• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V ~ Hubungan Petugas Kesehatan dengan Pasien

A. Pandangan Islam tentang Kesehatan

I

slam sangat memperhatikan kesehatan, baik kesehatan mental dan fisik maupun kesehatan lingkungan. Hal ini dapat ditemukan dalam al-Qur’an maupun Hadis. Ajaran Islam berkaitan dengan kesehatan dapat dibagi tiga macam sebagai berikut:

1. Melarang perbuatan yang dapat membaha-yakan kesehatan dirinya dan/atau orang lain (preventif ).

a. Larangan (haram) melakukan hubungan seksual antara pria dan wanita di luar nikah (zina/prostitusi),

sebab akan menimbulkan penyakit kelamin dan AIDS. Firman Allah dalam Qs. al-Isra’(17): 32.

)32( ًليِب َس َءا َسَو ًة َش ِحاَف َناَك ُهَّنِإ اَنِّزلا اوُبَرْقَت َلاَو

Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina;

Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji.

dan suatu jalan yang buruk.”41

b. Larangan (haram) melakukan homoseksual, bisa menimbulkan penyakit AIDS. Firman Allah dalam Qs. al-A’raf (7): 80-81.

ْم ُكَقَب َس اَم َة َش ِحاَفْلا َنوُتْأَتَأ ِهِم ْوَقِل َلاَق ْذِإ ا ًطوُل َو

َنوُتْأَتَل ْم ُكَّنِإ )80( َيَِلاَعْلا َنِم ٍد َحَأ ْنِم اَ ِب

ٌم ْوَق ْمُتْنَأ ْلَب ِءا َسِّنلا ِنوُد ْنِم ًة َوْه َش َلا َجِّرلا )81( َنوُفِ ْسُم

Artinya: “Dan (kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (ingatlah) tatkala Dia berkata kepada mereka:

«Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?» Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.”42

41Departemen Agama Republik Indonesia, Al-Qur’an..., h.429.

42Ibid.,h. 234.

c. Larangan melakukan hubungan seksual dengan istrinya dalam keadaan menstruasi, sebab darah menstruasi mengandung bakteri (microbes) yang bisa mengganggu kesehatan yang bersangkutan.

Firman Allah dalam Qs. al-Baqarah (2): 232:

َّن ُهوُل ُضْعَت َلَف َّنُهَل َجَأ َنْغَلَبَف َءا َسِّنلا ُمُتْقَّل َط اَذِإ َو

ِفوُرْعَْلاِب ْمُهَنْيَب اْو َضاَرَت اَذِإ َّنُه َجاَوْزَأ َن ْحِكْنَي ْنَأ

ِم ْوَيْلا َو ِللهاِب ُنِم ْؤُي ْم ُكْنِم َناَك ْنَم ِهِب ُظَعوُي َكِلَذ

ْمُتْنَأ َو ُمَلْعَي ُللها َو ُرَه ْطَأ َو ْم ُكَل ىَك ْزَأ ْم ُكِلَذ ِر ِخ ْلا )232( َنو ُمَلْعَت َلا

Artinya: “Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu habis masa iddahnya, Maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin lagi dengan bakal suaminya[146], apabila telah terdapat kerelaan di antara mereka dengan cara yang ma>ruf. Itulah yang dinasehatkan kepada orang-orang yang beriman di antara kamu kepada Allah dan hari kemudian. itu lebih baik bagimu dan lebih suci. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”43

d. Larangan kawin antara pria dan wanita yang sangat erat hubungan darah/nasab, sebab bisa menyebabkan cacat keturunannya fisik dan/atau mentalnya. Firman Allah dalam Qs. al-Baqarah (2):

23.

43Ibid.,h. 56.

ٍةَرو ُسِب اوُتْأَف اَنِدْبَع َلَع اَنْلَّزَن اَِّم ٍبْيَر ِف ْمُتْنُك ْنِإَو

ْمُتْنُك ْنِإ ِللها ِنو ُد ْنِم ْمُكَءا َدَه ُش او ُعْدا َو ِهِلْثِم ْنِم )23( َيِقِدا َص

Artinya: “Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.44

e. Larangan makan bangkai, darah, babi, hewan yang disembelih untuk disajikan kepada berhala, minum minuman keras, ganja, narkoba maupun makan dan minum yang berlebihan karena dapat merusak kesehatan jasmani, rohani, maupun akidah. Firman Allah dalam

Qs. al-Maidah (5): 3

اَم َو ِريِزْنِ ْلا ُمْ َلح َو ُم َّدلا َو ُةَتْيَْلا ُم ُكْيَلَع ْتَمِّر ُح

ُةَيِّدَ َترُْلا َو ُةَذوُقْوَْلاَو ُةَقِن َخْنُْلاَو ِهِب ِللها ِ ْيَغِل َّلِهُأ

َحِب ُذ اَم َو ْمُتْيَّكَذ اَم َّلاِإ ُعُب َّسلا َلَكَأ اَم َو ُة َحيِطَّنلا َو

ٌق ْسِف ْم ُكِلَذ ِم َلاْزَ ْلاِب اوُمِسْقَت ْسَت ْنَأ َو ِب ُصُّهنلا َلَع

ْم ُه ْو َشْ َت َلَف ْم ُكِنيِد ْنِم او ُرَفَك َنيِذَّلا َسِئَي َم ْوَيْلا

ُتْمَ ْتَأ َو ْم ُكَنيِد ْم ُكَل ُتْلَمْكَأ َم ْوَيْلا ِن ْو َش ْخا َو

44Ibid.,h.12.

ِنَمَف اًنيِد َم َل ْسِ ْلا ُم ُكَل ُتي ِضَر َو يِتَمْعِن ْم ُكْيَلَع

َللها َّنِإَف ٍمْثِ ِل ٍفِنا َجَتُم َ ْيَغ ٍة َصَمْ َم ِف َّرُط ْضا )3( ٌميِحَر ٌروُفَغ

Artinya: “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.

dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”45

Qs. al-Maidah (5): 90

ُبا َصْنَ ْلا َو ُ ِسْيَْلا َو ُرْمَ ْلا َمَّنِإ اوُنَمآ َنيِذَّلا اَ ُّهيَأ اَي

ُهوُبِنَت ْجاَف ِنا َطْي َّشلا ِلَمَع ْنِم ٌس ْجِر ُم َلاْزَ ْلا َو )90( َنو ُحِلْفُت ْم ُكَّلَعَل

45Ibid.,h.157.

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”46

Qs. al-A’raf (7): 30:

ُمُ َّنِإ ُةَل َل َّضلا ُمِهْيَلَع َّق َح اًقيِرَف َو ى َدَه اًقيِرَف

َنوُب َسْ َيَو ِللها ِنوُد ْنِم َءاَيِلْوَأ َيِطاَي َّشلا او ُذَ َّتا )30( َنو ُدَتْهُم ْمُ َّنَأ

Artinya: “Sebahagian diberi-Nya petunjuk dan sebahagian lagi telah pasti kesesatan bagi mereka. Sesungguhnya mereka menjadikan syaitan-syaitan pelindung (mereka) selain Allah, dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk.”47

f. Larangan buang air besar maupun kecil, segala macam kotoran atau limbah pabrik di sungai, jalan-jalan, dan tempat-tempat umum/berteduh untuk menghindari pencemaran lingkungan yang akan menyebabkan berbgai macam penyakit. Firman Allah dalam

46Ibid.,h.176.

47Ibid.,h.225.

Qs. al-Baqarah (2): 11

مَّنِإ اوُلاَق ِض ْرَ ْلا ِف او ُدِسْفُت َلا ْمُ َل َليِق اَذِإ َو )11( َنو ُحِل ْصُم ُن ْحَن

Artinya: “Dan bila dikatakan kepada mereka:»Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi». mereka menjawab: «Sesungguhnya Kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.»48

Qs. al-Rum (30): 41.

يِدْيَأ ْتَب َسَك َمِب ِر ْحَبْلا َو ِّ َبْلا ِف ُدا َسَفْلا َرَه َظ

ْمُهَّلَعَل اوُلِم َع يِذَّلا َضْعَب ْمُهَقيِذُيِل ِساَّنلا )41( َنوُع ِجْرَي

Artinya: “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”49

48Ibid., h.10

49Ibid.,h.645.

2. Menyuruh (wajib) atau menyarankan (sunnah) yang mempunyai dampak positif, mencegah penyakit dan menyegarkan/ menyehatkan jasmani dan rohani, antara lain:

a. Perintah berwudlu untuk setiap hendak menger-jakan shalat dengan cara membersihkan muka, telinga, hidung, mulut, tangan, dan kaki minimal 5 kali sehari semalam. Firman Allah dalam Qs. al-Baqarah (2): 83:

لاِإ َنو ُدُبْعَت َلا َليِئا َ ْسِإ يِنَب َقاَثيِم اَن ْذ َخَأ ْذِإ َو ىَماَتَيْلا َو ىَبْرُقْلا يِذ َو اًنا َس ْحِإ ِنْي َدِلا َوْلاِب َو َللها

َة َل َّصلا اوُميِقَأ َو اًن ْس ُح ِساَّنلِل اوُلوُقَو ِيِكا َسَْلاَو

ْمُتْنَأ َو ْم ُكْنِم ًليِلَق َّلاِإ ْمُتْيَّل َوَت َّمُث َةاَك َّزلا اوُتآ َو )83( َنو ُضِرْعُم

Artinya: “Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling.”50

b. Perintah shalat 5 kali sehari semalam dengan gerakan-gerakan gimnastik. Firman Allah dalam

50Ibid., h.23.

Qs. al-Baqarah (2): 43

َعَم اوُعَك ْرا َو َةاَك َّزلا اوُتآ َو َة َل َّصلا او ُميِقَأ َو )43( َيِعِكا َّرلا

Artinya: “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku-lah beserta orang-orang yang ruku-.”51

Qs. al-Isra’ (17): 78

َنآْرُقَو ِلْيَّللا ِق َسَغ َلِإ ِسْم َّشلا ِكوُل ُدِل َة َل َّصلا ِمِقَأ )78( اًدوُه ْشَم َناَك ِر ْجَفْلا َنآْرُق َّنِإ ِر ْجَفْلا

Artinya: “Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).”52

Qs. Hud (11): 115:

)115( َيِن ِس ْحُْلا َر ْجَأ ُعي ِضُي َلا َهَّلـلا َّنِإَف ْ ِب ْصا َو

Artinya: “Dan bersabarlah, karena Sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.”53

c. Perintah puasa selama sebulan dalam bulan Ramadlan setiap tahun untuk kesehatan jasmani

51Ibid., h.16.

52Ibid., h.436.

53Ibid., h.345.

dan rohani. Firman Allah dalam Qs. al-Baqarah (2):

183.

َبِتُك َمَك ُماَي ِّصلا ُم ُكْيَلَع َبِتُك اوُنَمآ َنيِذَّلا اَ ُّهيَأ اَي )183( َنوُقَّتَت ْم ُكَّلَعَل ْم ُكِلْبَق ْنِم َنيِذَّلا َلَع

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”54

d. Anjuran shalat tengah malam (tahajud) untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menghilangkan stres yang merupakan sumber penyakit.

e. Anjuran menutup makanan dan minuman terutama di malam hari. Hadis Nabi SAW

f. Anjuran berolah raga, misalnya jalan kaki, jogging/

berlari, berenang, panahan, dan pacuan kuda. Hadis Nabi SAW

3. Menyuruh (wajib) orang yang sakit untuk berobat, sebagaimana hadis Nabi SAW:

ُهَل َع َض َو َّلاِإ ًءاَد ْع َضَي ْ َل َللها َّنِإَف ِللها َداَبِع ا ْو َوا َدَت

ُم َرَ ْلَا ٌد ِحا َو ٍءاَد َ ْيَغ ًءا َوَد

Artinya: “Berobatlah kamu hai hamba-hamba Allah karena sesungguhnya Allah tidak meletakkan suatu penyakit kecuali Dia juga meletakkan obatnya, selain satu

54Ibid., h.44.

penyakit yaitu penyakit tua.” (HR. Ahmad bin Hambal, al-Turmudzi, Abu Daud, al-Nasa’i, Ibnu Majjah, Ibnu Hibban, dan Hakim).

Menurut Islam, melakukan ajaran Islam tentang kesehatan yang termasuk kategori 1 dan 2 di atas bersifat preventif dan lebih mengutamakan/didahulukan dari pada yang bersifat kuratif (3).

B. Hubungan antara Petugas Kesehatan dengan