 3.000.000,-, sehingga secara tidak langsung beliau telah mewakafkan uang sebesar Rp. 15.000,- tiap bulannya. Besar angsuran yang harus
66
dibayar Khusnul Khotimah adalah sebesar Rp. 250.000,-. Beliau paham
mengenai wakaf uang yang dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ah,
beliau tidak merasa keberatan jika beliau harus mewakafkan uang ketika
beliau mengajukan pembiayaan mura>bah}ah karena ia juga bisa sekalian
beramal.
10.Eni Latifah, pernah mengajukan pembiayaan mura>bah}ah sebesar Rp.
2.000.000,-, sehingga secara tidak langsung beliau telah mewakafkan uang sebesar Rp. 10.000,- tiap bulannya. Besar angsuran yang harus dibayar Eni Latifah adalah sebesar Rp. 200.000,-. Beliau paham
mengenai wakaf uang yang dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ah.
Menurut beliau margin pembiayaan mura>bah}ah di KSPPS BMT Mandiri
Sejahtera Cabang Kranji Paciran tergolong cukup besar dan memberatkan, namun karena beliau mengetahui pengalokasiannya, beliau tidak merasa keberatan karena kebijakan tersebut untuk tujuan yang baik.
BAB IV
ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PENERAPAN KEBIJAKAN WAKAF UANG DALAM PEMBIAYAAN MURA<BAH}AH
A. Praktik Wakaf Uang dalam Pembiayaan Mura>bah}ah di KSPPS BMT Mandiri
Sejahtera Cabang Kranji Paciran
Wakaf uang di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera tidak hanya
dimasukkan pada pembiayaan mura>bah}ah, tapi juga dimasukkan pada praduk
pembiayaan lain (mud}a>rabah, mus}a>rakah, rahn, dan ija>rah).
Wakaf uang di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran
dimasukkan dalam perhitungan margin pembiayaan mura>bah}ah. Ketentuan
perhitungan margin dalam pembiayaan mura>bah}ah di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran adalah sebesar 1% dari besar pinjaman (plafon) untuk ujrah BMT dan sebesar 0,5% dari besar pinjaman (plafon) untuk wakaf uang. Wakaf uang tersebut akan disalurkan untuk yatim piatu dan pembangunan masjid, sekolah, dan lain-lain.
Sebagai contoh, jika ada anggota atau calon anggota yang
mengajukan pembiayaan mura>bah}ah sebesar Rp. 15.000.000,00 dan akan
dibayar dalam jangka waktu 12 bulan, anggota atau calon anggota tersebut harus mengembalikan pinjamannya ditambah dengan besar margin yang harus dibayar, yaitu sebesar Rp. 2.700.000,00. Jika wakaf uang tidak dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ah, margin yang harus dibayar oleh anggota atau calon anggota akan menjadi lebih kecil yaitu sebesar Rp. 1.800.000.
68
Berdasarkan contoh tersebut, dengan adanya wakaf uang yang
dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ah, margin yang harus dibayar oleh
anggota atau calon anggota menjadi semakin besar. Padahal biasanya orang yang mengajukan pembiayaan di lembaga perbankan adalah orang yang membutuhkan.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, rata-rata
alasan anggota atau calon anggota mengajukan pembiayaan mura>bah}ah
adalah untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, biaya sekolah anak, keperluan hari raya, dan untuk digunakan sebagai modal usaha.
Anggota atau calon anggota yang akan mengajukan pembiayaan mura>bah}ah akan dijelaskan tentang ketentuan perhitungan margin
pembiayaan mura>bah}ah di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji
Paciran, termasuk wakaf uang yang dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ah. Jika anggota atau calon anggota menyetujui ketentuan tersebut, maka pembiayaan yang diajukan akan dikabulkan, jika anggota atau calon anggota tidak menyetujuinya, maka pembiayaan tidak dikabulkan.
Setelah anggota atau calon anggota menyetujui semua ketentuan yang dijelaskan tersebut, kepala cabang akan menghitung angsuran yang dibayar oleh anggota atau calon anggota, dan dilanjutkan dengan pembuatan akad kontrak pembiayaan mura>bah}ah.
Anggota atau calon anggota akan mencicil angsuran pembiayaan mura>bah}ah sesuai dengan perjanjian yang disepakati, bisa pasaran, mingguan, bulanan, triwulan atau caturwulan, dan musiman atau jatuh tempo.
69
Wakaf uang yang dimasukkan dalam margin pembiayaan mura>bah}ah
di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran akan dicicil bersamaan dengan pembayaran angsuran pembiayaan mura>bah}ah.
B. AnalisisHukum Islam Terhadap Penerapan kebijakan Wakaf Uang dalam
Pembiayaan Mura>bah}ah di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran
\Wakaf uang adalah perbuatan hukum wa>kif untuk memisahkan
dan/atau menyerahkan sebagian uang miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum menurut syariah. Wakaf uang di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran dimasukkan margin pembiayaan mura>bah}ah.
Wakaf uang yang dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ah di
KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran termasuk model penerapan wakaf yang baru dan belum pernah dipakai sebelumnya. Oleh karena itu, perlu diketahui hukumnya. Penerapan kebijakan wakaf uang
dalam pembiayaan mura>bah}ah tersebut sah dan diperbolehkan apabila telah
memenuhi rukun dan syarat wakaf uang yang sesuai menurut hukum Islam. Rukun wakaf uang menurut hukum Islam sama dengan rukun wakaf,
yaitu wa>kif, mauquf, mauquf ‘alaih, dan s}ighat. Pihak yang bertindak sebagai
wa>kif atau orang yang mewakafkan uang adalah anggota atau calon anggota
yang mengajukan pembiayaan mura>bah}ah. Pihak yang bertindak sebagai
70
sebagai naz}ir atau pengelola wakaf uang adalah KSPPS BMT Mandiri
Sejahtera. Sedangkan mauquf atau harta wakaf adalah uang yang akan
dikembalikan oleh anggota atau calon anggota ketika melunasi pinjamannya pada KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran, yaitu sebesar 0,5% dari besar pinjaman, dikalikan dengan lama peminjaman.
Pada praktiknya di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji
Paciran, wa>kif tidak mengucapkan ijab atas wakaf uang yang telah
dilakukannya, wa>kif hanya mengatakan persetujuannya atas kebijakan pihak KSPPS yang menetapkan kebijakan wakaf uang yang dimasukkan dalam
pembiyaan mura>bah}ah, dan mauquf ‘alaih juga tidak mengucapkan qabul.
Menurut hukum Islam, s}ighat adalah salah satu rukun wakaf, s}ighat wakaf
cukup dengan ijab dari wa>kif saja, tidak memerlukan qabul dari mauquf
‘alaih.
Setiap akad atau transaksi yang tidak memenuhi rukun atau unsurnya, maka akad tersebut menjadi tidak sah. Jika akad atau transaksi tersebut telah memenuhi rukunnya namun tidak memenuhi syarat dalam rukunnya, maka
akad tersebut menjadi fasid (rusak). Menurut analisis penulis, penerapan
kebijakan wakaf uang dalam pembiayaan mura>bah}ah di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran telah memenuhi 3(tiga) dari 4(empat) rukun
dari wakaf, yaitu wa>kif, mauquf, dan mauquf ‘alaih. Wakaf uang dalam
pembiayaan mura>bah}ah yang diterapkan oleh KSPPS BMT Mandiri Sejahtera tidak sah menurut hukum Islam, karena tidak memenuhi salah satu rukunnya, yaitu s}ighat.
71
Dasar (dalil) perlunya s}ighat (pernyataan) ialah karena wakaf adalah melepaskan hak milik, benda dan manfaat, atau dari manfaat saja dan memilikkan kepada yang lain. Maksud tujuan melepaskan dan memilikkan adalah urusan hati. Tidak ada yang dapat menyelami isi hati orang lain secara
jelas, kecuali melalui pernyataannya sendiri. Ijab wa>kif mengungkapkan
dengan jelas keinginan wa>kif memberi wakaf. Jika wa>kif tidak dapat bicara,
maka ijab dapat dilakukan dengan tulisan atau isyarat.1
Pengikut Syafi’iyah berpendapat bahwa wakaf tidak sah, kecuali
dengan perkataan, sepeti dalam kitab Raudhah Al-Thalibin menyebutkan.
‚Wakaf tidak sah, kecuali dengan perkataan. Sebab, ia adalah transaksi suatu barang dan kemanfaatannya. Ia seperti transaksi-transaksi lainnya yang
membutuhkan s}ighat (lafal).2
Dalam setiap akad atau perjanjian, kerelaan antara kedua belah pihak juga termasuk syarat keabsahan suatu akad. Jika salah satu pihak merasa dirugikan, maka akad tersebut menjadi tidak sah \\\\\\\\\\\\sebagaimana firman Allah dalam Qs. an-Nisa> ayat 29 :
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.
1Direktorat Pemberdayaan Wakaf, Fiqh Wakaf, (Jakarta: Departemen Agama RI, 2007), 56. 2 Muhammad Abid Abdullah Al-Kabisi, Hukum Wakaf, (Depok: IIMaN, 2004), 91.
72
Wakaf harus didasarkan atas kemauan sendiri bukan atas tekanan atau paksaan dari pihak manapun. Rida diperlukan untuk setiap akad yang yang sifatnya bisnis ataupun sumbangan(sedekah). Seperti yang dikemukakan kaidah berikut:
ِتاَعُرَ ب تلا ِدْوُقُعَو ِتاَضَواَعُمْلا ِدْوُقُع ِعْيََِ ِِ يِضاَر تلا َنِم دُب َا
Harus ada saling rid}a dalam setiap akad yang sifatnya mu’âwadhah (bisnis) ataupun tabarru’ (sumbangan).
Rida diperlukan karena akad muwada’ah dan tabarru’ (sumbangan)
mengkonsekuensikan perpindahan kepemilikan dan hak dari satu pihak kepada pihak yang lain atau merubah suatu keadaan kepada keadaan yang lain.
Dalam wakaf uang, syarat kerelaan kedua belah pihak akan tercapai
jika wa>kif dan mauquf ‘alaih merasa saling rida dan tidak merasa dirugikan.
Dalam praktiknya disini, mauquf ‘alaih akan diwakili leh naz}ir (KSPPS BMT
Mandiri Sejahtera) karena mauquf ‘alaih atau penerima wakaf uang akan
ditentukan oleh naz}ir
Berdasarkan hasil wawancara dari 10 (sepuluh) orang wa>kif atau
anggota atau calon anggota yang mengajukan pembiayaan mura>bah}ah di
KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabng Kranji Paciran, diperoleh data bahwa 9(sembilan) dari10 (sepuluh) orang anggota atau calon anggota merasa rida
jika wakaf uang dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ah. Dari data
73
mura>bah}ah merasa tidak keberatan dengan kebijakan wakaf uang yang dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ah.
Pihak naz}ir adalah KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji
Paciran, yang juga sebagai pihak yang telah menetapkan kebijakan wakaf
uang dalam pembiayaan mura>bah}ah sehingga kerelaannya tidak perlu
dipertanyakan lagi.
Wa>kif adalah orang yang memiliki hutang dalam bentuk pembiayaan mura>bah}ah di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran. Hukum Islam khususnya hukum wakaf telah mengatur, bahwa orang yang memiliki hutang, hukum wakafnya tergantung dari kerelaan krediturnya. Apabila krediturnya merelakan, maka wakaf dapat terlaksana. Namun, jika krediturnya tidak merelakan, maka wakaf uang yang dilakukan oleh anggota atau calon anggota tidak dapat dilaksanakan.
Dalam praktik penerapan kebijakan wakaf uang yang dimasukkan
dalam pembiayaan mura>bah}ah di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera, yang
bertindak sebagai kreditur adalah KSPPS BMT Mandiri Sejahtera, dan juga sebagai pihak yang menyuruh anggota atau calon anggota untuk melakukan wakaf uang. Sehingga secara otomatis KSPPS BMT Mandiri Sejahtera telah merelakan debiturnya untuk melakukan wakaf uang.
KSPPS BMT Mandiri Sejahtera adalah lembaga keuangan berbasis syariah yang beroperasi di Indonesia. Sehingga wakaf uang yang dimasukkan
74
juga harus memperhatikan hukum wakaf yang ditetapkan oleh Negara Indonesia.
Indonesia telah mempunyai undang-undang tentang wakaf, Pasal 28 sampai dengan Pasal 31 Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf dan kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam Pasal 22 sampai dengan Pasal 27 dan Pasal 43 Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006 Tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf.
Peraturan yang diatur dalam pasal-pasal tersebut akan menjadi dasar analisis penulis dalam mencari ketentuan hukum praktik wakaf uang yang
dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah}ah di KSPPS BMT Mandiri
SejahteraCabang kranji Paciran.
Penulis akan memaparkan beberapa ketidaksesuaian antara teori wakaf uang menurut undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf dan PP RI Nomor 42 Tahun 2006 Tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang wakaf, dan praktik penerapan kebijakan wakaf uang yang dimasukkan dalam pembiayaan mura>bah{ah di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran.
Dalam praktik wakaf uang dalam pembiayaan mura>bah}ah di KSPPS
BMT Mandiri Sejahtera Cabang Kranji Paciran, yang menjadi wa>kif adalah
anggota atau calon anggota pembiayaan mura>bah}ah. Sehingga wa>kif
dilakukan perseorangan saja.
Praktik wakaf uang dalam pembiayaan mura>bah}ah di KSPPS BMT
75
kehendaknya secara tertulis, namun hanya dibuatkan akad kontrak pembiayaan mura>bah}ah dan pihak KSPPS BMT Mandiri Sejahtera juga tidak menerbitkan sertifikat wakaf uang yang menyatakan nominal wakaf uang
yang diperoleh dari pembiayaan mura>bah}ah tersebut, dan KSPPS BMT
Mandiri Sejahtera tidak mendaftarkannya kepada menteri. Padahal, menurut UU Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf, wakaf benda bergerak berupa
uang dilaksanakan oleh wa>kif dengan pernyataan kehendak wa>kif yang
dilakukan secara tertulis dan diterbitkan sertifikat wakaf uang. Lembaga keuangan syariah atas nama Nadzir harus mendaftarkan harta benda wakaf berupa uang kepada menteri selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja sejak diterbitkannya wakaf uang.