• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

C. AKUNTABILITAS KEUANGAN

Program dan Kegiatan yang dilaksanakan dalam TA. 2020 sudah dilaksanakan sesuai dengan apa yang telah ditargetkan dan capaian fisik sebesar 100% sedangkan keuangannya realisasinya sebesar 90,83 %. Walaupun dalam pelaksanaan di tahun 2020 ada beberapa kali pergeseran atau rasionalisasi terhadap anggaran yang dilaksanakan oleh Satua Polisi Pamong Praja Kota Denpasar yang mana hasil daripada rasionalisasi/pergeseran anggaran tersebut dipergunakan untuk mendukung percepatan penanganan covid-19 di Kota Denpasar, adapun rincian pergeseran anggaran selama tahun 2020 dirinci dalam tabel berikut :

53 Tabel 3.18

Rincian Pergeseran Anggaran Selama Tahun 2020

No Kegiatan

Pagu Induk 2020 Refocusing Pagu Anggaran Perubahan 2020

8. Penertiban pedagang di Kota Denpasar

Sedangkan Akuntabilitas keuangan yang dicapai oleh Sat.Pol PP Kota Denpasar tahun 2020 berdasarkan alokasi Belanja Tidak langsung dan belanja langsung (per program dan kegiatan) dapat dirinci pada table 3.19 dan 3.20 sebagai berikut :

54 Tabel 3.19

Realisasi Pencapaian Kinerja Keuangan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar Tahun 2020

Uraian Jumlah Anggaran Realisasi 2020 Sisa Anggaran % BELANJA 23,268,790,413.00 22,361,991,379.00 906,799,034.00 96.10

Realisasi Pencapaian Kinerja Keuangan (Belanja Langsung) Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar

Tahun 2020

No Kegiatan Anggaran Realisasi

Jumlah %

1.

Pelayanan administrasi

perkantoran Rp3,928,179,515 Rp3,869,901,646 98.52 %

2. Peningkatan Sarana dan

Prasarana Aparatur Rp934,856,448 Rp741,681,480 79.34%

3. Pengadaan Pakaian Dinas

Beserta kelengkapannya Rp49,509,900 Rp49,509,900 100%

4. Pendidikan dan Pelatihan

Formal Rp22,594,400 Rp22,594,400 100%

5 HUT Sat Pol PP dan Linmas Rp29,400,000 Rp28,875,000 98.21 % 6 Penegakan Peraturan Daerah

di Kota Denpasar Rp859,150,000 Rp567,103,100 66,01%

7.

Penertiban penduduk yang menggangu kenyamanan di Kota Denpasar

Rp24,284,250 Rp16,598,000 68.35 %

8. Penertiban pedagang di Kota

Denpasar Rp38,145,000 Rp35,145,000 92.14 %

55

No Kegiatan Anggaran Realisasi

Jumlah %

9 Penertiban dan Pembongkaran

Reklame di Kota Denpasar Rp30,842,400 Rp26,020,000 84.36 %

10 Pelatihan Linmas - - -

11. Pemantauan Upaya

Perlindungan Masyarakat Rp808,695,000 Rp751,748,350

92.96 %

J U M L A H Rp6,725,656,913 Rp6,109,176,876 90.83 %

Berdasarkan Tabel 3.20 terdapat tiga (3) kegiatan yang capaian realisasinya dibawah 80 %. Capaian kinerja tersebut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya:

1. Kegiatan Penegakan Peraturan Daerah yang realisasi keuangannya hanya mencapai 66.01 % ini dikarenakan tidak optimalnya realisasi Honorarium Non PNS dalam rangka penegakan protokol kesehatan dalam masa pandemi covid 19 di Kota Denpasar

2. Penertiban penduduk yang menggangu kenyamanan di Kota Denpasar, yang realisasi keuangannya hanya mencapai 68,35% ini dikarenakan tidak Optimalnya realisasi belanja ATK pada kegiaan tersebut

3. Kegiatan Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur yang realisasi keuangannya hanya mencapai 79,34 % ini dikarenakan adanya efisiensi dalam penggunaan Bahan Bakar Minyak dan pelumas Kendaraan

56 Tabel 3.21

Perbandingan Realisasi Keuangan Tahun 2019 dan 2020

KETERANGAN

TAHUN 2019 TAHUN 2020

Target Realisasi % Target Realisasi %

Belanja tidak

langsung 18.172.620.000 17.456.371.401, 96,06 16,543,133,500. 16,252,814,503. 98.25

Belanja langsung

6.328.717.214,00 5.950.738.060,

94,03

6,725,656,913. 6,109,176,876.

90.83

Total

24.501.337.214 23.407.109.461

95,53

23,268,790,413. 22,361,991,379.

96.10

Berdasarkan Tabel 3.21 maka dapat dipaparkan hal-hal sebagai berikut:

1. Dari sisi realisasi belanja tidak langsung, terjadi peningkatan capaian realisasi belanja tidak langsung dari capaian di tahun 2019 adalah sebesar 96,06% naik menjadi 98.25% pada tahun 2020

2. Dari sisi realisasi belanja langsung, terjadi penurunan capaian realisasi belanja langsung dari capaian di tahun 2019 adalah sebesar 94,03 % turun menjadi 90.83% pada tahun 2020

3. Secara keseluruhan, realisasi keuangan yang meliputi realisasi belanja langsung dan belanja tidak langsung mengalami kenaikan dari capaian realisasi di tahun 2019 adalah sebesar 95,53% naik menjadi 96,10% pada tahun 2020.

57 Selanjutnya ringkasan perbandingan capaian kinerja keuangan pada tahun 2019 dan tahun 2020 dapat disajikan pada diagram 3.1

Diagram 3.1

Ringkasan Perbandingan Capaian Kinerja Keuangan Tahun 2019 dan Tahun 2020

96.06 98.25 94.03 90.83 95.53 96.1

0 20 40 60 80 100

Belanja Tidak Langsung

Belanja Langsung Total Realisasi

2019 2020

58

BAB IV P E N U T U P

A. KESIMPULAN

Laporan Kinerja yang tersusun ini merupakan media pertanggungjawaban atas keberhasilan dan kegagalan penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat yang merupakan tugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar, yang dilengkapi juga dengan ringkasan capaian kinerja.

Laporan Kinerja ini juga sebagai media yang dipakai sebagai umpan balik pengambilan keputusan pihak-pihak terkait dalam melakukan introspeksi dan refleksi untuk membuat langkah-langkah perbaikan dimasa-masa mendatang.

Dalam kurun waktu tahun 2020 Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar telah berupaya secara optimal melaksanakan tugas pokok fungsinya selain dalam upaya menciptakan Ketertiban umum dan Ketentraman Masyarakat, Penegakan Perda dan Perwali serta Perlindungan Masyarakat di Kota Denpasar, juga sebagai Lembaga yang berperan aktif dalam pencegahan dan penanganan Covid 19 di Kota Denpasar, meskipun dalam situasi pandemi Covid 19 Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar dapat memenuhi target RPJMD dan Renstra Tahun 2016-2021. Namun, masih terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi Sat.Pol PP Kota Denpasar dalam pencapaian target kinerja tersebut antara lain :

59 1. Peran Sat.Pol. PP dalam Penegakan Perda dan Perwali bersifat

dinamis dan tidak dapat diprediksi (unpredictable).

2. Posisi Strategis Kota Denpasar sebagai Ibu Kota Provinsi yang memiliki tingkat mobilitas pertumbuhan pembangunan, perekonomian yang sangat pesat.

3. Mobilitas penduduk pendatang yang semakin meningkat.

4. Serta faktor lainnya, seperti faktor cuaca yang tidak mendukung saat penertiban, konflik kepentingan dengan masyarakat/ormas, serta keterbatasan sumber daya aparatur Serta sarana dan prasarana.

5. Dalam Pencapaian Target Indikator Rasio Petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang siap tugas di Kota Denpasar, terdapat pula faktor yang mempengaruhi jumlah linmas yang ada di tiap Desa/Kelurahan di Kota Denpasar, faktor tersebut dipengaruhi oleh proses perekrutan anggota linmas. Dimana berdasarkan Permendagri No 84 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Masyarakat, setiap anggota Linmas harus bersedia membuat pernyataan menjadi anggota satlinmas secara suka rela. Sifat suka rela ini menjadi kendala dalam perekrutan anggota linmas yang mempengaruhi jumlah linmas di Kota Denpasar, yang secara langsung berdampak pada capaian rasio linmas.

6. Masih Kurangnya Kesadaran Masyarakat Kota Denpasar Untuk mematuhi protokol Kesehatan dalam masa pandemi Covid-19

60 B. SARAN

Guna meningkatkan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar dimasa yang akan datang maka diperlukan beberapa perbaikan sesuai dengan rekomendasi sebagai berikut:

1. Diharapkan dapat dilakukan Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Sat.Pol. PP selaku penegak Perda dan Perwali melalui peningkatan pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan

2. Diharapkan adanya peningkatan efektivitas sistem pengaduan berbasis Online (Pro Denpasar) dapat ditingkatkan, melalui penerapan teknik respon cepat atau quick respon sebagai wujud penerapan responsibilitas petugas dalam menangani pengaduan masyarakat melalui Pro Denpasar maupun media pengaduan lainnya.

3. Diharapkan Sat.Pol. PP dapat mengedepankan pola-pola penertiban yang bersifat preventif, persuasif sehingga citra Sat.Pol. PP sebagai pelayan masyarakat semakin baik.

4. Pada Masa Pandemi Covid 19, Satpol PP Kota Denpasar akan terus melakukan sosialisasi, pengawasan dan pembinaan kepada pengelola kegiatan/tempat usaha agar tetap mematuhi peraturan protokol kesehatan serta memberikan sanksi yang tegas bagi masyarakat/pengusaha yang melanggar aturan protokol kesehatan

Demikian Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ini disusun dengan harapan mampu menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan capain kinerja Sat.Pol PP Kota Denpasar kedepannya.

Segala bentuk rekomendasi diatas diharapkan mampu diakomodasi agar setiap kendala dan hambatan yang ditemui saaat dapat teratasi

61 sehingga mampu mewujudkan Penegakan Perda dan Perwali Serta Perlindungan Masyarakat di Kota Denpasar, serta mendukung pemerintah Kota Denpasar mewujudkan Tata Kelola yang baik dan bersih serta beroientasi hasil (good govenance, clean government, and result oriented government)

Denpasar, Pebruari 2021 Kepala Satuan Polisi Pamong Praja

Pemerintah Kota Denpasar

Drs. I Dewa Gede Anom Sayoga, MM Pembina Utama Muda

Nip.19611231 198503 1 166

Dokumen terkait