8. Human interest
4.2. Penyajian Data dan Analisis Data
4.2.1 Objektivitas Pemberitaan
4.2.1.1 Akurasi Pemberitaan
Tabel 4.1
Kategorisasi Akurasi Pemberitaan
Jumlah No Akurasi Berita Bentrok antar Warga di
Ambon Pada Harian Ambon Ekspres F %
Kesesuaian Judul berita dengan isi Berita
Sesuai 3 100
Tidak Sesuai -
1.
Jumlah 3 100
Pencantuman Waktu Terjadinya Peristiwa
Dicantumkan Waktu 3 100
Tidak Dicantumkan Waktu - 2.
Jumlah 3 100
Penggunaan Data Pendukung, Kelengkapan Informasi atas Kejadian yang Ditampilkan
Ada Data Pendukung 1 33,3 Tidak Ada Data Pendukung 2 66,7 3.
Jumlah 3 100
Faktualitas Berita
Ada Pencampuran Fakta dan Opini 1 33,3 Tidak ada Pencampuran Fakta dan Opini 2 66,7 4.
Jumlah 3 100
Sumber : Data Primer
Akurasi pemberitaan yang ditampilkan terkait Berita Bentrok antar Warga Batumerah di Ambon pada Harian Ambon Ekspres sudah memenuhi kategori akurat. Akurasi tersebut disimpulkan dari hasil penelitian yang menunjukkan sebanyak 100% sudah menggunakan pola adanya kesesuaian antara judul berita dengan isi berita, ditunjukkan dengan relevansi yang tinggi diantara keduanya telah dirasa penting oleh jurnalis Ambon Ekspres dalam menyusun berita.
Perbandingan dengan jumlah sampel dari total 3 sampel telah menyadari akan nilai kejujuran para jurnalis yang tidak hanya membuat sebuah judul berita yang bombastis agar menarik pembaca. Dengan sub kategori kesesuaian antara judul berita dengan isi berita, jurnalis Harian Ambon Ekspres dalam pencarian berita hingga penyajian berita Bentrok Antar Warga Batumerah Dalam dan Batumerah Kampung di Ambon, jurnalis menjadi terpacu untuk mencari materi pemberitaan yang bermutu dan memiliki news value yang tinggi, agar pemberitaannya dapat dinilai berhasil. Bukan melalui jalan pintas yang melanggar Kode Etik Jurnalistik.
Tabel 4.2
Akurasi dalam Sub Kategori Kesesuaian Judul Berita dengan Isi Berita
Berita Bentrok antar Warga Batumerah di Ambon
Kesesuaian Judul Berita dengan Isi Berita
Kode Judul Berita Sesuai Tidak
Sesuai % 1 Bentrokan Berdarah,
Batumerah Masih Tegang √ -
2 MUI Prihatin Konflik
Batumerah √ -
3 Polisi Tetapkan Tersangka
Bentrokan Batumerah √ -
JUMLAH 3 - 100
Sumber : Data Primer
BERITA 1
Bentrokan Berdarah, Batumerah Masih Tegang
Bentrokan berdarah yang menyebabkan Arman Syukur (21) tewas, hingga kini masih berdampak pada kondisi keamanan di perbatasan dua daerah, Batumerah
100
Kampung dan Batu Merah Dalam. Ratusan aparat keamanan berpakaian seragam lengkap dan preman sampai tadi malam masih terlihat siaga penuh.
BERITA 2
MUI Prihatin Konflik Batumerah
“Selaku pimpinan umat Islam di Maluku kami sangat prihatin atas peristiwa yang menelan korban jiwa itu” ujar Ketua MUI Maluku Idrus Toekan.
BERITA 3
Polisi Tetapkan Tersangka Bentrokan Batumerah
Kemarin Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Maluku, menetapkan satu tersangka dalam bentrokan berdarah antar warga Batu Merah Dalam dan Batu Merah Kampung. Pria berinisial ‘R’, diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap Arman Syukur (21).
Kesesuaian judul yang ada pada berita Bentrok antar Warga Batumerah di Ambon. Telah mengacu pada aspek relevansi, yakni kalimat yang dijadikan judul berita merupakan bagian dari kalimat yang sama pada isi berita atau pada isi terdapat penjelasan dari judul dengan inti yang sama.
Selain itu dalam judul atau isi berita, apakah terdapat penggunaan kata atau kalimat denotative serta pengguanaan tanda baca yang mengesankan makna ganda. Ketepatan mengacu pada judul utama headline, bukan sub judul.
Tabel 4.3
Akurasi Pemberitaan dalam Sub Kategori Pencantuman Waktu Terjadinya Peristiwa
Pencantuman Waktu Terjadinya Peristiwa Jumlah
Akurasi
Pemberitaan Dicantumkan Tidak Dicantumkan F %
Akurat 3 - 3 100
Tidak Akurat - - -
Jumlah 3 100
Sumber: Data Primer
BERITA 1
Bentrokan Berdarah, Batumerah Masih Tegang
Sementara Bentrokan, Jumat (10/7) hingga Sabtu (11/7) dini hari, merupakan rentetan pertikaian sebelumnya, antara Batumerah Kampung dan Batumerah Dalam. Dalam satu bulan terakhir, bentrokan sudah terjadi sebanyak empat kali, puncaknya dengan tewasnya Arman Syukur.
BERITA 2
MUI Prihatin Konflik Batumerah
“Selaku pimpinan umat Islam di Maluku kami sangat prihatin atas peristiwa yang menelan korban jiwa itu,” ujar Ketua MUI Maluku, Idrus Toekan kepada pers di ruang kerjanya, Sabtu (10/7)
BERITA 3
Polisi Tetapkan Tersangka Bentrokan Batumerah
“Penetapan ‘R’ sebagai tersangka ini, setelah kita memeriksa beberapa orang saksi secara marathon,” ungkap Direskrim Polda Maluku, Kombes Pol Jhony Siahaan kepada pers di Mapolda Maluku, Selasa (13/7).
Dicantumkan waktu, yaitu apabila dalam tulisan mencantumkan tanggal, pencantuman kata-kata atau pernyataan waktu atau keduanya, yaitu mencantumkan tanggal atau dengan kata-kata yang menunjukkan adanya tanggal kejadian dan peristiwa.
Pada pencantuman waktu terjadinya peristiwa, sebanyak 100% telah memenuhi kategorisasi objektivitas dengan mensyaratkan adanya pencatatatan waktu kejadian dalam berita Bentrok antar Warga Batumerah di Ambon. Pada Harian Ambon Ekspres waktu kejadian ditunjukkan dengan format angka “(10/7), (11/7)”.
Pencantuman waktu kejadian adalah konsep untuk melihat akurasi fakta atau opini, yaitu apakah mencantumkan tanggal atau adanya kata-kata yang menunjukkan waktu terjadinya peristiwa atau wawancara. Seperti pada contoh yang menggunakan waktu kejadian.
Tabel 4.4
Akurasi Pemberitaan dalam Sub Kategori Penggunaan Data Pendukung
Berita Bentrok antar Warga Batumerah
di Ambon Data Pendukung
Kode Judul Berita Ada Tidak Ada %
1 Bentrokan Berdarah,
Batumerah Masih Tegang Foto - 33,3
2 MUI Prihatin Konflik
Batumerah - √
3 Polisi Tetapkan Tersangka
Bentrokan Batumerah -
√
JUMLAH 1 2 100
Sumber: Data Primer
BERITA 1
Bentrokan Berdarah, Batumerah Masih Tegang
Dalam berita ini terdapat data pendukung berupa foto. Dikatakan ada data pendukung, bila berita tersebut dilengkapi dengan salah satu data pendukung, seperti tabel, foto, ilustrasi gambar, UU, dan lainnya.
BERITA 2
MUI Prihatin Konflik Batumerah
Dalam berita ini tidak ada data pendukung. Karena dalam berita ini tidak terdapat data pendukung, seperti tabel, statistik, foto, ilustrasi gambar, UU dan lainnya.
BERITA 3
Polisi Tetapkan Tersangka Bentrokan Batumerah
Dalam berita ini tidak ada data pendukung. Karena dalam berita ini tidak terdapat data pendukung, seperti tabel, statistik, foto, ilustrasi gambar, UU dan lainnya.
Penggunaan data pendukung dalam berita Bentrok antar Warga Batumerah di Ambon pada Harian Ambon Ekspres belum menampilkan penyajian berita yang objektif. Sebanyak 66,7 % berita yang menjadi sampel penelitian tidak menggunakan data pendukung, antara lain, foto, statistik, tabel, UU dan lainnya. Hanya 33,3 % yang menggunakan data pendukung berupa foto dalam penyajian berita Bentrok antar Waga Batumerah di Ambon.
Tabel 4.5
Akurasi Pemberitaan dalam Sub Kategori Faktualitas Berita
Berita Bentrok antar Warga Batumerah di Ambon
Pencampuran Fakta dan Opini Wartawan
Kode
Judul Berita Ada Kata-kata
Opininative Tidak Ada %
1 Bentrokan Berdarah,
Batumerah Masih Tegang √ 33,3
2 MUI Prihatin Konflimk
Batumerah √
3 Polisi Tetapkan Tersangka
Bentrokan Batumerah √
JUMLAH
1 2 100
Sumber: Data Primer
BERITA 1
Bentrokan Berdarah, Batumerah Masih Tegang
Hingga kemarin polisi telah sedikit melakukan proses hokum terhadap kasus ini. Pasalnya, mereka masih fokus pada penyelesaian bentrokan dengan menggunakan jalur persuasif.
Dalam beberapa menit, api mulai memebesar dan menghanguskan sejumlah rumah. Sedikitnya tujuh rumah hangus terbakar.
BERITA 2
MUI Prihatin Konflik Batumerah
Dalam berita ini tidak ada pencampuran fakta dan opini, karena dalam berita tidak terdapat kata-kata opinionative seperti : tampaknya, diperkirakan, pasalnya, terkesan, seakan-akan, agaknya, seolah-olah, diramalkan, mengejutkan, maneuver, sayangnya, dan kata-kata opinionative lainnya.
BERITA 3
Polisi Tetapkan Tersangka Bentrokan Batumerah
Dalam berita ini tidak ada pencampuran fakta dan opini, karena dalam berita tidak terdapat kata-kata opinionative seperti : tampaknya, diperkirakan, pasalnya, terkesan, seakan-akan, agaknya, seolah-olah, diramalkan, mengejutkan, maneuver, sayangnya, dan kata-kata opinionative lainnya.
Dalam dimensi faktualitas berita, yaitu menyangkut ada tidaknya pencampuran fakta dengan opini wartawan dalam menulis berita Bentrok antar Warga Batumerah di Ambon pada Harian Ambon Ekspres indikatornya pencmpurann fakta dan opini, yaitu apabila dalam artikel berita itu terdapat kata- kata opinionative, seperti : tampaknya, agaknya, seolah, sayangnya, maneuver, diramalkan, dan kata-kata opinionative lainnya.
Penggunaan kata opinionative memegang peran penting akan keberadaan sebuah berita. Karena syarat berita yang haruslah faktual, faktualitas ini akan otomatis terpatahkan dengan adanya kata-kata opinionative yang menjadikan nilai berita yang dikandung menjadi hilang.
Perlu untuk selalu diingat, yang dapat membedakan antara berita dengan bukan berita salah satunya adalah pada ada atau tidaknya opini. Hal ini didasari bahwa sebuah berita berasal dari suatu fakta sedangkan opini berangkat daris sebuah pemikiran. Berita mempresentasikan fakta sedangkan opini mempresentasikan gagasan atau ide.
4.2.1.2. Fairness
Tabel 4.6
Frekuansi Kategorisasi Fairness atau Ketidakberpihakan Pemberitaan
Jumlah No Fairness atau ketidakberpihakan Berita
Bentrok antar Warga Batumerah di Ambon
F % Penggunaan Sisi Sumber Berita
Seimbang 1 33,3
1.
Tidak Seimbang 2 66,7
Penggunaan Luas Kolom
Seimbang - -
Tidak Seimbang 3 100
2.
Jumlah 3 100
Fairness atau ketidakberpihakan pemberitaan yang menyangkut keseimbangan penulisan berita Bentrok antar Warga Batumerah di Ambon pada Harian Ambon Ekspres diperoleh hasil berita yang disajikan belum mencapai tingkat Objektivitas. Sebesar 66,7 % dari sampel penelitian telah menunjukkan ketidakseimbangan dalam memberi porsi yang sama pada masing-masing pihak yang diberitakan. Karena sumber berita hanya dari satu pihak saja atau hanya menggunakan sumber berita dari yang berasal hanya dari satu sisi saja. Permintaan untuk selalu cover both side seharusnya telah menjadi rujukan yang pakem bagi para pelaku jurnalistik. Seharusnya Harian Ambon Ekspres mampu sebagai media massa cetak yg terkemuka di Kota Ambon untuk lebih berhati-hati dalam hal penggunaan narasumber yang berkompeten untuk tetap menjaga kredibilitasnya dimata khalayak pembacanya.
Terdapat 33,3 % dari total sampel berita seputar Bentrok antar Warga Batumerah di Ambon pada Harian Ambon Ekspres sudah seimbang. Dilihat dari adanya penggunaan sumber berita dengan diberinya porsi yang sama antara masing-masing pihak yang diberitakan. Hasil ini masih sangat jauh dengan yang harus dilakukan oleh para wartawan dengan menyajikan berita yang objektif juga narasumber yang kredibel dan berkompeten.
Tabel 4.7
Fairness dalam Sub Kategori Sisi Sumber Berita
Berita Bentrok antar Warga Batumerah
di Ambon Penggunaan Sumber Berita Kode Judul Berita Tidak
Seimbang Seimbang %
1 Bentrokan Berdarah, Batumerah Masih Tegang
Hanya ada sumber dari
Kepolisian
33,3
2 MUI Prihatin Konflik Batumerah
Ada pernyataan dari perwakilan MUI dan Kapolda
Maluku
33,3
3 Polisi Tetapkan Tersangka Bentrokan Batumerah Hanya ada pernyataan dari kepolisian 33,3 JUMLAH 2 1 100
Sumber : Data Primer
BERITA 1
Bentrokan Berdarah, Batumerah Masih Tegang
Tidak seimbang, yaitu apabila masing-masing pihak yang diberitakan tidak diberi porsi yang sama sebagai sumber berita, dilihat dari jumlah sumber beritanya. Dalam berita ini tidak seimbang, karena seumber berita hanya dari Kapolda Maluku Brigjen Totoy Herawan Indra.
BERITA 2
MUI Prihatin Konflik Batumerah
Seimbang, yaitu bila masing-masing pihak yang diberitakan diberi porsi yang sama sebagai sumber berita, dilihat dari sumber beritanya. Dalam berita ini telah seimbang, sumber berita dari kedua belah pihak yaitu Ketua MUI Maluku Idrus Toekan dan Kapolda Maluku Brigjen Totoy Herawan Indra.
BERITA 3
Polisi Tetapkan Tersangka Bentrokan Batumerah
Tidak seimbang, yaitu apabila masing-masing pihak yang diberitakan tidak diberi porsi yang sama sebagai sumber berita, dilihat dari jumlah sumber beritanya. Dalam berita ini tidak seimbang, karena sumber berita hanya dari Direskrim Polda Maluku, Kombes Pol Jhony Siahaan.
Sebanyak 66,7% Fairness dilihat dari penggunaan sumber berita belum seimbang. Namun 33,3% penggunaan sumber berita yang dihimpun Ambon Ekspres sudah memenuhi kategori objektivitas.
Tabel 4.8
Fairness dalam Sub Kategori Sisi Luas Kolom
Berita Bentrok antar Warga Batumerah
di Ambon Penggunaan Luas Kolom Sumber Berita Kode Judul Berita Seimbang Tidak Seimbang %
1 Bentrokan Berdarah, Batumerah Masih Tegang
Sumber berita hanya dari kepolisian
33,3
2 MUI Prihatin Konflik Maluku
Sumber berita dari MUI dan Kepolisian MUI : 21 cm Kepolisian : 9
cm
33,3
3 Polisi Tetapkan Tersangka Bentrokan Batumerah
Sumber hanya dari kepolisian 33,3
JUMLAH 1 2 100
Sumber : Data Primer
BERITA 1
Bentrokan Berdarah, Batumerah Masih Tegang
Tidak seimbang, yaitu jika luas kolom yang dipakai antara pihak-pihak yang terlibat dalam pemberitaan tidak memiliki jumlah kesamaan. Dalam berita ini
penggunaan sisi luas kolom tidak seimbang, karena kolom yang dipakai antara pihak-pihak yang terlibat dalam pemberitaan tidak memiliki jumlah kesamaan. Sumber berita hanya dari Kepolisian yaitu Kapolda Maluku, Brigjen Totoy Herawan Indra.
BERITA 2
MUI Prihatin Konflik Batumerah
Seimbang, yaitu jika luas kolom yang dipakai antara pihak-pihak yang terlibat dalam pemberitaan memiliki jumlah kesamaan. Dalam berita ini penggunaan sisi luas kolom sudah seimbang, kolom yang dipakai antara pihak-pihak yang terlibat dalam pemberitaan sudah memiliki jumlah kesamaan. Sumber berita dari
masing-masing pihak, yaitu Ketua MUI Idrus Toekan, dan Kapolda Maluku Brigjen Totoy Herawan Indra.
BERITA 3
Polisi Tetapkan Tersangka Bentrokan Batumerah
Tidak seimbang, yaitu jika luas kolom yang dipakai antara pihak-pihak yang terlibat dalam pemberitaan tidak memiliki jumlah kesamaan. Dalam berita ini penggunaan sisi luas kolom tidak seimbang, karena kolom yang dipakai antara pihak-pihak yang terlibat dalam pemberitaan tidak memiliki jumlah kesamaan. Sumber berita hanya dari Kepolisian Direskrim Polda Maluku, Kombes Pol Jhony Siahaan.
Ketidakseimbangan luas kolom, jika masing-masing pihak yang diberitakan tidak diberi porsi yang sama sebagai sumber berita, dilihat dari jumlah sumber berita yang dipakai antara pihak-pihak yang terlibat dalam pemberitaan tidak memiliki jumlah kesamaan dalam Berita Bentrok antar Warga Batumerah di Ambon pada Harian Ambon Ekspres masih tinggi, sebanyak 66,7 % dari sampel penelitian masih tidak fair dalam menggunakan jumlah kolom dalam memberitakan masing-masing sumber berita yang ada.
Walaupun dalam Berita seputar Bentrok antar Warga Batumerah di Ambon masih ditemui hanya menggunakan salah satu sumber berita. Namun, sebanyak 33,3 % menunjukkan adanya keseimbangan sisi luas kolom yang dipakai oleh pihak-pihak yang diberitakan. Ambon Ekspres berusaha untuk tetap mengimbangi berita seputar Bantrok antar Warga Batumerah di Ambon.