BAB II PROFIL PARTAI NASDEM DAN PARTAI KEADILAN SEJAHTERA SEJAHTERA
PERBANDINGAN PARTISIPASI POLITIK PEREMPUAN DI PARTAI NASDEM DAN PARTAI KEADILAN SEJATERA DI KABUPATEN
B. Affirmative Action di Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Batubara
PKS merupakan salah satu partai yang memberikan porsi yang cukup besar terhadap partisipasi politik perempuan. Banyak program-program yang bertujuan untuk meningkatkan peran dan partisipasi politik perempuan. Upaya PKS dalam rangka mewujudkan Affirmative Action yaitu dengan mempercayai bidang perempuan
DPP PKS untuk mejalankan beberapa program-program nasional bersama bidang perempuan di DPW dan DPD PKS. Perempuan PKS tidak perlu meminta untuk diikutsertakan di setiap program partai, karena PKS memegang prinsip memuliakan perempuan. Dengan itu kader Perempuan PKS di seluruh Indonesia siap melaksanakan program-program nasional demi mengembangkan upaya peningkatan kapasitas pengurus, meningkatkan partisipasi politik perempuan, peningkatan ekonomi keluarga, mencerdaskan para kaum perempuan dalam berkehidupan dan meningkatkan keterampilan untuk kepentingan diri sendiri maupun kepentingan bersama. Program mengenai perempuan dijalankan oleh Gerakan muslimah. Gerakan Muslimah dibentuk oleh bidang Perempuan DPP PKS untuk menjalankan program-program nasional. Program-program-program unggulan yang diresmikannya pada 16 Oktober 2011 di hotel bumi Jaya Wiyata, Depok Jawa Barat yaitu Pengarustamaan Keluarga, Rumah Keluarga Indonesia, Pos Wanita Keadilan, dan Pos Ekonomi Keluarga serta beberapa program-program yang dilaksanakan dan ditambahkan disetiap DPW dan DPD PKS. Tak hanya sampai disitu, para kader-kader perempuan PKS berkomitmen siap memperkokoh partisipasi perempuan dalam bidang politik, mengokohkan simpul-simpul ikatan dalam keluarga yang akan dikembangkan bersama sama dengan masyarakat Indonesia dalam pelaksanaan program-program bidang Perempuan PKS.
Ditambahkan oleh Bapak Ahmad Hadian Kardiadinata S.Pdi (Ketua DPD PKS Kabupaten Batubara) bahwa :
“PKS sangat peduli dengan perempuan sehingga melalui Bidang Perempuan DPP PKS banyak membentuk wadah untuk para perempuan mampu berpastisiapsi dengan baik dan dapat semakin memperluas pengetahuan tentang bersosialisai dengan masyarakat sekitar. Jika Program utama dari DPP PKS yaitu Pengarustamaan Keluarga, Rumah Keluarga Indonesia, Pos Wanita Keadilan, dan Pos Ekonomi Keluarga. DPD PKS Kabupaten Batubara mengupayakan untuk tetap memberikan porsi terbaik untuk para perempuan Dengan membertuk, rumah keluarga samaroh, persaudaraan muslimah, kelompok pelajar islam yang didalam wadah ini akan diajarkan mengenai keislaman dan politik di indonesia sehingga setelah mereka merasa mampu akan diajukan sebagai calon-calon wakil rakyat yang bermoral dan berakhlak baik”87.
Hal yang senada juga diungkapkan oleh Ibu Sri Prihatini S.Pd (Ketua Bidang Perempuan PKS Kab.batubara) :
“Para kader-kader perempuan PKS bergabung ke PKS adalah keputusan yang sangat tepat karena menjadi keluarga PKS sama sekali tidak terjadi pembedaan. PKS menyiapkan dan memberikan kesempatan yang luar biasa untuk kami ikutserta dalam semua proses dan pelaksanaan program dan kami juga diberikan wadah yang menurut kami, para kader-kader perempuan PKS sangat merasa dihargai disini apalagi dengan program-program nasional yang semakin menjadikan kami perempuan yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.”88
Kegiatan dari program-program nasional yang kami lakukan, pada RKI sangat bervariasi, dari mulai diklat pasca nikah untuk pasangan suami istri, kosultasi keluarga, day care, hotline service, seminar menjadi wanita yang hebat, diklat pranikah hingga training for trainer konselor keluarga dan banyak lain. Sehingga banyak kegiatan yang disiapkan untuk kami tetap memberikan partisipasi kami dalam segala bidang dan kami yakin itu adalah ssalah satu bukti PKS memuliakan
87
Hasil wawancara dengan Ahmad Hadian Kardiadinata S.Pdi (Ketua DPD PKS Kabupaten Batubara) dilaksanakan pada 17 Januari 2014 di SMP Islam Tanjung Gading
88
Hasil wawancara dengan Ibu Sri Prihatini S.Pd (Ketua Bidang Perempuan PKS Kabupaten Batubara) dilaksanakan pada 21 Januari 2014 di TK Islam
perempuan dan tidak pernah melakukan tindakan diskriminasi terhadap perempuan dimanapun berada. Kegiatan pada program Pos Wanita Keadilan merupakan upaya mengembangkan peningkatan kemampuan perempuan-perempuan untuk bersikap bijaksana dan memahami mengenai proses dan teori-teori politik dan peran serta partisipasi perempuan-perempuan di kanca perpolitikan. Pada Program Pos Ekonomi Keluarga yang mengupayakan peningkatan ekonomi dan kecerdasan perempuan serta keluarga Indonesia. Untuk Peningkatan ekonomi, kegiatan yang telah dilakukan dia ntaranya adalah mengajarkan suatu keterampilan dan jika layak akan dipasarkan ke masyarakat atau dijual pada saat Bidang Perempuan membuka Stand di bazaar – bazaar sekitar. Sementara untuk meningkatkan kecerdasan perempuan dan anak Indonesia, dikembangkan taman bacaan dan belajar baca tulis latin dan Al-Qur’an. Dan yang terakhir program dengan upaya yang besar serta hasil yang luar biasa juga adalah melalui PUK (Pengarustamaan Keluarga) dengan basis transformasi sosial bangsa dan dasar pengambilan kebijakan dengan optimis mencapai keberhasilan yang baik dan upaya sistematis dan terpadu (lintas sektoral dan lintas territorial) untuk menjadikan kualitas dan ketahanan keluarga89
Bidang perempuan PKS memprioritaskan upaya peningkatan keterwakilan perempuan serta ketahanan keluarga Indonesia sebagai program-program yang menjadi hal penting bagi kaum perempuan karena para kader perempuan PKS menyadari bahwa sebuah peradaban madani akan terbentuk dari perempuan –
.
89
perempuan yang berasal dari keluarga yang kokoh. jika diibaratkan sebuah bangunan, perempuan di keluarga adalah unsur batu bata yang mempengaruhi kekuatan bangunan. Dengan demikian, Bidang perempuan partai Keadilan sejahtera bersemangat membangun sebuah peradaban madani yang maju dan modern melalui berbagai kelompok dan salah satu nya gerakan muslimah yang terhimpun dalam sebuah kebijakan untuk meningkatkan partisipasi politik perempuan. Bidang perempuan PKS membentuk gerakan muslimah dengan banyak lagi program-program turunannya dengan 5 tujuan :
1. menguatkan fondasi sosial budaya dan khususnya politik perempuan di Indonesia,
2. meningkatkan kualitas SDM nasional,
3. mewujudkan tatanan masyarakat yang harmonis
4. meningkatkan kualitas keamanan dan ketertiban perempuan di masyarakat luas, dan
5. meningkatkan daya saing dengan bangsa lain.
Gerakan muslimah ada di 105 titik di 33 provinsi di Indonesia sejak tahun 2010 dengan tujuan utama memperkuat kedudukan perempuan di keluarga serta merancang dan mengimpletasikan berbagai program yang memperkokoh partisipasi politik perempuan serta peningkatan peran dan partisipasi kader-kader perempuan yang siap diberikan kesempatan untuk menjadi perempuan-perempuan tangguh dari
setiap daerah, seperti pelatihan, bimbingan, konsultasi dan peningkatan kapasitas kader-kader perempuan PKS. Seperti yang diungkapkan oleh bapak Ahmad Hadian Kardiadinata S.Pdi (Ketua DPD PKS Kabupaten Batubara) :
“Untuk program- program yang menjadi program utama yang dilakukan 6 bulan sekali yaitu sosialisai politik pemula, dan memberikan pengajaran mengenai kepemimpinan serta pelatihan moralitas sebagai pemimpin yang baik dan bidang pendidikan politik yang sangat membantu gerakan perempuan untuk berpartisipasi dalam perpolitikan di indonesia.Tetapi itu tidak dilakukan untuk semua DPD hanya saja setiap DPD dapat membuat program-program tambahan untuk menunjang peran serta partisipais kader-kader mereka di setiap wilayah maupun daerah”90
Ditambahkan oleh Ibu Sri Prihatini S.Pd (Ketua Bidang Perempuan PKS Kab.batubara): “…Bidang Perempuan DPD PKS Kabupaten Batubara Pelatihan-pelatihan yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja dari para kader-kader perempuan dan para pengurus bidang perempuan DPD PKS di Kabupaten Batu Bara antara lain yaitu91
1. Pelatihan Keluarga SAMARA (Sakinah Mawaddah wa Rahmah) :
2. Pelatihan Politik
3. Pelatihan Peningkatan Ekonomi Keluarga 4. Pelatihan Kepribadian/Pengembangan diri 5. Pelatihan Publik Speaking
6. Pelatihan Bebas Buta Aksara Arab 7. Pelatihan Entrepreneaurship/ Wira usaha 8. Pelatihan tentang penggunaan IT
9. Pelatihan tentang kesehatan reproduksi
90
Hasil wawancara dengan Bapak Ahmad Hadian Kardiadinata, S.Pdi (Ketua DPD PKS Kab.Batubara) dilaksanakan pada 17 Januari 2014 di SMP Islam Tanjung Gading
91
Hasil wawancara dengan Ibu Sri Prihatini S.Pd (Ketua Bidang Perempuan PKS Kab.batubara) 21 Januari 2014 di TK Islam Tanjung Gading
Perempuan PKS membangun gerakan muslimah dengan solidaritas antar pengurus dalam bentuk kontribusi yang telah dipilih dan dijalankan oleh bidang perempuan dengan sepenuh hati dan jiwa tanpa merasa terbebani. bapak Ahmad Hadian Kardiadinata S.Pdi (Ketua DPD PKS KabupatenBatubara) menambahkan:
“Sampai sekarang tidak pernah ada kata atau kalimat yang menunjukan kader-kader perempuan PKS mengeluh dalam menjalankan semua program-program PKS. Semua kader-kader perempuan menjunjung prinsip sukarela, sehingga tidak ada paksaan yang akan menjadi beban bagi mereka…”92
Kegiatan-Kegiatan gerakan muslimah untuk tetap melaksanakan program-program nasional bidang perempuan PKS93
1. Pimpinan Partai dengan keluarga dan anak-anak kader. .
Visi PKS adalah menjadi partai yang kokoh dan bertransformatif untuk melayani bangsa. Guna mencapai visi tersebut, diperlukan kerja nyata yang terus-menerus tanpa lelah dan penuh keikhlasan. Perjuangan keras memerlukan dukungan penuh dari seluruh anggota keluarga kader, termasuk anak-anaknya. Oleh karena itu, PKS memeperhatikan dan memiliki program khusus untuk keluarga dan anak-anak kader. Terkait hal tersebut, Setahun lalu pada 24 maret, bapak Ustadz Lutfhi Hasan Ishaaq yang kemarin masih menjabat sebagai presiden PKS ikut melakukan kegiatan bersama keluarga dan anak-anak kader yang pada kegiatan ini hadir sekitar 600 peserta, terdiri dari 300 orang kader perempuan PKS, dan 300 anak-anak kader, yang didalamnya terdapat 100 anak penghafal Al-Quran dan 50 anak yatim.
92
Hasil wawancara dengan Bapak Ahmad Hadian Kardiadinata (Ketua DPD PKS Kabupaten Batubara) dilaksanakan pada 17 Januari 2014 di SMP Islam Tanjung Gading
93
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyamaan suhu perjuangan antara para pemimpin dengan keluarga kader, termasuk anak-anak yang merupakan asset masa depan dakwah serta untuk menampung aspirasi yang bukan saja dari kader tetapi juga dari anak-anak. Dengan suasana rihiyah bukan pesta pore orang dewasa yang hadir pada kegiatan ini disarankan untuk berpuasa sunnah dan di adakan ifthor jama’I (buka puasa bersama), sebagai bagian dari pengkondisian keluarga kader bahwa perjuangan PKS berada dalam bingkai dakwahyang memerlukan kondisi ruhiyah ( spiritual) yang mumpuni.
2. Seminar Tatanan Keluarga dalam Islam ( Keluarga Pilar Peradaban)
Kegiatan ini diselenggarakan pada 26 juni. Dala kegiatan seminar ini hadir sekitar 150 peserta dari berbagai lembaga dan perwakilan. Turut hadir utusan Meneteri negara pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang memberikan rekomendasi sebagai realisasi program-program nasional yang di usung oleh bidang Perempuan PKS, yaitu : Pertama, keluarga besar dengan negara secara optimal harus membangun ketahanan keluarga sesuai nilai agama dan budaya Indonesia. Oleh karena itu, Kebijakan ketahanan keluarga harus menggunakan pendekatan berbasis budaya local dan nilai-nilai agama. terkait hal ini, bidang perempuan PKS mendororng dirancangnya ketahanan keluarga dan pendekatan tersebut. kedua, Bidang perempuan PKS meminta agar semua eleman bangsa bersama-sama dengan
pemerintah mendorong kemandirian keluarga dengan mendayagunakan berbagai potensi.
3. Training For Trainer (Sahabat keluarga)
Kegiatan ini merupakan bagian yang dirancang unutuk membekali kader-kader perempuan PKS upaya memperkokoh keluarga, baik melalui konsultasi, pemberian penyuluhan keluarga secara privat, maupun upaya pemberian rujukan konseling lanjutan pada lembaga mitra terkait. selain mengikuti TFT ini diharapkan perserta akan memberikan pembekalan serupa keada kader-kader perempuan di wilayahnya dalam rangka pembentukan RKI yaitu sebuah inisiasi dari Perempuan PKS untuk meningkatkan keluarga Indonesia.
4. PKS Family Gathering
PKS adalah partai dakwah. Tumbuh kembang dakwah tak dipungkiri sangat terkait erat dengan tumbuh kembang para kadernya. Dari buah pikiran para kader lah, dakwah selalu segar. dan dari tangan para kader lah, aktivitas dakwah menjadi dinamis dan produktif. Oleh karena itu, mutu dan kegairahan kerja pada kader harus erus di jaga dan dipelihara. Salah satu cara penjagaan dan pemeliharaan tersebut adalah dengan memperkuat basis dasar kader, yaitu keluarga. bagikader dakwah, keluarga semestinya berfungsi sebagai Charger yang mampu memberikan energi baru ketika daya pikir dan daya gerak melemah. Sebagai bagian dari komitmen PKS untuk mengkokoh keluarag Indonesia, PKS pun secara internal dan berkelanjutan
berupaya memberikan energi baru pada keluarga-keluarga kader agar semakin kokoh dan siapmembengun Indonesia.
5. Konsultasi Keluarga Nasional
Selain memiliki konselor keluarga yang di sebut dengan istilah sahabatkeluarga, PKS juga memiliki konsultan keluarga Indonesia. Dua hal ini menjadi sebuah sinergi agar upaaya mengkokohkan serta meningkatkan peran peremppuan dapat berjalan dengan baik. Pada 22 Oktober, bidang perempuan PKS menyelenggarakan lokakarya sekaligus melakukan pelantikan konsultan keluatrga Indonesia. melalui pelantikan ini, PKS resmi memiliki nasasumber kompeten yang siap turun ke akar rumput untuk mensosialisasikan nilai-nilai tatanan berkeluarga.
6. Community Development
Community Development adalah upaya yang dilakukan oleh kader perempuan PKS di tataran akar rumput. Untuk lebih mengerucutkan peran kader perempuan PKS dalam proses pendampingan dan proses pelaksanaan di masyarakat sejak tahun 2011. Kegiatan ini memfokuskan diri pada tiga bidang utama yang umumnya langsung dirasakan oleh para kader perempuan PKS, kelompomk perempuan dan anak, yaitu politik, ekonomi dan pendidikan. Dengan kegiatan ini Perempuan PKS memberikan pelatihan kepada kelompok – kelompok perempuan dan kader-kader perempuan dalam bentuk pembekalan tiga bidang utama agar mereka memiliki bekal yang mumpuni, baik sisi pengetahuan maupun keterampilan dan juga dalam mengelolanya.
Pembekalan untuk kelompok perempuan serta kader-kader perempuan PKS yang dilakukan perempuan PKS seluruh Indonesia termasuk Perempuan PKS Kabupaten Batubara dilakukan dengan memfasilitasi peserta dalam melakukan pemberdayaan ekonomi dan pemberian pendidikan politik, serta pelatihan keterampilan yang juga bertujuan agar mampu meningkatkan kapasitas partisipasi perempuan dalam politik maupun membetuk keluarga yang sakinah.
7. PKS Family EXPO
Sebagai upaya untuk membangun semangat meningkatkan kualitas perempermpuan dalam perpolitikan, PKS juga melaksanakan peningkatan semangat dalam mencintai keluarga yang salah satu nya mencintai Ibu. Family expo diselnggarakana serentak di 33 provinsi pada rentang 22-30 Desember. Dalam kegiatan Family Expo ini dilakukan pameran produk atau hasil dari keterampilan yang dibuat oleh para kelompok perempuan muslim dan kader-kader perempuan PKS seperti bazaar produk muslimah, pemberian penghargaan kepada tokoh perempuan sekitar dan seserahan Cinta untuk Ibu Indonesia. Acara ini juga dihadiri oleh masyarakat-masyarakat sekitar agar masyarakat semakin mengenal dan memahami tentang program-program Perempuan PKS, sehingga mereka dapat ikut serta meningkatkan kulitas perempuan didalam masyarakat di kehidupan sehari-hari yang tidak harus memalui partai politi tetapi dengan cara masyarakat ikut berpartisipasi dan memahami berjalannya proses –proses yang sedang berlangsung di Indonesia.
Program-program nasional Perempuan PKS berjalan dengan baik dan memberikan kesempatan para kaum perempuan yang ingin ikutseta dalam membangun kualitas kaum perempuan dan memperkuat keutuhan keluarga. Ditambahkan oleh Ibu Sri Prihatini S.Pd (Ketua Bidang Perempuan PKS Kab.Batubara) :
“Program- program dari dibidang perempuan pusat banyak sekali, dan kami laksanakan dengan senang hati, dan sering juga adanya kegiatan tambahan untuk setiap didaerah atau untuk Kabupaten Batubara kami yang selalu dilakukan kegiatan dalam bidang politik yaitu, LT3besar (Liqo’, Tansiqi, Tarbawi). Selain itu selalu melakukan pembinaan politik untuk memenuhi quota 30%, konsolidasi dan rakolwil untuk setiap menjelang pemilihan umum dengan dibentuknya tim pemenangan pemilu. Untuk tiap minggu dilakukan pengajian untuk mengembangkan pembinaan kader agar dalam menjadi pemimpin yang menjunjung tinggi akhlak ke islamannya kelak yang sering juga dihadiri oleh masyarakat-masyarakat sekitar sehingga bertambah juga persaudaraan anatara masyarakat dengan para pengurus serta kader-kader PKS”94
Untuk melengkapi oleh bapak Ahmad Hadian Kardiadinata S.Pdi (Ketua DPD PKS Kabupaten Batubara) menambahkan :
.
“Seluruh kegiatan dari program-program nasional PKS diseluruh bidang dan termsuk bidang perempuan yang sudah ada di 33 provinsi di seluruh Indonesia adalah sesuai dengan AD & ART Partai Keadilan Sejahtera mengenai Tujuan dan Kegiatan serta Sasaran, kegiatan dan Sarana, sehingga dengan pedoman yang baik serta ketulusan dari semua kader, IsnyaAllah PKS dapat melaksanakan semua program dengan lancar”95
Pelaksanaan Kegiatan-kegiatan dari program –program nasional sesuai dengan AD/ART Partai Keadilan Sejahtera, yaitu Anggaran Dasar Bab II mengenai
.
94
Hasil wawancara dengan Ibu Sri Prihatini S.Pd (Ketua Bidang Perempuan PKS Kabupaten Batubara) dilaksanakan pada 21 Januari 2014
95
Hasil wawancara dengan Ahmad Hadian Kardiadinata S.Pdi (Ketua DPD PKS Kabupaten Batubara) dilaksanakan 17 Januari 2014 di SMP Islam Tanjung Gading.
tujuan dan Kegiatan, Pasal 6 bahwa “ Untuk mencapai tujuan, partai menjalankan kegiatan antara lain poltik, dakwah, pendidikan, ekonomi, sosial-kemasyarakatan, dan memberikan alternatif solusi berbagai persoalan bangsa dan negara” dan pasal 7 yaitu: “partai menggunakan berbagai sarana tidak bertentangan dengan norma hukum dan kemaslahatan umum antara lain:
a. aktivitas politik, pendidikan dan pelatihan, dakwah, hukum, ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat mengarahkan dan mengatur kehidupan masyarakat serta mnyelesaikan persoalannya;
b. menjalin kemitraan dengan lembaga-lembaga pemerintahan, badan-badan penentu kebijkan, hukum, dan perundang-undangan; lembaga swadaya masyarakat;
c. menerima dan mnyerap aspirasi serta mengutamakan dialog konstriktif dan kerja nyata dengan semua unsur masyarakat.
Dan sesuai juga dengan Anggaran Rumah Tangga Partai Keadilan Sejahtera, Bab II mengenai Sasaran, Kegiatan, dan Sarana Pasal 3 bahwa “ untuk mencapai tujuan partai maka dilakukan kegiatan-kegiatan antara lain:
a. menyampaikan dakwah dan tarbiyah Islamiyah kepada masyarakat, khususnya umat islam, secara benar, jelas, utuh dan menyeluruh;
b. mendorong kebajikan di berbagai bidang kehidupan;
d. menghimpun jiwa dan menyatukan hati manusia di bawah naungan prinsip-prinsip kebenaran;
e. mendekatkan berbagai persepso antara madzhab-madzhab di kalangan Umat islam;
f. member alternatif solusi terhadap berbagai persoalan umat dan bangsa serta pembangunannya;
g. membangun peradaban manusia atas dasar keseimbangan iman dan materi; h. meningkatkan kesejahteraan anggota panitia masyarakat;
i. merealisasikan keadilan dan solidaritas sosial serta ketentraman bagi masyarakat;
j. mengembangkan dan melindungi kekayaan bangsa dan negara; k. memajukan perlindungan hak-hak asasi manusia.
Dan sesuai juga dengan Pasal 4 yaitu “ Dalam melaksanakan sasaran dan kegiatan tersebut, partai menggunakan sarana-sarana, antara lain:
a. Dakwah:
1) melalui media massa cetak dan elektronik serta media komunikasi lainnya;
2) pengiriman delegasi di dalam dan ke luar negeri;
3) melalui lembaga lesgislatif, eksekutif, dan lembaga-lembaga strategis lainnya.
b. Tarbiyah
1) memantapkan prinsip-prinsip islam bagi anggota partai.
2) mengkokohkan arti beragama yang sebenarnya pada setiap pribadi dan keluarga, baik dalam ucapan maupun perbuatan; 3) membina dengan cara yang benar sesuai dengan Al-Quran dan
Assunah dalam hal aqidah, ibadah, akhlak, muamalah, ruhiyah, aqliyah dan jasmaniyah;
4) meneguhkan arti ikhuwah yang sebenarnya, saling melindungi secara utuh, saling menolong, secara penuh hingga terciptanya solidaritas sosial;
5) melahirkan generasi baru yang memahami dan melaksanakan islam secar abenar dan baik, serta berperan di berbagai sektor kehidupan.
6) melakukan pembinaan kualitas anggota baik dalam skala individu, keluarga maupun komunitas kerja dan profesi.
Sesuai dengan AD/ART Partai Bidang perempuan bersama anggota Gerakan Muslimah telah menyelesaikan beberapa dari arah dan sasaran kebijakan, serta target dan indikator keberhasilan dari menjalankan kegiatan-kegiatan dari program-program bidang perempuan PKS Kabupaten Batubara. Antara lain, Arah dan sasaran Kebiajakan : Terperhatikannya kebutuhan pendidikan anak kader sebagai generasi
penerus dakwah, Terkokohkannya Keluarga Kader sebagai Basis Dakwah, Terkokohkannya publik figur perempuan yang berkiprah di tingkat lokal dan nasional, Tercapainya peningkatan jumlah Kader Pendukung dari berbagai segmen secara aktif.Meningkatkan penyebaran dan pemberdayaan kader secara proporsional ke berbagai segmen, tingkatan sosial dan kawasan geografis serta sektor – sektor strategis sesuai dengan tingkat skala prioritas dan peran dalam tuntutan mihwar dakwah. Terkokohkannya peran dan posisi kader terbina di berbagai segmen sosial, Membangun sinergi dengan berbagai segmen dan institusi sosial tanpa harus mendirikan institusi baru, Terbentuknya aliansi strategis dengan minimal 3 institusi sosial dari segmen yang berbeda di tingkat nasional dan lokal, Tersosialisasikannya cita-cita-keumatan melalui aliansi strategis dengan institusi yang dibentuk.
Bidang perempuan menjalankan semua program-program dengan target yang telah mulai dcapai yaitu; Terkokohkannnya sekurang-kurangnya 60% Keluarga KI sebagai keuarga dakwah (sesuai indikator keluarga dakwah), Terbinanya sekurang-kurangnya 70 % Anak Kader Inti usia tarbiyah, Tersedianya 100 % Murabbi untuk Tarbiyah Anak Kader, Terkokohkannya sekurang-kurangnya 3 Tokoh Perempuan Tingkat Daerah, Terbentuknya sekurang-kurangnya 80% Pos WK di tingkat daerah Di Kabupaten Batubara dimana 60% nya berbasis ekonomi dan pendidikan, Terpublikasinya 80 % hasil kajian-kajian tentang perempuan, keluarga dan anak, Terkokohkannya keluarga kader sebagai basis Dakwah PKS, Terbinanya Anak Kader
Inti sebagai basis kekuatan dakwah PKS di masa depan, Tersedianya jumlah Murabbi Anak Kader yang memenuhi muwashofat sekurang-kurangnya Anggota Muda,Terkokohkannyanya Tokoh Perempuan Tingkat Daerah yang menjadi Opinion Leader di bidang masing-masing, Terbentuknya pendidikan politik yang matang untuk setiap kader untuk siap memberikan perubahan yang baik untuk perpolitikan bangsa dan Negara, Terlaksananya Program Pos WK dan Pilot Project nya yang profesional sebagai alternatif kegiatan perempuan Kabupaten Batu Bara, Terpublikasikannya kajian tentang perempuan, keluarga dan anak yang menjadi referensi dan opinion leader bagi perempuan di Kabupaten Batu Bara96
Ada beberapa kegiatan untuk pelaksanaan program-program nasional, bidang perempuan PKS dilaksanakan bersama oleh bidang perempuan DPP dengan