Dalam aktivitas pembelajaran kegiatan pembelajaran 1 ini, peserta yang mengikuti moda tatap muka penuh melakukan aktivitas pembelajaran pada point 1. Sedangkan bagi peserta yang mengikuti model In-On-In melakukan aktivitas pembelajaran pada point 2.
1. Aktivitas Pembelajaran Tatap Muka Penuh
Untuk mengasah dan memantapkan penguasaan materi “Aspek nilai-nilai Pancasila dalam PPKn”, maka peserta perlu mengikuti aktivitas pembelajaran yang dipandu oleh Instruktur sebagai berikut.
1) Kegiatan Pendahuluan
a. Memberikan motivasi peserta diklat untuk mengikuti proses pembelajaran dan kebermaknaan mempelajari materi modul “Aspek nilai-nilai Pancasila dalam PPKn”.
b. Menginformasikan judul modul, lingkup kegiatan pembelajaran dan tujuan yang hendak dicapai pada modul ini.
PPKn SMP KK D
25
c. Menyampaikan skenario kerja diklat dan gambaran tugas serta tagihan hasilkerja sebagai indikator capaian kompetensi peserta dalam penguasaan materi modul baik yang dikerjakan secara individual atau kelompok.
d. Mempersilahkan peserta diklat (secara individual) membaca cerdas terhadap materi modul
e. Membagi peserta diklat ke dalam beberapa kelompok (sesuai dengan keperluan);
f. Mempersilahkan kelompok untuk berdiskusi tentang materi latihan/kasus/tugas (LK.1.1) sebagaimana yang telah dipersiapkan di dalam modul. Diskusi dilakukan dengan kerjasama setiap anggota kelompok, berani mengemukakan pendapat, menghargai pendapat yang berbeda serta berkomitmen atas keputusan hasil yang dicapai oleh kelompok.
2) Kegiatan Inti
a. Presentasi kelompok, pertanyaan, saran dan komentar. b. Penyampaian hasil diskusi;
c. Peserta berani memberikan klarifikasi berdasarkan hasil pengamatannya pada diskusi dan kerja kelompok
3) Kegiatan Penutup
a. Menyimpulkan hasil pembelajaran
b. Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan. c. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran d. Merencanakan kegiatan tindak lanjut
2. Aktivitas Pembelajaran In-On-In
Untuk mengasah dan memantapkan penguasaan materi “Aspek nilai-nilai Pancasila dalam PPKn”, maka Peserta perlu mengikuti aktivitas pembelajaran yang dipandu oleh Instruktur sebagai berikut.
1) Kegiatan In 1
a. Memberikan motivasi peserta diklat untuk mengikuti proses pembelajaran dan kebermaknaan mempelajari materi modul “Aspek nilai-nilai Pancasila dalam PPKn”.
b. Menginformasikan judul modul, lingkup kegiatan pembelajaran dan tujuan yang hendak dicapai pada modul ini.
Kegiatan Pembelajaran 1
26
c. Menyampaikan skenario kerja diklat dan gambaran tugas serta tagihan hasil kerja sebagai indikator capaian kompetensi peserta dalam penguasaan materi modul yang dikerjakan secara individual
d. Mempersilahkan peserta diklat (secara individual) membaca cerdas dan kerja keras(Mandiri) memahami terhadap materi modul
e. Berdiskusi bersama tentang Latihan/ kasus (LK.1.1) yang telah disediakan 2) Kegiatan On
Peserta diklat mengerjakan latihan/tugas (LK.1.2) secara individu sebagaimana yang telah dipersiapkan di dalam modul. Dengan harapan peserta diklat dengan berani mengemukakan pendapat, bekerja keras (Mandiri) dalam mengerjakan LK yang ada.
3) Kegiatan In 2
a. Peserta diklat mempresentasikan hasil LK yang dikerjakan dan pertanyaan, saran dan komentar.
b. Peserta berani memberikan klarifikasi berdasarkan hasil pengamatannya dan menghargai pendapat peserta lain
c. Menyimpulkan hasil pembelajaran
d. Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan. e. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran f. Merencanakan kegiatan tindak lanjut
PPKn SMP KK D
27
E. Latihan/Kasus/Tugas
Setelah membaca dengan cermat seluruh uraian di atas, kini tiba saatnya anda meningkatkan pemahaman dengan mengerjakan latihan berikut. Anda dapat mengerjakan latihan secara individual atau bersama dengan teman anda. Lakukan kegiatan sebagai berikut.
1. Lembar Kerja
AKTIVITAS : Pengembangan Butir Soal Penilaian Berbasis Kelas LK 1 Menyusun Soal USBN/penilaian berbasis kelas
Prosedur Kerja
1. Bacalah bahan bacaan berupa Modul Pengembangan Penilaian di Modul D Kelompok Kompetensi Pedagogik pada Kegiatan Pembelajaran 16
2. Pelajari kisi-kisi yang dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan seperti pada saran penggunaan modul E.4
3. Buatlah kisi-kisi soal USBN pada lingkup materi yang dipelajari sesuai format berikut. (Sesuaikan dengan kurikulum yang berlaku di sekolah anda)
KISI-KISI PENULISAN SOAL TES PRESTASI AKADEMIK
a. Kurikulum 2006 Jenis Sekolah : SMP/MTs Mata Pelajaran : PPKn No. Urut Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Bahan
Kelas Materi Indikator Bentuk Soal
1
PG dan Essay Level Pengetahuan dan Pemahaman
2 PG dan Essay Level
Aplikasi
3 PG dan Essay Level
Kegiatan Pembelajaran 1
28
b. Kurikulum 2013 Jenis Sekolah : SMP/MTs Mata Pelajaran : PPKn No.Urut Kompetensi Dasar
Bahan
Kelas Materi Indikator Bentuk Soal
1 VIII Nilai-nilai dan moral dalam Pancasila PG dan Essay Level Pengetahuan dan Pemahaman 2 VIII Nilai-nilai dan moral dalam Pancasila PG dan Essay Level Aplikasi 3 VIII Nilai-nilai dan moral dalam Pancasila PG dan Essay Level Penalaran
4. Berdasarkan kisi-kisi diatas, buatlah soal USBN pada lingkup materi yang dipelajari pada modul ini.
5. Kembangkan soal-soal yang sesuai dengan konsep HOTs. 6. Kembangkan soal Pilhan Ganda (PG) sebanyak 3 Soal 7. Kembangkan soal uraian (Essay) sebanyak 3 Soal.
KARTU SOAL Jenjang : Sekolah Menengah Pertama Mata Pelajaran : PPKn
Kelas :
Kompetensi :
Level : Pengetahuan dan Pemahaman
Materi :
Bentuk Soal : Pilihan Ganda/Essay
BAGIAN SOAL DISINI
PPKn SMP KK D
29
AKTIVITAS : Membuat rincian konsep moral, sikap moral dan perilaku moral berkaitan dengan nilai kedisplinanLK.1.1. Konsep moral, sikap moral dan perilaku moral dikaitkan dengan nilai kedisplinan
Prosedur Kerja :
1. Bacalah dengan cermat uraian materi konsep moral, sikap moral dan perilaku moral
2. Carilah dari berbagai sumber dan media yang relevan tentang konsep moral, sikap moral dan perilaku moral
3. Buatlah minimal 5 rincian konsep moral, sikap moral dan perilaku moral yang berkaitan dengan nilai kedisplinan ke dalam tabel 1.1
4. Presentasikan hasil diskusi tiap kelompok
NO. ASPEK NILAI-NILAI PANCASILA DALAM
PPKN RINCIAN 1. Konsep Moral 1. ... 2. ... 3. ... 4. ... 5. ... 2. Sikap Moral 1. ... 2. ... 3. ... 4. ... 5. ... 3. Perilaku Moral 1. ... 2. ... 3. ... 4. ... 5. ...
Kegiatan Pembelajaran 1
30
AKTIVITAS : Mengidentifikasi nilai-nilai konsep moral, sikap moral dan perilaku moral yang dapat diterapkan dalam lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat
LK.1.2. Nilai-nilai konsep moral, sikap moral dan perilaku moral dalam lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat
Prosedur Kerja :
1. Bacalah dengan cermat uraian materi konsep moral, sikap moral dan perilaku moral
2. Carilah dari berbagai sumber dan media yang relevan tentang konsep moral, sikap moral dan perilaku moral
3. Amatilah Lingkungan sekitar (keluarga, sekolah dan masyarakat)
4. Identifikasilah nilai-nilai konsep moral, sikap moral dan perilaku moral apa saja yang dapat diterapkan dalam lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat ke dalam tabel 1.2.
5. Presentasikan hasil kerja Saudara
NO. ASPEK NILAI-NILAI PANCASILA
DALAM PPKN NILAI-NILAI YANG DITERAPKAN
1. Konsep Moral a. Lingkungan Keluarga
• ... • ... • ... • ... • ... b. Lingkungan Sekolah • ... • ... • ... • ... • ... c. Lingkungan Masyarakat • ... • ... • ... • ... • ...
2. Sikap Moral a. Lingkungan Keluarga
• ... • ... • ... • ... • ... b. Lingkungan Sekolah
PPKn SMP KK D
31
NO. ASPEK NILAI-NILAI PANCASILA
DALAM PPKN NILAI-NILAI YANG DITERAPKAN
• ... • ... • ... • ... • ... c. Lingkungan Masyarakat • ... • ... • ... • ... • ...
3. Perilaku Moral a. Lingkungan Keluarga
• ... • ... • ... • ... • ... b. Lingkungan Sekolah • ... • ... • ... • ... • ... c. Lingkungan Masyarakat • ... • ... • ... • ... • ... 2. Tes Formatif
AKTIVITAS : Mengerjakan Tes Formatif
1. Istilah moral mengandung makna integritas pribadi manusia, yaitu ... a. Harkat dan martabat seseorang
b. Perasaan dan ekspresi seseorang c. Sikap dan tindakan seseorang d. Kepercayaan diri seseorang
2. Sikap mempunyai tiga aspek utama, yaitu ...
a. Berpikir, bersikap dan berkepribadian yang selalu baik b. Berpikir, bertindak dan bersikap baik dalam situasi apapun
c. Berpikir, bertindak dan merasakan dalam situasi yang berbeda-beda d. Berpikir, bersemangat dan merasakan dalam situasi yang berbeda-beda
Kegiatan Pembelajaran 1
32
3. Sikap seseorang erat kaitannya dengan perilaku yang diartikan sebagai ... a. Tindakan seseorang dalam situasi tertentu
b. Kesiapan mental seseorang c. Kepribadian seseorang d. Kepatuhan seseorang
2. Yang merupakan ukuran dari suatu nilai dan norma dalam kehidupan pribadi dan sosial manusia adalah ...
a. Moral b. Nilai Moral c. Sikap Moral d. Perilaku Moral
3. Nilai kedisplinan dapat dirinci menjadi butir-butir materi perilaku moral, yaitu ... a. Kesadaran perlunya disiplin
b. Kemampuan bersikap dan berlaku disiplin c. Penilaian diri sendiri mengenai kedisiplinan
d. Rasa percaya diri untuk senantiasa berlaku disiplin
F. Rangkuman
Setelah semua kegiatan latihan Anda kerjakan, ada baiknya Anda membuat rangkuman dan butir-butir yang telah Anda capai. Anda dapat mencocokkan rangkuman Anda dengan rangkuman berikut ini.
1. Setiap nilai Pancasila yang telah dirumuskan sebagai butir materi Pendidikan Kewarganegaraan pada dasarnya harus memiliki aspek konsep moral, sikap moral, dan perilaku moral.
2. Moral merupakan ukuran nilai dan norma dalam kehidupan pribadi dan sosial manusia, juga merupakan perwujudan kesetiaan dan kepatuhan manusia dalam mengemban nilai dan norma.
3. Sikap mempunyai karakteristik yang mengandung kegiatan berpikir, bertindak, dan merasakan dalam situasi yang berbeda-beda.
4. Rasa percaya diri menunjukkan bahwa dirinya memiliki sikap untuk mampu mengambil keputusan yang tercermin baik dalam ucapan maupun tindakan.
PPKn SMP KK D
33
5. Nilai merupakan keyakinan seseorang yang bersifat mengikat sebagailandasan menetapkan hal-hal yang baik dan buruk untuk menentukan pilihan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan keyakinan itu.
G. Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Setelah mempelajari kegiatan pembelajaran 1 ini, Bapak/Ibu secara otomatis telah mempelajari nilai-nilai pendidikan karakter yang telah terinfus dalam materi dan aktivitas pembelajaran. Adapun nilai-nilai tersebut antara lain : Religius, Nasionalis, Mandiri, Gotong royong dan Integritas.
Kemudian cocokkanlah jawaban Anda dengan kunci jawaban yang terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Pembelajaran 1.
Arti tingkat penguasaan: 90 – 100% = baik sekali 80 – 89% = baik 70 – 79% = cukup < 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih maka Anda dapat meneruskan dengan Kegiatan Pembelajaran 2, jika masih di bawah 80% Anda harus mengulangi materi Kegiatan Pembelajaran 1, terutama yang belum dikuasai.
����������������� =�����ℎ������������
Kegiatan Pembelajaran 1
PPKn SMP KK D
35
Kegiatan Pembelajaran 2
Pentingnya Pancasila Sebagai Dasar Negara dan
Pandangan Hidup Bangsa
A. Tujuan
Melalui kegiatan membaca dan berdiskusi, peserta diklat dapat menguraikan tentang pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bagi bangsa Indonesia dengan benar
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Menguraikan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara bagi bangsa Indonesia
2. Menguraikan pentingnya Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia
C. Uraian Materi
1. Pentingnya Pancasila Sebagai Dasar Negara Bagi Bangsa
Indonesia
Pancasila sebagai dasar negara memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara. Pancasila sebagai dasar negara dan dasar dari segala hukum yang ada di Indonesia dapat diartikan bahwa setiap perundang- undangan yang ada di bawahnya tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan dijadikan dasar dalam mengatur penyelenggaraan pemerintahan negara.
Penetapan Pancasila sebagai dasar negara itu memberikan pengertian bahwa negara Indonesia adalah negara Pancasila. Hal itu mengandung arti bahwa negara harus tunduk kepadanya, membela dan melaksanakannya dalam seluruh peraturan perundang-undangan seperti yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945. Setiap sila (dasar/ azas) memiliki hubungan yang
Kegiatan Pembelajaran 2
36
saling mengikat dan menjiwai satu sama lain sedemikian rupa hingga tidak dapat dipisah-pisahkan.
Pancasila sebagai dasar negara bermakna:
(1) Sebagai sumber kaidah hukum konstitusional yang mengatur negara Repunlik Indonesia beserta seluruh unsur-unsurnya, yaitu rakyat, wilayah dan pemerintah
(2) Mempunyai kekuatan mengikat secara hukum. Maksudnya seluruh tatanan hidup bernegara yang bertentangan dengan Pancasila sebagai kaidah hukum konstitusional, pada dasarnya tidak berlaku dan harus dicabut. Sebagai dasar negara, Pancasila telah terkait dengan struktur kekuasaan secara formal
(3) Meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai hukum dasar negara, baik hukum dasar tertulis yang berwujud Undang-Undang Dasar maupun hukum dasar tidak tertulis yang tumbuh dalam praktik penyelenggaraan negara
Pancasila sebagai dasar negara sekaligus sebagai sumber dari segala sumber tertib hukum, maka Pancasila tercantum dalam ketentuan tertinggi Pembukaan UUD 1945, yang kemudian dijelmakan atau dijabarkan lebih lanjut dalam pokok-pokok pikiran, yang meliputi suasana kebatinan dari UUD 1945, yang pada akhirnya dikonkritkan atau dijabarkan dalam pasal-pasal UUD 1945, serta hukum positif lainnya.
2. Pentingnya Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Pancasila sebagai pandangan hidup mampu memberikan arah pada perilaku masyarakat Indonesia yag sesuai dengan nilai luhur yang diyakini kebenarannya. Manfaat pancasila sebagai pandangan hidup adalah sebagai berikut :
1. Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang dapat berdiri kokoh sebagai bangsa merdeka dan berdaulat.
2. Sebagai pedoman pemecahan permasalahan yang dihadapi.
3. Sebagai pedoman membangun dirinya sendiri dan hubungan denganbangsa lain.
4. Kerangka acuan baik untuk menata kehidupan diri pribadi maupun dalaminteraksi antar manusia dalam masyarakat serta alam sekitarnya
PPKn SMP KK D
37
5. Penuntun dan penunjuk arah bagi bangsa Indonesia dalam semuakegiatandan aktivitas hidup serta kehidupan di segala bidang.
Bangsa Indonesia mewarisi nilai budaya yang melandasi tata kehidupannya. Pandangan hidup yang tertuang pada nilai Pancasila yang menjadi keyakinan dan pandangan hidup bangsa Indonesia terutama :
1. Keyakinan adanya Tuhan Yang Maha Esa sebagai Maha Pencipta Semesta, pengayom alam semesta. Kepada-Nya manusia menaruh kepercayaan dan harapan bagi hidup di dunia dan sesudah mati. Inilah asas kehidupan ketuhanan dan keagamaan
2. Asas kekeluargaan, cinta kebersamaan sebagi satu keluarga, ayah, ibu, anak-anak. Cinta dan kekeluargaan ini menjadi dasar terbentuknya masyarakat, kesatuan dan kerukunan.
3. Asas musyawarah mufakat : kebersamaan adalah kumpulan banyak pribadi, warga, dan keluarga. Keinginan dan kemampuan warga masyarakat berbeda-beda. Supaya mereka tetap rukun bersatu, keputusan ditetapkan atas dasar musyawarah mufakat.
4. Asas gotong royong : kebersamaan memikul beban tanggung jawab demi kepentingan bersama. Keputusan yang ditetapkan atas asas musyawarah mufakat untuk kebersamaan adalah tanggung jawab bersama. Jadi dilaksanakan bersama, secara gotong royong oleh dan untuk kedudukan bersama.
5. Asas tenggang rasa atau “tepo silero” : saling menghayati keadaan dan perasaan antar warga, antar pribadi, asas saling menghargai dan menghormati dalam keragaman dan perbedaan. Saling menghormati hak, pendapat, keyakinan dan agama masing-masing demi terpeliharanya kesatuan dan keharmonisan hidup bersama.
Keluhuran nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dapat dilihat secara nyata pada semangat gotong royong dan asas kekeluargaan yang ada dalam kehidupan masyarakat. Negara Indonesia tidak mempersatukan diri dengan golongan yang terbesar atau bagian yang terkuat dalam masyarakat, baik politik, ekonomis, maupun sosio-kultural. Negara menempatkan diri di atas semua golongan dan semua bagian masyarakat, dan mempersatukan diri
Kegiatan Pembelajaran 2
38
dengan seluruh lapisan masyarakat. Rakyat tidak untuk negara, tetapi negara adalah untuk rakyat, sebab pengambilan keputusan selalu digunakan asas musyawarah untuk mufakat.
Selanjutnya, struktur kejiwaan bangsa Indonesia mengakui, menghormati, serta menjunjung tinggi hak dan kewajiban tiap manusia, tiap golongan dan tiap bagian masyarakat. Sebaliknya, setiap anggota masyarakat, setiap golongan dan setiap bagian sadar akan kedudukannya sebagai bagian organik dari masyarakat seluruhnya, dan oleh karena itu wajib meneguhkan kehidupan yang harmonis antara semua bagian.
D. Aktivitas Pembelajaran
Dalam aktivitas pembelajaran kegiatan pembelajaran 2 ini, peserta yang mengikuti moda tatap muka penuh melakukan aktivitas pembelajaran pada point 1. Sedangkan bagi peserta yang mengikuti model In-On-In melakukan aktivitas pembelajaran pada point 2.
1. Aktivitas Pembelajaran Tatap Muka Penuh
Untuk mengasah dan memantapkan penguasaan materi “Pentingnya Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa”, maka peserta perlu mengikuti aktivitas pembelajaran yang dipandu oleh Instruktur sebagai berikut. 1) Kegiatan Pendahuluan
a. Memberikan motivasi peserta diklat untuk mengikuti proses pembelajaran dan kebermaknaan mempelajari materi modul “Pentingnya Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa”.
b. Menginformasikan judul modul, lingkup kegiatan pembelajaran dan tujuan yang hendak dicapai pada modul ini.
c. Menyampaikan skenario kerja diklat dan gambaran tugas serta tagihan hasil kerja sebagai indikator capaian kompetensi peserta dalam penguasaan materi modul baik yang dikerjakan secara individual atau kelompok.
d. Mempersilahkan peserta diklat (secara individual) membaca cerdas terhadap materi modul
PPKn SMP KK D
39
e. Membagi peserta diklat ke dalam beberapa kelompok (sesuai dengankeperluan);
f. Mempersilahkan kelompok untuk berdiskusi tentang materi latihan/kasus/tugas (LK 2.1) sebagaimana yang telah dipersiapkan di dalam modul. Diskusi dilakukan dengan kerjasama setiap anggota kelompok, berani mengemukakan pendapat, menghargai pendapat yang berbeda serta berkomitmen atas keputusan hasil yang dicapai oleh kelompok.
2) Kegiatan Inti
a. Presentasi kelompok, pertanyaan, saran dan komentar. b. Penyampaian hasil diskusi;
c. Peserta berani memberikan klarifikasi berdasarkan hasil pengamatannya pada diskusi dan kerja kelompok
3) Kegiatan Penutup
a. Menyimpulkan hasil pembelajaran
b. Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan. c. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran d. Merencanakan kegiatan tindak lanjut
2. Aktivitas Pembelajaran In-On-In
Untuk mengasah dan memantapkan penguasaan materi “Pentingnya Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa”, maka Peserta perlu mengikuti aktivitas pembelajaran yang dipandu oleh Instruktur sebagai berikut. 1) Kegiatan In 1
a. Memberikan motivasi peserta diklat untuk mengikuti proses pembelajaran dan kebermaknaan mempelajari materi modul “Pentingnya Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa”.
b. Menginformasikan judul modul, lingkup kegiatan pembelajaran dan tujuan yang hendak dicapai pada modul ini.
c. Menyampaikan skenario kerja diklat dan gambaran tugas serta tagihan hasil kerja sebagai indikator capaian kompetensi peserta dalam penguasaan materi modul yang dikerjakan secara individual
d. Mempersilahkan peserta diklat (secara individual) membaca cerdas dan kerja keras(Mandiri) memahami terhadap materi modul
Kegiatan Pembelajaran 2
40
e. Berdiskusi bersama tentang Latihan/ kasus LK (2.1) yang telah disediakan 2) Kegiatan On
Peserta diklat mengerjakan latihan/tugas (LK 2.2) secara individu sebagaimana yang telah dipersiapkan di dalam modul. Dengan harapan peserta diklat dengan berani mengemukakan pendapat, bekerja keras (Mandiri) dalam mengerjakan LK yang ada.
3) Kegiatan In 2
a. Peserta diklat mempresentasikan hasil LK yang dikerjakan dan pertanyaan, saran dan komentar.
b. Peserta berani memberikan klarifikasi berdasarkan hasil pengamatannya dan menghargai pendapat peserta lain
c. Menyimpulkan hasil pembelajaran
d. Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan. e. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran
f. Merencanakan kegiatan tindak lanjut