• Tidak ada hasil yang ditemukan

PETA STRATEGIS PWI II

AKUNTABILITAS KINERJA

B. AKUNTABILITAS KEUANGAN

Anggaran DIPA yang disediakan untuk mendukung pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi Direktorat Pengembangan Wilayah Industri II Tahun 2015 Untuk mewujudkan rencana kinerja Direktorat Pengembangan Wilayah Industri II tahun 2016 dialokasikan anggaran melalui DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) dengan Pagu Awal Sebesar Rp.159.360.147.000,- (Seratus lima puluh sembilan milyar tiga ratus enam puluh juta seratus empat puluh tujuh ribu rupiah), yang meliputi program utama dan program penunjang. Anggaran tersebut kemudian terkena penghematan anggaran self

blocking sebesar Rp 83.579.239.000.- (delapan puluh tiga milyar lima ratus tujuh puluh

sembilan juta dua ratus tiga puluh sembilan ribu rupiah) sehingga pagu berkurang menjadi sebesar Rp 75.780.908.000 (tujuh puluh lima milyar tujuh ratus delapan puluh rjuta sembilan ratus delapan ribu rupiah)

Terdapat Empat komponen yaitu Review Kawasan Peruntukan Industri di Sumatera dengan anggaran sebesar Rp 1.534.000.000,- (Satu Milyar Lima Ratus Tiga Puluh Empat Juta Rupiah), Penyusunan DED KI Tanjung Api-api sebesar Rp 1.920.000.000 (Satu Milyar Sembilan Ratus Dua Puluh Juta Rupiah), dan Penyusunan Studi Kelayakan dan Rencana Strategis KI Padang Pariaman sebesar Rp 1.439.000.000 (Satu Milyar Empat Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta Rupiah), pembangunan jalan poros Sei Mangkei sebesar Rp 61.441.000.000 (Enam Puluh Satu Milyar Empat Ratus EMpat Puluh Satu Juta Rupiah) yang karena gagal lelang dan self-blocking tidak bisa dilaksanakan

Realisasi DIPA sampai dengan 31 Desember 2016 berdasarkan program kerja dapat dilihat pada tabel berikut ini

2016

63

Direktorat Pengembangan Wilayah Industri II

Tabel . Realisasi Anggaran Direktorat PWI II TAHUN 2016

KODE OUTPUT / RINCIAN AKUN PAGU 10 Program Percepatan Penyebaran dan Pemerataan Pembangunan Industri 174.634.000.000 1852 Pengembangan Wilayah Industri II 174.634.000.000 1852.013 Dokumen Perencanaan dan Bahan Kordinasi Pengembangan Wilayah

Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI) di Wilayah II (Sumatera dan Kalimantan)

10.362.000.000 51 Penyusunan Masterplan Pengembangan WPPI Aceh, Sumatera Utara,

Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara

4.500.000.000 52 Penyusunan Rencana Kebutuhan Infrastruktur Industri di WPPI

Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau, dan Lampung

5.362.000.000 53 Penyelenggaraan Sosialisasi dan Koordinasi Pengembangan WPPI di

Sumatera Kalimantan

500.000.000 1852.014 Dokumen Perencanaan Pengembangan Kawasan Peruntukan Industri di

Wilayah II (Sumatera dan Kalimantan)

3.775.000.000 51 Review Pengembangan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) di Wilayah

Sumatera dan Kalimantan

3.775.000.000 1852.016 Kawasan Industri Prioritas Nasional Wilayah II (Sumatera dan Kalimantan) 124.685.000.000 1852.016.001 Kawasan Industri Sei Mangke

51 Pembangunan Tank Farm di Kawasan Industri Sei Mangkei 61.441.000.000 52 Pembangunan Jalan Poros di Kawasan Industri Sei Mangkei 59.041.000.000 53 Operasional Pusat Inovasi KEK SEI Mangkei dalam Rangka

Pengembangan Inovasi Industri Berbasis Kelapa Sawit

2.500.000.000 54 Lanjutan Pembangunan Jalur Kereta Api di Kawasan Industri Se i Mangkei 750.000.000 1852.016.002 Forum Koordinasi Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Wilayah II

51 Koordinasi Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Prioritas (Kuala Tanjung, Sei Mangkei, Tanggamus, Batulicin, Landak, Ketapang, Jorong)

953.000.000 1852.017 Dokumen Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri Prioritas Lainnya

Wilayah II (Sumatera dan Kalimantan)

8.219.000.000 51 Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Kawasan Industri di

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api

1.920.000.000 52 Penyusunan Master Plan Kawasan Industri di Kabupaten Mesuji dan

Kabupaten Lampung Selatan

2.442.000.000 53 Penyusunan Study Kelayakan dan Rencana Strategis Kawasan Industri

Kota Baru Padang Pariaman

1.439.000.000 54 Penyusunan Master Plan Kawasan Industri Gandus di kota Palembang

Sumatera Selatan

1.438.000.000 55 Perencanaan Percepatan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus

(KEK) Lhokseumawe

980.000.000 1852.018 Dokumen Perencanaan Pembangunan Sentra IKM di Wilayah II (Sumatera

dan Kalimantan)

3.822.000.000 51 Penyusunan Pola Pengembangan Sentra IKM di Sumatera dan Kalimantan

(Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Banyuasin, Kabuaten Sijunjung, Kota Payakumbuh, Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan)

3.322.000.000 52 Koordinasi Perencanaan Pembangunan Sentra IKM di Wilayah II

(Sumatera dan Kalimantan)

500.000.000 1852.019 Dokumen Perencanaan Pembangunan Sentra IKM Wilayah II (Sumatera

dan Kalimantan)

21.693.000.000 53 Pembangunan Sentra IKM Kabupaten Seruyan 21.693.000.000 1852.020 Rekomendasi Kebijakan Peningkatan Iklim Usaha dan Kerjasama

Pengembangan Perwilayahan Industri

2016

64

Direktorat Pengembangan Wilayah Industri II

KODE OUTPUT / RINCIAN AKUN PAGU 51 Kaji tindak dan Penanganan Permasalahan Pengembangan Kawsan

Industri di wilayah II

1.078.000.000 1852.021 Dukungan Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Unit Eselon II 1.000.000.000

51 Koordinasi Penyusunan Program Pengembangan Industri Daerah Wilayah II

500.000.000 52 Penyelenggaraan Manajemen Kinerja 500.000.000

T O T A L 174.634.000.000

Direktorat Pengembangan Wilayah Industri II pada tahun 2016 memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 174.634.000.000,- (Seratus Tujuh Puluh Empat Milyar Enam Ratus Tiga Puluh Empat Juta Rupiah). Pada Triwulan III tahun 2016, terjadi pemotongan anggaran ke-3 sebesar Rp xxx,-. Kegiatan Direktorat Pengembangan Wilayah Industri II memiliki 8 (delapan) output yaitu :

1. Dokumen Perencanaan dan Bahan Kordinasi Pengembangan Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI) di Wilayah II (Sumatera dan Kalimantan) sebesar Rp 10.362.000.000,- (Sepuluh Milyar Tiga Ratus Enam Puluh Dua Juta Rupiah) untuk 3 (tiga) komponen yaitu:

a. Penyusunan Masterplan Pengembangan WPPI Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara sebesar 4.500.000.000, - (Empat Milyar Lima Ratus Juta Rupiah);

b. Penyusunan Rencana Kebutuhan Infrastruktur Industri di WPPI Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau, dan Lampung sebesar Rp 5.362.000.000,- (Lima Milyar Tiga Ratus Enam Puluh Dua Juta Rupiah);

c. Penyelenggaraan Sosialisasi dan Koordinasi Pengembangan WPPI di Sumatera Kalimantan sebesar Rp 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah).

2. Dokumen Perencanaan Pengembangan Kawasan Peruntukan Industri di Wilayah II (Sumatera dan Kalimantan) sebesar Rp 3.775.000.000,- (Tiga Milyar Tujuh Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah) untuk 1 (satu) komponen yaitu:

a. Review Pengembangan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) di Wilayah Sumatera dan Kalimantan sebesar Rp 3.775.000.000,- (Tiga Milyar Tujuh Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah).

2016

65

Direktorat Pengembangan Wilayah Industri II

3. Kawasan Industri Prioritas Nasional Wilayah II (Sumatera dan Kalimantan) sebesar Rp 124.685.000.000,- (Seratus Dua Puluh Empat Milyar Enam Ratus Delapan Puluh

Lima Juta Rupiah) untuk 5 (lima) komponen yaitu:

a. Pembangunan Tank Farm di Kawasan Industri Sei Mangkei sebesar Rp 61.441.000.000,- (Enam Puluh satu Milyar empat Ratus empat Puluh Satu Juta Rupiah);

b. Pembangunan Jalan Poros di Kawasan Industri Sei Mangkei sebesar Rp 59.041.000.000,- (Lima Puluh Sembilan Milyar empat Puluh Satu Juta Rupiah);

c. Operasional Pusat Inovasi KEK SEI Mangkei dalam Rangka Pengembangan Inovasi Industri Berbasis Kelapa Sawit sebesar Rp 2.500.000.000,- (Dua Milyar Lima Ratus Juta Rupiah);

d. Lanjutan Pembangunan Jalur Kereta Api di Kawasan Industri Sei Mangkei sebesar Rp 750.000.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah);

e. Koordinasi Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Prioritas (Kuala Tanjung, Sei Mangkei, Tanggamus, Batulicin, Landak, Ketapang, Jorong) sebesar Rp 953.000.000,- (Sembilan Ratus Lima Puluh Tiga Juta Rupiah);

4. Dokumen Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri Prioritas Lainnya Wilayah II (Sumatera dan Kalimantan) sebesar Rp 8.219.000.000,- (Delapan Milyar Dua Ratus Sembilan Belas Juta Rupiah) untuk 5 (lima) komponen yaitu :

a. Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Kawasan Industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api sebesar Rp 1.920.000.000,- (Satu Milyar Sembilan Ratus Dua Puluh Juta Rupiah);

b. Penyusunan Master Plan Kawasan Industri di Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Lampung Selatan sebesar Rp 2.442.000.000,- (Dua MilyarvEmpat Ratus Empat Puluh Dua Juta Rupiah);

c. Penyusunan Study Kelayakan dan Rencana Strategis Kawasan Industri Kota Baru Padang Pariaman sebesar Rp 1.439.000.000,- (Satu Milyar Empat Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta Rupiah);

d. Penyusunan Master Plan Kawasan Industri Gandus di kota Palembang Sumatera Selatan sebesar 1.438.000.000,- (Satu Milyar Empat Ratus Tiga Puluh Delapan Juta Rupiah); e. Perencanaan Percepatan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

2016

66

Direktorat Pengembangan Wilayah Industri II

5. Dokumen Perencanaan Pembangunan Sentra IKM di Wilayah II (Sumatera dan Kalimantan) sebesar Rp 3.822.000.000,- (Tiga Milyar delapan Ratus Dua Puluh Dua Juta Rupiah) untuk 2 (dua) komponen yaitu:

a. Penyusunan Pola Pengembangan Sentra IKM di Sumatera dan Kalimantan (Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Banyuasin, Kabuaten Sijunjung, Kota Payakumbuh, Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan) sebesar Rp 3.322.000.000,- (Tiga Milyar Tiga Ratus Dua Puluh Dua Juta Rupiah);

b. Koordinasi Perencanaan Pembangunan Sentra IKM di Wilayah II (Sumatera dan Kalimantan) sebesar Rp 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah).

6. Dokumen Perencanaan Pembangunan Sentra IKM Wilayah II (Sumatera dan Kalimantan) sebesar Rp 21.693.000.000,- (Dua Puluh Satu Milyar Enam Ratus Sembilan Puluh Tiga Juta Rupiah) untuk 1 (satu) komponen yaitu:

a. Pembangunan Sentra IKM Kabupaten Seruyan sebesar Rp 21.693.000.000, - (Dua Puluh Satu Milyar enam Ratus Sembilan Puluh Tiga Juta Rupiah).

7. Rekomendasi Kebijakan Peningkatan Iklim Usaha dan Kerjasama Pengembangan Perwilayahan Industri sbesar Rp 1.078.000.000,- (Satu Milyar Tujuh Puluh Delaoan Juta Rupiah) untuk 1 (satu) komponen yaitu:

a. Kaji tindak dan Penanganan Permasalahan Pengembangan Kawsan Industri di wilayah II sebesar Rp 1.078.000.000, - (Satu Milyar Tujuh Puluh Delaoan Juta Rupiah).

8. Dukungan Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Unit Eselon II sebesar Rp 1.000.000.000,- (Satu Milyar Rupiah) untuk 2 (dua) komponen yaitu:

a. Koordinasi Penyusunan Program Pengembangan Industri Daerah Wilayah II sebesar Rp 500.000.000, - (Lima Ratus Juta Rupiah);

b. Penyelenggaraan Manajemen Kinerja sebesar Rp 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah).

2016

67

Direktorat Pengembangan Wilayah Industri II

BAB IV