• Tidak ada hasil yang ditemukan

AMDAL, UKL, UPL

Dalam dokumen PROSEDUR PENERBITAN IZIN (Halaman 28-195)

7. rekomendasi dari menteri untuk permohonan pemanfaatan air limbah tertentu yang spesifik

8. keterangan tentang lokasi out let air olahan limbah

9. sumber air yang digunakan 10. debit out let air limbah

11. waktu pembuangan air limbah 12. perizinan yang dimiliki

1 2 3 4 5 6 10. Kepala Badan menandatangani

Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

17 Izin Pengusaha Menara Telekomunikasi

Terpadu

1. Disesuaikan dengan persyaratan Pelelangan

1. Disesuaikan dengan persyaratan Pelelangan

15 (lima belas hari)

18 Izin Operasional

Menara Telekomunikasi

1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS

1. Rekomendasi ketinggian tower yang diperbolehkan

2. Surat kuasa yang sah dari perusahaan apabila diurus oleh pihak lain

3. Bukti kepemilikan tanah 4. Surat kerelaan atau perjanjian,

penggunaan/ pemanfaatan/sewa tanah/ lahan

15 (lima belas hari) Tidak dikenakan biaya

1 2 3 4 5 6 melakukan registrasi kemudian

mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan

dilaporkan kepada Kepala Bidang.

7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan

8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat

Penolakan Izin.

9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku

10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan

5. Surat pernyataan sanggup mengganti kerugian kepada warga masyarakat apbila terjadi kerusakan yang

diakibatkan oleh keberadaan menara tersebut

6. Surat kesanggupan membongkar tower apabila sudah tidak

dimanfaatkan atau habis masa perizinannya sesuai dengan UU yang berlaku

7. IMB menara 8. Gambar teknis

9. Surat kesanggupan untuk memakai menara telekomunikasi secara terpadu 10. Surat kontrak kerjasama dari 2 (dua)

operator atau lebih

1 2 3 4 5 6 petugas khusus untuk meregister

Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

19 Izin Usaha Angkutan dengan Kendaraan Umum

1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan

dilaporkan kepada Kepala Bidang.

7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala

1. NPWP

2. Akte Pendirian Perusahaan/Koperasi 3. Surat Keterangan Domisili

Perusahaan 4. SITU

5. Daftar kendaraan yang dimiliki atau dikuasai minimal 5 (lima) kendaraan bermotor

6. Surat pernyataan kesanggupan untuk menyediakan fasilitas penyimpanan kendaraan bermotor/garase

(bermaterai Rp. 6.000,00) 7. Surat pernyataan bersedia

melaporkan hasil kegiatan usahanya secara berkala setiap bulan (materai Rp. 6.000,00)

8. Surat pernyataan bersedia

melaporkan segala perubahan yang meliputi pindah alamat, ganti nama pimpinan dan jumlah sarana

Tidak dikenakan biaya

1 2 3 4 5 6 Badan

8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat

Penolakan Izin.

9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku

10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

angkutnya (materai Rp. 6.000,00)

20 Izin Trayek Angkutan Umum

1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

1. Melampirkan surat permohonan Ijin Trayek Angkutan

2. Akte pendirian perusahaan/koperasi 3. Salinan ijin usaha angkutan

4. Daftar rencana armada yang akan melayani jalur trayek yang dilengkapai

15 (lima belas hari) Tidak dikenakan biaya

1 2 3 4 5 6 4. Setelah dokumen permohonan

dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan

dilaporkan kepada Kepala Bidang.

7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan

8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat

Penolakan Izin.

9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku

10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat

dengan foto copy STNK dan buku uji/faktur

5. Memiliki tempat penyimpan kendaraan 6. Pada Trayek yang dimohon masih

memungkinkan untuk penambahan jumlah kendaraan

1 2 3 4 5 6 kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

21 Izin Penyelenggaraan Parkir di Tepi Jalan Umum

1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan

dilaporkan kepada Kepala Bidang.

1. Identitas pemohon

2. Gambar lokasi tempat parker 3. Memiliki NPWP

4. memiliki akte pendirian perusahaan untuk pemohon yang berbentuk badan hukum Indonesia/ Tanda Jati Diri untuk warga negara Indonesia

5. Memiliki Surat Ijin Tempat Usaha (SITU)

6. memiliki/menguasai areal tanah yang luasnya sesuai dengan rencana kapasitas parker

kendaraan yang akan disediakan

15 (lima belas hari) 1. Sepeda motor sebesar Rp.

1.000,00 per kendaraan setiap

parker 2. Kendaraan penumpang roda

empat (sedan, suburban, pick up dan Jeep) sebesar

Rp. 2.000,00 per kendaraan setiap

parker 3. Kendaraan roda

lebih dari empat (truck engkel, mikrobus, mobil box) sebesar Rp.5.000,00

per kendaraan setiap parker

1 2 3 4 5 6 7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil

kajian/analisis kepada Kepala Badan

8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat

Penolakan Izin.

9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku

10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

4. Kendaraaan bus besar dan truck

sebesar Rp.10.000,00 setiap

parkir.

Tarif Retribusi Tempat Khusus

Parkir : 1. Sepeda Motor:

a. Parkir sebesar Rp.1.000,00 b. Parkir harian sebesar Rp.5.000,00 2. Mobil Penumpang a. Parkir sebesar

Rp.2.000,00 b. Parkir harian

sebesar Rp.12.000,00 3. Truck Engkel,

microbus (roda empat) a. Parkir sebesar

Rp.5.000,00 b. Parkir harian

1 2 3 4 5 6 sebesar Rp.20.000,00 4. Truck, Bus besar (roda enam atau lebih)

a. Parkir sebesar Rp.10.000,00 b. Parkir harian

sebesar Rp.30.000,00

22 Izin Usaha Warnet, Warsel, Perfilm, Telekomunikasi Perdesaan dan Wartel

1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan

1. Mengambil formulir permohonan yang telah disiapkan di BPPT 2. Melengkapi persyaratan yang telah

tercantum pada permohonan yaitu : a. Foto copy KTP dan Kartu

Keluarga (KK) yang masih berlaku

b. Mengisi pernyataan taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan bermaterai 6000

c. Menandatangani pernyataan masing-masing penyanding di sebelahnya dan di depan serta

15 (lima belas hari)

1 2 3 4 5 6 lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan

dilaporkan kepada Kepala Bidang.

7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan

8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat

Penolakan Izin.

9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku

10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

belakangnya

d. Pas foto dengan ukuran 4x6

dua buah a.

1 2 3 4 5 6 23 Izin Pelayanan Medik

Dasar

a. Klinik Pratama 1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan

dilaporkan kepada Kepala Bidang.

7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan

8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat

1. SuratPermohonan

2. Surat rekomendasidari Dinas Kesehatan Kabupaten Badung 3. Foto copy AkteBadan Usaha yang

sudah dilegalisir

(kecualiuntukkepemilikanperorangan) 4. Penanggungjawabadalahdokterumum 5. Surat Persetujuan Lokasi dari

pemerintah daerah setempat.

6. Bukti hak kepemilikan atau penggunaan tanah atau izin penggunaan bangunan untuk

penyelenggaraan kegiatan bagi milik pribadi atau surat kontrak minimal 5(lima) tahun.

7. Dokumen UKL dan UPL 8. Profil Klinik meliputi: struktur

organisasi kepengurusan, tenaga

15 (lima belas hari)

1 2 3 4 5 6 Penolakan Izin.

9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku

10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

kesehatan,saranadan prasarana, peralatan serta pelayanan yang diberikan.

9. MOU sampah medis

10. SIP dan SIK bagi pegawai yang bekerja di Klinik.

11. Surat pernyataan kesanggupan sebagai penanggungjawab.

12. Denah bangunan 13. Peta lokasi

b. Klinik Utama 1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang

1. Surat Permohonan

2. Surat rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Badung 3. Foto copy Akte Badan Usaha yang

sudah di legalisir (kecuali untuk kepemilikan perorangan)

4. Penanggungjawab adalah dokter spesialis

15 (lima belas hari)

1 2 3 4 5 6 serta memberikan resi tanda terima

berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan

dilaporkan kepada Kepala Bidang.

7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan

8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat

Penolakan Izin.

9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku

10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan

5. Surat Persetujuan Lokasi dari pemerintah daerah setempat.

6. Bukti hak kepemilikan atau penggunaan tanah atau izin penggunaan bangunan untuk

penyelenggaraan kegiatan bagi milik pribadi atau surat kontrak minimal 5 (lima) tahun.

7. Dokumen UKL dan UPL 8. Profil Klinik meliputi: struktur

organisasi kepengurusan, tenaga kesehatan,saranadan prasarana, peralatan serta pelayanan yang diberikan.

9. MOU sampah medis

10. SIP dan SIK bagi pegawai yang bekerja di Klinik.

11. Surat pernyataan kesanggupan sebagai penanggung jawab.

12. Denah bangunan

1 2 3 4 5 6 menyerahkan kepada pemohon

(khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

13. Petalokasi

24 Izin Pelayanan Medik Spesialis (Rujukan) a. Rumah Sakit Type

C

1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan

1. Surat permohonan pemilik bermaterai Rp.6000

2. Rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten

3. Rekomendasi dari Bupati / Walikota 4. Proposal tentang pendirian Rumah

Sakit

5. Studi Kelayakan tentang Rumah Sakit

 Analisa kebutuhan pelayanan dan rencana pengembangan

 Analisa keuangan

 Program fungsi

15 (lima belas hari)

1 2 3 4 5 6 lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan

dilaporkan kepada Kepala Bidang.

7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan

8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat

Penolakan Izin.

9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku

10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

 Kebutuhan ruang

 Kebutuhan tenaga dan rencana mendapatkannya

 Rencana kelas Rumah Sakit 6. Denah dan Master Plan Rumah Sakit

Serta Keterangan secara rinci 7. Salinan /Foto copy yang sah akte

notaris pendirian yayasan atau badan Hukum pemohon

8. Ijin Undang undang gangguan (HO) 9. Dokumen AMDAL

10.Salinan/ foto copy yang sah sertifikat tanah

11. Ijin lokasi dari Pemda Setempat 12.Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) 13.Surat Ijin Tempat Usaha (SITU) 14.Surat pernyataan sanggup mentaati

peraturan Perundang Undangan yang berlaku dalam bidang penyelenggaraan Rumah Sakit

1 2 3 4 5 6 b. Rumah Sakit Type

D

1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan

dilaporkan kepada Kepala Bidang.

7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan

8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat

Penolakan Izin.

9. Kepala Bidang menugaskan Tim

1. Surat permohonan pemilik bermaterau Rp.6000

2. Surat pernyataan dari pemilik bahwa sanggup mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku di bidang kesehatan

3. Dokumen AMDAL

4. Foto Copy Surat Ijin Mendirikan Rumah Sakit

5. Ijin Undang-Undang Gangguan (HO) 6. Ijin mendirikan bangunan (IMB) 7. Rekomendasi dari :

 Dinas Kesehatan Kabupaten /Kota

 PERSI

 Bupati/ Wali Kota 8. Struktur Organisasi

9. Daftar Ketenagaan medis, paramedis dan non medis

10. Hasil Pemeriksaan Air minum (6 bulan terakhir)

11. Daftar inventaris medis, penunjang medis dan non medis

15 (lima belas hari)

1 2 3 4 5 6 Teknis untuk menyampaikan

kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku

10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

12. Daftar tariff pelayanan medis terbaru 13. Daftar isian untuk mendirikan Rumah

Sakit 14. Denah :

 Denah situasi

 Denah Bangunan

 Denah jaringan listrik

 Denah air dan air limbah

15. 14.Akte notaris pendirian badan Hukum

16. Sertifikat tanah

17. Instrumen Self Assesment dan POA Akreditasi

18. Surat perjanjian kerja sama tentang pengolahan sampah medis

19. Pada pelayanan medik dasar Minimal ada 4 orang dokter Umum dan 1 orang Dokter Gigi sebagai tenaga tetap, yang mempunyai SIP 20. Pada pelayanan medik spesialis

dasar harus ada masing masing minimal 1 orang Dokter Spesialis dari 2 (dua) jenis pelayanan spesialis dasar dengan 1 (satu) orang dokter

1 2 3 4 5 6 spesialis sebagai tenaga tetap yang

mempunyai SIP

21. Jumlah tempat tidur minimal 50 buah

25 Izin Pelayanan Medik Penunjang

a. Laboratorium Klinik 1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan

1. Permohonan model AP-1 bermaterai Rp.6000,- yang telah diisi pemohon 2. Fotocopy kartu identitas diri/potocopy

akte pendirian badan.

3. Surat keterangan sehat dari dokter yang memiliki SIP.

4. Gambar peta lokasi 5. Gambar denah bangunan.

6. Surat pernyataan kesanggupan masing-masing tenaga teknis (formulir A2) 7. surat peryataan kesanggupan menjadi

penanggung jawab.

8. surat pernyataan kesanggupan masing-masing tenaga teknis.

9. surat pernyataan kesediaan mengikuti program pemantapan mutu (formulir A3) 10. pas foto 4 x 6 = 2 lembar

15 (lima belas hari)

1 2 3 4 5 6 dilaporkan kepada Kepala Bidang.

7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan

8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat

Penolakan Izin.

9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku

10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

11. Data kelengkapan bangunan (formulir A4)

12. Data kelengkapan peralatan (formulir A5)

b. Laboratorium Kesehatan Masyarakat

1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen

1. Foto copy kartu identitas diri/foto copy akte pendirian badan

2. Denah lokasi dengan situasi sekitarnya dan dengah bangunan

15 (lima belas hari)

1 2 3 4 5 6 permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan

dilaporkan kepada Kepala Bidang.

7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan

8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat

Penolakan Izin.

9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku

yang diusulkan

3. Surat pernyataan kesanggupan penanggung jawab

4. Surat pernyataan kesanggupan masing-masing tenaga teknis

5. Surat pernyataan kesediaan mengikuti program pemantapan mutu

6. Data kelengkapan bangunan 7. Data kelengkapan peralatan

1 2 3 4 5 6 10. Kepala Badan menandatangani

Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

26 Izin Penggalian Jalan 1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis

1. Gambar lokasi dan gambar detail 2. Rencana kerja /time schedule 3. Rencana Anggaran Biaya (RAB) 4. Surat pernyataan yang bersangkutan

bermaterai 5. Foto awal

6. Rekomendasi lurah/kades setempat 7. Jaminan perbaikan dalam

pelaksanaan pekerjaan

15 (lima belas hari) Tidak dikenakan biaya

1 2 3 4 5 6 hasil peninjauan lapangan

dilaporkan kepada Kepala Bidang.

7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan

8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat

Penolakan Izin.

9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku

10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

27 Ijin Pemancangan Tiang

1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen

1. Gambar lokasi dan gambar detail 2. Rencana kerja /time schedule

15 (lima belas hari) Tidak dikenakan biaya

1 2 3 4 5 6 permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan

dilaporkan kepada Kepala Bidang.

7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan

8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat

Penolakan Izin.

9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku

3. Rencana Anggaran Biaya (RAB) 4. Surat pernyataan yang bersangkutan

bermaterai 5. Foto awal

6. Rekomendasi lurah/kades setempat 7. Jaminan perbaikan dalam

pelaksanaan pekerjaan

1 2 3 4 5 6 10. Kepala Badan menandatangani

Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon

11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus

melampirkan bukti pembayaran).

28 Izin Merubah Bentuk Trotoar

1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi

2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS

3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku

4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.

5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan

6. Tim Teknis membuat kajian/analisis

1. Surat Permohonan Ijin

2. Pernyataan sanggup memperbaiki kerusakan (materai Rp.6.000,00).

3. Rekomendasi Penempatan Jaringan Utilitas dari Dinas Bina Marga dan Pengairan Kab. Badung

4. Foto Copy Jaminan Pelaksanaan untuk

4. Foto Copy Jaminan Pelaksanaan untuk

Dalam dokumen PROSEDUR PENERBITAN IZIN (Halaman 28-195)

Dokumen terkait