BAB II KAJIAN PUSTAKA
B. Penelitian Terdahulu
Telaah pustaka adalah penelusuran terhadap karya-karya terdahulu yang terkait untuk menghindari duplikasi, plagiasi, serta menjamin keaslian dan keabsahan peneliti yang dilakukan atau sebagai pedoman penelitian lebih lanjut dari penelitian yang sudah ada. Disamping itu,
25 Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 04/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Akad Murabahah
26Ibid hlm. 65
untuk menyusun kerangka teori, diharapkan peneliti mendapatkan data yang valid dan untuk menjadikan legalitas peneliti.
Pada telaah pustaka ini, peneliti mengangkat beberapa peneliti terdahulu yang mempunyai kaitan dengan penelitian yang akan peneliti lakukan, yaitu :
1.) Skripsi yang ditulis oleh Alia Maloka Aqila yang berjudul, “Analisis Prosedur Pembiayaan BSM OTO di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Wirobraja Yogyakarta”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Institut Agama Islam Negeri Purwokerto, 2019.27
Fokus penelitian di atas adalah tentang prosedur pemberian pembiayaan dan analisis kelayakan pembiayaan BSM OTO. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif.
Adapun hasil penelitiannya adalah analisis terhadap mekanisme pembiayaan BSM OTO di Bank Syariah Mandiri KCP Wirobrajan berupa analisis pengumpulan informasi, merupakan analisis kelengkapan dokumen dan kelengkapan persyaratan. Kedua, analisis verifikasi data, yaitu melakukan BI checking untuk memastikan kondisi nasabah, dan melakukan pemeriksaan setempat. Serta analisis persetujuan pembiayaan
27 Alia Maloka Aqila, “Analisis Prosedur Pembiayaan BSM OTO di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Wirobraja Yogyakarta”. (Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Institut Agama Islam Negeri Purwokerto, 2019).
meliputi analisis character,, capacity, condition of economy, analisis agunan dan analisis akad. Analisis tersebut dilakukan agar mengantisipasi terjadinya pembiayaan macet/bermasalah yang diberikan kepada nasabah atau calon nasabah.
Persamaan antara penelitian yang dilakukan oleh Alia Maloka Aqila dengan peniliti, yakni sama-sama membahas tentang prosedur pembiayaan dan analisis kelayakan penyaluran pembiayaan. Adapun perbedaannya, peneliti lebih kepada penyaluran pembiayaan modal kerja KUR iB Hasanah dengan akad Murabahah. Sedangkan Alia Maloka Aqila lebih fokus kepada pembiayaan BSM OTO.
2.) Skripsi yang ditulis oleh Mela Cahyani yang berjudul, “Analisis Prosedur Pembiayaan Warung Mikro Dengan Akad Murabahah (Studi Kasus PT Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Ajibarang)”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Institut Agama Islam Negeri Purwokerto, 2017.28
Fokus penelitian di atas adalah tentang prosedur pembiayaan warung mikro dengan akad murabahah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif.
28 Mela Cahyani, “Analisis Prosedur Pembiayaan Warung Mikro Dengan Akad Murabahah (Studi Kasus PT Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Ajibarang)”. (skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Institut Agama Islam Negeri Purwokerto, 2017).
Adapun hasil penelitiannya adalah prosedur pembiayaan warung mikro dengan akad murabahah di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Ajibarang adalah sebagai berikut :Pengajuan permohonan pembiayaan oleh nasabah kepada MSF, Tahap investigasi, tahap ini terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu :(BI checking yang dilakukan oleh MAS area. On the spot yang dilakukan oleh MFA, MBM dan/atau Branch Manager.
Trade checking dilakukan guna mengetahui kebenaran data personal dari calon debitur, tahap ini dilakukan oleh MFS). Analisis kelayakan pembiayaan dengan menggunakan panduan 5C, yaitu analisis kualitatif berupa character dan condition, analisis kuantitatif berupa capacity dan capital, kemudian collateral dari objek jaminan. Dilakukan oleh bagian MFA. Pemutusan Pembiayaan oleh Komite pembiayaan dilakukan oleh Bussines Unit yaitu Mikro Banking Manager dan Branch Manager.
Setelah usulan pengajuan pembiyaan diterima, tahap selanjutnya adalah penyusunan SP3 (Surat Penawaran Pemberian Pembiayaan) yang dilakukan oleh MAS. Setelah SP3 dicetak, tahap selanjutnya adalah Akad Pembiayaan. Penandatanganan akad dilakukan antara nasabah dengan Bank dan dilakukan di hadapan PPAT atau notaris rekanan Bank. Tahapan selanjutnya adalah pencairan pembiayaan. Penarikan dapat langsung dilakukan nasabah di teller. Kesimpulannya adalah bahwa prosedur yang
dilakukan oleh Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Ajibarang telah sesuai dengan ketentuan yang ada..
Persamaan antara penelitian yang dilakukan oleh Mela Cahyani dengan peniliti, yakni sama-sama membahas tentang prosedur pembiayaan dengan menggunakan akad murabahah. Adapun perbedaannya, peneliti lebih kepada prosedur penyaluran pembiayaan modal kerja KUR iB Hasanah dengan akad Murabahah. Sedangkan Mela Cahyani lebih kepada prosedur pembiayaan warung mikro.
3.) Skripsi yang ditulis oleh Karuniawati yang berjudul, “Analisis Prosedur Pembiayaan Murabahah Pada Usaha Toko Kelontong di Bank Syariah Mandiri KCP Magetan”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, 2020.29
Fokus penelitian di atas adalah tentang bagaimana prosedur pembiayaan murabahah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif.
Adapun hasil penelitiannya adalah dalam penerapan prosedur pembiayaan nasabah mikro di Bank Syariah Mandiri KCP Magetan terdapat prosedur atau tahap yang tidak dilakukan atau kurang tepat yaitu
29 Skripsi yang ditulis oleh Karuniawati yang berjudul, “Analisis Prosedur Pembiayaan Murabahah Pada Usaha Toko Kelontong di Bank Syariah Mandiri KCP Magetan”. (skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, 2020).
tahap analisis rasio karena nasabah tidak mempunyai pembukuan tiap bulannya dan tidak paham masalah pembukuan.
Persamaan antara penelitian yang dilakukan oleh Karuniawati dengan peniliti, yakni sama-sama membahas tentang prosedur pembiayaan dengan menggunakan akad murabahah. Adapun perbedaannya, peneliti lebih kepada prosedur penyaluran pembiayaan modal kerja KUR iB Hasanah dengan akad Murabahah. Sedangkan Karuniawati lebih kepada prosedur pembiayaan murabahah pada usaha toko kelontong.
4.) Jurnal yang ditulis oleh Chitra Indah Sari, dan Nia Sulendri yang berjudul
“Prosedur Pembiayaan Murabahah pada Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPP0 Al Anshari Bukittinggi”. Jurnal Sosial dan Ilmu Ekonomi, 2020.30
Fokus penelitian diatas adalah tentang prosedur pembiayaan murabahah pada koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah (KSPP) Al Anshari Bukittinngi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.
Adapun hasil penelitiannya adalah prosedur pembiayaan murabahah di koperasi simpan pinjam pembiayaan (KSPP) Al-Anshari
30 Chitra Indah, dan Nia Sulendri, Jurnal, ( Sosial dan Ilmu Ekonomi, Prosedur Pembiayaan Murabahah pada Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah KSPP0 Al Anshari Bukittinggi Volume V, Nomor 01, Mei-Oktober 2020).
Bukittinggi dimulai dari proses mengajukan pembiayaan ke kantor koperasi simpan pinjam pembiayaan (KSPP) syariah Al-Anshari Bukittinggi, dilanjutkan dengan proses verifikasi persyaratan, analisis dan pengambilan keputusan. Analisis pembiayaan dilakukan oleh Account Officer, sedangkan keputusan pembiayaan melalui rapat komite pembiayaan yang terdiri dari Account Officer dan staff pembiayaan lainnya.
Persamaan dari penelitian yang ditulis oleh Chitra Indah Sari dan Nia Sulendri dengan peneliti adalah sama-sama membahas tentang prosedur pembiayaan dengan akad murabahah. Sedangkan perbedaannya terletak pada objek penelitian dimana penulis berfokus pada produk pembiayaan KUR iB Hasanah sementara Chitra Indah Sari dan Nia Sulendri pada produk koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah (KSPP).
5.) Jurnal yang ditulis oleh Venny Jannatul Putri, dan Moh. Faizal yang berjudul “Prosedur Pembiayaan Pembelian Kendaraan Bermotor Dengan Prinsip Murabahah Pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Al-Falah
Banyuasin” jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah, 2018.31
Fokus penelitian diatas adalah tentang prosedur pembiayaan pembelian kendaraan bermotor dengan prinsip murabahah pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Al-Falah Banyuasin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.
Adapun hasil penelitiannya adalah dalam pemberian pembiayaan, PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah telah dijalankan sesuai dengan kebijaksanaan komite pembiayaan dan prosedur pembiayaan. Serta pembiayaan murabahah mempunyai resiko diantaranya adalah penggunaan dana oleh nasabah sehingga mengembalikan dana pinjaman tepat waktu.
Persamaan dari penelitian yang ditulis oleh Venny Jannatul Putri dan Moh. Faizal dengan peneliti adalah sama-sama membahas tentang prosedur pembiayaan dengan akad murabahah. Sedangkan perbedaannya terletak pada objek penelitian dimana penulis berfokus pada produk pembiayaan KUR iB Hasanah sementara Venny Jannatul Putri dan Moh.
31 Venny Jannatul, Moh. Faizal Jurnal, (Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah, Prosedur Pembiayaan Pembelian Kendaraan Bermotor Dengan Prinsip Murabahah pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Al-Falah Banyuasin, Volume 4 Nomor 1 Edisi Agustus 2018).
Faizal berfokus pada pemberian pembiayaan untuk keperluan pembelian kendaraan bermotor.