2) Penanganan Pengaduan Akibat Dugaan Pencemaran dan/atau Perusakan Lingkungan Hidup
2.3.1.2.6. Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil
Sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang
2-160 Administrasi Kependudukan, yang dimaksud dengan Administrasi Kependudukan adalah rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dalam penerbitan dokumen dan Data Kependudukan melalui Pendaftaran Penduduk, Pencatatan Sipil, pengelolaan informasi Administrasi Kependudukan serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publik dan pembangunan sektor lain.
Pemerintah Kabupaten Bantul telah menetapkan standar pelayanan administrasi kependudukan tahun 2019 meliputi Pencatatan Biodata Penduduk, Penerbitan KK, Penerbitan KTP elektronik, Penerbitan KIA, Penerbitan Surat Keterangan Kependudukan, Pendataan Penduduk Rentan Administrasi Kependudukan, Penerbitan Akta Kelahiran, Pencatatan Lahir Mati, Penerbitan Akta Perceraian, Pencatatan Pembatalan Perkawinan, Pencatatan Pembatalan Perceraian, Pencatatan Pengangkatan Anak, Pencatatan Pengakuan Anak, Pencatatan Pengesahan Anak, Pencatatan Perubahan Nama, Pencatatan Perubahan Status Kewarganegaraan, Pencatatan Perubahan Peristiwa Penting Lainnya, Pencatatan Pembetulan Akta, Pencatatan Pembatalan Akta, Pencatatan Penerbitan Kutipan II, Legalisir Fotocopi Dokumen Adminduk. Pelayanan dokumen kependudukan diantaranya meliputi Cakupan Penerbitan Kartu Keluarga, Cakupan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk, Cakupan Penerbitan Kutipan Akta Kelahiran, dan Akta Kematian.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa poin utama pengelolaan administrasi kependudukan meliputi :
1. Pendaftaran Penduduk, yang akan membawa akibat terhadap penerbitan Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk dan atau surat keterangan kependudukan lainnya;
2. Pencatatan sipil, yang akan membawa akibat terhadap penerbitan Akte Kelahiran, Akte Kematian serta surat keterangan terkait lainnya;
3. Pengelolaan informasi administrasi Kependudukan
2-161 a. Cakupan Penerbitan Kartu Keluarga
Kartu Keluarga, selanjutnya disingkat KK, adalah kartu identitas keluarga yang memuat data tentang nama, susunan dan hubungan dalam keluarga, serta identitas anggota keluarga.
Cakupan penerbitan KK di Kabupaten Bantul tahun 2020 adalah sebagaimana tabel berikut.
Tabel 2 102 Kepemilikan Kartu Keluarga di Kabupaten Bantul Tahun 2020
No Kapanewon Kartu Keluarga (KK)
Jumlah KK Kepemilikan KK Prosentase
1 Srandakan 10.929 10.929 100
2 Sanden 11.524 11.524 100
3 Kretek 11.083 11.083 100
4 Pundong 12.648 12.648 100
5 Bambanglipuro 15.023 15.023 100
6 Pandak 18.261 18.261 100
7 Bantul 22.709 22.709 100
8 Jetis 20.596 20.596 100
9 Imogiri 22.358 22.358 100
10 Dlingo 13.984 13.984 100
11 Pleret 16.252 16.252 100
12 Piyungan 17.940 17.940 100
13 Banguntapan 37.647 37.647 100
14 Sewon 34.409 34.409 100
15 Kasihan 35.548 35.548 100
16 Pajangan 12.161 12.161 100
17 Sedayu 16.544 16.544 100
Total 329.616 329.616 100
Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, 2021
b. Cakupan Kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA)
Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) RI No. 2 tahun 2016, yang menyatakan bahwa setiap anak Indonesia perlu memiliki KIA, maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menerbitkan Kartu Identitas Anak. KIA bertujuan untuk mendorong peningkatan pendataan, perlindungan, dan pemenuhan hak
2-162 konstitusional anak. KIA menjadi bukti identitas resmi anak yang umurnya 0-17 tahun, kartu ini berlaku layaknya KTP.
Sumber: Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil, 2021 Gambar 2 57 Cakupan Kepemilikian KIA Tahun 2020
Data di atas menunjukkan jumlah anak yang belum memiliki KIA mencapai 12%, hal ini perlu mendapat perhatian dari pemerintah karena terkait dengan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional anak.
c. Cakupan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Kartu tanda penduduk merupakan identitas resmi penduduk sebagai bukti diri yang diterbitkan oleh instansi pelaksana dan berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Nomor Induk Kependudukan (NIK) adalah nomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal, dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk Indonesia.
Cakupan penerbitan KTP adalah cakupan penduduk yang telah memperoleh KTP sesuai dengan standar pelayanan lima hari harus selesai diterbitkan KTP. Cakupan penerbitan KTP di Kabupaten Bantul tahun 2020 adalah sebagaimana tabel berikut.
2-163
Tabel 2 103 Cakupan Penerbitan KTP per Kapanewon di Kabupaten Bantul Tahun 2020
Kapanewon
Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-EL) Jumlah Wajib
Bambanglipuro 32.258 32.174 99,74
Pandak 40.280 40.176 99,74
Banguntapan 84.376 84.110 99,68
Pleret 35.746 35.596 99,58
Piyungan 39.633 39.498 99,65
Sewon 76.331 76.047 99,62
Kasihan 79.240 78.982 99,67
Sedayu 36.740 36.618 99,67
Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, 2021
Perkembangan pencapaian cakupan penerbitan kartu tanda penduduk di Kabupaten Bantul tahun 2016 – 2020 ditampilkan pada tabel berikut.
Tabel 2 104 Cakupan Penerbitan KTP di Kabupaten Bantul Tahun 2016 – 2020
No. Uraian 2016 2017 2018 2019 2020
1 Jumlah KTP ber-NIK yang
diterbitkan 677.425 703.660 713.078 718.179 724.438 2 Jumlah PendudukWajib
KTP 704.074 710.225 714.518 721.687 726.830
3 Persentasependuduk yang memiliki KTP ber-NIK
96,21% 99,07% 99,79% 99,51 99,67
Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, 2021
d.
Cakupan Penerbitan Akta KelahiranAkta kelahiran merupakan salah satu dokumen hasil pencatatan sipil yang meregistrasi setiap kelahiran sebagai peristiwa kependudukan. Cakupan penerbitan akta kelahiran adalah cakupan penduduk lahir yang memperoleh akta kelahiran sebagai bentuk
2-164 registrasi kependudukan sesuai dengan standar pelayanan tujuh hari harus selesai diterbitkan.
Penerbitan akta kelahiran dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil melalui serangkaian kegiatan yang meliputi penyebarluasan informasi publik tentang pelayanan akta kelahiran, registrasi setiap kelahiran dan penerbitan akta kelahiran dari setiap peristiwa kelahiran di tahun bersangkutan. Cakupan penerbitan akta kelahiran di Kabupaten Bantul tahun 2020 adalah sebagai berikut.
Tabel 2 105 Cakupan Penerbitan Akta Kelahiran di Kabupaten Bantul Tahun 2020
Kapanewon
Bambanglipuro 41.706 22.807 54,69
Pandak 52.036 30.864 59,31
Banguntapan 113.298 64.961 57,34
Sewon 100.563 58.306 57,98
Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, 2021
Pencapaian cakupan penerbitan akta kelahiran di Kabupaten Bantul dari tahun 2016 hingga tahun 2020 adalah sebagai berikut.
2-165
Tabel 2 106 Cakupan Penerbitan Akta Kelahiran di Kabupaten Bantul Tahun 2016-2020
Uraian 2016 2017 2018 2019 2020
Jumlah penduduk yang lahir dan memperoleh akta
kelahiran di tahun N 10.127 10.949 10.000 9.928 9.038 Jumlah kelahiran
di tahun N 10.516 11.056 10.900 9.938 9.075
Persentase penerbitan akta
kelahiran 96,30 99,85 99,88 99.90 99.59
Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, 2021
e.
Cakupan Penerbitan Akta KematianAkta kematian merupakan dokumen sebagai tanda bukti sah mengenai peristiwa kematian seseorang yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Dokumen Akta Kematian mempunyai manfaat penting bagi penduduk karena dapat digunakan sebagai penetapan status janda atau duda (terutama bagi pegawai negeri), sebagai syarat menikah lagi bagi janda atau duda cerai mati, persyaratan pengurusan pembagian waris (Peralihan Hak Atas Tanah), pengurusan pensiun bagi ahli warisnya, pengurusan uang duka, tunjangan kecelakaan, Taspen, asuransi, dan perbankan.
Menurut UU No. 24 Tahun 2013 pasal 44 ayat 1, setiap kematian wajib dilaporkan oleh ketua RT atau nama lainnya di domisili penduduk kepada Instansi Pelaksana paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal kematian, pejabat pencatatan sipil kemudian akan mencatat pada Register Akta Kematian dan menerbitkan Kutipan Akta Kematian. Pelaporan tersebut dilakukan secara berjenjang melalui RW atau nama lain, Kalurahan/Kelurahan dan Kapanewon, dengan kebijakan ini diharapkan cakupan pencatatan kematian akan meningkat secara signifikan.
2-166
Tabel 2 107 Cakupan Penerbitan Akta Kematian di Kabupaten Bantul Tahun 2016-2020 No Tahun Jumlah Akta Kematian yang Diterbitkan
1 2016 10.817
2 2017 15.653
3 2018 20.672
4 2019 12.245
5 2020 10.006
Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, 2021
Dari uraian di atas, secara keseluruhan penyelenggaraan administrasi Kependudukan di Kabupaten Bantul tahun 2020 dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2 108 Data Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Tahun 2020
No Kapanewon Jumlah
Penduduk Jumlah Kk Jumlah Kepemilikan Total 954.7066 329.6166 329.616 726.8300 724.438 551.7344 Sumber : Database SIAK hasil konsolidasi dan pembersihan oleh Kementerian Dalam Negeri,2021
2-167 f. Pencapaian Indikator Kinerja Utama
Pencapaian indikator kinerja utama bidang Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bantul sepanjang Tahun 2016-2020 adalah sebagai berikut.
Tabel 2 109 Indikator Kinerja Utama Bidang Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bantul, Tahun 2016-2020
Cakupan Instansi yang Memanfaatkan Data Penduduk Disdukcapil
NA 91,74 85 85 78,05
Indeks Kepuasan Masyarakat 80,18 80,20 83,90 92,3 90,01 Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, 2021
Keterangan: Data NA disebabkan perubahan IKU