• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

C. AKUNTABILITAS KEUANGAN

Pada tahun 2016 Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang mendapat Pagu dalam DIPA sebesar Rp. 4.044.367,- (sebelum revisi) dan setelah revisi menjadi Rp. 3.785.147.000,- - dan dapat terserap sebesar Rp. 3.715.339.449 (91,86%), dengan rincian penyerapan sebagai berikut :

1. Program Dukungan Manajemen Dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Mahkamah Agung

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA

TAHUN 2016

Pelaksanaan manajemen peradilan yang baik untuk menunjang kelancaran pelaksanaan Tupoksi .

1. BELANJA PEGAWA (Terlaksananya Pembayaran Gaji dan Tunjangan) a. Terlaksananya Pembayaran

Gaji Pokok Pegawai

b. Terlaksananya Pembayaran Belanja Tunjangan suami/istri PNS

c. Terlaksnanya Pembayaran Tunjangan anak PNS

d. Terlaksnanya Pembayaran Tunjangan Struktural PNS e. Terlaksnanya Pembayaran

Tunjangan Fungsional PNS f. Terlaksnanya Pembayaran

Tunjangan Beras PNS

4.044.367,-

g. Terlaksananya Pembayaran Uang Makan PNS

h. Terlaksnanya Pembayaran Tunjangan Umum PNS

i. Terlaksnanya Pembayaran Tunjangan Kemahalan Hakim j. Terlaksnanya Pembayaran

Uang Lembur

2. BELANJA BARANG OPERASIONAL PERKANTORAN (Terlaksananya Pemeliharan dan Operasional Kantor)

a. Terlaksnanya Belanja keperluan perkantoran

b. Terlaksnanya Belanja Barang untuk persediaan Barang Konsumsi

c. Terlaksnanya Belanja Barang persediaan pita cukai, Meterai dan leges

d. Terlaksnanya Belanja keperluan perkantoran

e. Terlaksnanya Belanja Pengiriman Surat Dianas Pos Pusat

f. Terlaksnanya Belanja Langganan Listrik

g. Terlaksnanya Belanja Langganan Telepon

h. Terlaksnanya Belanja Langganan Air

i. Terlaksnanya Belanja Biaya Pemeliharaan Gedung dan Bangunan

j. Terlaksnanya Belanja Biaya

229.680.000,-

Pemeliharaan Gedung dan Bangunan lainnya

k. Terlaksnanya Belanja Biaya Pemeliharaan Peralatan dan Mesin

l. Terlaksnanya Belanja Biaya Pemeliharaan Jaringan

m. Terlaksnanya Pembayaran Honor Operasional Satuan Kerja

n. Terlaksnanya Belanja Barang Operasional Lainnya

3. BELANJA BARANG NON OPERSIONAL (Terlaksnanya Rapat-Rapat,Koordinasi )

a. Terlaksananya Belanja Perjalan Dinas Biasa

b. Terlaksananya Belanja Perjalan Dinas Dalam Kota

c. Terlaksnanya Belanja barang Operasional Lainnya (Perpustakaan, Kearsipan dan Dokumentasi)

d. Terlaksnanya Belanja barang Operasional Lainnya (Obat-Obatan)

4. BELANJA MODAL (Terlaksananya Pengadaan Sarana dan Prasarana)

134.341.000,-

Rinciannya sebagai berikut :

a. Terlaksananya Pengadaan Peralatan dan Mesin(Teknologi Informasi)

b. Terlaksananya Pengadaan Peralatan dan Fasilitas

278.275.000,-

Perkantoran

c. Terlaksnanya Pembayaran Honor Panitia

d. Terlaksananya Belanja Modal Renovasi Gedung Kantor

2.280.000,-

2.100.000.000, -

2.280.000,-

0,-

100%

0 %

a. Laporan Keuangan selama ini dibuat dengan menggunakan Aplikasi yang disediakan oleh Departemen Keuangan yaitu Program Aplikasi SAIBA, SAS.

Selama tahun 2016 telah dibuat laporan keuangan yaitu Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Triwulan, Laporan Semester, terdapat beberapa koreksi kesalahan dari penerima dalam hal ini KPPN sebagai kantor binaan dalam hal penyajian laporan keuangan tetapi koreksi kesalahan tersebut dapat di tindak lanjuti sampai tidak terdapat kesalahan.

b. Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang mempunyai target penyerapan anggaran pada tahun 2016 sebesar Rp.5.169.367.000,- / 100 %,- dan realisasi yang dicapai adalah sebesar Rp.5 .050.196.,- atau 97.69 %.

2. Program Peningkatan Sarana Dan Prasarana Aparatur Mahkamah Agung

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA

TAHUN 2016 PAGU

( Rp. )

REALISASI

( Rp. ) % Terlaksananya pengadaan

sarana dan prasarana dilingkungan peradilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama

Tersedianya sarana dan prasaran yang memedai demi terciptanya pelayannan Publik (Good Governance) sebagaimana dicanangkan Mahkamah Agung RI.

554.275.000 550.452.000,- 99, 31 %

Bahwa berdasarkan Target penerapan anggaran pada kegiatan Pengadaan sarana dan Prasana sebesar Rp. 2.54.275.000,-setelah revisi 554.275.000,-/100%

dan realisasinya Rp. 550.452.000,- atau 99,31% sebagaimana tersebut diatas maka penerapan anggaran Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang pada tahun 2017, untuk Belanja Modal (Pengadaan sarana dan prasarana) mengalami peningkatan.

Program Peningkatan Manajemen Peradilan Militer Dan Tata Usaha Negara

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA

TAHUN 2016 PAGU

( Rp. )

REALISASI

( Rp. ) % Peningkatan persentase

Penyelesaian Perkara yang sederhana ,tepat waktu dan akuntabel

1. BELANJA BARANG :

a. Belanja Pengamanan Persidangan

b. Belanja Barang Operasional lainnya (Kelengkapan Dokumen Perkara)

c. Belanja Bahan

d. Belanja Biaya Perkara TUN yang diselesaikan melalui

43.000.000,-

pembebasan biaya perkara e. Belanja Biaya Layanan Pos

Bantuan Hukum (bahan) f. Belanja Jasa Profesi

3.000.000,-

19.200.000,-

3.000.000,-

19.200.000,-

0 %

100 %

Berdasarkan DIPA Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer Dan Perailan TUN Mahkamah Agyng RI Tahun 2016 Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang mendapatkan dana dalam DIPA Tahun 2016 sebesar Rp. 43.000.000,-. terserap sebesar Rp.24.200.000,- (56,28 %). Dengan demikian untuk indikator belum mencapai target, apabila target tersebut didasarkan pada anggaran yang tersedia dalam DIPA, tetapi apabila target tersebut didasarkan pada apa bila ada permohonan perkara prodeo maka Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang telah mendapat anggaran perkara Prodeo untuk melayani permohonan perkara prodeo.

BAB IV P E N U T U P

A. KESIMPULAN

1. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj IP) Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang Tahun 2016 ini menyajikan berbagai capaian strategis baik yang mencapai target maupun yang belum mencapai target. Berbagai capaian strategis tersebut tercermin dalam capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) maupun analisis kinerja berdasarkan tujuan dan sasaran ;

2. Secara umum hasil capaian kinerja sasaran telah dapat memenuhi target dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan hanya ada beberapa yang belum mencapai target dan dapat menjadi bahan perbaikan untuk tahun 2017 ;

3. Pelaksanaan tugas bidang administrasi perkara di Pengadilan Tata Usaha NEGARA Kupang dilaksanakan dengan tertib sesuai dengan Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI. Nomor : KMA/001/SK/I/1991 tanggal 24 Januari 1991 tentang Pola Bindalmin, walaupun masih ada yang perlu diperbaiki / disempurnakan, selain itu di Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang dalam rangka ingin terwujudnya pelayanan prima kepada para pencari keadilan, dalam melaksanakan tugasnya juga berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah didiskusikan dengan bagian terkait dengan analisa beban kerja yang tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang sebagai implementasi dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik ;

4. Penyelesaian perkara pada tahun 2016 pada Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang telah memenuhi target dan berhasil dengan baik, dari jumlah sisa perkara tahun 2015 sebanyak 12 perkara, ditambah dengan perkara yang masuk tahun 201 sebanyak ….. perkara sehingga perkara yang ditangani oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang berjumlah …… perkara, dari jumlah sebanyak …… perkara tersebut telah berhasil diselesaikan sebanyak 35 perkara sehingga sisa perkara pada akhir tahun 2015 sebanyak 47 perkara dan Sisa Perkara Tahun 2016 sebnyak 9 Perkara.

Sisa perkara tersebut bukan berarti kinerja tidak terpenuhi melainkan karena perkara tersebut belum sampai batas maksimal penyelesaian perkara tetapi karena perkara-perkara tersebut baru masuk/ didaftarkan pada bulan September, Oktober, Nopember dan Desember Tahun 2016 ;

5. Dalam hal pelaksanaan anggaran, secara umum tidak terdapat hambatan dan kendala, akan tetapi secara khusus ada sedikit kendala, yaitu mengenai pelaksanaan anggaran untuk operasional persidangan masih terdapat kendala belum adanya petunjuk pelaksanaan penggunaannya ;

6. Secara umum tujuan, sasaran dan program kerja pelayanan peradilan di Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang dapat dilaksanakan dengan baik, namun demikian capaian yang diperoleh tersebut masih perlu ditingkatkan, guna merespon tuntutan pelayanan publik yang semakin meningkat. Sangat disadari bahwa peningkatan kualitas pelayanan peradilan belum mampu memenuhi semua tuntutan berbagai pihak. Namun setidaknya, dengan adanya Standar Pelayanan Peradilan ini semoga merupakan Standar Pelayanan Peradilan yang terukur dan

dapat dievaluasi demi perbaikan kinerja dan pelayanan yang berkesinambungan di Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang.

B. SARAN-SARAN

1. Diupayakan penambahan Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan beban tugas Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang ;

2. Meningkatkan alokasi dana anggaran (DIPA) untuk tahun anggaran selanjutnya ; 3. Meningkatkan alokasi dana anggaran (DIPA) untuk Langganan Daya dan Jasa

khusus untuk pembayaran tagihan listrik, sehingga dapat menunjang kelancaran operasional baik dibidang administrasi perkara maupun dibidang administrasi umum ;

4. Meningkatkan pelaksanaan Diklat Pegawai dan Bimbingan Tehnis terhadap seluruh aparat Pengadilan Tata Usaha Negara yang berkesinambungan guna meningkatkan Sumber Daya Manusia yang Profesional dan berintegritas tinggi, diantaranya diklat bagi pengelola website pengadilan, diklat keterbukaan informasi publik bagi petugas dan penanggung jawab informasi publik, sosialisasi-sosialisasi kebijakan pelayanan publik bagi pimpinan dan unsur pembantu pimpinan pengadilan, serta diklat-diklat lainnya ;

5. Dalam rangka mendukung dan meningkatkan kualitas pelayanan peradilan dari aspek sarana dan prasarana dibutuhkan ketersediaan sarana dan prasarana, misalnya : Renovasi Lanjutan Gedung Kantor, mesin fotocopy, mesin scanner dokumen, penambahan jaringan internet, buku-buku register khusus untuk

pelayanan informasi publik, pembangunan dan penataan ruang pendaftaran perkara berbasis one stop services dan lain sebagainya ;

6. Dalam menyongsong visi mewujudkan Peradilan Tata Usaha Negara Kupang Yang Agung, diharapkan kedepan dapat dikembangkan program peradilan berbasis teknologi informasi, misalnya dengan dimungkinkannya pendaftaran gugatan secara on line, digitalisasi register dan berkas perkara, yang semuanya bermuara pada sistem yang terintegritas secara nasional.

Demikian Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj IP) Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang sebagai realisasi dari Program Kerja Tahun 2016.

Realisasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang yang diuraikan dalam laporan ini adalah merupakan hasil kerja keras dari semua unsur yang terkait, mulai dari Pimpinan, Para Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional serta seluruh staf, yang telah berupaya seoptimal mungkin untuk tercapainya target sesuai program kerja yang telah tersusun.

Kami menyadari bahwa masih ada beberapa program kerja yang belum dapat diselesaikan sesuai dengan target yang diprogramkan, akan tetapi secara umum pelaksanaan tugas pokok menunjukkan angka cukup memuaskan, sebagaimana uraian dalam laporan ini.

Kupang, 14 Pebruari 2017

PENGADILAN TATA USAHA NEGARA KUPANG K E T U A,

ttd

R. BASUKI SANTOSO, S.H.,M.h.

NIP. 19660309 199203 1 002

LAMPIRAN :

1. STRUKTUR ORGANISASI

2. SK TIM PENYUSUNAN LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKJ IP) TAHUN 2016.

3. PERNYATAAN PENETAPAN KINERJA TAHUN 2017 4. PENETAPAN KINERJA TAHUN 2017.

5. SK INDIKATOR KINERJA UTAMA TAHUN 2017.

6. INDIKATOR KINERJA UTAMA TAHUN 2017.

7. RENCANA KERJA TAHUN 2018.

Dokumen terkait