• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

C. Alat dan Bahan Penelitian

Penelitian ini menggunakan beberapa peralatan untuk memperoleh data. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini, antara lain :

1. Chlorin meter

2. Test kit Kesadahan (CaCO3 ) 3. DO meter

4. pH meter

5. Botol sampel 4 buah 6. Gelas beker 500 ml 1 buah 7. Kuvet

Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini, antara lain

1. Air kolam 2. Aquades

3. Cairan Hardness buffer 4. Cairan Calmigate indikator 5. Cairan 3812

6. Bubuk reagen HI 711-25 D. Cara Kerja

Penelitian ini dilakasanakan pada bulan 20 Maret-15 September 2016 sedangkan tempat yang digunakan untuk tempat penelitian adalah sebagai berikut

1. Kolam renang indoor Depok Sport Center 2. Kolam renang outdoor Depok Sport Center

3. Kolam renang indoor Tirta Sari 4. Kolam renang outdoor Tirta Sari 1. Pra Penelitian

Sebelum melakukan penelitian. Peneliti terlebih dahulu melakukan observasi. Observasi ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang kolam renang yang memiliki 2 sekaligus 2 kolam yaitu kolam indoor maupun outdoor yang akan diambil sampel airnya. Setelah memilih kolam peneliti membuat surat ijin untuk mengadakan penelitian di kolam yang telah dipilih. Setelah mendapatkan ijin, peneliti melakukan wawancara kepada pihak manajemen kolam renang tentang pengelolaan kolam renang yang meliputi penggunaan jumlah klorin untuk desinfekasi air kolam renang dan monitoring kualitas air kolam renang.

1. Pengukuran yang dilakukan di lapangan a. Bau

1) Sampel air diambil sebanyak 100 ml.

2) Bau sampel air dicium dengan indera penciuman. 3) Data dideskripsikan dalam tabel pengamatan. b. Benda terapung

1) Keadaan air kolam dilihat apakah ada benda yang terapung di atas permukaan air dengan indera penglihatan.

2) Data dideskripsikan ke dalam tabel pengamatan. c. Kejernihan

2) Jika piringan hitam terlihat maka air dinyatakan jernih.

3) Jika piringan hitam terlihat kabur hingga tidak terlihat maka dinyatakan tidak jernih.

4) Data dideskripsikan ke dalam tabel pengamatan. d. Oksigen Terlarut (DO)

1) Probe DO meter diaktifkan dengan cara menekan tombol on pada Probe DO meter.

2) Probe DO meter dimasukan ke dalam air kolam renang.

3) Perubahan nilai DO yang terbaca ditunggu hingga menunjukan angka yang tetap.

4) Angka yang ditujukan oleh probe DO meter dicatat ke dalam tabel data pengamatan.

e. pH

1) pH meter diaktifkan.

2) pH meter dimasukan ke dalam air kolam.

3) Perubahan pada pH meter ditunggu hingga menunjukan angka yang tetap.

4) Skala yang ditunjukan oleh pH meter dicatat ke dalam tabel data pengamatan.

2. Pengukuran yang dilakukan di Laboratorium Pendidikan Biologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

Pengukuran kadar kesadahan (CaCO3) dan kadar klorin tidak dilakukan di lapangan. Sampel air kolam renang diambil dengan

menggunakan botol kaca bening berjumlah 16 buah yang sudah diberi kode. Cara pengambilan sampel air kolam renang yaitu botol yang telah diikat dengan menggunakan seutas tali, dimasukkan ke dalam kolam renang kemudian setelah terisi air hingga ± 400 ml, botol ditarik ke permukaan kolam dan ditutup dengan tutup botol serta dimasukkan ke dalam kotak penyimpanan.

a. Kesadahan (CaCO3 )

1) Sampel diambil air sebanyak 5 ml.

2) Sampel air ditetesi dengan Hardness buffer sebanyak 5 tetes. 3) Sampel air ditetesi dengan calmigate indicator hingga sampel air

mengalami perubahan menjadi warna merah muda.

4) Cairan disuntikan HI-3812 perlahan seperti titrasi hingga sampel air mengalami perubahan menjadi warna biru.

5) Jumlah sampel air yang digunakan pada skala yang ditunjukan pada suntikan dikali dengan 300 untuk mendapatkan hasil yang mutlak. 6) Hasil pengamatan dicatat ke dalam tabel data pengamatan. b. Kadar klorin

1) Tombol on dinyalakan pada chlorin meter.

2) Tombol ditekan hingga muncul tulisan C1 pada layar. 3) Sampel air diambil sebanyak 10 ml ke dalam kuvet.

4) kuvet yang telah berisi sampel air dimasukan ke dalam chlorin meter.

6) Kuvet dikeluarkan dari chlorin meter.

7) Sampel air ditambahkan pada kuvet dengan reagen HI 711-25. 8) Campuran sampel air dan reagen yang terdapat di dalam kuvet

diseimbangkan selama 20 detik dengan cara mengocok kuvet. 9) Kuvet dimasukan ke dalam chlorin meter.

10) Tombol ditekan dan ditunggu beberapa saat hingga menunjukan angka kadar pada chlorin meter.

11) Hasil pengamatan dicatat ke dalam tabel data pengamatan. 3. Pengujian di Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta

a. Jumlah bakteri

Pengujian jumlah bakteri dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta, metode yang digunakan adalah ALT (Angka Lempeng Total). Sampel air kolam renang diambil dengan menggunakan botol kaca bening berjumlah 4 buah yang sudah diberi kode dan disterilkan. Cara pengambilan sampel air kolam renang yaitu botol yang telah diikat dengan menggunakan seutas tali, dimasukkan ke dalam kolam renang kemudian setelah terisi air hingga ± 90 ml, botol ditarik ke permukaan kolam dan ditutup dengan tutup botol serta dimasukkan ke dalam kotak penyimpanan. Adapun cara pengujianya sebagai berikut.

1) Alat tempat dan lainnya disemprot alkohol karena dilakukan dengan cara aseptis.

3) Enam buah cawan disiapkan dan masing-masing diberi label 10-2 sampai 10-6 .

4) PDA + TCC 0,5% diambil dengan menggunakan spuit 20 ml dan dimasukkan pada setiap cawan petri yang masih kosong masing-masing sebanyak 20 ml.

5) Media dihomogenkan dan didinginkan hingga memadat.

6) Pada tabung reaksi 10-2 dihomogenkan lalu dipijarkan pada lampu bunsen, kemudian dipipet 1 ml dengan menggunakan mikropipet, kemudian cawan petri dipijarkan pada lampu bunsen kemudian pengenceran 10-2 tersebut dimasukkan dalam cawan petri yang diberi label 10-2 .

7) Tip mikropipet diganti dan tabung reaksi 10-3 dipijarkan dilampu bunsen dan dipipet 1 ml dengan mikropipet dan dimasukkan dalam cawan petri yang sudah dipijarkan pada lampu bunsen dan berisi label 10-3. Tahap tersebut dilakukan hal yang sama sampai 10-6.

8) Cawan petri masing-masing dibungkus dengan kertas dan diinkubasi pada inkubator dengan suhu 37C selama 24 x48 jam (2 hari) dengan posisi cawan tidak terbalik

9) Media yang telah diinkubasi kemudia diamati dan dihitung jumlah koloni yang tumbuh

Dokumen terkait