• Tidak ada hasil yang ditemukan

Process Costing System

AKUNTANSI DALAM SISTEM BIAYA STANDAR

Bahan Baku

Barang Dalam Proses Upah Langsung Biaya Standar

Biaya Aktual

Saldo Akhir Barang Jadi Overhead Pabrik

82

AKUNTANSI DALAM SISTEM BIAYA STANDAR

Bahan Dalam Proses

Barang Jadi Biaya Standar Biaya standar

Bahan - Transfer Biaya Standar Upah langsung

Ovh. Pabrik

* Varians dicatat dalam Perkiraan terpisah

* Varians dapat dialokasikan dengan berbagai alternative 1. ke Ikhtisar laba/Rugi

2. ke Harga Pokok Penjualan 3. ke Persediaan akhir

83 Berdasarkan ilusrasi pada halaman sebelumnya, pencatatan akuntansi berdasarkan sistem

Single Plan dapat disajikan sebagai berikut:

Debit Credit

1 Pembelian Bahan:

Bahan (5.000 x 25.000,-) 125.000.000,-

Hutang Dagang (5.000 x 24.700,-) 123.500.000,-

Varians Harga Beli Bahan 1.500.000,-

2 Pemakaian Bahan:

Barang dalam Proses (530 x 6,5 x 25.000,-) 86.125.000,- Varians Kuantitas Bahan 1.375.000,-

Bahan (3.500 x 25.000,-) 87.500.000

3 Saat pembebanan Upah Langsung:

Biaya Upah Langsung 33.012.500,-

Hutang Upah 33.012.500,-

4 Alokasi Biaya Upah ke Produk:

Barang Dalam Proses (530 x 6 x 9.000,-) 28.620.000,- Varians Tarif Upah 1.737.500,- Varians Efisiensi Upah 2.655.000,-

Biaya Upah Langsung 33.012.500,-

5 Saat Pembebanan biaya Overhead Pabrik:

Barang Dalam Proses 6.890.000,-

Biaya Overhead Pabrik yang Ditetapkan 6.890.000,-

(530 x 6,5 x 2.000,-)

6 Pencatatan Biaya Overhead Pabrik Aktual:

Pengendali Biaya Overhead Pabrik 7.384.000,- Sewa dibayar Dimuka

Akumulasi Penyusutan-Pabrik & Peralatan 7.384.000,- Hutang Biaya (tak langsung)

Dll...

Jurnal Penyesuaian/penutup akhir periode :

1 Menutup Biaya Overhead Pabrik yang diterapkan:

84

Pengendali Biaya Overhead Pabrik 6.890.000,-

2 Mencatat Varians Biaya Overhead (2 varians):

Varians Terkendali 444.000,- Varians Volume 50.000,-

Pengendali biaya Overhead Pabrik 494.000,-

Pencatatan dalam Buku besar dapat ditampilkan sebagai berikut :

Barang dalam Proses

Saldo awal - Transfer Barang Jadi

Bahan 86.215.000

Upah 28.625.000

Ovh Pabrik 6.890.000 Saldo Akhir ... 121.730.000 121.730.000

Biaya Overhead Pabrik yang Diterapkan

Ditutup 6.890.000 WIP 6.890.000

Pengendali Biaya Overhead Pabrik

ajp 6.890.000 Beban Aktual 7.384.000 ajp 494.000 --- --- 7.384.000 7.384.000 ======== ========

85 5.2 Latihan 4

Soal 1. (analisis dua varian)

Biaya overhead pabrik yang dibebankan ke departemen Mixing berdasarkan jam mesin. Data berikut ini berkaitan dengan kegiatan bulan Juni 2008.

Kapasitas normal dalam pemakaian mesin 15.000 jam

Jam pemakaian mesin – standar, untuk produksi sesungguhnya 12.000 jam

Jam pemakaian mesin – sesungguhnya. 13.000 jam

Tarif overhead pabrik berdasarkan jam pemakaian mesin pada kapasitas normal adalah sebagai berikut:

Overhead – variabel Rp 375.000,- : 15.000 jam Rp 2.500,-

Overhead - tetap 675.000,- : 15.000 jam 4.500,-

Total Overhead pabrik 105.000,- : 15.000 jam 7.000,-

Overhead pabrik aktual selama bulan Juni 2008 berjumlah Rp 900.000,-

Saudara diminta menyajikan ayat jurnal untuk mencatat : 1). Overhead pabrik aktual.

2). Pembebanan overhead pabrik ke produksi.

3). Penutupan perkiraan overhead pabrik yang diterapkan.

4). Penutupan perkiraan pengendali overhead pabrik ke perkiraan varian yang bersangkutan.

Soal 2. (analisis tiga varian)

Biaya overhead pabrik yang dibebankan ke departemen Perakitan pada PT. Hyundai berdasarkan jam kerja langsung. Data berikut ini berkaitan dengan kegiatan bulan Juli 2008.

Kapasitas normal jam kerja langsung 10.000 jam

Jam kerja – standar, untuk produksi sesungguhnya 11.000 jam

Jam kerja langsung - sesungguhnya 10.500 jam

Tarif overhead pabrik berdasarkan jam kerja langsung pada kapasitas normal adalah sebagai berikut:

86

Overhead – variabel Rp 30.000.000,- : 10.000 jam Rp 3.000,-

Overhead - tetap 20.000.000,- : 10.000 jam 2.000,-

Total Overhead pabrik 50.000.000,- : 10.000 jam 5.000,-

Overhead pabrik aktual selama bulan Juli 2008 berjumlah Rp 56.000.000,- Saudara diminta menyajikan ayat jurnal untuk mencatat :

1). Overhead pabrik aktual.

2). Pembebanan overhead pabrik ke produksi.

3). Penutupan perkiraan overhead pabrik yang diterapkan.

4). Penutupan perkiraan pengendali overhead pabrik ke perkiraan varian overhead dengan metode A.

Soal 3. (analisis tiga varian)

Biaya overhead pabrik yang dibebankan ke departemen Finishing pada PT Astra berdasarkan jam mesin. Data berikut ini berkaitan dengan kegiatan bulan Agustus 2008.

Kapasitas normal dalam pemakaian mesin 5.000 jam

Jam pemakaian mesin – standar, untuk produksi sesungguhnya 4.800 jam

Jam pemakaian mesin - sesungguhnya 5.200 jam

Tarif overhead pabrik berdasarkan jam pemakaian mesin pada kapasitas normal adalah sebagai berikut:

Overhead – variabel Rp 20.000.000,- : 5.000 jam Rp 4.000,-

Overhead - tetap 60.000.000,- : 5.000 jam 12.000,-

Total Overhead pabrik 80.000.000,- : 5.000 jam 16.000,-

Overhead pabrik aktual selama bulan Agustus 2008 berjumlah Rp 78.000.000,-

Saudara diminta menyajikan ayat jurnal untuk mencatat : 1). Overhead pabrik aktual.

2). Pembebanan overhead pabrik ke produksi.

3). Penutupan perkiraan overhead pabrik yang diterapkan.

4). Penutupan perkiraan pengendali overhead pabrik ke perkiraan varian overhead dengan metode B.

87 Soal 4. (analisis empat varian)

Biaya overhead pabrik yang dibebankan ke departemen Penjahitan (Sewing) pada PT. Indah Garment berdasarkan jam kerja langsung. Data berikut ini berkaitan dengan kegiatan bulan Maret 2008.

Kapasitas normal jam kerja langsung 8.000 jam

Jam kerja – standar, untuk produksi sesungguhnya 7.000 jam

Jam kerja langsung - sesungguhnya 7.600 jam

Tarif overhead pabrik berdasarkan jam kerja langsung pada kapasitas normal adalah sebagai berikut:

Overhead – variabel Rp 64.000.000,- : 8.000 jam Rp 8.000,-

Overhead - tetap 24.000.000,- : 8.000 jam 3.000,-

Total Overhead pabrik 88.000.000,- : 8.000 jam 11.000,- Overhead pabrik aktual selama bulan Maret 2008 berjumlah Rp 86.000.000,-

Saudara diminta menyajikan ayat jurnal untuk mencatat : 1). Overhead pabrik aktual.

2). Pembebanan overhead pabrik ke produksi.

3). Penutupan perkiraan overhead pabrik yang diterapkan.

4). Penutupan perkiraan pengendali overhead pabrik ke empat perkiraan varian overhead.

5.3 Rangkuman

Sistem biaya standar merupakan pengembangan dari penerapan sistem biaya, dimana bukan hanya biaya overhead pabrik yang ditetapkan terlebih dulu, tetapi juga mencakup biaya bahan serta upah langsung. Sistem biaya standar dapat menyajikan informasi yang berguna bagi manajemen dalam pengendalian biaya produksi. Penyimpangan (varians) yang disajikan dalam analisis biaya produksi, menunjukkan dengan jelas letak penyebab penyimpangan (inefisiensi) serta tindakan pencegahan yang seharusnya dilakukan.

88 6. Test Formatif

Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi lingkaran pada beberapa pertanyaan berikut:

Bulan Maret 2008 PT. Meranti memproduksi 1.000 unit barang A. Untuk setiap unit produk, dikeluarkan biaya bahan baku Rp 6.000,- , biaya upah langsung Rp 3.000,- dan biaya overhead pabrik variabel Rp 1.000,- . Biaya overhead pabrik - tetap per bulan diketahui sebesar Rp 1.000.000,-. Berdasarkan data tersebut, tentukan:

1. Besarnya biaya utama (prime cost) adalah: a. Rp 9.000,-

b. Rp 4.000,- c. Rp 7.000,- d. Rp 2.000,-

2. Besarnya biaya konversi per unit adalah: a. Rp 9.000,-

b. Rp 5.000,- c. Rp 4.000,- d. Rp 7.000,-

3. Biaya produk per unit adalah; a. Rp 9.000,-

b. Rp 5.000,- c. Rp 11.000,- d. Rp 7.000,-

4. Apabila dalam bulan tersebut diproduksi 500 unit barang A, maka biaya konversi per unit adalah:

a. Rp 7.000,- b. Rp 4.000,- c. Rp 9.000,- d. Rp 6.000,-

5. Apabila dalam bulan tersebut diproduksi 500 unit barang A, maka biaya produk per unit adalah:

a. Rp 12.000,- b. Rp 9.000,-

89 c. Rp 7.000,-

d. Rp 11.000,-

6. Apabila dalam bulan tersebut diproduksi 500 unit barang A, maka biaya utama per unit adalah:

a. Rp 11.000,- b. Rp 9.000,- c. Rp 6.000,- d. Rp 7.000,-

7. PT. Adhishoes memproduksi sepatu “Nike” dengan biaya produksi per pasang sepatu sebesar Rp 100.000,-, dengan biaya konversi Rp 40.000,-. Diketahui biaya upah langsung adalah seperenam biaya utama. Besarnya biaya upah langsung per pasang sepatu adalah

a. Rp 15.000,- b. Rp 12.000,- c. Rp 16.000,- d. Rp 10.000,-

8. Untuk memproduksi sebuah blender seri BM-012, PT Maspion mengeluarkan biaya konversi sebesar Rp 40.000,- dengan total biaya per produk adalah Rp 100.000,-. Diketahui biaya upah langsung adalah seperlima biaya utama. Besarnya biaya bahan baku per unit blender:

a. Rp 60.000,- b. Rp 55.000,- c. Rp 70.000,- d. Rp 65.000,-

PT Jamu Sidomuncul mengeluarkan biaya sebagai berikut selama bulan Agustus 2007: Biaya upah langsung Rp 120.000.000,- Biaya overhead pabrik Rp 108.000.000,- dan pembelian bahan baku langsung Rp 160.000.000,- Akuntansi persediaan menyediakan data sebagai berikut:

1 Agustus 2007 31 Agustus 2007 Barang Jadi 27.000.000,- 26.000.000,- Barang dalam proses 61.500.000,- 57.500.000,-

90 Bahan baku langsung 37.500.000,- 43.500.000,- 9. Berdasarkan informasi di atas, besarnya biaya produksi bulan Agustus adalah:

a. Rp 340.000.000,- b. Rp 386.000.000,- c. Rp 387.500.000,- d. Rp 389.400.000,-

10. Berdasarkan informasi di atas, Harga Pokok Penjualan bulan Agustus adalah: a. Rp 340.000.000,-

b. Rp 387.000.000,- c. Rp 387.500.000,- d. Rp 389.400.000,-

91 7. Kunci Jawaban Test Formatif

No. No. 1 a. 6 b 2 b. 7 b. 3 c. 8 a. 4 d. 9 b. 5 a. 10 b.

8. Umpan Balik dan Tindak Lanjut

Cocokkan hasil jawaban dengan kunci yang terdapat di bagian belakang modul ini. Hitung jawaban Anda dengan benar. Kemudian gunakan rumus untuk mengetahui tingkat pemahaman terhadap materi.

Jumlah Jawaban Yang Benar

TP = X 100%

Jumlah keseluruhan Soal

Apabila tingkat pemahaman Anda dalam memahami materi yang sudah dipelajari mencapai :

91% s.d. 100% : Amat baik

81% s.d. 90,99% : Baik

71% s.d. 80,99% : Cukup

61% s.d. 70,99% : Kurang

Apabila tingkat pemahaman belum mencapai 81% ke atas (kategori “baik”), maka disarankan mengulangi materi. Semoga berhasil!

92 9. Daftar Pustaka

- Matz, Usry & Hammer,Akuntansi Biaya, Perencanaan dan Pengendalian, Edisi 9, Penerbit Erlangga - Jakarta.

- Carter & Usry, Cost Accounting, 13rd edition, 2002. Thomson Liang, Singapore. - Cost Accounting, Modul Pelatihan PCA – Tahun 1993.

Dokumen terkait