7. rekomendasi dari menteri untuk permohonan pemanfaatan air limbah tertentu yang spesifik
8. keterangan tentang lokasi out let air olahan limbah
9. sumber air yang digunakan 10. debit out let air limbah
11. waktu pembuangan air limbah 12. perizinan yang dimiliki
1 2 3 4 5 6 10. Kepala Badan menandatangani
Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
17 Izin Pengusaha Menara Telekomunikasi
Terpadu
1. Disesuaikan dengan persyaratan Pelelangan
1. Disesuaikan dengan persyaratan Pelelangan
15 (lima belas hari)
18 Izin Operasional
Menara Telekomunikasi
1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS
1. Rekomendasi ketinggian tower yang diperbolehkan
2. Surat kuasa yang sah dari perusahaan apabila diurus oleh pihak lain
3. Bukti kepemilikan tanah 4. Surat kerelaan atau perjanjian,
penggunaan/ pemanfaatan/sewa tanah/ lahan
15 (lima belas hari) Tidak dikenakan biaya
1 2 3 4 5 6 melakukan registrasi kemudian
mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan
dilaporkan kepada Kepala Bidang.
7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan
8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat
Penolakan Izin.
9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku
10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan
5. Surat pernyataan sanggup mengganti kerugian kepada warga masyarakat apbila terjadi kerusakan yang
diakibatkan oleh keberadaan menara tersebut
6. Surat kesanggupan membongkar tower apabila sudah tidak
dimanfaatkan atau habis masa perizinannya sesuai dengan UU yang berlaku
7. IMB menara 8. Gambar teknis
9. Surat kesanggupan untuk memakai menara telekomunikasi secara terpadu 10. Surat kontrak kerjasama dari 2 (dua)
operator atau lebih
1 2 3 4 5 6 petugas khusus untuk meregister
Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
19 Izin Usaha Angkutan dengan Kendaraan Umum
1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan
dilaporkan kepada Kepala Bidang.
7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala
1. NPWP
2. Akte Pendirian Perusahaan/Koperasi 3. Surat Keterangan Domisili
Perusahaan 4. SITU
5. Daftar kendaraan yang dimiliki atau dikuasai minimal 5 (lima) kendaraan bermotor
6. Surat pernyataan kesanggupan untuk menyediakan fasilitas penyimpanan kendaraan bermotor/garase
(bermaterai Rp. 6.000,00) 7. Surat pernyataan bersedia
melaporkan hasil kegiatan usahanya secara berkala setiap bulan (materai Rp. 6.000,00)
8. Surat pernyataan bersedia
melaporkan segala perubahan yang meliputi pindah alamat, ganti nama pimpinan dan jumlah sarana
Tidak dikenakan biaya
1 2 3 4 5 6 Badan
8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat
Penolakan Izin.
9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku
10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
angkutnya (materai Rp. 6.000,00)
20 Izin Trayek Angkutan Umum
1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
1. Melampirkan surat permohonan Ijin Trayek Angkutan
2. Akte pendirian perusahaan/koperasi 3. Salinan ijin usaha angkutan
4. Daftar rencana armada yang akan melayani jalur trayek yang dilengkapai
15 (lima belas hari) Tidak dikenakan biaya
1 2 3 4 5 6 4. Setelah dokumen permohonan
dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan
dilaporkan kepada Kepala Bidang.
7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan
8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat
Penolakan Izin.
9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku
10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat
dengan foto copy STNK dan buku uji/faktur
5. Memiliki tempat penyimpan kendaraan 6. Pada Trayek yang dimohon masih
memungkinkan untuk penambahan jumlah kendaraan
1 2 3 4 5 6 kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
21 Izin Penyelenggaraan Parkir di Tepi Jalan Umum
1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan
dilaporkan kepada Kepala Bidang.
1. Identitas pemohon
2. Gambar lokasi tempat parker 3. Memiliki NPWP
4. memiliki akte pendirian perusahaan untuk pemohon yang berbentuk badan hukum Indonesia/ Tanda Jati Diri untuk warga negara Indonesia
5. Memiliki Surat Ijin Tempat Usaha (SITU)
6. memiliki/menguasai areal tanah yang luasnya sesuai dengan rencana kapasitas parker
kendaraan yang akan disediakan
15 (lima belas hari) 1. Sepeda motor sebesar Rp.
1.000,00 per kendaraan setiap
parker 2. Kendaraan penumpang roda
empat (sedan, suburban, pick up dan Jeep) sebesar
Rp. 2.000,00 per kendaraan setiap
parker 3. Kendaraan roda
lebih dari empat (truck engkel, mikrobus, mobil box) sebesar Rp.5.000,00
per kendaraan setiap parker
1 2 3 4 5 6 7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil
kajian/analisis kepada Kepala Badan
8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat
Penolakan Izin.
9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku
10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
4. Kendaraaan bus besar dan truck
sebesar Rp.10.000,00 setiap
parkir.
Tarif Retribusi Tempat Khusus
Parkir : 1. Sepeda Motor:
a. Parkir sebesar Rp.1.000,00 b. Parkir harian sebesar Rp.5.000,00 2. Mobil Penumpang a. Parkir sebesar
Rp.2.000,00 b. Parkir harian
sebesar Rp.12.000,00 3. Truck Engkel,
microbus (roda empat) a. Parkir sebesar
Rp.5.000,00 b. Parkir harian
1 2 3 4 5 6 sebesar Rp.20.000,00 4. Truck, Bus besar (roda enam atau lebih)
a. Parkir sebesar Rp.10.000,00 b. Parkir harian
sebesar Rp.30.000,00
22 Izin Usaha Warnet, Warsel, Perfilm, Telekomunikasi Perdesaan dan Wartel
1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan
1. Mengambil formulir permohonan yang telah disiapkan di BPPT 2. Melengkapi persyaratan yang telah
tercantum pada permohonan yaitu : a. Foto copy KTP dan Kartu
Keluarga (KK) yang masih berlaku
b. Mengisi pernyataan taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan bermaterai 6000
c. Menandatangani pernyataan masing-masing penyanding di sebelahnya dan di depan serta
15 (lima belas hari)
1 2 3 4 5 6 lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan
dilaporkan kepada Kepala Bidang.
7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan
8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat
Penolakan Izin.
9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku
10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
belakangnya
d. Pas foto dengan ukuran 4x6
dua buah a.
1 2 3 4 5 6 23 Izin Pelayanan Medik
Dasar
a. Klinik Pratama 1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan
dilaporkan kepada Kepala Bidang.
7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan
8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat
1. SuratPermohonan
2. Surat rekomendasidari Dinas Kesehatan Kabupaten Badung 3. Foto copy AkteBadan Usaha yang
sudah dilegalisir
(kecualiuntukkepemilikanperorangan) 4. Penanggungjawabadalahdokterumum 5. Surat Persetujuan Lokasi dari
pemerintah daerah setempat.
6. Bukti hak kepemilikan atau penggunaan tanah atau izin penggunaan bangunan untuk
penyelenggaraan kegiatan bagi milik pribadi atau surat kontrak minimal 5(lima) tahun.
7. Dokumen UKL dan UPL 8. Profil Klinik meliputi: struktur
organisasi kepengurusan, tenaga
15 (lima belas hari)
1 2 3 4 5 6 Penolakan Izin.
9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku
10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
kesehatan,saranadan prasarana, peralatan serta pelayanan yang diberikan.
9. MOU sampah medis
10. SIP dan SIK bagi pegawai yang bekerja di Klinik.
11. Surat pernyataan kesanggupan sebagai penanggungjawab.
12. Denah bangunan 13. Peta lokasi
b. Klinik Utama 1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang
1. Surat Permohonan
2. Surat rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Badung 3. Foto copy Akte Badan Usaha yang
sudah di legalisir (kecuali untuk kepemilikan perorangan)
4. Penanggungjawab adalah dokter spesialis
15 (lima belas hari)
1 2 3 4 5 6 serta memberikan resi tanda terima
berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan
dilaporkan kepada Kepala Bidang.
7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan
8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat
Penolakan Izin.
9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku
10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan
5. Surat Persetujuan Lokasi dari pemerintah daerah setempat.
6. Bukti hak kepemilikan atau penggunaan tanah atau izin penggunaan bangunan untuk
penyelenggaraan kegiatan bagi milik pribadi atau surat kontrak minimal 5 (lima) tahun.
7. Dokumen UKL dan UPL 8. Profil Klinik meliputi: struktur
organisasi kepengurusan, tenaga kesehatan,saranadan prasarana, peralatan serta pelayanan yang diberikan.
9. MOU sampah medis
10. SIP dan SIK bagi pegawai yang bekerja di Klinik.
11. Surat pernyataan kesanggupan sebagai penanggung jawab.
12. Denah bangunan
1 2 3 4 5 6 menyerahkan kepada pemohon
(khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
13. Petalokasi
24 Izin Pelayanan Medik Spesialis (Rujukan) a. Rumah Sakit Type
C
1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan
1. Surat permohonan pemilik bermaterai Rp.6000
2. Rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten
3. Rekomendasi dari Bupati / Walikota 4. Proposal tentang pendirian Rumah
Sakit
5. Studi Kelayakan tentang Rumah Sakit
Analisa kebutuhan pelayanan dan rencana pengembangan
Analisa keuangan
Program fungsi
15 (lima belas hari)
1 2 3 4 5 6 lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan
dilaporkan kepada Kepala Bidang.
7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan
8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat
Penolakan Izin.
9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku
10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
Kebutuhan ruang
Kebutuhan tenaga dan rencana mendapatkannya
Rencana kelas Rumah Sakit 6. Denah dan Master Plan Rumah Sakit
Serta Keterangan secara rinci 7. Salinan /Foto copy yang sah akte
notaris pendirian yayasan atau badan Hukum pemohon
8. Ijin Undang undang gangguan (HO) 9. Dokumen AMDAL
10.Salinan/ foto copy yang sah sertifikat tanah
11. Ijin lokasi dari Pemda Setempat 12.Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) 13.Surat Ijin Tempat Usaha (SITU) 14.Surat pernyataan sanggup mentaati
peraturan Perundang Undangan yang berlaku dalam bidang penyelenggaraan Rumah Sakit
1 2 3 4 5 6 b. Rumah Sakit Type
D
1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan
dilaporkan kepada Kepala Bidang.
7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan
8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat
Penolakan Izin.
9. Kepala Bidang menugaskan Tim
1. Surat permohonan pemilik bermaterau Rp.6000
2. Surat pernyataan dari pemilik bahwa sanggup mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku di bidang kesehatan
3. Dokumen AMDAL
4. Foto Copy Surat Ijin Mendirikan Rumah Sakit
5. Ijin Undang-Undang Gangguan (HO) 6. Ijin mendirikan bangunan (IMB) 7. Rekomendasi dari :
Dinas Kesehatan Kabupaten /Kota
PERSI
Bupati/ Wali Kota 8. Struktur Organisasi
9. Daftar Ketenagaan medis, paramedis dan non medis
10. Hasil Pemeriksaan Air minum (6 bulan terakhir)
11. Daftar inventaris medis, penunjang medis dan non medis
15 (lima belas hari)
1 2 3 4 5 6 Teknis untuk menyampaikan
kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku
10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
12. Daftar tariff pelayanan medis terbaru 13. Daftar isian untuk mendirikan Rumah
Sakit 14. Denah :
Denah situasi
Denah Bangunan
Denah jaringan listrik
Denah air dan air limbah
15. 14.Akte notaris pendirian badan Hukum
16. Sertifikat tanah
17. Instrumen Self Assesment dan POA Akreditasi
18. Surat perjanjian kerja sama tentang pengolahan sampah medis
19. Pada pelayanan medik dasar Minimal ada 4 orang dokter Umum dan 1 orang Dokter Gigi sebagai tenaga tetap, yang mempunyai SIP 20. Pada pelayanan medik spesialis
dasar harus ada masing masing minimal 1 orang Dokter Spesialis dari 2 (dua) jenis pelayanan spesialis dasar dengan 1 (satu) orang dokter
1 2 3 4 5 6 spesialis sebagai tenaga tetap yang
mempunyai SIP
21. Jumlah tempat tidur minimal 50 buah
25 Izin Pelayanan Medik Penunjang
a. Laboratorium Klinik 1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan
1. Permohonan model AP-1 bermaterai Rp.6000,- yang telah diisi pemohon 2. Fotocopy kartu identitas diri/potocopy
akte pendirian badan.
3. Surat keterangan sehat dari dokter yang memiliki SIP.
4. Gambar peta lokasi 5. Gambar denah bangunan.
6. Surat pernyataan kesanggupan masing-masing tenaga teknis (formulir A2) 7. surat peryataan kesanggupan menjadi
penanggung jawab.
8. surat pernyataan kesanggupan masing-masing tenaga teknis.
9. surat pernyataan kesediaan mengikuti program pemantapan mutu (formulir A3) 10. pas foto 4 x 6 = 2 lembar
15 (lima belas hari)
1 2 3 4 5 6 dilaporkan kepada Kepala Bidang.
7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan
8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat
Penolakan Izin.
9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku
10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
11. Data kelengkapan bangunan (formulir A4)
12. Data kelengkapan peralatan (formulir A5)
b. Laboratorium Kesehatan Masyarakat
1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen
1. Foto copy kartu identitas diri/foto copy akte pendirian badan
2. Denah lokasi dengan situasi sekitarnya dan dengah bangunan
15 (lima belas hari)
1 2 3 4 5 6 permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan
dilaporkan kepada Kepala Bidang.
7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan
8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat
Penolakan Izin.
9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku
yang diusulkan
3. Surat pernyataan kesanggupan penanggung jawab
4. Surat pernyataan kesanggupan masing-masing tenaga teknis
5. Surat pernyataan kesediaan mengikuti program pemantapan mutu
6. Data kelengkapan bangunan 7. Data kelengkapan peralatan
1 2 3 4 5 6 10. Kepala Badan menandatangani
Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
26 Izin Penggalian Jalan 1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis
1. Gambar lokasi dan gambar detail 2. Rencana kerja /time schedule 3. Rencana Anggaran Biaya (RAB) 4. Surat pernyataan yang bersangkutan
bermaterai 5. Foto awal
6. Rekomendasi lurah/kades setempat 7. Jaminan perbaikan dalam
pelaksanaan pekerjaan
15 (lima belas hari) Tidak dikenakan biaya
1 2 3 4 5 6 hasil peninjauan lapangan
dilaporkan kepada Kepala Bidang.
7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan
8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat
Penolakan Izin.
9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku
10. Kepala Badan menandatangani Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
27 Ijin Pemancangan Tiang
1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen
1. Gambar lokasi dan gambar detail 2. Rencana kerja /time schedule
15 (lima belas hari) Tidak dikenakan biaya
1 2 3 4 5 6 permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis hasil peninjauan lapangan
dilaporkan kepada Kepala Bidang.
7. Kepala Bidang menindaklanjuti hasil kajian/analisis kepada Kepala Badan
8. Kepala Badan menugaskan untuk membuat Surat Izin/Surat
Penolakan Izin.
9. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis untuk menyampaikan kepada pemohon pembayaran penerbitan surat ijin sesuai ketentuan yang berlaku
3. Rencana Anggaran Biaya (RAB) 4. Surat pernyataan yang bersangkutan
bermaterai 5. Foto awal
6. Rekomendasi lurah/kades setempat 7. Jaminan perbaikan dalam
pelaksanaan pekerjaan
1 2 3 4 5 6 10. Kepala Badan menandatangani
Surat Izin /Surat Penolakan Izin serta memerintahkan distribusi surat kepada pemohon
11. Kepala Bidang memerintakan petugas khusus untuk meregister Surat Izin/ Surat Penolakan Izin dan menyerahkan kepada pemohon (khusus Surat Izin harus
melampirkan bukti pembayaran).
28 Izin Merubah Bentuk Trotoar
1. Pemohon memperoleh informasi pada petugas informasi
2. Pemohon mengajukan dokumen permohonan kepada CS
3. CS melakukan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku
4. Setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan benar, CS melakukan registrasi kemudian mengajukan kepada Kepala Bidang serta memberikan resi tanda terima berkas kepada pemohon.
5. Kepala Bidang menugaskan Tim Teknis melakukan peninjauan lapangan
6. Tim Teknis membuat kajian/analisis
1. Surat Permohonan Ijin
2. Pernyataan sanggup memperbaiki kerusakan (materai Rp.6.000,00).
3. Rekomendasi Penempatan Jaringan Utilitas dari Dinas Bina Marga dan Pengairan Kab. Badung
4. Foto Copy Jaminan Pelaksanaan untuk
4. Foto Copy Jaminan Pelaksanaan untuk