• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aktiva tertimbang menurut risiko (Risk-weighted assets) dan bobot (risk weights) - contoh

Dalam dokumen Modul BSMR Level 1 (Versi2-Lengkap) (Halaman 138-154)

mengcover credit risk

2.2.2 Aktiva tertimbang menurut risiko (Risk-weighted assets) dan bobot (risk weights) - contoh

Menghitung risk-weighted assets

Bank A wajib mengikuti aturan Basel I, dan memberikan kredit sebesar USD 100 juta pada bank non OECD untuk jangka waktu enam bulan. Risk-weighed asset dari kredit adalah :

Kredit yang diberikan USD 100m Kredit yang diberikan USD 100m Risk weight 20%

RWA USD 20m (100m * 20%)

Bank B memberikan kredit sebesar USD 100 juta pada perusahaan besar. Risk-weighted asset (RWA) dari kredit ini adalah :

Kredit yg diberikan USD 100m Risk weight 100%

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.3 Target rasio permodalan

Basel I Accord menetapkan hubungan antara risiko dan modal. Basel menggunakan multiplier yang berbeda untuk hutang pemerintah, bank, corporate dan kredit perorangan, dan mengalikannya dengan target capital ratio.

Target capital ratio adalah rasio capital yang memenuhi Target capital ratio adalah rasio capital yang memenuhi

syarat terhadap risk-weighted asset (RWA) bagi bank internasional.

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.3 Target rasio permodalan

Basel tidak menetapkan bahwa ketentuan 8% harus diterapkan secara universal pada semua bank dalam jurisdiksi supervisor nasional.

The Committee secara specific membolehkan hal ini karena

minimum regulatory capital ratio untuk bank harus merefleksikan minimum regulatory capital ratio untuk bank harus merefleksikan risiko selain credit risk.

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.3 Target rasio permodalan

Rumus untuk menghitung target capital ratio :

Eligible Capital x 100 = Ratio (min 8%)

---Risk-weighted assets

Bank dapat menghitung modal yang diperlukan bila diketahui RWA, atau RWA yang diperbolehkan untuk suatu jumlah modal tertentu. Target capital ratio merupakan persamaan sederhana untuk sesuatu yang kompleks. Basel Committee terus merevisi Basel I Accord untuk memperhitungkan diversifikasi aktivitas perbankan.

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.3 Target rasio permodalan - contoh

Menghitung kebutuhan modal

Bank A wajib mengikuti aturan Basel I dan memberikan kredit

sebesar USD 100 juta pada non-OECD bank untuk jangka waktu 6 bulan. Modal yang harus disediakan Bank A terhadap kredit ini

adalah :

Kredit yg disalurkan USD 100m Risk weight 20%

RWA USD 20m

Eligible capital x 100 = 8% (minimum ratio)

---20 (RWA)

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.3 Target rasio permodalan - contoh

Menghitung kebutuhan modal

Bank C memiliki modal yang belum dialokasikan sebesar USD 2 juta dan ingin memberikan kredit pada OECD bank. Berapa besar kredit yang dapat diberikan?

2m x 100 = 8% (minimum ratio) 2m x 100 = 8% (minimum ratio)

---RWA

Jumlah modal USD 2m

Risk weight 20%

RWA USD 25m (2m / 8%) Loan equivalent USD 125m

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.4 Credit risk equivalence

Karena bank melakukan diversifikasi, bank perlu memasukan eksposure off-balance sheet (OBS). Biasanya unsur off-balance sheet adalah contingent liability, seperti misalnya guarantees,

options, acceptances atau warranties. Pada OBS tidak ada kas atau aset fisik yang diwakili nilainya di neraca. Neraca tidak mencatat

kontrak, hanya hasilnya. Sebagai contoh kontrak asuransi dimana kontrak, hanya hasilnya. Sebagai contoh kontrak asuransi dimana akun hanya menunjukkan premi yang dibayar, tapi asuransi sendiri tidak terdapat pada akun.

Untuk unsur OBS, Basel Committee menentukan konsep credit risk

equivalence yang pertama kali diusulkan pada Basel Committee

paper untuk perlakuan off-balance sheet exposure pada Maret 1986 berjudul “The Management of Banks’ Off-Balance-Sheet Exposures:

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.4 Credit risk equivalence

Konsep credit risk equivalence adalah bahwa transaksi off-balance sheet bisa dikonversi menjadi loan ekuivalen sehingga dapat dicatat pada on-balance-sheet, untuk tujuan menghitung risk-weighted assets.

Cara ini memastikan definisi RWA mencakup kewajiban Cara ini memastikan definisi RWA mencakup kewajiban bank yang luas, tidak hanya kredit dan aset-aset sejenis.

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.5 Instrument setara kredit

Table 2.2: Daftar instrumen off-balance sheet utama seperti definisi Basel I dengan Conversion Factor (CF) yang sederhana

Off-balance sheet item CF %

Direct credit substitutes (e.g. guarantees) 100

Certain transaction-related contingent items 50

Short-term self-liquidating trade-related contingencies 20 Sale and repurchase agreements and asset sales with recourse, where the credit risk

remains with the bank

100 Forward asset purchases, forward-forward deposits and partly-paid shares and

securities which represent commitments with certain draw downs

100 Note issuance facilities and revolving underwriting facilities 50 Other commitments with an original maturity of over one year 50 Similar commitments with an original maturity of up to one year, or which can be

unconditionally cancelled at any time.

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.6 instrumen Derivatif

Transaksi off-balance sheet lainnya seperti derivatif diperlakukan berbeda. Derivatif adalah instrumen finansial dimana jumlah pokok dari transaksi biasanya tidak dipertukarkan.

Aset dasar derivatif diperoleh dari satu atau lebih unsur berikut : • financial instruments

• indeks (indices) • komoditas

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.6 instrumen Derivatif - contoh

Forward Rate Agreement (FRA)

Receiving 2%agreed rate

for 1v3 month FRA Paying 3 month LIBID

Bank V Bank X

Bank V masuk FRA dengan Bank X yg ber hak mendepositokan USD 10 juta selama 3 bulan mulai satu bulan dari sekarang

Receives 3 month

LIBID (1.5%)

Bank Y

Dalam waktu 1 bulan, Bank V menempatkan

deposit ke Bank Y dan menerima 3 month LIBID.

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.6 instrumen Derivatif

Dalam beberapa instrumen derivatif seperti kontrak interest rate swap, bank tidak terekspos ke seluruh face value dari kontrak swap jika counterparty default, namun hanya potential cost dari mengganti arus kas yang ekuivalen dengan kontrak (credit equivalent)

Setiap mark-to-market exposure dikurangi 50% dari conversion factor / direct lending weight seperti terlihat dalam tabel di atas. Misal suatu counterparty dengan 100% akan diberikan bobot 50%

counterparty dengan 100% akan diberikan bobot 50% mark-to-market exposure.

Tergantung pergerakan sejumlah faktor yang relevan sejak

dimulainya kontrak, hal ini mungkin menghasilkan atau tidak credit risk equivalent exposure.

Selalu ada ‘add on’ untuk menutupi potensi nilai kontrak berubah, sehingga bank akan terekspos risiko counterparty.

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.6 instrumen Derivatif

Secara umum instrumen derivatif adalah :

• interest rate swaps dan options, forward rate agreements, interest rate futures

• exchange rate swaps dan options, forward foreign exchange

contracts, currency futures (tidak termasuk kontrak dengan original maturity kurang dari 14 hari)

maturity kurang dari 14 hari)

• Kontrak terkait precious dan non-precious metals mirip dengan di atas

• equity contracts mirip dengan di atas

Dua metode untuk menghitung credit equivalent dari kontrak yang diperbolehkan adalah :

• Current Exposure Method • Original Exposure Method

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.7 Metode Current Exposure

CEM adalah metode yang dianjurkan oleh Basel Committee dalam Basel I. CEM menghitung current replacement cost dari kontrak dengan melakukan mark to market sesuai harga pasar. Biasanya

cara ini mudah dilakukan karena pasar derivatif cukup aktif. Selain itu cara ini juga dinilai akurat dan dapat memberikan perbandingan yang jelas dari kontrak derivatif setiap waktu pada loan equivalent.

Nilai mark-to-market dari suatu kontrak akan berubah terus karena nilai kontrak ditentukan oleh berbagi faktor risiko tergantung dari jenis kontrak itu sendiri. Sebagai contoh, perubahan nilai dari interest rate swap tergantung pada pergerakan relatif dari bunga.

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.7 Metode Current Exposure

Jika nilai mark-to-market dari transaksi saat ini positif, berarti bank berpotensi menderita kerugian jika counterparty default. Namun, karena nilai mark-to-market terus berfluktuasi sampai maturity, ada risiko bahwa credit exposure bisa meningkat dibanding nilai mark-to-market saat ini.

Suatu capital charge ditetapkan untuk tambahan exposure ini dengan Suatu capital charge ditetapkan untuk tambahan exposure ini dengan menambahkan persentase dari notional principal ke current mark-to-market value. Tabel berikut menunjukkan persentase yang

diaplikasikan ke jumlah nominal dari setiap transaksi. Persentase dikategorikan berdasar instrumen dan sisa waktu sampai maturity untuk menunjukkan risiko relatif dari tiap instrumen dengan

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

2.2.7 Metode Current Exposure

Table 2.3 Residual maturity Interest rate Exchange rate & gold Equity Precious metals (not gold) Other comms % % % % % % % % % % < 1 yr 0.0 1.0 6.0 7.0 10.0 1-5 yrs 0.5 5.0 8.0 7.0 12.0 > 5 yrs 1.5 7.5 10.0 8.0 15.0

2.2 The original Basel Accord and capital adequacy for credit risk

Dalam dokumen Modul BSMR Level 1 (Versi2-Lengkap) (Halaman 138-154)

Dokumen terkait